"Nama ku Cleo, nama ini memiliki arti wanita cantik tetapi penampilanku tidak sebagus namaku, aku selalu dirundung orang-orang karena wajahku yang penuh jerawat ini, tapi sudah saatnya aku berhenti membiarkan hidupku hancur karena mereka! " Ini adalah kisahku dimana aku akan mengubah hidup ku dari nasib ini dan akan membalaskan dendamku kepada mereka yang telah menghancurkan hidup ku..."
Btw ini karya pertamaku, jadi maaf jika ada kesalahan😭🙏Oleh karena itu Mari bantu aku dengan memeberikan saran-saran. Terimakasih banyak🥰😍
Instagram
Author : cell_elestria
Artist : Yumeika_
Editor :
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cellestria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lisa memakan umpan
"Lisa sudah kurang ajar!" Ucap Marco sambil mengepalkan tangannya kuat-kuat.
"Tapi... Kalau kau bisa bela diri selama ini kenapa kamu tidak membalas Lisa?" Tanya Marco.
"Kamu tahu kan Lisa orang penting. Aku ini hanya orang biasa. Jadi bisa saja dia akan menganggu aku dan ibuku jika aku berani memukulnya, " ucap Cleo.
"Eh.... ASTAGA! Aku barusan memukul Lisa kan!?" Tiba-tiba Cleo sadar apa yang baru saja ia lakukan.
"I-iya!" Jawab Marco yang ikut terkejut.
"Artinya ibuku akan dalam bahaya. Aduhh bagaimana ini!?" Cleo panik.
"Kamu harus tenang dulu!" Ujar Marco.
"Kamu mau aku bagaimana!!? Bisa saja sekarang ibuku sedang dalam bahaya. Aku bukan kayak kamu orang kaya yang punya bodyguard, " ucap Cleo dengan nada sedih dan panik.
"Aku harus segera pergi ke ibu...." Tegas Cleo yang kemudian kehilangan keseimbangannya saat mau bangun.
"Apa kamu baik-baik saja? Tenangkan dirimu Cleo! Aku akan membantumu, " ujar Marco sambil menahan tubuh Cleo agar tidak terjatuh.
"Benarkah?" Tanya Cleo dengan sedikit ragu akan pernyataan Marco.
"Iya..." Jawab Marco dengan senyuman tipis.
Kepanikan Cleo mulai menghilang setelah mendengar jawaban Marco.
Akting yang sempurna. Cleo tersenyum tipis karena rencananya berhasil. Ia berakting sedih dan panik untuk mendapatkan belas kasihan Marco.
"Dengan begini aku tidak perlu khawatir dengan keamanan dan keselamatan ibu, " pikir Cleo.
"Cleo! Kamu tidak apa-apa?" Tanya Felix yang baru datang.
"Oh.. Felix! Iya aku tidak apa-apa!" Jawab Cleo.
"Bagaimana kamu bisa terluka seperti ini? " Tanya Felix.
"Hahaha... Ceritanya sedikit panjang. Pokoknya Lisa dan teman-temannya memukul aku dengan pemukul bisbol sehingga aku balas dengan menendang mereka, " ucap Cleo.
"Wow! Sejak kapan kamu bisa bela diri?" Tanya Felix.
"Sudah lama kok!" Jawab Cleo.
"Tapi sekarang bagaimana? Kamu, Lisa dan teman-temannya akan mendapat masalah. Karena berkelahi sampai ada yang cedera sedikit parah, " ucap Felix dengan nada khawatir.
"Tenang aku tahu apa yang harus aku lakukan, " ujar Cleo.
Sementara itu....
Lisa, Dewi, Jessi dan Ayu yang sedang berada di UKS lantai bawah, mulai panik.
"Tch! sejak kapan dia bisa bela diri!? Si kep*rat itu! berani sekali dia memukul ku!" kesal Lisa.
"Aduh! Lisa! bagaimana nih! Kalau sampai guru tahu bahwa kita yang menyerang Cleo duluan, bisa-bisa kita akan mendapatkan masalah besar. Reputasi keluarga Haybill juga bisa hancur, " ujar Ayu yang berada di tengah kepanikan.
"Iya. Aku dengar katanya kepala sekolah bukanlah orang yang bisa di tutup mulutnya dengan uang maupun ancaman. Jadi bisa gawat nih!" Ujar Jessi menambahkan.
"Guys! Ada pesan dari Cleo di grup kita yang dulu, " Ujar Dewi yang tiba-tiba memotong pembicaraan.
"Apa!!?" Seru Lisa penasaran.
Cleo mengirimkan sebuah foto tentang Lisa yang sedang memegang pemukul bisbol dan Cleo yang sedang tergeletak di tanah.
"Hmm! Kalau cuma foto ini kita bisa berbohong kan? Bukan berarti Lisa yang memegang pemukul bisbol adalah penyebab Cleo tergeletak di tanah!" Ujar Dewi.
"Benar juga!" Ucap Jessi.
"Eh! Cleo Ada kirim pesan, " kata Ayu sambil melihat ke arah ponselnya.
"Jangan berpikir aku cuma memiliki foto ini! aku memiliki banyak foto lebih dari yang kalian bayangkan! Kata Cleo, " ucap Ayu membaca pesan dari Cleo.
"Kok.. dia bisa tahu sih!?" Ujar Dewi kebingungan.
"Cih! Berani sekali dia mengancamku!" Bentak Lisa.
"Aku ingin kalian setuju dengan alasan yang nanti aku berikan, jika kalian setuju maka aku tidak akan meng-upload foto ini di sosial media. Kata Cleo lagi, " ujar Ayu membaca pesan Cleo.
"Bagaimana ini Lisa?" Tanya Ayu.
"Kayaknya kita harus ikut maunya, kalau tidak reputasi kita bisa hancur!" Ujar Jessi memberi solusi.
"Sial! Aku tadi mau menggunakan 3 orang yang tadi sebagai saksi tapi kalau dia punya foto-foto dari kejadian ini maka percuma saja," kata Lisa dengan Kesal.
"Bagaimana dia bisa mengambil gambar ini!?" Gumam Lisa melihat foto yang dikirim Cleo.
Cleo, Lisa, Ayu, Dewi, dan Jessi dipanggil ke ruangan kepala sekolah. Di ruangan tersebut terdapat Pak Bob dan kepala sekolah sedang menunggu.
"Sekarang jelaskan apa yang sedang terjadi, " ujar Pak kepala sekolah sambil menatap kelima siswi tersebut.
"Ini cuma sekedar insiden pak. Saat kami sedang membersihkan gudang, Lisa melihat laba-laba. Karena takut, Lisa pun memukulnya dengan pemukul bisbol. Tetapi sebenarnya di sekitar laba-laba tersebut terdapat Saya.
Mungkin karena gelap, Lisa tidak melihat bahwa ada saya di sekitar situ dan saya pun terjatuh setelah menerima pukulannya. Saya yang terjatuh, menabrak rak perlengkapan olahraga. Sehingga perlengkapannya jatuh ke Lisa dan yang lain sehingga mereka pun kehilangan kesadaran dan tidak lama saya pun juga kehilangan kesadaran, " jelas Cleo.
Lisa, kepala sekolah, Pak Bob dan teman-teman yang lain langsung menghadap kepada Cleo secara bersamaan dan berkata, "hah!?"
"Memang ini agak sedikit berlebihan sebagai alasan tapi ini salah satu alasan yang bisa membuat kejadian ini dianggap sebagai suatu insiden biasa, " pikir Cleo.
"Apa memang terjadi seperti itu Lisa?" Tanya kepala sekolah.
"Berdasarkan yang tadi aku lihat sepertinya dugaan ku benar. Ada 3 murid yang waktu itu aku bawa ke depan gudang sebagai saksi. Dan kalau tidak salah, aku mendengar bahwa mulut mereka ditutupi dengan ancaman.
Maka ada kemungkinan besar mereka bisa bekerjasama dengan Lisa sebagai saksi. Tetapi itu semua sudah ku urus dengan Foto dan ancaman tadi.
Sebenarnya aku hanya memiliki satu foto dan hal ini belum cukup sebagai bukti. Kalau Lisa sampai menggunakan ke-3 murid tadi sebagai saksi, maka mungkin aku bisa kalah!
Jadi semoga dia memakan umpanku dan tertipu dengan pesanku bahwa aku memiliki lebih dari satu foto, " pikir Cleo.
Cleo memegang bahu Lisa dengan kencang lalu berkata, "iya kan Lisa!?" Dengan senyuman.
"I-iya," jawab Lisa.
"Untung kau bodoh Lisa! Terimakasih sudah memakan umpanku!" Pikir Cleo dengan senyuman.
"Oh jadi begitu. Lain kali Hati-hati ya. Kejadian ini sudah membuat semua murid resah, jadi kalian harus berhati-hati, " ucap kepala sekolah dengan sedikit tegas.
"Baik Pak, " jawab Cleo.
Lisa, Cleo, Jessi, Dewi, dan Ayu pun keluar dari ruangan tersebut dan berjalan ke arah yang berbeda.
"Brakk...." Bunyi pukulan di tembok.
"Cleo s*alan itu. Berani sekali dia menyentuh aku. Memangnya dia pikir dia siapa!? Seenaknya memerintah aku!" Bentak Lisa.
"Tapi, berkatnya insiden ini dianggap biasa dan reputasi kita tidak hancur!" Ujar Ayu.
"Shh... Diam Ayu. Lisa sedang marah nih!" Ucap Dewi.
"O-oh tapi aku tetap benci dia kok! Soalnya dia sombong dan berani memperlakukan kita seenaknya hanya gara-gara bisa bela diri!" Ujar Ayu.
"Tapi aneh!? Kenapa dia pilih untuk membuat insiden ini sebagai insiden biasa? Bukankah kalau dia punya semua fotonya maka dia bisa menghancurkan kita!?" Tanya Jessi.
"Iya juga! Apa yang sebenarnya dia rencanakan?" Ujar Lisa.
"Sudahlah! pokoknya apapun yang dia rencanakan, aku pasti akan menghancurkannya, " ucap Lisa sambil memegang ponsel di dekat telinganya.
"Ah! Halo~ayah! Bolehkah Lisa meminta bantuan dari ayah?" Ucap Lisa yang sedang menelpon ayahnya.
Bersambung...
Q!
(?) Bagaimana Cara Cleo mendapatkan foto itu?
(?) Apakah kalian sudah bisa menebak siapa mata-mata yang Cleo pasang?
(?) Mau tahu rencana Lisa?
Stay toon~
Jangan lupa like dan komen ya~ Terimakasih sudah mengikuti kisah Cleo sampai sekarang~ 😍🙏
Keren keren. Jatuhnya nyaris kayak mafia
Felix kalo baik kadang suka ada aja tanda kena masalahnya
Shipping ye dalihnya
Dirimu benar-benar lagi dapet Ilham pas nulis ini ya wak
Aku syok ada Bintang