NovelToon NovelToon
In A Broken Heart To Find You

In A Broken Heart To Find You

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Action / Tamat
Popularitas:769.2k
Nilai: 4.5
Nama Author: Tiny Flavoi

Freya, gadis berdarah campuran Indonesia-Irlandia yang terperangkap cinta masa kecil.

namun ia melakukan kesalahan besar mengajukan perjanjian konyol dengan Revan si badboy kampus untuk mau menjadi kekasihnya.

" Oke fine... Am yours now. "

Revan akhirnya menyeringai puas.

perlakuan Revan berhasil membuat Freya jatuh cinta, tapi ia harus patah hati dan kecewa akan kesalahan fatal Revan dan penolakan kedua orangtua Revan yang membuat Freya menjauh mengikuti James ke Dublin.

Akankah disana Freya menemukan cinta masa kecilnya ??

** Happy reading ya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tiny Flavoi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 10

Tatapannya kosong. Dengan melipat kedua tangan diperut atasnya, memandangi jalanan komplek yang terlihat dari balkon kamar Freya. Matanya masih sedikit bengkak sisa kejadian semalam. Tak habis pikir, kenapa ibunya Revan melontarkan kalimat pedas seperti itu.

' Keluarga tidak sehat... Pergaulan bebas...'…’

Kata-kata itu masih terngiang-ngiang ditelinga dan ingatan Freya.

" apa perlu aku beritahu kelakuan anaknya selama ini diluar? Harusnya pergaulan bebas itu lebih tepat ditujukan pada anaknya sendiri. Salah besar jika aku tidak mengetahui kelakuan bejat Revan dari dulu."

gumam Freya dalam hati.

" tapi anehnya kenapa aku cinta ya sama dia?!"

Lirihnya lalu tersenyum-senyum sendiri.

" dia siapa ?"…”

Freya terkejut menyadari Shofi sudah ada dibelakangnya.

" eh, kapan mama sama papa pulang dari Bogor ? kok aku gak tau."

" tadi malam, jam 11 deh kayanya. Semalam Papa ke kamarmu, tapi katanya kamu udah tidur. Ya sudah, akhirnya kami juga langsung tidur."

Freya manggut-manggut. Memang sepulang dari rumah Revan semalam, Freya memutuskan untuk langsung tidur. Berusaha melupakan semua yang sudah terjadi dirumah Revan.

" lho, kok matanya bengkak begitu ? kamu habis nangis ?"

Shofi menatap kedua mata Freya.

" Ah, nggak kok Ma. aku hanya lelah."

sahut Freya membuang muka ke arah lain, berusaha menyembunyikannya dari sang mama. tapi Shofi tau kalau putrinya itu tengah berbohong.

" Ada masalah dengan Revan ?"

Terka Shofi tepat sasaran.

" Iya, sedikit."

sahut Freya seraya menggigit bibir bawahnya. ia masih sungkan menceritakan kejadian semalam kepada Mama nya.

" perlu pendapat Mama ?"

" tidak, Ma. Masalahnya gak terlalu besar kok."

tolak Freya tersenyum tipis.

Shofi tidak mau memaksakan Freya untuk mau berbagi masalahnya. Shofi percaya, Anaknya itu mampu menyelesaikan masalahnya sendiri dengan Revan.

" Oke, kalau gitu kita sarapan dulu yuk !! Udah kesiangan nih. Papa sudah nunggu dibawah lho."

kata Shofi meninggalkan Freya yang masih berdiri ditepi balkon.

Beberapa saat semudian Freya menyusul Shofi ke lantai bawah. Terlihat James dan Shofi sedang menyantap lapisan roti sandwich. Freya mengerutkan keningnya heran.

" tumben sandwich ?! biasanya kalo belum ketemu nasi bukan sarapan namanya."

ledek Freya menyindir Shofi yang hobi makan nasi.

" hahaha... really ?"

james melirik Shofi sambil tertawa.

Shofi melotot pada Freya sambil memonyongkan bibirnya yang masih penuh dengan makanan. Freya pun ikut tertawa.

" mama harus terbiasa lagi untuk mengurangi makan nasi, Fre. Puas kamu ngeledek mama ?"

ucap Shofi setelah menelan habis sisa makanan yang ada dimulutnya itu.

" lho, kenapa? Kolesterol mama naik lagi ?"

Tanya Freya khawatir.

" No, mama akan ikut papa ke Dublin. "

jawab James Nampak semangat.

" Seriously, Ma ?! "

mata Freya membulat tak percaya. Dipandanginya Shofi dan James bergantian.

" Terus profesi sebagai guru bagaimana ?"

Tanya freya kemudian.

" Sudah dua bulan yang lalu mama mengajukan pengunduran diri, tapi waktu itu belum ada guru pengganti. Dan sekarang sudah ada guru baru gantinya mama." Jelas Shofi.

" wow... surprise. kok mama gak pernah bilang sih?"

ucap Freya mengerucutkan bibirnya.

" sudahlah, nanti kita bahas lagi. Sekarang ayo makanlah !"

Sahut Shofi menyodorkan piring yang berisi sandwich dan segelas orange jus pada Freya.

Mereka pun akhirnya menikmati sarapan paginya dengan diselingi obrolan-obrolan kecil yang membuat suasana menjadi lebih hangat. Ada rasa bahagia tak terkira dihati freya, karena telah lama ia merindukan kebersamaan ini. Kebersamaan yang jarang sekali didapatnya setelah beberapa tahun lalu berpisah dan jarang bertemu dengan sang papa.

10 tahun lalu, Shofi memutuskan membawa Freya kembali ke Indonesia dikarenakan eyang Tati, ibunya Shofi. Beliau tinggal seorang diri dan diusianya yang sudah tua, eyang Tati sering sakit-sakitan. Shofi merupakan anak tunggal, maka tugas dirinya lah yang harus mengurus eyang Tati. Sampai akhirnya eyang Tati harus berpulang sekitar 2 tahun yang lalu karena penyakit diabetes yang menggerogotinya.

*****

Sore itu Revan datang kerumah Freya, keduanya sudah baikan lewat telpon. Mereka berencana untuk ke coffee shop sekedar ngopi sambil ngobrol biasa.

" Sore, Om."

Sapa Revan pada James yang tengah duduk dikursi teras rumah sambil membaca sebuah buku.

James mendongak kearah asal suara itu sambil menurunkan kacamata bacanya diujung hidungnya yang mancung.

"sore. Kamu siapa ?"

Tanya james dengan logat kakunya.

Revan mengulurkan tangannya pada james.

" saya Revan, om.”"

" oh, kamu Revan. "

james menyambut tangan revan untuk berjabat tangan.

Mereka pun akhirnya terlihat berbincang ringan. Sesekali mereka tertawa kecil. entah apa yang mereka bicarakan. tapi kelihatannya James menyukai sosok Revan yang terkenal supel dan jago ngegombal itu.

" ayo Rev, kita jalan sekarang !! nanti keburu sore."

tiba-tiba Freya datang dari dalam rumah dengan penampilan yang sudah oke untuk hungout bareng sang pacar.

Revan pun beranjak dari kursinya, lalu berpamitan sama James.

" oke, don't back home too late ! "

ucap James menatap Freya.

" don’t worry, Pa. "

balas Freya sambil mengecup pipi James.

Akhirnya mereka pun”meluncur dengan mobil sedan sport merah milik Revan.

Sampailah mereka di coffe shop langganannya yang berada didaerah seputaran dago. Freya memesan secangkir Macchiato kesukaannya, sedangkan Revan memesan espresso seperti biasanya.

" semalam kamu langsung pulang kan ?"

Tanya Freya sambil menyeruput macchiato pesanannya.

Revan tak menjawab. Dia malah menopang dagu dengan kedua tangannya yang bertumpu diatas meja. Memandangi lekat-lekat wajah Freya yang ada dihadapannya. Menyadari kelakuan Revan yang menggemaskan itu, Freya pun langsung mengacak-acak rambut Revan dengan kedua tangannya.

"Hey..."

Revan menghentikan tangan Freya sebelum merapihkan kembali rambutnya dengan jemari tangannya.

" habisnya kamu diam saja sih."

sahut Freya mengerucutkan bibir mungilnya.

" iya, semalam aku langsung pulang. terus pergi lagi.

Ucap Revan.

" kemana ?"

" nongkrong bareng Alvon dan Rian."

sahut Revan.

" dimana ?"

" iihh, pacarku ini banyak nanya ya."

Revan mencubit kedua pipi Freya dengan gemasnya.

" Oiya, kamu sudah mulai melamar-lamar kerja belum ?"

Kata Revan mencoba mengalihkan pembicaraan.

" belum. masih bingung."

" apa mau aku lamar aja ? terus kita nikah."

ucap Revan dan sukses membuat Freya terbelalak.

" Iih, Sayang banget kuliah cape-cape kalo langsung jadi budak pelampiasan kamu."

Balas Freya santai tapi mengena.

" jadi kamu gak mau aku nikahin ?"

Tanya Revan menohok.

" ya gak secepat itu juga kali, Rev. aku kan masih ingin mengejar mimpi-mimpiku dulu. Lagian melihat sikap orangtuamu malam itu aku jadi ragu."

Ucap Freya kembali mengingatnya dan kembali bersedih.

Revan hanya menghela nafasnya dalam-dalam. Lalu dia meraih tangan Freya, diciuminya punggung kedua lengan Freya berkali-kali.

" sayang, maafin aku ya. aku gak tau bakalan seperti itu", lirih Revan.

Freya hanya membalasnya dengan tatapan lembut, serta senyuman yang tulus dan penuh cinta.

.

.

.

.

.

terima kasih sudah membaca ya 😍😘

NEXT

1
Nana Ina
di cium ga tuch🗿
Ita Syamsir
penampakannya kereeeen....
ini baru ilustrasi yg top
Trisan Dolphin
and the continous story iiiiiisss ...
Wilda Maulida
ada apa dg kevan penuh teka2 siapa dia
Wilda Maulida
laras yg djodohin ma revan waow.. kbtulan skli
Djie Marwati Laissa
kevan dah d puaskan ma istri waduhhh ms kurang puas jg yahh drumah...ckckckckck
lelaki hidung belang jg yahhh kirain bener2 mncintai hadehhh
🍹girl Cancer 🍭
Q nongol di karyamu thor
🍹girl Cancer 🍭
Q nongol di karyamu thor
Irma Damayanti
Serius kevan jd ikutan mati?
Irma Damayanti
Serius kevan jd ikutan mati?
Irma Damayanti
Serius kevan jd ikutan mati?
Lintang Maharani
kebanyakan pemeran novel kak Tini bule ya,jgn2 suami nya juga orang bule hehehe
Lintang Maharani
aq suka sama author nya biarpun yg like sedikit tp tetap semangat ngelanjutin novel nya smpe end ,byk juga penulis Krn yg ngelike dikit jd males nyelesein novelnya, trims buat kak Tini
Trisan Dolphin: Good Comment 👍👍👍👍👍😇
total 1 replies
Lintang Maharani
byk yg favoritin,tapi yang like kok dikit ya pdhl ceritanya keren,alurnya juga mudah di ikuti, mngkn banyak yang belum tahu novel ini ya
Lintang Maharani
novel segini bagus kok yang like sedikit ya, ceritanya bagus, penulisan kalimat rapi, keren banget novelmu Thor semangat dan sukses untuk mu Thor👍👍👍
debi bliton
aq sih ga yakin ya,,claire bakalan berubah.soal nya jahat banget dah mendarah daging.
debi bliton
claire ga lagi jadi artis kan ya,,akting mulu😁.bisa insaf juga tu org.karma aja blum jalan tu
zarni pipit
aaron ngintip
Winda Kartika
sama nih dunia nyata juga begini.... teriak anak orang gk baik padahal anaknya sendiri yg gak baik🤪
debi bliton
claire sungguh wanita ular,,semoga cepat ketahuan kelakuan momy nya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!