NovelToon NovelToon
Diam-Diam Cinta

Diam-Diam Cinta

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Diam-Diam Cinta / Romansa / Tamat
Popularitas:31.1k
Nilai: 5
Nama Author: Win

Elena, ku mohon cepatlah sadar! Aku sangat merindukanmu!

Seorang Pria muda duduk di samping ranjang, menemani seorang wanita cantik yang baru saja kembali dari gerbang kematian.

Apa yang terjadi dengan wanita itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Win, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 10. Tukar kado

Mereka pulang ke rumah masing masing. Ryuga makan bersama keluarga sambil bercerita tentang dia yang membuka usaha di Jakarta, alasan dia tidak pulang selama ini. Papa Ryuga mendukung usahanya, apalagi Ryuga kini sudah menjadi CEO di sebuah perusahaan besar.

Mama Cintya juga turut senang dan bahagia, melihat anaknya yang sekarang sudah sukses.

"Ga, kapan kamu bawa pulang pacar kamu?” tanya mama Cintya.

“Nanti ya Ma, tidak lama lagi." jawab Ryuga sambil tersenyum.

“Kamu sudah punya pacar Nak?”

“Belum sih Ma, tapi tidak lama lagi bakalan punya.”

“Janji ya kamu, tahun depan awas masih pulang sendirian ya!”

“Tadi saya juga tidak pulang sendirian Ma, kan barengan Elena!”

“Bukan itu maksud Mama!” ucap Mama Cintya sambil memukul lengan anaknya itu.

“Iya, iya Ma, Ryuga ngerti. Doain aja ya Ma, semoga dia juga suka sama Ryuga!”

“Anak mama ganteng gini masa ada cewek yang nolak?"

"Hahaha....!" Ryuga dan Papa Marcel hanya bisa tertawa mendengar omelan Mama Cintya.

Hari mulai gelap, Ryuga membuka jendela kamar yang menghadap ke jendela kamar Elena. Baru berpisah beberapa jam saja, sudah membuat laki-laki itu begitu merindukan Elena.

"Kok nggak di buka sih jendelanya!" keluh Ryuga dalam hati.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

“Selamat Pagi, Ma!"

“Selamat Pagi anak mama... Sini, makan bubur!” ajak Mama Raina.

“Ma, Papa hari ini masih kerja?” tanya Elena.

“Iya, kalau sudah akhir tahun, Papa kamu pasti sibuk." jawab Mama Raina.

“Ma, nanti Elena mau keluar sebentar ya!" ucapnya meminta izin.

“Iya, hati-hati di jalan! Ajak juga Ryuga, dia kan sudah lama tidak pulang. Pasti dia jadi asing di kota Medan yang sudah banyak berubah."

“Iya Ma, nanti Elena ajak.” sahut Ekena sambil berjalan keluar.

"Ting Tong!"

"Ting Tong!"

Elena menekan bel pintu rumah Ryuga yang bersebelahan dengan rumahnya.

“Iya sebentar!" teriak Ryuga dari dalam rumah.

"Ceklek!"

Pintu di buka oleh Ryuga, dia langsung tersenyum cerah begitu melihat wajah Elena di depan pintu.

"Ada apa?" tanyanya dengan wajah cuek.

“Mau ke mall?" tanya Elena.

“Kok nggak bilang dari awal, aku belum mandi nih!" jawab Ryuga.

“Ya sudah, cepetan mandinya!" sahut Elena.

“Bentar ya, masuk saja dulu!" ujar Ryuga sambil melebarkan pintu.

Elena masuk ke dalam rumah yang lebih luas dua kali dari pada rumahnya. Meski sudah lama tidak berkunjung, Elena masih mengingat letak semua ruangan di rumah itu.

“Halo, Tante!” sapa Elena ketika melihat Mama Cintya.

“Halo Len, mau ajak Ryuga main di luar ya?” tanya Mama Cintya yang sedang duduk di atas sofa.

“Iya Tan, Mama bilang Ryuga sudah lama nggak pulang Medan, jadi aku di suruh ajakin Ryuga keluar jalan jalan!" sahut Elena.

“Iya, untung ada Elena. Kalau tidak, pasti Ryuga diam di rumah saja selama liburan."

“Hayo... Lagi ngomongin apa? Pasti lagi ngomongin aku kan?” ucap Ryuga yang baru saja turun dari lantai 2.

“Lah kepedean ini si Ryuga! Uda siap kamu? Yuk cabut!" ajak Elena.

“Sudah sana pergi, hati-hati ya di jalan!" ucap Mama Cintya.

“Baik, Ma!"

“Siap Tante.”

Ryuga membawa mobil Mama Cintya, dia menjadi supir sehari untuk Elena. Mereka menghabiskan waktu bersama dengan nonton film dan mencoba banyak makanan.

Elena meminta Ryuga untuk membantu mencari hadiah natal untuk Mama dan Papanya. Mereka berkeliling melihat hadiah apa yang cocok untuk diberikan sebagai hadiah. Hari pun berlalu dengan cepat, tak terasa hari sudah mulai gelap.

“Gimana, Ga? Kangen nggak sama makanan Medan?” tanya Elena.

“Kangen banget, memang makanan Medan paling enak dan cocok di lidah.”

“Makanya sering-sering pulang Medan, jangan 8 tahun baru pulang sekali!” sindir Elena.

“Iya, mulai sekarang, tiap tahun aku bakalan pulang Medan.” jawab Ryuga. "Bersama dengan mu!" lanjutnya dalam hati.

“Yuk pulang, nanti keburu macet lagi!" ajak Elena.

Sepanjang perjalanan, Elena sibuk melihat jalanan yang sudah mulai macet. Perlu 1 jam lebih untuk tiba di rumah, karena jalanan yang padat dan juga Ryuga memang sengaja melambatkan laju mobil.

Sesampainya dirumah, Elena dan Ryuga masuk ke rumah masing-masing. Mereka menikmati makan malam bersama keluarga, lalu saling bertukar hadiah.

Elena masuk ke dalam kamar setelah selesai makan malam, dia melihat sebuah kotak yang sudah dipersiapkan sebagai hadiah untuk Ryuga. Namun dia lupa memberikan hadiah itu.

Terdengar suara petasan, Elena segera membuka jendela untuk melihat petasan. Begitu juga dengan Ryuga, laki-laki itu mengambil ponsel lalu menelepon Elena.

“Hallo Len, kamu...!"

Ucapan Ryuga terhenti, dia menatap Elena yang berada di depan jendela kamarnya. Jarak mereka hanya beberapa meter, Elena menutup panggilan telepon dari Ryuga. Dia lalu melambaikan tangan sambil berkata, "Merry Christmas!"

"Merry Christmas Len." balasnya sambil tersenyum.

Ryuga memegang sebuah kotak perhiasan, dia menatap ke bawah lalu membuka kotak itu. Di dalamnya ada sebuah cincin berlian yang dia siapkan untuk mengungkapkan perasaannya kepada Elena.

Sementara Elena juga memegang sebuah kotak kado. Dia membeli sepatu untuk Ryuga dengan harapan laki-laki itu akan selalu di mudahkan jalannya.

Ryuga lalu menatap Elena, dia memberi isyarat untuk bertemu di taman dekat rumah. Elena mengangguk sambil tersenyum lebar, membuat hati Ryuga serasa terbang ke awan. Bahagia rasanya melihat wanita yang dia cintai tersenyum ketika melihatnya.

Elena duluan tiba, dia duduk di sebuah ayunan yang bertali tambang. Elena memegang kado di tangannya. Sementara itu Ryuga mengendap-ngendap, dia mengagetkan Elena yang sedang duduk sambil melihat kembang api.

“Dorrr...!!!"

“Ryuga!" bentak Elena kaget. "Bisa jantungan aku, kamu tuh ya...!"

Belum sempat Elena menyelesaikan kalimatnya, Ryuga segera menutup mulut Elena dengan sebuah permen lolipop.

“Kamu sehat gini mana mungkin bisa jantungan!" sahut Ryuga yang lalu duduk di samping Elena.

“Ga, nanti kalau kita masing-masing sudah menikah, terus punya anak, kehidupan kita gimana yah? Bisa sebahagia sekarang?" tanya Elena sambil menatap langit.

“Pacar aja belum ada, udah mikirin nikah!" ledek Ryuga.

“Dulu aku kan punya pacar, kamu tuh yang sampai sekarang belum pernah pacaran! Gimana sama cewek yang kamu taksir itu, ada perkembangan nggak?" sahut Elena.

“Belum, aku belum kasih tau ke dia." jawab Ryuga.

“Nanti, kalau kamu sudah pacaran sama dia. Aku nggak bisa lagi dong, dekat-dekat sama kamu, Ga!"

“Kenapa nggak bisa? Kalau aku sudah pacaran, kamu kan masih tetap sahabat aku.”

“Nanti kamu di cap playboy tau!” jawab Elena sambil meledek.

“Nggak akan, dia orangnya pengertian kok, tenang saja!"

“Ciri ciri wanita yang kamu sukai itu yang gimana?" tanya Elena tiba-tiba penasaran.

“Wanita yang punya dua mata, hidung, mulut, dan telinga deh. Lengkap pokoknya.” jawab Ryuga yang lalu tertawa.

“Ryugaa! Serius dong jawabnya!” bentak Elena dengan wajah kesal.

“Saya serius lho jawabnya. Kan benar dia punya semua itu!" goda Ryuga sambil tersenyum.

“Ah sudah lah... Capek aku ngomong sama kamu." ucap Elena jutek.

Ryuga menatap ke kotak kado yang dipegang Elena, dia lalu bertanya, "Ini hadiah buat aku?"

"Iya, nih ambil!" Elena menyodorkan kado ke tangan Ryuga dengan kasar.

"Hahaha... Udah dong marahnya. Aku kan cuma bercanda. Ini buat kamu, Len." Ryuga menyerahkan kotak perhiasan yang kepada Elena.

Wajah Elena ceria seketika. "Apa nih? Perhiasan?" tanyanya dengan bersemangat.

"Buka aja!"

Elena membuka kotak, dia lalu terdiam membisu melihat cincin berlian yang berkilauan di dalm kotak.

"Ga, ini bener buat aku?"

Ryuga mengangguk.

"Ini kayak cincin buat lamaran!" ucap Elena.

"Itu memang aku siapin buat melamar kamu Len." benak Ryuga.

1
Ney Maniez
mata mu trnodai😲😲🙄🙄
Ney Maniez
💪💪ga
Ney Maniez
lambattt ahhh,,,
nyatain ajj cwe suka kok sama cwo baik🤗
Ney Maniez
kok aku geregetn y pngn ngarungin Steven trus anyutin deh 🤭🤭
Ney Maniez
😲😲😲😲
Ney Maniez
kode-kode 🤭🤭
Ney Maniez
ayo ryu nikahin💪💪🤭
Ney Maniez
ryu💪💪
Ney Maniez
atuhh mending sahabat nya lah dr pd cwonya baj*ngn🤭💪💪
Ney Maniez
baru baca langsung ngenes🥺🥺
Ney Maniez
mampir🙏🤗
𝐀⃝🥀𒈒⃟ʟʙᴄ🦆͜͡Liez🅟ᴳ᯳ᷢ
kapan up s 2 nya ka ?
Aze_reen"
lanjut kk S2.. ditunggu yah
Win
Akan di lanjutkan kembali di season 2 jika banyak permintaan dari pembaca. Terima kasih❤❤
Cycle
oke
Hi No
Tolong dilanjutkan
Sugito S
dan aku pun penasaran
Lian
penulisannya rapi, mudah dibaca, gampang di pahami.
Hendy Wijaya
lanjutnya kpn ini?
Win Nie
next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!