kisah ini menceritakan tentang gadis bernama Tina yang ingin mengambil kembali hak ibunya, dan tanpa di duga dia bertemu dengan seorang,
Dia Tuan Muda yang aneh
Tiba-tiba memintanya menikah dengannya
Ah ternyata hanya pernikahan kontrak
Bagaimana kisah ini berakhir
Akankah mereka saling jatuh cinta
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yuniar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 9
Kenzo mengantarkan Tina dengan selamat
Tina berjalan keluar dari mobil Kenzo tanpa mengucapkan kata apapun membuat kenzo menggelengkan kepala nya
"Hei apa tidak ada Terimakasih" Ucap kenzo mengeluarkan kepala nya dari jendela mobil
Tina yang masih merasa malu karena tadi berpikir Kenzo akan berbuat macam-macam padanya hanya diam
Sebenarnya dia malu untuk menatap lagi wajah laki-laki yang telah beberapa kali menyelamatkan nya itu
Tina menghentikan langkah kakinya saat sudah berada di depan pintu rumah nya dia membuka kunci rumah kecilnya itu
Tina membalikkan tubuhnya dan Menatap sebentar wajah Kenzo
"Terimakasih" Ucap Tina yang mana suaranya sama sekali tidak keluar namun hanya gertak bibir saja dengan cepat Tina membuka pintu rumahnya dan masuk kedalam rumah kecilnya itu
Kenzo yang melihat tingkah lucu Tina Terus mengembangkan senyum nya
Setelah melihat Tina dengan selamat masuk rumahnya Kenzo melajukan mobilnya kembali ke Barat miliknya itu
Di dalam Rumah Tina
Setelah Tina membersihkan Tubuhnya dia membaringkan Tubuh nya di atas ranjang matanya kini tertuju pada dokumen yang Tadi Kenzo berikan
Tina mendudukkan dirinya dan meraih dokumen itu dia membuka kembali dan membacanya
" Ibu haruskah aku merebut semuanya kembali?
Dan Apakah laki-laki itu bisa di percaya " Ucap Tina sembari mengangkat tangannya yang bertuliskan nama Kenzo itu
"Sudahlah Tina kau tak perlu melakukan nya! lagi pula kau akan dalam masalah besar mungkin ibu juga akan dalam masalah jika aku berusaha merebutnya" Ucap Tina pada dirinya dan menaruh dokumen itu di meja di samping tempat tidur nya
Tina kembali menatap langit-langit kamarnya sampai perlahan-lahan matanya tertutup dan tertidur
Pagi menyapa Alarm membangunkan paginya
Hari ini adalah hari libur untuk Tina
Tina bersiap Untuk ke rumah sakit dia berencana untuk menghabiskan harinya di rumah sakit bersama ibunya
Tina memasak beberapa makanan dan memotong beberapa buah untuk dia bawa ke rumah sakit
Tina Telah mempersiapkan semuanya
Kini dia sudah berada di Area Rumah sakit Terdengar keributan dari Ruangan ibunya Tina berlari dengan cepat
Terlihat pamannya bersama bodyguard milik pamannya itu tengah menindas dokter yang berusaha membantu ibunya,
Terlihat ibu Suci susah tersungkur dihadapan Surya mahendra paman Tina
"Ibu?!!! " Teriak Tina sembari berlari dan membantu ibunya berdiri
"Apa yang paman lakukan!!! Apa paman sudah gila, Ibu sedang sakit!! Apa lagi yang kau inginkan dari kami!!! Ha" Teriak Tina yang tak bisa menahan tangisnya yang melihat ibunya yang tengah sakit menderita begitu
"Aku hanya memintanya menandatangani ini, tapi dia menolaknya" Ucap Surya
"Surya aku sudah memberikan semuanya! tapi jika Vila itu aku tidak akan menyerah kan ya " Ucap Suci lemah
"Ibu " Ucap Tina yang melihat ibunya sangat lemah bahkan suaranya hampir tak terdengar
"Hah!! Apa katamu!! Aku hanya mengambil semua yang harus nya jadi milik ku, kakak pungut!!! " Ucap Surya yang membuat Tina kesal mendengar nya
"Itu bukan dari ayah, aku sudah memberikan semua warisan ayah untuk mu Surya" Ucap Tina lemah
"Kau ingin membohongi ku!! memangnya dari mana kau bisa mendapatkan uang untuk membeli Vila itu jika bukan mengambil dari uang ayahku!!! ha!! dasar Kakak pungut!!" Ucap Surya merendahkan Suci
"Sekarang tanda tangan!! " Ucap Surya sembari menarik kasar Tangan Suci membuat Tina terjatuh dan badan lemah ibunya terangkan keatas
Tina mengepalkan tangannya dia benar-benar marah dengan perlakuan pamannya itu
Tina berdiri di depan pamannya yang masih menggenggam lengan ibunya dengan kasar
"Plllllaaaaaakkkkkkkkkkkkkk.... tamparan keras mendarat di wajah Surya
" Kau!! Gadis sial*n beraninya kau menampar ku!! " Ucap Surya yang kini melepaskan lengan Suci dan mengangkat tangannya ingin memukul Tiara
Namun saat Tangan Surya hampir menyentuh Tina Kenzo dan Brain datang
Kenzo menangkap tangan Surya dan melempar kan nya kuat membuat Surya terlempar pelan kebelakang
"Siapa kau berani membantu nya dan melawan ku" Ucap Surya sombong
Namun Kenzo tak mendengarkan ucapan Surya dia malah mengambil tangan Tina dan membalik melihat telapak tangan Tina
"Apa tangan mu sakit menampar wajah yang seperti tembok itu" Ucap Kenzo kepada Tina
Yang membuat Tina reflek menggelengkan kepalanya sebagai jawaban pertanyaan Kenzo
"Apa kau bilang!! kau Bocah baru kemarin beraninya mengatai ku!! cepat habisi mereka berdua" Ucap Surya
"Hah!! menghabisi kami, kau bercanda menghabisi kami" Ucap brain meremehkan
"Dokter bawa mereka ketempat yang lebih aman dan bisakah mengosongkan lorong ini, jangan biarkan siapapun kemari atau keluar dari kamar nya" Ucap Kenzo
Dokter itu hanya mengangguk dan membawa ibu Suci pergi dari situ
Tapi Tina tidak bergeming dia tetap berada di tempatnya berdiri
"Apa yang kau lakukan ikutlah bersama ibumu" Ucap Kenzo
"Tidak " Ucap Tina
"Heh apa ini tandanya kau menghawatirkan , sampai tidak selalu meninggal kan tempat ini" Ucap Kenzo menggoda Tina
"Siapa yang khawatir"
"Kalau begitu kau harusnya menjaga ibumu, tikus-tikus seperti mereka tak kan bisa melukaiku kau tenanglah" Ucap Kenzo yang mengusap kepala Tina
"Sialan!! beraninya mengatai kami Tikus.. kalian semua hajar 2 bocah sialan itu" Ucap Surya kepada anak buahnya
"Cepat lari" Ucap Kenzo yang mulai berjalan menerima serangan dari para bodyguard Surya itu
dan semangat buat mbk Yuniar
eneng2 wae /Joyful//Joyful/
/Scream//Scream/
kita akan menantikan kisah bima dan queen
lalu kisak kai dan gladis
pasti dia ada niat jahat../Chuckle//Chuckle/
siapa kemal....?
😂