NovelToon NovelToon
Ajudanku, Si Dingin Pembuat Panas

Ajudanku, Si Dingin Pembuat Panas

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Wanita / Cintapertama
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: Fafacho

"Salahmu sendiri terus menggodaku, jangan salahkan aku kalau sampai hilang kendali dan melepas paksa pakaian mu"


~~Ares Reindart Darmaji~~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fafacho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10.

"kenapa kau selama dua hari ini seperti orang bodoh saat menatapku? ada masalah? " ketus Flo saat baru sampai di meja makan melihat Vincent yang seperti canggung melihat nya.

valen yang duduk di sebelah kembarannya juga merasa ada yang aneh dengan kembarannya.

"kenapa kau merasa bersalah denganku karena mempermalukan ku di kantor? tidak usah khawatir aku tidak akan pergi kekantor itu lagi. bersikaplah seperti biasa yang banyak tanya" ucap Flo menarik kursi di depannya. Dia lalu duduk dan membalik piring di depannya. perutnya saat ini lapar dan perlu di isi karena sedari semalam tak ia isi sama sekali karena ia ada kerjaan yang harus ia urus.

"kau merasa bersalah dengan kak Flo? sudahlah minta maaf atau bersikap seperti biasanya kau bersikap" ucap Valen sambil menyenggol pelan lengah Vincent.

"iya" Vincent hanya menjawab singkat sesekali ia menatap kakaknya yang duduk di depan mereka mengambil makanan.

"orang tua kalian kapan pulang? enak benar bulan madu terus. Udah tua tapi nggak mikir, nafsu saja yang dipikirkan" dengus Flo sambil mulai menyuapkan makanan kemulutnya.

"katanya seminggu lagi mereka pulang" jawab Valen.

"cuih, katanya kemarin sebelum berangkat hanya seminggu disana. Nyatanya nambah seminggu, belum jadi anak apa. Siap-siap kalian menahan malu bakal punya adik dari dua orang gila itu" cibir Flo,

"kak bicara yang sopan, mereka itu orang tuamu. Tapi kenapa cara bicaramu tidak sopan sama sekali" tegur Valen.

Vincent melihat sekilas ke arah kembarannya lalu melihat kearah Flo yang menatap Valen.

"orang tuaku? orang tua kalian kali. kalian berdua selama ini apa pernah melihat dua orang itu perduli padaku. nggak kan, bagaimana bisa mereka jadi orang tua ku dan asal kalian tahu mama kalian bukan mama ku mengerti.. " ucap Flo tersenyum miring, lalu dia menghentakkan Sendok di meja makan. "udah ah jadi nggak nafsu" Flo lalu berdiri dari duduknya.

"kak maksudmu apa? " Valen seperti tak mengerti.

"Valen sudah lah, kak Flo kau dengar biarkan saja dia bicara apa. lanjutkan saja makanmu" Vincent menyuruh Valen untuk membiarkan Flo saja.

sedangkan Flo, melihat sekilas kedua adiknya itu lalu pergi dari meja makan.

"apa maksudnya tadi Vincent, bagaimana bisa mama kita bukan mamanya" Valen tak mengerti dengan ucapan kakaknya tadi.

"tidak usah kau pikirkan, kau tahu sendiri kak Flo bagaimana. sudah lanjut saja makanmu habis ini kita berangkat bertemu klien setelah itu kau ke kampus lah urus kuliahmu agar selesai" ucap Vincent sebelum melanjutkan makannya lagi.

Flo sendiri saat ini memakai jaket kulit hitamnya dan celana hitam rambutnya ia ikat sambil menenteng helm di tangannya. Dia lalu berjalan ke arah motor sport merah yang sudah terparkir di depan rumahnya. Motor itu baru saja di cucu oleh mang Ojak tukang kebun dirumahnya.

"makasih mang," ucap Flo lalu naik ke atas motornya.

"iya sama-sama non" jawab mang Ojak sambil membereskan ember dan juga lap yang baru saja ia gunakan untuk mencuci motor Flo.

Flo lalu menyalakan motornya, dia memanaskan mesin motornya itu terlebih dahulu. Dia sesekali membunyikan kencang motornya.

Gofar dan Topan yang mendengar itu langsung keluar dari ruang ajudan yang dekat garasi.

"bang, mau kemana itu mbak Flo. bang Ares lagi mandi lagi, terus ini gimana bang? " bingung Topan.

Gofar tak menjawab, dia langsung berlari kecil mendekat kearah Flo.

"maaf mbak Flo mau kemana? " tanya Gofar dengan suara sedikit keras agar Flo mendengar suaranya.

"keluar bentar,"

"tapi keluar kemana? tunggu kapten Ares dulu mbak dia lagi mandi" ucap Gofar meminta Flo untuk menunggu.

bukannya menunggu Flo malah melajukan motornya pergi dari hadapan Gofar ia tak perduli dengan ucapan Gofar barusan.

"mbak Flo, " teriak Gofar mengejar tapi percuma Flo sudah melaju ke gerbang, security tidak tahu kalau mereka melarang Flo keluar tanpa pengawalan.

...................

Ternyata Flo saat ini berada di sebuah yayasan panti asuhan. Dia bermain dengan beberapa bayi mungil yang lucu. Panti itu memang di khususkan untu bayi dan bayi-bayi di sini tidak boleh di adopsi secara sembarangan. Persyaratan ketat harus terpenuhi kalau ingin mengadopsi bayi di panti ini.

"Namamu Valen sama adikku yang ngeselin, bedanya kamu nggak ngeselin. Nanti kalau udah besar jangan jadi pria yang penakut ya" ucap Flo tersenyum menggendong dan mengayunkan bayi enam bulan yang ia gendong.

Flo terlihat penuh kehangatan seperti beda orang dari Flo yang biasanya.

Saat ia tengah asik bermain, ada seorang perempuan paruh baya rambut sebahu tapi wajahnya masih terlihat muda tanpa kerutan.

"Flo.. " panggil perempuan itu.

Flo lalu menoleh melihat perempuan yang memanggilnya, wajahnya yang tadi terlihat hangat kini berubah dingin nan datar.

"ini Sus, tolong gendong sebentar" ucapnya dingin, sambil memberikan bayi itu pada suster yang merawat bayi tersebut.

Flo lalu berjalan mendekat ke arah perempuan yang memanggilnya tadi.

"ada apa? " nada suaranya dingin.

"kenapa kamu kesini? bagaimana kalau papa mu tahu kamu di sini."

"kenapa memikirkan dia, dia saja tidak di negara ini"

"Tapi tetap saja Flo, bagaimana kalau orang lain atau orang kenalan papamu tahu kamu disini, panti ini pasti bakal terancam Flo"

"kau tidak senang melihat anakmu disini? sampai kapan kau jadi perempuan bodoh di bawah tekanan Victor. Kenapa kau takut hah? kau yang duluan jadi istri sahnya, tapi kenapa kau malah takut ketahuan orang." suara Flo mulai meninggi, dia menatap tak mengerti mamanya. Benar di depan Flo saat ini adalah ibu kandung nya, ibu yang melahirkannya.

"Flo jangan tinggikan suaramu, nanti anak-anak takut" tegur Flora.

"sok perduli pada anak orang, tapi pada anak sendiri tidak ada perdulinya" cibir Flo.

"mama bukannya tidak perduli dengan mu, justru mama bersembunyi karena mama perduli denganmu Flo. kalau mama tidak menghilang kami dalam bahaya"

"heleh, persetan dengan Bahaya. aku bahaya kenapa, pantas Vincent memanggilmu perempuan bodoh. Ternyata kau memang bodoh, istri sah tapi bersembunyi seperti selingkuhan dan kau dengan bodohnya menyerahkan diriku pada Vincent dan istrinya"

Satu tangan Flora ingin menyentuh Flo dimana anaknya itu mulai berkaca-kaca, tapi Flo langsung mundur.

"jangan sentuh aku, kau sendiri tak mengakuiku sebagai anak"

"bu.. bukan begitu Flo mama ha.. "

"sudahlah tidak usah membela diri, kau ingin aku pergi kan? oke aku pergi. Oh iya semoga kau bahagia dengan keluarga mu dan anak-anak mu yang lain" ucap Flo lalu melangkah pergi meninggalkan Flora begitu saja. Bukan tanpa alasan Flo bilang begitu, karena kemarin dia ke Mall dan tak sengaja melihat mama nya itu dan suami sang mama serta anak-anak mereka. Terlihat makan bersama dan tampak bahagia.

"Flo.. " lirih Flora, dia menatap sendu putrinya yang pergi dengan penuh kekecewaan.

***

1
Piet Mayong
jadi bener Ares suka sama adek tirinya Flo??
kok pas di mall kemaren Ares g negur si Farah kan mereka sempet ketemu Thor??
Fafacho: disini belum author ceritain
total 2 replies
vita
ceritanya menarik dan bagus
Piet Mayong
ini juga pejantan mau mau aja di sosor...
😄😄😄
Piet Mayong
nekat amat jadi cewek kau Flo....terlalu frontal 🤭🤭🤭
Piet Mayong
semoga Ares g jatuh cinta sama Flo, beda level ini wir....
Piet Mayong
bener bener cewek gila si Flo ini ya Thor...
hehehehhe...
lanjut ya
Piet Mayong
jangan mau meluk cewek hantu laut res...
hahhahaha
Piet Mayong
gak ada penjelasannya gitu
Fafacho: penjelasan soal apa ya kak?
total 1 replies
Saefuroh Zt
aq nungguin updetnya
Piet Mayong
flo udh mulai nekat...
kita tunggu kegilaan apa yg bakal kalau lakukan flo???
Piet Mayong
bagus ini ceritanya....
lanjut lagi donk....
Piet Mayong
rajin up ya Thor biar aku rajin juga ngasih gift
Piet Mayong
apakah ada udang di balik batu??
mama tiri berusaha JD peri atau penyihir nih🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!