Vixura Auristella Xavier adalah seorang putri konglomerat yang pintar di segala bidang, ia ditembak mati sang adik tiri yang selama hidup begitu disayanginya, serta mempunyai kekasih yang sangat ia cintai, tapi nyatanya keduanya begitu tega berkhianat demi bisa merebut kekayaannya.
Sedangkan, Quirin Zeline Alister adalah seorang gadis cantik yang diusir keluar rumah oleh ayah kandungnya sendiri demi membela sang adik yang berbeda ibu, hingga ia menyerah dalam hidup dan meninggalkan semua beban dunia dengan cara melompat dari gedung.
Sungguh tidak disangka, setelah terbangun jiwa Xura sudah berada didalam tubuh Quirin yang sedang terbaring lemah dirumah sakit.
Hari demi hari, satu persatu rahasia mulai terungkap, bahkan di tubuh yang sedang di tempatnya terdapat sesuatu yang mengerikan.
Akankah Xura mampu bertahan menjalani kehidupan Quirin dan membalaskan dendam mereka berdua?, ataukah Xura justru menyerah dengan banyaknya masalah yang tengah menimpanya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aozyrin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Permainan Dimulai
Sesampainya Xeno di apartemen, ia langsung mengambil pakaian Zee dan bergegas kembali ke rumah sakit
Ketika menyetir, dalam perjalanan Xeno sempat memikirkan dan merasa heran akan sikap Zee yang panik saat melihat gadis itu
Zee mau mengangkat gadis itu, bahkan ia rela menunggu di rumah sakit dengan pakaian yang telah kotor.
Sesampainya di rumah sakit, Xeno segera memberikan baju ganti pada Zee, dan Zee mengambil baju itu lalu pergi ke toilet untuk mengganti pakaian kemudian ia kembali lagi
Xeno berjalan mendekati Zee "Hey kawan, apa telah terjadi sesuatu denganmu?, misalnya mimpi nikahi orang gila? atau mimpi digulung angin tornado?" tanya Xeno penasaran
Zee mendengar ucapan Xeno langsung menoleh "Apa katamu?" tanya Zee menatap tajam
"Eemmm, aneh saja, sekarang kau mau memegang wanita, kau bahkan belum tau siapa dia, apa kau menyadarinya?" tanya Xeno sambil merangkul Zee
"Itu terpaksa, karena darurat" jawab Zee sambil menepis lengan yang merangkulnya
Xeno mengelus tangannya yang ditepis oleh Xeno "Darurat?, kau yakin?, hhhemmmm?" tanya Xeno menyelidik
Zee menatap kearah Xeno "Ck, tutup mulutmu, kau berisik" ucap Zee ketus
"Zee, aku sangat mengenalmu, kau tidak mungkin memegang wanita itu jika kau tidak menyukainya, apa kau benar-benar menyukainya?" tanya Xeno lagi
Zee hanya diam tanpa mengeluarkan sepatah katapun, ia berdiri sambil melipat tangannya
Xeno merasa heran "Hey, jawab aku! kau mencurigakan!" desak Xeno
"Tunggu, kalau bukan itu..... jangan bilang kau yang melakukannya, makanya tadi kau terlihat sangat panik" sambung Xeno lagi sambil mondar-mandir
Zee terlihat sangat kesal karena melihat Xeno "Hey cerewet, berhentilah mondar-mandir didepanku!" perintah Zee sedikit mengeraskan suara
Xeno menghentikan langkahnya "Ok, kau taukan aku ini teman yang baik, aku hanya merasa khawatir, cepat jelaskan!" tegas Xeno
"Bisakah kau diam? atau kau ingin ku pecat?" tanya Zee dingin
"Huh....baiklah, terserahmu saja, aku pergi" ucap Xeno berlalu pergi
Zee berfikir dengan keras "Tunggu!, Hubungi Al" perintah Zee dingin
Xeno terkejut lalu membalikkan badannya "Haaaa??? tapi dia berada disingapura" ucap Xeno
"Aku tidak suka mendengar bantahan, cepat, aku ingin gadis ini mendapat perawatan yang baik" perintah Zee
"Baiklah" ujar Xeno pasrah
Al yang sudah berada di inggris dengan raut wajah yang tidak sedap di pandang menggerutu kesal
"Aku tidak melakukan banyak pemeriksaan, aku takut jika dampaknya sangat besar, jadi aku hanya mencoba CT-Scan, dia tidak memiliki cidera di bagian kepala atau organ lainnya, hanya mengalami patah tulang terbuka yang mengakibatkan kulitnya robek dan mengeluarkan banyak darah" jelas Al
"Aku akan melakukan operasi, sebelum operasi dimulai aku menyuntikkan Cefazolin untuk mencegah infeksi bakteri karena luka terbuka. lalu aku akan memasang pen dan memasang gips, untuk menyatukan tulangnya yang patah, masa penyembuhannya akan memakan waktu yang sangat lama" jelas Al panjang lebar
Zee hanya diam sambil terus mendengar penjelasan Al
"Kau cepat-cepat memanggilku hanya demi gadis ini, kau sungguh tidak waras Zee, pekerjaanku sangat banyak, dan singapura ke inggris itu memakan waktu yang sangat banyak, apa dia pacarmu?" tanya Al yang sedari tadi kesal
Zee yang mendengar penjelasan Al hanya mengangguk saja "bukan" jawab Zee singkat
"Jadi, kenapa kau menolongnya?" tanya Al penasaran
"Dia bunuh diri di proyekku, aku tidak ingin proyekku berhenti" jawab Zee singkat
"Haaaaah? bukankah itu luar bisa?, dia melompat dari gedung tapi nyawanya masih ada, apa dia kucing yang punya 9 nyawa?" tanya Al heran
"Kau sama berisiknya seperti dia" ujar Zee sambil melihat ke arah Xeno
Xeno yang melihat interaksi itu pergi entah kemana
"Lakukan perawatannya dengan baik, setelah selesai kau pindahkan ke lantai 5 ruangan 1" ucap Zee
Al terperangah mendengar ucapan Zee, ia bergeming, Zee melirik kearahnya
"Apa ada masalah?" tanya Zee santai sambil melihat kearah Al
Al terkejut mendengar penuturan Zee "Astaga tuhan, itu lantai yang sangat mahal, kau ingin menempatkan dia di sana?" tanya Al heran
"Jangan banyak tanya, lakukan saja" perintah Zee
"Zee, kau tidak mengenal gadis itu, kenapa harus menepatkan dia disana, dia tidak akan sanggup membayarnya, atau....?"
"Apa kau yang membiayai dia?, aku tau kau tidak kekurangan uang tapi kenapa demi gadis sepertinya kau rela mengeluarkan banyak uang?" tanya Al
"Akhiri pembicaraan tidak penting ini" ucap Zee
"Kau sangat menjengkelkan, semua pertanyaanku tidak ada yang di jawab" ucap Al kesal
"Sudahlah, cepat kau bantu dia, sebelum dia sadar kau tidak boleh pulang" ucap Zee dingin
"Apaaa? Aku juga tidak tahu kapan gadis ini bisa sadar" ucap Al frustasi
"Aku tidak perduli" ucap Zee dingin
Al menarik rambutnya sendiri karena frustasi "Kau sangat keterlaluan Zee"
Xeno yang tiba-tiba muncul tertawa terbahak-bahak melihat Al yang sangat frustasi, Al dengan cepat menatap Xeno kesal
"Astaga, kau ingin aku cekik?, aku sangat pusing memikirkan pekerjaan di singapura dan sekarang aku harus merawat gadis yang aku sendiri bahkan tidak tau kapan dia akan sadar, kau malah menertawakanku bukannya menolongku" ucap Al kesal
Al yang berlari kearah sofa sambil meninju bantal dan mengumpat lantang "Dia benar-benar gila, seandainya dia bukan temanku dan tidak kaya, aku sudah melelehkan tubuhnya memakai asam super, aku benar-benar marah sekarang"
"Ingin melelehkan tubuhku? ingin marah?" ucap Zee yang tiba-tiba berada di belakang Al
"Ya, aku sangat ingin melakukannya" jawab Al spontan
"Haaaa tunggu, perasaanku tidak enak, ughhh" gumam Al
Dia melihat Xeno di sampingnya yang melirik kearah belakang Al
Al melirik ke arah belakang, betapa terkejutnya dia melihat Zee tepat berdiri dibelakangnya dengan sorot mata yang tajam
"Eh Zee, kapan kau kembali kesini? hehe" ujar Al berkeringat dingin sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
"Sejak kau mengumpat ku dengan lantang" jawab Zee
"Hehehe tidak, aku tidak mengumpat mu" ucap Al
Xeno yang mengerjai Al memutar kembali ucapan Al dengan menggunakan rekaman ponselnya
Al yang mendengar rekaman itu melotot kearah Xeno, sedangkan Xeno hanya mengangkat bahu tanda tidak perduli
Al menatap tajam Xeno "Kaaauuuuuu.... dasar teman penghianat" ucap Al kesal
Zee yang mendengar menatap Al tajam "Gajimu aku potong, biaya pengobatan gadis itu tidak akan aku bayar" ucap Zee
"Apaaaa? kau sangat tega, aku sudah meninggalkan pekerjaanku demi terbang ke sini, sekarang biaya perawatannya tidak akan kau bayar" ucap Al lesu
Biarpun biaya itu tidak di bayarkan oleh Zee, dokter Al tidak akan jatuh miskin, di memiliki penghasilan di luar bayangan kalian
"Kau yang memulainya" ucap Zee sambil pergi
"Awas kau Xeno, aku akan membalasmu nanti, menjengkelkan, huh" Al menggerutu sambil meninggalkan ruangan
Xeno yang berhasil mengerjai Al tertawa terbahak-bahak
#Flashback Off
"Aku sudah menemukannya, dia adalah orang yang tidak kita setujui pengajuan kontrak kerjasamanya minggu lalu, dia mendengar percakapan karyawan kita, lalu menggali informasi itu, dan membocorkannya ke media" ucap Xeno
"Heh, Dia ingin bermain maka permainan akan dimulai" ucap Zee smirk
"Untuk media, gantikan berita itu dengan berita kita, dan untuk perusahaannya, buat dia bangkrut dalam waktu singkat" perintah Zee tegas
"Baiklah" ucap Xeno
"Kalian tidak tau siapa yang kalian lawan" batin Xeno sambil tersenyum smirk
Bersambung...
Para pembaca jangan lupa tinggalkan jejak 👇
✓ Favorite
✓ Like
✓ Vote
✓ Gift
✓ Comment
✓ Rate
Author sangat berterimakasih 🙏