NovelToon NovelToon
Sistem Game Peternakan

Sistem Game Peternakan

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem
Popularitas:1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ren!

Aksa tersengat listrik saat bermain game peternakan di komputernya, dan tiba-tiba saja ia mendapatkan sebuah sistem yang bernama Sistem Game Peternakan.

Ternyata fungsi sistem ini adalah untuk bisa memasuki dunia game peternakan yang Aksa mainkan di komputernya dan Aksa juga menemukan bahwa dia bisa membawa sesuatu dari game ke kenyataan.

Menggunakan sistem yang baru di dapatkan, Aksa memutuskan untuk menjadi seorang peternak yang hebat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ren!, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mulai Mencari Calon Karyawan di Pasar Bakat

Satu bulan telah berlalu, tanah kosong milik Aksa kini sudah dibangun berbagai macam bangunan. Alasan mengapa bisa cepat dibangun adalah karena efek telur ayam yang menghilangkan rasa lelah.

Aksa mengirimkan telur ayam dan susu murni dari peternakan game ke pihak yang membuat makanan untuk para pekerja.

Oleh karena itu para pekerja merasa kalau tubuh mereka tidak lelah dan bisa melanjutkan pekerjaan yang membuat pembangunan selesai dalam kurun waktu satu bulan saja.

Dari area pintu masuk, setelah pengunjung membeli tiket, mereka akan disuguhi dengan taman bunga matahari yang indah dengan hewan-hewan kecil yang ada di sana.

Selain bunga matahari, Aksa juga memindahkan beberapa pohon besar yang nantinya akan digunakan sebagai rumah untuk tupai dan hewan yang lain.

Di dekat taman bunga juga ada area kelinci yang cukup kecil karena kelinci-kelinci ini nanti akan dibebaskan di taman bunga dan bisa dengan bebas berkeliaran.

Lalu setelah berjalan menyusuri taman bunga, pengunjung akan sampai di area pusat yang mana terdapat kantor pelayanan dan yang lain, tempat penjualan souvernir, restoran, dan area istirahat.

Dari area pusat, jika pergi ke kanan, pengunjung akan sampai di area hewan ternak berupa sapi perah. Di sana terdapat area padang rumput yang cukup luas agar sapi tidak merasa stres.

Jalan ke kiri adalah sungai, Aksa berniat untuk menaruh ikan di sana nanti sekaligus tempat wisata pemancingan dan menaiki perahu, namun itu nanti.

Di dekat area sapi, ada juga area domba dan kambing serta ayam. Tata letaknya sama seperti area sapi yang cukup luas agar hewan-hewan tidak stres.

Untuk gudang, Aksa sudah meminta Dito untuk membangunnya di area yang cukup jauh dari gerbang masuk tapi masih dalam cakupan tanah miliknya dan di sana tidak ada orang yang lewat.

Di tempat itu Aksa juga memindahkan beberapa pohon besar dan banyak tanaman untuk menyamarkannya sehingga Aksa bisa menggunakan gudang tersebut tanpa harus khawatir dicurigai oleh orang-orang.

Dalam satu bulan, para pekerja sudah bisa membangun banyak sekali bangunan yang bisa dibilang sangat cepat. Normalnya, mungkin akan selesai dalam waktu tiga bulan atau lebih.

...----------------...

"Satu bulan telah berlalu, sudah saatnya untuk memindahkan hewan-hewan di dalam peternakan game ke dunia nyata," pikir Aksa.

Saat hewan-hewan milik peternakan game dibawa ke dunia nyata, kualitas mereka akan menurun. Itu artinya, jika biasanya mereka menghasilkan produk kualitas D, maka jika di dunia nyata kualitas D akan dihasilkan secara acak.

Namun Aksa tidak mencemaskan hal tersebut. Hewan-hewan dari peternakan game yang dikeluarkan ke dunia nyata berguna sebagai objek wisata saja.

Dan nanti di bagian area penjualan, telur ayam, susu murni, susu kambing, dan yang lain akan diambil dari peternakan game langsung sehingga kualitasnya tidak menurun.

"Pak Dito! Apakah hewan-hewan ternak sudah bisa dimasukan ke sini?" tanya Aksa.

"Sudah Pak, semuanya sudah beres," angguk Dito.

Aksa mengangguk dan segera mengeluarkan ponselnya untuk memanggil Bayu. Kemudian ia bertanya apakah Bayu mempunyai saran untuk merekrut karyawan.

Lalu Bayu memberi saran kalau Aksa bisa mencarinya di pasar bakat di dekat kantor pemerintah. Pasar bakat adalah tempat di mana perekrut dan rekrutan berkumpul.

Di sana terdapat banyak sekali perusahaan yang mencari orang-orang untuk direkrut ke dalam perusahaan mereka dan orang-orang yang sedang mencari pekerjaan biasanya lebih ke sana.

Pasar bakat lebih diminati dibandingkan dengan memasang pengumuman secara online yang pastinya akan membutuhkan pengeluaran yang cukup banyak.

Jadi perusahaan lebih memilih untuk mengirimkan seseorang untuk mencari karyawan di pasar bakat. Calon karyawan bisa menyediakan resume mereka dan perekrut bisa langsung mewawancarainya.

"Terima kasih, Pak." Setelah itu Aksa menutup telepon.

Aksa segera menaiki motor roda tiganya dan pergi menuju pasar bakat. Jaraknya tidak terlalu jauh, hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk sampai ke sana.

Setelah sampai, Aksa memarkirkan motor roda tiganya dan memasuki pasar bakat. Pasar bakat adalah bangunan kosong berbentuk persegi panjang yang desainnya mirip seperti garasi pesawat.

Lalu di dalamnya seperti tempat kuliner di mana perusahaan menyewa tempat dan membangun sebuah kios. Kurang tepat jika dikatakan kios, tapi bentuknya mirip seperti kios.

Aksa melihat ke sana kemari, ia baru pertama kali memasuki pasar bakat. Lalu saat ia akan mencari karyawannya, terdengar suara sistem di benaknya.

[Terdeteksi Host sudah siap untuk membuka wisata peternakan dan sedang mencari karyawan. Sistem segera meluncurkan fungsi baru.]

Bersamaan dengan itu, muncul hologram sistem berwarna biru seperti biasa di depan mata Aksa. Disitu tertulis kalau fungsi baru ini adalah untuk memeriksa kualitas karyawan yang akan direkrut.

Dengan rasa penasaran, Aksa mulai menggunakan fungsi baru tersebut. Lalu di matanya, di atas kepala orang-orang di depannya muncul sebuah huruf.

[Kualitas karyawan sama seperti kualitas produk peternakan game dari yang terendah D dan yang tertinggi S.]

"Oh! Dengan ini aku bisa merekrut karyawan yang terbaik! Terima kasih Sistem, aku mencintaimu!" batin Aksa yang penuh dengan kegembiraan.

[Sama-sama, Sistem juga mencintai diri sendiri.]

Aksa mengabaikan ucapan Sistem yang menyebalkan, ia segera berkeliling untuk mencari karyawan dengan kualitas terbaik.

Kebanyakan calon karyawan adalah kualitas D dan beberapa adalah C. Namun Aksa mencoba untuk mencari karyawan yang kualitasnya lebih tinggi lagi.

Lalu kebetulan Aksa tertarik dengan beberapa orang di sudut yang di atas kepala mereka ada huruf B dan A. Aksa tidak langsung menghampiri mereka, namun ia mendekat dan mengamati mereka sebentar.

Ia melihat kalau mereka tidak memegang brosur apapun yang berarti mereka bukan perekrut. Namun ia sedikit bingung mengapa mereka berdiam diri di sana.

Karena rasa penasarannya yang tinggi, Aksa memutuskan untuk menghampiri mereka sekarang.

"Permisi, saya lihat kalian bukankah perekrut? Apakah kalian sedang mencari pekerjaan?" tanya Aksa dengan sopan.

Pria paruh baya yang berdiri di antara mereka mengangguk dan menjawab, "Ah, ya. Kami sedang mencari pekerjaan."

"Jika berkenan bolehkah aku tahu mengapa kalian tidak mencari perusahaan? Ah, maafkan saya. Nama saya adalah Aksa Wijaya, seorang perekrut." Aksa memperkenalkan dirinya kepada mereka.

"Namaku Indra, adapun mengapa kami tidak mencari perusahaan adalah karena mereka semua menolak kami," jawab pria paruh baya yang bernama Indra itu.

Aksa mengerutkan keningnya saat mendengar hal itu, "Kalian ditolak? Permisi, bisakah aku tahu mengapa?"

Indra menghela napas panjang dan berkata, "Kami dulunya adalah karyawan restoran yang cukup besar namun sekarang restoran tersebut bangkrut dan kamu harus mencari pekerjaan lain."

"Namun, alasan perusahan menolak kami adalah karena kami menginginkan pekerjaan di satu tempat yang sama karena kami sudah kenal satu sama lain dan hubungan kami sangat erat."

"Namun, tentu saja tidak akan ada perusahaan yang merekrut orang banyak. Mereka juga tidak akan merekrut orang yang tidak cocok dengan kriteria mereka."

Memang benar, kecuali indra, ada delapan orang lain di belakangnya yang berarti total ada sembilan orang yang sedang mencari pekerjaan.

Namun, Aksa yang mendengar hal itu tersenyum karena niatnya memang akan merekrut semua orang karena lima di antara mereka berkualitas A dan sisanya adalah B yang menandakan kalau mereka ini adalah karyawan yang hebat.

Empat orang berkualitas B adalah orang-orang yang cukup muda hanya beberapa tahun lebih tua daripada Aksa. Itu artinya mereka sudah mencapai kualitas B dalam usia yang masih muda yang mana mereka ini pasti hebat dalam bekerja.

"Aku adalah seorang pemilik tempat wisata peternakan yang belum di buka dan saat ini aku sedang mencari karyawan. Aku ingin merekrut kalian semua, tapi apakah kalian mau bekerja di peternakan?" tanya Aksa dengan serius.

Mereka semua tercengang karena anak muda di depan mereka adalah pemilik dari suatu tempat wisata yang tidak mereka duga sama sekali.

"Permisi Pak, bisakah Anda memberitahu kami pekerjaan spesifik yang akan kami lakukan?" Indra berbicara dengan nada lebih sopan kepada Aksa.

"Tentu, tapi ayo ke sana. Tidak cocok berbicara di sini." Aksa menunjuk ke arah area yang dipenuhi meja dan kursi untuk orang istirahat.

Setelah mereka duduk, Aksa segera menjelaskan kepada mereka pekerjaan spesifik yang dibutuhkan oleh Aksa. Saat ini ia sedang memerlukan banyak karyawan karena ia tempatnya memang butuh banyak orang untuk mengelolanya.

Contoh saja seperti penjaga keamanan, penjual tiket, pemandu pengunjung, koki dan pelayan untuk restoran, dan masih banyak lagi.

Mereka yang mendengar hal itu langsung mencerahkan mata mereka. Meskipun pekerjaan mereka sebelumnya berada di restoran, tapi pekerjaan yang dibutuhkan oleh Aksa hampir mirip.

Dan karena beberapa di antara mereka adalah pelayan, mereka mempunyai keterampilan komunikasi yang bagus yang tentu saja cocok dengan pekerjaan di tempat wisata yang mengandalkan jasa.

"Kami menerima pekerjaan ini, Pak." Indra mengangguk dengan sungguh-sungguh begitu juga dengan yang lain.

"Pak apa, panggil aku Bos, hahaha." Aksa tertawa karena bisa mendapatkan karyawan berkualitas.

Dari sembilan orang, dua orang wanita akan ditugaskan sebagai penjual tiket, satu pria kekar akan sebagai penjaga keamanan, Indra dan dua orang lain sebagai koki dan asisten koki, dan sisanya sebagai pemandu karena wajah mereka yang cukup cantik.

Namun sembilan orang tentu saja masih kurang, setelah meninggalkan kontak satu sama lain, Aksa segera berkeliling lagi untuk mencari karyawan dan selama lebih dari dua jam, Aksa berhasil mendapatkan enam karyawan berkualitas B yang cukup melelahkan.

Karyawan yang didapat sudah ada 16 orang, Aksa tidak melihat adanya karyawan berkualitas B atau A lagi dan memutuskan untuk kembali terlebih dahulu.

Dan saat ia sudah naik ke atas motor roda tiganya, ia tercengang karena melihat ada seorang wanita yang di atas kepalanya terdapat huruf S.

1
Anonim
sagu atau satu nih 🤔
Utuh Gelapung
lu bingung gw lbh bingung..othor tamat paud yg gini deh.😄
Memyr 67
𝖺𝗓𝖺𝗆 𝗅𝖺𝗀𝗂. 𝗈𝗍𝗁𝗈𝗋 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗆𝗈𝗏𝖾 𝗈𝗇 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝖺𝗓𝖺𝗆 𝗒𝖺?
Memyr 67
𝗌𝖺𝗆𝗉𝖺𝗂 𝗉𝗎𝗅𝗎𝗁𝖺𝗇 𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾 𝖺𝗄𝗌𝖺 𝗃𝖺𝗇𝗃𝗂 𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌, 𝗆𝖺𝗎 𝖻𝖾𝗅𝗂 𝗆𝗈𝗍𝗈𝗋
Memyr 67
𝖺𝗓𝖺𝗆 𝗅𝖺𝗀𝗂?
Memyr 67
𝗅𝖺 𝗄𝗈𝗄? 𝖺𝖽𝖺 𝖺𝗓𝖺𝗆
Memyr 67
𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾 𝗂𝗇𝗂 𝗆𝖾𝗇𝗀𝗂𝗇𝗀𝖺𝗍𝗄𝖺𝗇 𝗉𝖺𝖽𝖺 𝖼𝖾𝗋𝗂𝗍𝖺 𝗌𝗁𝖺𝗎𝗇 𝗍𝗁𝖾 𝗌𝗁𝖾𝖾𝗉. 𝗁𝖾𝗁𝖾
Memyr 67
𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾 𝗆𝖾𝗆𝖻𝗂𝗇𝗀𝗎𝗇𝗀𝗄𝖺𝗇
Memyr 67
𝗌𝗂𝖺𝗉𝖺 𝗌𝗂𝗁 𝗃𝗎𝗅𝗂𝖺𝗇? 𝖻𝗈𝗅𝖺𝗄 𝖻𝖺𝗅𝗂𝗄, 𝗄𝖾 𝗅𝗎𝖺𝗋 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗃𝗎𝗅𝗂𝖺𝗇
Memyr 67
𝗍𝗒𝗉𝗈 𝗅𝖺𝗀𝗂. 𝗄𝖺𝗍𝖺𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗄𝗌𝖺 𝗌𝖾𝗄𝖺𝗋𝖺𝗇𝗀 𝗉𝗎𝗇𝗒𝖺 40 𝖳𝖤𝖫𝖴𝖱, 𝗄𝖾𝗇𝖺𝗉𝖺 𝖽𝖺𝗋𝗂 40 𝖳𝖤𝖫𝖴𝖱 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖽𝗂𝗍𝗈𝗍𝖺𝗅 𝗃𝖺𝖽𝗂 800 𝖳𝖤𝖫𝖴𝖱?
Manusia Biasa: mungkin maksudnya 40 tyar
total 1 replies
Memyr 67
𝗆𝗎𝗅𝖺𝗂 𝗍𝗒𝗉𝗈. 𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾 𝗌𝖾𝖻𝖾𝗅𝗎𝗆𝗇𝗒𝖺 𝗉𝖾𝗆𝖻𝖾𝗅𝗂 𝗉𝖾𝗋𝗍𝖺𝗆𝖺 𝗆𝖺𝗎 𝗆𝖾𝗆𝖻𝖾𝗅𝗂 7 𝗍𝗋𝖺𝗒, 𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌 𝖽𝗂𝗄𝖺𝗌𝗂𝗁 𝗀𝗋𝖺𝗍𝗂𝗌 𝗌𝖺𝗍𝗎, 𝗁𝖺𝗋𝗎𝗌𝗇𝗒𝖺 𝗄𝖺𝗇 8 𝗍𝗋𝖺𝗒? 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝖽𝗂 𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾 𝖻𝖾𝗋𝗂𝗄𝗎𝗍𝗇𝗒𝖺, 𝗍𝗈𝗍𝖺𝗅 𝗒𝗀 𝗍𝖾𝗋𝗃𝗎𝖺𝗅 6 𝗍𝗋𝖺𝗒.
Memyr 67
𝗌𝖺𝗇𝗀𝖺𝗍 𝗆𝗂𝗌𝗄𝗂𝗇 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗉𝗎𝗇𝗒𝖺 𝗄𝗈𝗆𝗉𝗎𝗍𝖾𝗋 𝗐𝖺𝗅𝖺𝗎 𝖻𝖾𝗄𝖺𝗌 𝖽𝖺𝗇 𝗋𝗎𝗆𝖺𝗁 𝖻𝖾𝗋𝗍𝗂𝗇𝗀𝗄𝖺𝗍.
Memyr 67
𝗌𝗂𝖺𝗉𝖺 𝗇𝗂 𝗃𝗎𝗅𝗂𝖺𝗇?
Amrye Jhon
semangat
Amrye Jhon
lanjut
Amrye Jhon
next
Amrye Jhon
bagus
Amrye Jhon
mantap
Amrye Jhon
semangat
Amrye Jhon
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!