NovelToon NovelToon
Di Dua Hati

Di Dua Hati

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:6.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: deti apriyani

Aira Cantika Putri seorang perempuan cantik , pintar dan rendah hati. Mahasiswa kedokteran yang banyak di sukai pria kampus karna kecantikan dan kerendahan hati nya. Terlahir dari keluarga yang sederhana dan penuh kehangatan.

Kendra Aditya Nugraha seorang dokter muda yang tampan tapi sikapnya begitu dingin dan kaku namun di dalam hati nya begitu hangat dan rapuh. Anak pemilik rumah sakit ternama di jakarta juga satu satu nya pewaris rumah sakit.


Reyhan Adi Utama seorang calon dokter sekaligus anak pebisnis sukses. Sikapnya yang begitu ramah dan hangat terlebih terhadap Aira wanita yang dia suka sejak kuliah. Dia pun teman seangkatan dengan Kendra.

Aira terjebak di antara dua hati pria tampan itu.
Manakah yang mampu meluluhkan hati Aira?
Kendra yang dingin dan kaku atau Reyhan yang hangat dan lembut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon deti apriyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gadis Penguping Dan Cowok Es

Pagi hari Rara sudah mengabari semua sahabatnya kalau ayah nya masuk rumah sakit

Jam menunjukan pukul 8 pagi

Rara selesai cuci muka dan ganti baju hendak menemui dokter yang akan mengoperasi ayahnya

"Rara.... " suara Dinda teriak dari ujung lorong rumah sakit membuat gaduh

"Sstt berisik ini rumah sakit" ucap Rara sambil menempelkan jari telunjuk di bibirnya

Tanpa basa basi Bayu langsung menjepit leher Rara pakai siku nya seperti hendak mencekik dan beberapa kali menjitak kecil di kepala Rara

"Keterlaluan.. keterlaluan.. keterlaluan" tiga kali jitakan mendarat di kepala Rara oleh Bayu

"Aw.. aw Bay sakit Bay ampun ampun maaf iya iya maaf" Rara meringis kesakitan

Kemudian Bayu melepaskan jepitan lengannya di leher Rara

Pletaak.. pletaakk.. pletaakk..

Tiga kali juga tamparan di lengan atas Rara dari Dinda yang juga kesal

"Kebangetan ya, Ayah masuk rumah sakit gak bilang-bilang di cariin sampe bikin panik mau lapor polisi" celetuk Dinda penuh kekesalan pada sahabatnya itu

"Aww.. Iyaa maaf maaf sahabat-sahabat ku, Aku saking shock nya gak inget apapun" jawab Rara sambil memeluk keduanya

"Hhmm.. " Rey tersenyum melihat Rara di keroyok para sahabatnya

"Ehh kak Rey maaf ya udah bikin khawatir" Rara meminta maaf sambil tersenyum

"Gpp kok Ra yang penting udah ngabarin" jawab Rey dengan lembut

"Terus ayah gimana Ra sekarang?" tanya Dinda

"Ayah lagi istirahat dan besok jadwal operasi nya" ucap Rara

"Emang parah ya Ra sampe harus di operasi" tanya Bayu

"Ya begitu kamu kan tau sendiri Bay ini penyakit lama dan sekarang ayah harus pasang Ring di jantung nya" jelas Rara

Ya Bayu dan Dinda tau betul penyakit dan kondisi kesehatan Ayah Rara karna mereka sudah berteman dari SMP jadi mereka sudah seperti anak ayah dan bunda Rara juga

"Lain kali tuh hubungin kita duluan kalo ada apa-apa" ucap Dinda lirih sembari memeluk tubuh sahabatnya dari samping

Bayu pun ikut memeluk Rara dari samping mereka mengampit Rara seakan memberi energi untuknya

Rara dan Dinda pun enggak kuat menahan air mata mereka hingga harus di seka beberapa kali dan Bayu hanya mengelus punggung kedua wanita itu

"Kamu gpp kan Ra?" tanya Rey tiba-tiba memecah keheningan

"Gpp kok kak Rey aku baik-baik aja" jawab Rara

Mereka lebih memilih menunggu di luar karna gak mau mengganggu istirahat pak Irwan

Ketika mereka sedang mengobrol tiba-tiba lewat satu orang dokter wanita dan laki-laki

"Hey Rey" sapa dokter itu yang ternyata Ken

"Hey Bro" Rey bangun dari duduknya dan mendekap temannya itu

"Rey.. " sapanya

"Tante Siska" sapa Rey balik menyalaminya

"Sedang apa kamu di sini Rey?" tanya Tante Siska

"Menjenguk ayahnya teman Rey Tante" jawab Rey

Rara yang berdiri kaget melihat mereka

"Dokter.. " ucap Rara

"Aira.. Oh jadi teman kamu itu Aira?" tanya Tante Siska

"Iya , kok Tante bisa tau Aira?" tanya Rey

"Iya Pak Irwan ayahnya Aira pasien yang tante tangani dan besok akan tante operasi" jelas Tante Siska

"Oh iya Ra ini Tante Siska dokter jantung sekaligus Tante nya dokter Kendra" Rey memperkenalkan

"Oh dokter Siska tante cowok es itu" gumam hati Rara dan Ken yang melirik sinis ke arahnya

Rey pun Memperkenalkan Ken pada Bayu dan sebaliknya

Rey pun pergi ikut keruangan Ken bersama Dokter Siska sedangkan Rara Bayu dan Dinda masih menunggu di depan ruangan Ayah Rara

***

Ken , Rey dan Tante Siska asik mengobrol di ruangan Ken tiba-tiba terselip pertanyaan keluar dari Tante Siska

"Jadi Rey kapan kamu mau menyelsaikan pendidikan kamu?" tanya Tante Siska

"Belum terpikir lagi tan" jawab Rey

"Kenapa gak kamu lanjutin Rey itu tinggal selangkah lagi kamu bisa jadi dokter itukan impian kamu, sedangkan Ken yang gak berminat sama sekali malah dia yang sekarang pake jas putih" celetuk Tante Siska

Rey hanya mematung mendengar ucapan Tante Siska sedangkan Ken sedang menatap sahabatnya tersebut seakan tau yang di pikirkan oleh Rey

Asik berbincang merekapun selesai Tante Siska pun sudah pergi lebih dulu dan Rey yanh hendak keluar dari ruangan Ken

Ken menepuk bahu sahabatnya itu di depan pintu hendak keluar

"Pikirkan ucapan Tante Siska baiik-baik dia tidak bermaksud menyinggung mu dia cuma mengingatkan mu" ucap Ken

"Baiklah Ken aku pamit dulu mau ketemu Rara" pamit Rey

"Gadis penguping itu" gumam Ken pelan

"Apa katamu?" tanya Rey seolah mendengar Ken berbicara sesuatu

"Tidak tidak ada ayok" ucap Ken yang ikut berjalan hendak ke UGD

***

Hari Operasi Ayah

Hari ini hari operasi Ayah Rara jadwalnya jam 10 pagi. Dinda Bayu dan Rey sudah siap menunggu menemani Rara dan Bunda nya

Operasi memakan waktu 6 jam Rara dan yang lain menunggu dengan penuh cemas

Operasi pun selesai Dokter Siska pun keluar dari ruang operasi

"Dok bagaimana operasi nya?" tanya Rara

"Lalu bagaimana keadaan suami saya" tanya Bunda juga

"Alhamdulillah operasinya berjalan lancar dan Pak Irwan juga baik-baik saja. Tinggal di pindahkan keruang rawat dan menunggu dia sadar" jelas Dokter

"Alhamdulillah " semua nengucap syukur

Ayah Rara pun di pindahkan keruangan Rawat dan tidak lama sudah mulai sadar

Setelah Ayah Rara sadar yang lain pun pulang dan tinggal Rara dan Bunda nya menjaga secara bergantian

***

Rara sedang di taman sudah hampir magrib Rara sesang memandang langit yang berganti warna dengan cantik

Tiba-tiba datang seorang anak berlari mengampiri Rara sambil ingin memeluk Rara

"Kak Rara..." anak itu langsung melebur kepelukan Rara

"Rizki sedang apa di sini?" tanya Rara

"Aku mau ke kamar ku. Kak Rara sedang apa di rumah sakit apa kak Rara sakit?" tanya anak itu memegang dahi Rara

"Haha enggak sayang yang sakit bukan kak Rara tapi ayah kak Rara" ucap Rara

"Oh.. lalu kak Rara kenapa tidak mengunjungi ku? "

"Maaf ya kak Rara belum sempat"

"Dokter ganteng" ucap Rizki yang memandang ke belakang Rara

Rara pun langsung menoleh ke belakang nya di sana ternyata ada dokter Ken yang sedang berdiri melihat ke arah Rara dengan pandangan biasa yang sedingin es

"Dia selalu saja melihatku dengan seperti akan memakan ku dengan matanya" gumam Rara

Rizki berlari menghampiri dokter Ken dan memeluknya

Ken menghampiri nya dan menyambut pelukan anak itu dengan tatapan penuh hangat sangat berbeda dengan tatapannya pada Rara

"Liat saja itu pandangannya berubah dratis jika pada Rizki" gumam Rara makin kesal

Ken dan Rizki pun sempat berbicara entah apa yang mereka bicarakan karna Rara hanya melihat dari kejauhan

Dia begitu aneh melihat tatapan dokter Ken yang sangat berbeda jika pada anak-anak dan pada seorang perempuan

Rizki pun sudah menghampiri Rara lagi dan pamit hendak ke kamarnya bersama suster kemudian dia mencium kedua pipi Rara bergantian

"Daahh kakak cantik dah dokter ganteng" ucap Rizki sambil melambaikan tangan ke mereka bergantian

Ken menatap Rara lengkat dengan dingin

Dan Rara pun menatap sinis ke arah Ken

"Dasar gadis penguping" guman Ken

"Dasar manusia es" gumam Rara

Dan mereka pun saling pergi meninggalkan taman itu

1
Diiaan
th 2020 baca pertama kali, dan skrg baca lagi di th 2025😁
susi lufia
nggak pernah bosan ngulang bacanya
Maya Sari Niken
bagus sih,tpi maaf terllu bnyak basa basinya dr bab awal dan terllu detail setiap kejadian dceritain scra dtail smpai dialog sama pelayan kamar hotelpun secara komplit
ibaratnya ga praktis panjang lebar
Maya Sari Niken
sebodoh2nya orang masa ga dipikirin dlu walau darurat
mau nikah aja sama orang asing
Maya Sari Niken
bapaknya Ken itu
yuli93
bagus
Katarina Sutirah
bagus jalan cerita nya
Gustein Arifin👑
akhirnya ketemu juga novel iniii haaaa😭😭😭udh lma w cari" baru ktemu
ini adalah novel pertama yg aku baca di NT dan pertama kali aku baca novel gara" liat prolognya sw temen haaaa terharu bgt dua th llu ini aku msih blom download apk NT ah perjuangan ngingat judulnya😭😭😅😂
Aprilia Amanda
eh sinting. sikap lu bikin gw gedeg tau ga😒
Aprilia Amanda
knp ya klo cowo ngacak² rambut cewe walaupun cuma sebentar rasanya nyamaaaaannnn banget??🤭
Aprilia Amanda
kok lyra manggilnya kak rey sih
Aprilia Amanda
nyari perkara lo will
Aprilia Amanda
ikut terharu keinget dulu tau hamil dedek. setelah penantian lama alhamdulillah dikasih kepercayaan juga sm allah😇
Aprilia Amanda
hamil ini😄
Aprilia Amanda
yaelah thor. yg jelas ngapa klo bikin adegan tuh🤣
Aprilia Amanda
dika sadboy🥺😄
Aprilia Amanda
lucu si ken🤣
Aprilia Amanda
akhirnya gol juga🤣
Aprilia Amanda
ah elah ganggu aja sih🤣
Aprilia Amanda
udah tua gk mikir dulu kalo ngomong. asal mangap aja tu mulut. harta ga di bawa mati woyyyyy😑
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!