NovelToon NovelToon
Biru ( You Are My Angel )

Biru ( You Are My Angel )

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:21.5k
Nilai: 5
Nama Author: Indah mala

Kisah tentang seorang pria yang harus menemukan malaikat kecil penolongnya, meskipun terjadi kesalahpahaman, namun akhirnya cintapun menyatukan mereka.

Alfarezel, seorang pembisnis muda bertalenta, namun mempunyai sifat yang dingin dan Arogan. Namun sifatnya akan berubah 180° saat berhadapan dengan gadis cantik cinta masa kecilnya itu. Akankah mereka segera dipertemukan kembali, setelah pencarian yang begitu lama.


Kuy nantikan kisahnya dan Baca selengkapnya karya coret-coret Mala jangan lupa berikan dukungan Ya teman-teman semua. Like, ☆5 dan vote. Kalian juga boleh memberi masukan untuk karya Mala agar bisa Mala perbaiki lagi.

Semangat!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indah mala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lumpuh

...Halo apa kabar semuanya? Untuk yang masih setia menunggu episod karya Mala, Mala ucapkan banyak-banyak Terimakasih atas dukungan dan suport teman-teman semuanya Jangan bosan-bosan memberikan cinta kalian ya 😘...

Salamat membaca

( "Siapa kamu?" Tanya Biru pada seseorang di balik cahaya yang menarik tangannya itu.

"Aku adalah Cintamu," Jika kamu kembali, kamu akan segera tau siapa diriku dan kamu akan segera bertemu denganku. Cepatlah bangun ya, aku menunggumu." Ucap seseorang itu yang ternyata seorang pria. Namun Biru tak bisa melihat dengan jelas, karena cahaya pekat menyelimutinya. )

Jari-jari Biru mulai bergerak, Matanya pun perlahan mulai terbuka. Di sana Biru melihat kakaknya tengah tertidur pulas, karena memang ini sudah tengah malam. Tenggorokan nya terasa kering, Biru ingin mengambil air minum, di meja dekat tempat tidurnya. Namun badannya terasa tak bisa bergerak. Biru ingin memanggil kakaknya, namun ia juga kehilangan suaranya.

( "Apa yang terjadi denganku? Mengapa badanku tak bisa bergerak? Dan suaraku, mengapa aku tak bisa berbicara? ) " Ucap Biru dalam hati.

Biru berusaha keras untuk bisa menggerakkan tangannya, namun ia hanya bisa menggerakkan beberapa jarinya saja. Air matanya pun mengalir membasahi pipinya. Ia takut, ia takut disisa hidupnya hanya akan menjadi benalu bagi kakaknya. Karena merasa ada pergerakan, Varo pun terbangun. Varo terkejut saat melihat adiknya sudah terbangun dari komanya. Namun Varo heran, mengapa Biru tidak memanggilnya?, dan mengapa Biru menangis?.

"Ruru," Kau sudah bangun? Mengapa tidak memanggil kakak? Dan ini apa? Mengapa kamu menangis? Apa ada yang terasa sangat sakit, hingga membuatmu menangis?" Tanya Varo sambil mengusap air mata Biru. Biru hanya bisa mengedipkan matanya, Ia tak bisa berbicara, bagaimana caranya memberitahu kakaknya bahwa badannya tak bisa bergerak, dan ia juga tak bisa bersuara.

( "Kakak," Biru tidak bisa bergerak, Biru tidak bisa berbicara, bagaimana ini kak? Biru takut, Biru takut kakak.") Biru hanya bisa berucap dalam hati. Air matanya menetes menyiratkan ketakutan.

''Apa yang terjadi sayang? Mengapa kamu tidak berbicara? Apa kamu masih marah sama kakak? Kakak minta maaf atas kesalahan kakak selama ini. Kakak sungguh sangat menyesal. Kakak berjanji, mulai saat ini kakak akan selalu menjaga dan melindungi Ruru, kakak akan berusaha keras untuk membahagiakan Ruru." Ucap Varo. Namun Biru terlihat semakin menangis.

Varo merasa aneh pada adiknya, mengapa adiknya menangis tapi tidak ada suaranya? Varo pun segera memanggil dokter agar segera memeriksa keadaan adiknya. Dokter pun datang dan langsung melakukan pemeriksaan. Dokter menggelengkan kepalanya. Varo merasa penasaran apa yang sebenarnya terjadi pada adiknya.

''Tuan Varo,'' Adik anda mengalami kelumpuhan. Kecelakaan dan pukulan itu mengakibatkan kerusakan beberapa saraf dan mengakibatkan kelumpuhan.'' Ucap Dokter memberi penjelasan. Varo yang mendengarnya pun langsung luruh kelantai, hatinya serasa hancur berkeping-keping pandangannya menjadi sendu melihat adiknya yang harus mengalami kelumpuhan. Biru memandangi kakaknya, ia berusaha menggelengkan kepalanya walau terasa sangat sakit.

( "Kumohon jangan menangis kak," Biru tidak suka melihat kakak menangis. Hati Biru terasa sakit kak," Ucap Biru dalam hati.)

''Lalu,'' Apakah adik saya masih bisa sembuh dok?'' Tanya Varo.

''Kami akan berusaha keras untuk membantu penyembuhan Nona Biru. Setelah keadaan Nona Biru stabil, Kami juga akan melakukan fisioterapi terhadap Nona Biru.'' Ucap Dokter. Kemudian dokter pun pamit undur diri. Varo pun bangun, Kemudian mendekat ke arah adiknya. Varo duduk di samping Biru sambil membelai rambut adiknya. Air matanya tak berhenti menetes. Varo sangat menyesal karena tidak bisa menjaga adiknya dengan baik. Ia begitu sangat terpukul.

''Kamu tenang saja, kakak akan berusaha keras untuk membantumu supaya kamu lekas sembuh. Kalau perlu kakak akan membawakanmu dokter yang terbaik dari Negara lain, jika di sini tidak ada yang bisa menyembuhkan. Sekarang Ruru istirahat ya, kakak akan menghubungi Kaifi dahulu'' Ucap Varo, kemudian meninggalkan Biru untuk menghubungi Kaifi dan juga Rani. Biru menutup kedua matanya menahan rasa sedih dan mulai mengontrol emosinya, agar kakaknya tidak sedih.

,,,,,,,,,

Di sisi lain

Rezel baru mendapatkan informasi tentang keberadaan malaikat penolongnya. Rezel pun sedang mengendarai mobilnya menuju rumah Malaikat penolongnya itu. Ia baru mendapatkan informasi, Jika ternyata malaikat penolongnya adalah adik dari Aldevaro. Setelah melakukan penyelidikan tentang keluarga Varo. Namun Rezel belum mengetahui jika Sammer blue, gadis yang ia sudah kenal adalah Biru malaikat penolongnya.

Saat sudah sampai di halaman rumah Biru, Rezel mendapat informasi dari kepala pelayan jika Biru, adik Aldevaro sedang berada di rumah sakit akibat kecelakaan dan sudah satu minggu lebih. Rezel pun segera pergi ke rumah sakit tempat Biru di rawat. Namun saat ia sedang mencari kamar tempat Biru dirawat, ia tak sengaja berpapasan dengan Aldevaro yang sedang berbicara dengan Kaifi lewat ponsel.

Rezel pun menunggu sampai Varo selesai berbicara dan menutup ponselnya. Rezel kemudian memberanikan diri untuk bertanya pada Varo. Varo yang selesai berbicara dengan Kaifi pun terkejut saat melihat Rezel ketika ia berbalik. Varo ingin mengabaikannya, namun Rezel memanggilnya.

''Maaf Tuan Aldevaro, Bolehkah saya bertanya?'' Ucap Rezel. Varo pun berhenti lalu berbalik ke arah Rezel.

''Ada yang bisa saya bantu Tuan? dan dari mana anda mengenal saya?'' Ucap Varo.

''Tuan Varo,'' Saya Alfarezel, saya ingin menanyakan tentang Biru adik anda.'' Ucap Rezel.

''Tentang adikku Biru?'' Memangnya ada perlu apa dengan adik saya?'' Tanya Varo. Ia heran mengapa tiba-tiba Rezel menanyakan tentang adiknya.

-

-

-

1
hayatun nufus
ternyata cuma khayalan toh... kena prank aq 😀😀😀
𝑀𝒶𝓁𝒶: 😅😅😅😅 iya kk
total 1 replies
Novthv
Bagus kak cerita nya😉
Jazz ♋
Next Biru
💙💙💙💙💙💙💙💙
Jazz ♋
Bahkan ada Jungkang Sakti 👍👍👍👍
Jazz ♋
Semoga kami dapat mendukung, selalu 💕💕💕💕💕
Jazz ♋
Ayo lebih semangat Biru
💙💙💙💙💙
Jazz ♋
Ya....semoga kita bisa berjumpa 💕💕🌹🌹
Jazz ♋
Agar makin mantab dak sukses 💕💕💕💕🌹🌹🌹💐💐💐
Jazz ♋
Eh, yang ke 6 nih
6 x 5 ⭐⭐⭐⭐⭐
6 x ♥️♥️♥️♥️♥️
6 x 👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Tentu saja Like it 👍👍⭐⭐♥️♥️💕💕
Jazz ♋
Biar mantap nih, 4 x 5 ⭐⭐⭐⭐⭐
Jazz ♋
Masuk lagi dengan kembaran yang lain 🤦🤦😂😂
Adinda
😘😘😘😘😘🖤🖤🖤🖤♥️♥️♥️♥️
🏁Nyno_Ever🏁
Wahhh...Pak Rezel
Yang Nge Zel in
🏁Nyno_Ever🏁
Akui lah Rezel, kau suka pada Biru 💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙
🏁Nyno_Ever🏁
Sania....mungkin sebaiknya kamu instropeksi diri
Dhina ♑
Berarti Varo keduluan Rezel dong??
Apa Varo ga suka sama Rani 🤔🤔
Dhina ♑
Biru....aku sedih dengan keadaan kamu yang seperti ini
Dhina ♑
Wah Rezel...kali ini kamu benar-benar tak mau lengah lagi, sehingga kamu cepat bertindak
Dhina ♑
Samuel baik banget, tulus, lucu dan pintar menghibur.

Rezel....kasihan Biru, dia selalu saja diintai orang yang iri

Renata, kamu Cantik ya? Tapi mengapa tak ada pria keren melirik mu? mengapa malah kamu yang mengejar-ngejar pria??
Qirana
Oh No
💕💕💕💕💕💕
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!