NovelToon NovelToon
Perfect Oracle

Perfect Oracle

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Tamat
Popularitas:417.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: Ulfa Fauzi

Hidup Jemima serasa dijungkirbalikkan ketika tiba-tiba orang tuanya memaksanya menikah dengan orang asing yang tidak dia kenal.

Jemima terpaksa menerima. Demi kebahagiaan kedua orang tuanya. Namun, di saat dia mulai bisa menjalankan pernikahan 'terpaksa' ini, satu per satu rahasia suaminya terkuak.

Antara pergi atau bertahan demi orang-orang yang dicintainya. Jemima dihadapkan pada pilihan yang sulit.

Namun, bagaimana cara dia bertahan jika nyawanya sendiri berada dalam bahaya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ulfa Fauzi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Revealed

"If you want to start talking about 'us', you have to explain more reasons. Why should I trust you, Alek? I know nothing about you. Nothing—about—you."

Pernikahan ini mulai membuat Alek hilang konsentrasi. Pertengkaran demi pertengkaran yang dilaluinya dengan Jemima selalu bisa membuat pikirannya terbagi. Dia tidak pernah membayangkan, bahwa istrinya tipe wanita yang sulit didekati.

Sulit bukan berarti tidak bisa. Setidaknya kalimat itulah yang selalu Alek pegang.

Perkataan Jemima tempo hari membuatnya berpikir terus-terusan. Alek menimbang baik dan buruknya jika istrinya mengetahui siapa dirinya.

Sms yang berisi ancaman. Ditambah masalah yang saat ini dihadapinya di kantor. Mungkinkah itu semua akan membuat Jemima histeris ketika mengetahui segalanya?

Well. Dia tidak akan tahu kalau belum mencobanya. Dan saat ini, wanita yang mengisi pikirannya sedang duduk manis di beranda rumah mereka. Menikmati teh dengan sebuah buku di tangan.

"You have your time. Aku ingin mengajakmu ke suatu tempat. Apa kamu bisa ikut denganku?"

Wanita di hadapannya mendongak. Mengerutkan kening ke arahnya. Dengan kacamata baca yang bertengger di atas kedua sisi telinganya, membuat kecerdasannya kentara. Entah mengapa Alek berpikiran bahwa Jemima terlihat seksi. Dan saat ini dia ingin mencium istrinya sampai mereka kehabisan napas.

"Alek!"

 Alek!"

"Aduh! Apa-apaan kamu?" Alek meringis ketika buku yang tadi Jemima baca mengenai lengannya dengan keras.

"Ada apa denganmu? Kenapa melamun seperti itu?" Istrinya itu kini menyedekapkan kedua lengannya. "Kamu mau membawaku ke mana?"

"Nanti kamu juga akan tahu."

Dan tanpa persetujuan Jemima, Alek langsung menarik tangan istrinya sampai masuk ke dalam mobil.

——

Jemima menurut saja ketika Alek membawanya masuk ke sebuah gedung perkantoran yang mewah. Tiga puluh lantai. Dengan tulisan raksasa berwarna emas bertengger di puncak gedung.

The Earl's Company.

Gedung itu sepi. Hanya ada beberapa security yang sedang berjaga. Mungkin dikarenakan jam pulang kantor telah usai.

Mereka berdua berjalan berdampingan memasuki lift. Jemima melihat Alek menekan angka 30. Lantai tertinggi gedung ini.

Jemima tidak bertanya lebih lanjut ke mana suaminya itu akan membawanya. Dia terlalu takjub dengan seisi gedung.

Lantai dan tiang penyangga yang semuanya terbuat dari marmer. Berbagai peralatan elektronik canggih. Furniture yang juga berharga sangat mahal. Membuat Jemima berpikir, seberapa kaya sebenarnya suaminya ini?

"Kita sudah sampai." Alek tersenyum kepadanya.

Ketika pintu lift terbuka, Jemima mengerutkan kening. Ruangan itu begitu besar dan—kosong. Tidak ada pajangan-pajangan di dinding. Karena semua dindingnya terbuat dari kaca.

Di depan lift terdapat sebuah meja dengan seperangkat komputer. Alek membawanya berjalan melewati meja tersebut dan masuk ke sebuah ruangan yang cukup besar. Yang juga dikelilingi oleh kaca.

"Ini ruang kerjaku." Alek merentangkan kedua tangannya.

Ruangan ini terlalu besar untuk ukuran ruang kerja. Hanya ada satu set sofa, satu meja kerja yang cukup besar, sebuah rak buku yang tinggi, dan sebuah tangga. Sisanya berisi udara.

"Kenapa ada tangga di situ?" Jemima menunjuk tangga kecil yang ada di pojok ruangan. Letaknya cukup tersembunyi.

"Kamu ingin melihatnya? Ayo kita naik."

"Uhm—what is this all about? Kamu membawaku kemari tiba-tiba tanpa menjelaskan apa-apa."

"Aku akan menjelaskannya. Tapi, sebaiknya kita naik terlebih dulu."

Mau tidak mau Jemima mengikuti langkah suaminya menaiki tangga itu. Dan untuk ke sekian kalinya dia dibuat ternganga.

Ruangan ini lebih tertutup. Lantainya bukan lagi terbuat dari marmer, melainkan kayu mengkilat. Dinding kaca hanya ada di satu sisi ruangan saja. Selebihnya adalah dinding bata. Dan ruangan ini terisi sebuah ranjang king size, satu set sofa, sebuah kulkas, tv plasma, dan mini bar.

"Aku jarang pulang karena lebih banyak menghabiskan waktu di sini. Pekerjaan yang terlalu banyak seringnya mengharuskanku untuk tidur di kantor."

Jemima mengerutkan kening mendengar penjelasan Alek.

"Sebenarnya ada apa dengan semua ini, Alek? Aku sama sekali belum mengerti maksudmu."

Suaminya itu tertawa kecil mendengar nada bingung dalam suaranya.

"Bukankah waktu itu kamu mengatakan ingin mengenalku lebih dalam? Aku—akan mengatakan semua tentang diriku kepadamu, Jemima."

——

"Aku anak tunggal. Kedua orang tuaku sudah meninggal sejak aku masih kecil. Selama ini, kakek dan nenekku yang membesarkanku."

Jemima mendengarkan dalam diam. Kedua matanya tidak beralih dari wajah suaminya ketika ia bercerita. Ada kesepian dalam mata Alek.

Setelah jeda sesaat akhirnya Alek melanjutkan ceritanya.

"Kakek nenekku orang yang cukup kaya. Aku hidup serba kecukupan tanpa harus memikirkan hari ini aku harus makan apa dan lain sebagainya. Tapi sayangnya mereka berdua terlihat seperti menguasaiku. Mungkin karena Ayahku satu-satunya anak mereka."

Jemima memusatkan perhatian penuh pada Alek."Bagimana dengan Ibumu? Jangan bilang kalau Ibumu juga anak tunggal."

"Sayangnya begitu," ucap Alek akhirnya.

"Well, hal itu bisa menjadi alasan utama kenapa nenekmu sangat ingin mendapatkan cicit darimu," Jemima tertawa.

"Apa katamu?" Alek memicingkan mata ke arahnya. Terlihat sedikit terkejut.

"Apa?" Jemima menaikkan alisnya, balik bertanya.

"Yang kamu katakan baru saja. Kamu mengatakan kalau nenekku ingin mendapatkan cicit dariku? Kapan?"

"Yep. Seminggu setelah dia melamarku untukmu. Kenapa? Kamu terlihat tidak senang."

Alek berjalan mendekat ke arahnya. Kedua tangannya meraih pinggangnya. Jemima bisa merasakan bibir suaminya mendarat lama di keningnya. Setelah itu, kening mereka bertemu. Jemima bahkan bisa mendengar desah napas Alek yang terasa berat.

"Dengar, Jemima. I want you. I do—really want you in my bed. Karena itulah aku menginginkan kamu untuk pindah ke kamar kita malam ini juga."

Lagi-lagi Jemima mendengar desahan. Pelukan Alek di pinggangnya semakin erat.

"Tapi, aku tidak menginginkan adanya anak. Tidak dari kamu—atau wanita lain."

1
Mooie Jkt
Menarik..
Rhenii RA
Anak buah si Alek dan yang lainnya kemana? Kok bisa pergi sendiri tanpa perhitungan lebih dulu? Padahal untuk ukuran pengusaha yang musuhnya banyak sudah pasti jago pegang senjata dan jago berkelahi sedangkan dia gak bisa apa2😂
Rhenii RA
Emang beneran bodoh sih si Alek, niat mau nolongin istrinya malah jadi beban batin
Rhenii RA
Mau ngakak rasanya😆
Rhenii RA
Dungu sih lu jadi orang
meitree
ini sambungan atau cerita baru ??
meitree: lama..bgtss..kayana harus baca depan n tengah nya dikit ni.. 😃😁✌🏾✌🏾
total 2 replies
ngrajut story
Nama suaminya Alek ya? Bukan alex thor?
Ulfa Fauzi: Iya. Alek. Pake 'K' ya..bukan 'X'.
total 1 replies
ngrajut story
Terharu aja baca percakapan ayah anak ini.
Ulfa Fauzi: hehehehe...aku yg nulis juga terharu kok.
total 1 replies
ngrajut story
Sepertinya bagus. Lanjut baca ya.
Ulfa Fauzi: makasih...
total 1 replies
Qeena
hai kk..aku mmpir..dari LELAKI MASA DEPAN..mkasih kk..
Dewi Djordan
lanjut
Ulfa Fauzi: makasih. Semoga suka dengan ceroitanya dan bisa melanjutkan sampai selesai. 🥰
total 1 replies
Yulestiani Desy Wulandari Soewarno
Novelmu keren thoor... Ditunggu karya mu selnjutnyaaa 😘
Ulfa Fauzi: Aakkk..Terimakasih..terimakasih....Semoga bisa bersabar menunggu karyaku slanjutnya ya.
total 1 replies
Dina Avioni
thanks thor ceritamu sangat bagus. semangat untuk terus berkarya. kutunggu karyamu selanjutnya
Ulfa Fauzi: Terimakasih juga sudah mau membaca sampai akhir. Jangan lupa nonton lanjutannya ya...Uhm, bukan lanjutan sih, tapi buku ke dua dengan tokoh beda tapi berkaitan. Prolog sudah aku up di sini juga. Silakan dibaca. xixixi....
total 1 replies
Dina Avioni
woah terimakasih thor karyamu bagus bgt aku suka feelnya dpet smpek aku ikut greget
Ulfa Fauzi: Terimakasih..Terimakasih...... Yang nulis juga ikutan gereget ini. hehe...
total 1 replies
Yenni Efita
bagus ,,,, g bertele tele jln ceritany. singkat padat jelas😁
season 2 ny Thor , rada nanggung ceritanya , happy ending sih tp sep kurang ja. season 2 in skalian sm anak'' ny
Ulfa Fauzi: Waaah.. Terimakasih. Ga ada Season 2 sih.. Tapi ada novelku satu lagi yang berkaitan sama buku ini. Judulnya Perfect Match. Sudah ada prolog-nya. Mungkin bisa dibaca dulu prolognya. xixixi.. Terimakasih ya sudah mau mampir.
total 1 replies
sweet martabak
mksh utk novel nya thor..🙏🙏😍
ini novel pertama yg sy kasih like setiap bab nya krn tak terlalu bnyk.. dan bisa kebut semalam smpe slesai.. 😀
sukaaaa bngt novel nya gak terlalu panjang tp berkesan..
semangat trs ya thor..
tetap berkarya.. 👍👍👍
Ulfa Fauzi: Waaahhh.. Terimakasih ya. Saya amin kan untuk doanya. Semoga doa yang sama kembali ke kamu. Terimakasih sudah mau bertahan membaca cerita ini sampai selesai.
total 1 replies
Mendez Ae
baru kali ini aku maraton baca novel sampai tamat.
cerita yang menarik walaupun perlu kesabaran untuk memahami alurnya..
terimakasih tor.
Ulfa Fauzi: Terimakasih...Terimakasih..... Seneng bnaget kalau ada yang suka. Saya juga menerima kritik lho ya. Kalau mau kritik yang pedes juga gapapa. Buat saya belajar. :))
total 1 replies
Ranella Verghea
beneran suka dan jatuh cinta sama karyamu thorr!! sukses selaluuu 🥰🥰
Ranella Verghea: amin...
Terima kasih kembaliii 😆😆😆
total 2 replies
Juli Trisnawati Pane
ceritanya banyak b.inggrisnya gäk ngerti dah
Ulfa Fauzi: Mungkin jika dibaca dulu sampai akhir nanti akan bisa dimengerti. Hehe.. Terimakasih btw sudah mau mampir.
total 1 replies
Siti Julaeha Julai
sampe sini aku masih blm ngerti alurnya thorr
Ulfa Fauzi: Yang bagian belum dimengerti di mananya? Mungkin bisa lebih diperjelas? Biar bisa saya jadikan koreksi untuk diri saya juga. hehe...Terimakasih sudah mau mampir kak.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!