NovelToon NovelToon
Ketika Wanita Licik Diselingkuhi

Ketika Wanita Licik Diselingkuhi

Status: sedang berlangsung
Genre:Suami Tak Berguna / Pelakor / Selingkuh / Cinta Terlarang / Kaya Raya / Playboy
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ocean Na Vinli

Norman Turner mengira Grace Wills, wanita yang mudah dibodohi, sayangnya ia tidak memahami istrinya dengan baik.

Grace Wills malah memilih langkah yang paling berbeda saat mengetahui suaminya mendua.

Apa yang dilakukan Grace Wills? Penasaran, kepoin yuk ceritanya ...

Untuk tahu info update, follow IG: @nana_vinli
Diusahakan update setiap hari, 1 sampai 3 bab.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ocean Na Vinli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kebenaran Yang Menyakitkan

Garis kerutan langsung muncul di kening Mona sekarang. "Apa maksudmu?"

Norman tak menanggapi, hanya matanya saja yang menatap tajam Mona sedari tadi. Tanpa mengucapkan satu kata pun, dia membalikkan badan lalu melangkah menuju pintu toilet.

Melihat hal itu, Mona tentu saja menghentak-hentakkan kakinya ke lantai dengan sangat kesal. "Norman, kau mau ke mana?!"

Norman berpura-pura tuli. Dia pun mengayunkan kaki dengan cepat lalu menghilang di balik pintu.

Tak sampai lima menit, pria itu telah sampai di ruangan pribadinya. Pandangan Norman langsung jatuh kepada Grace yang saat ini beranjak dari sofa saat melihat kedatangannya.

Norman melempar senyum tipis, disambut dengan senyum terpaksa Grace.

"Di mana pakaiannya?"

Begitu Norman berdiri di dekatnya, Grace langsung bertanya. Tentu saja dia tahu ke mana Norman pergi.

Norman mendadak salah tingkah, melupakan alasan dia pergi meninggalkan Grace tadi. "Ya ampun, sepertinya ketinggalan tadi di atas meja. Aku tadi tak sengaja berpapasan dengan karyawan yang tiba-tiba mengajakku diskusi. Aku ambil dulu pakaiannya, tunggulah di sini sebentar."

"Tidak usah, Norman. Aku kembali ke butik saja sekarang."

Belum sempat Norman menggerakkan kaki, Grace sudah terlebih dahulu membuka suara.

"Kau yakin?" Norman lantas bertanya.

"Yakin, lagipula Carmen juga baru saja menghubungiku kalau ada klien yang ingin bertemu denganku. Oh ya, aku juga mau memberitahumu, malam ini aku tidak pulang, menginap di butik."

Grace berbohong. Sebenarnya dia dihubungi oleh Eva, salah seorang informan yang dia hubungi tadi pagi. Eva baru saja memberitahu tempat pertemuan mereka.

Norman tersenyum tipis. "Istriku memang orang rajin. Mau aku antar ke bawah?"

"Tidak usah, aku pergi." Setelah berkata demikian, Grace mengambil tas lalu melenggang pergi dari ruangan.

Meninggalkan Norman menghela napas setelah Grace menghilang dari pandangannya.

Sekitar pukul empat sore, sesuai dengan janji, Grace akan bertemu Eva di pusat perbelanjaan. Janji temu yang tidak biasa, bukan? Pertemuan ini bersifat rahasia.

Informasi yang akan diberikan tidak boleh sampai terdeteksi di ponsel.

Mengikuti arahan Eva, Grace masuk ke dalam supermarket itu sambil mendorong troli. Dia memakai masker dan kacamata hitam, sudah seperti akan melakukan sesuatu yang mencurigakan.

Grace berjalan pelan ke salah satu lorong tempat menjual makanan. Ia mulai menghentikan troli di tengah-tengah lorong sambil menghadap etalase snack di sebelah kanan.

"Ini aku, Eva," kata Eva tanpa menatap lawan bicara.

Grace terperanjat sekaligus gugup kala mendengar suara perempuan dari samping. Dengan cepat dia menoleh ke sumber suara, melihat seorang wanita bertubuh sedikit pendek darinya sedang menjangkau snack di atas.

Wanita itu tidak memakai masker dan kacamata seperti dirinya, lebih seperti orang yang benar-benar ingin berbelanja.

"Bersikaplah biasa saja, ada dua CCTV di lorong ini, lebih sedikit dari lorong lainnya. Jangan hadap ke samping, sekarang ambillah keripik di depanmu. Katakan apa yang kau inginkan," kata Eva dengan pelan, lebih seperti orang yang berbisik.

Grace lantas menuruti perkataan Eva.

"Aku perlu kau mencari semua informasi tentang Mona Francesca," kata Grace seketika sambil melirik ke kanan dan ke kiri, hendak memastikan tak ada orang yang mendengar mereka.

Sejauh mata memandang, tampak aman. Hanya ada satu orang di ujung lorong sedang sibuk memasukkan makanan ke dalam troli.

Bukannya menanggapinya, Eva malah tertawa rendah. "Kaku sekali. Lain kali jangan pakai masker ataupun kacamata itu, penampilanmu terlihat mencolok."

Balasan Eva tentu saja membuat Grace mengerutkan dahi. Dia refleks menoleh ke samping sekilas. "Kau dengar aku, 'kan?"

"Iya, aku dengar. Ada lagi yang ingin kau cari tahu?" kata Eva sambil mengambil lagi snack berbentuk keripik di etalase.

Grace terdiam selama beberapa detik. "Norman Turner, sudah dua itu saja. Berikan informasi tentang hubungan mereka secepatnya."

"Baiklah, kau akan mendapatkan apa yang kau inginkan. Jangan mengangguk. Sampai jumpa lagi."

Grace tak mengangguk. Sesuai perintah Eva, dia tak menggerakkan kepala, tetap fokus mengambil satu per satu snack di hadapannya.

Tak lama kemudian, Grace pun keluar dari pusat perbelanjaan dan kembali ke butik. Dia pun menginap di situ.

Keesokan harinya, pagi-pagi sekali sekitar pukul lima pagi, sebelum matahari menampakkan dirinya, Eva menghubungi dan mengajak Grace untuk bertemu di taman kota. Eva sudah mendapatkan apa yang diinginkan Grace.

Grace segera beranjak dari tempat tidur, memakai mantel dan pergi ke tempat yang dimaksud Eva. Sesampainya di sana, Grace melihat Eva dari kejauhan berdiri di dekat pohon dalam pencahayaan lampu taman yang agak remang-remang.

Jika di pagi hari, taman kota sepi pengunjung. Ditambah lagi, CCTV di sekitar sini hanya menjangkau beberapa tempat.

Grace pun melangkah, menghampiri Eva.

Dengan jarak satu meter, Grace pun segera membuka suara.

"Aku tidak menyangka kau akan mendapatkan informasi dalam waktu yang sangat cepat," kata Grace seolah memuji kemampuan Eva.

Kini Grace baru bisa melihat dengan jelas wajah Eva yang mungil. Meskipun begitu, diperkirakan Eva lebih tua dari Grace.

Eva tersenyum kecil. "Aku tidak ingin klienku ini mati penasaran. Informasi ini akan terus ter-update. Untuk saat ini, inilah yang aku dapatkan."

Eva tiba-tiba melangkah dan berhenti tepat di samping Grace. Setelah itu, dia menyelipkan sebuah kertas pada jari Grace.

Grace refleks menoleh sambil menggenggam erat kertas itu.

"Aku pergi." Tanpa mendengar balasan, Eva berlalu pergi dari situ.

Meninggalkan Grace yang mulai membuka kertas lalu membaca isinya.

Mata Grace seketika terbelalak. "Ini tidak mungkin ..."

"Tidak mungkin ..." Grace tak mampu berkata-kata saat membaca isi pesan tersebut.

"Norman bajingan!"

Bersambung ~

Guys, jangan lupa dilike bab-nya ya ^_^

1
Ma Em
Ayo Grace kalau kamu sdh mau bercerai dgn Norman lbh baik dipercepat saja TDK usah mikir yg lain lagi , lbh baik Grace segera bebas dari suami yg tukang selingkuh dan cari kebahagiaanmu Grace , semoga Grace cepat dapat pengganti nya Norman buaya buntung .
Susan Paulina
up lagi thor
Susan Paulina
iya kenapa di anaknya ya
Adinda
bukannya edmund kakek norman thor
mery harwati
Nah kan ngaku sendiri Mona pada Grace, sekalian bilang klo ada anak lahir dari rahimmu Mona, tapi jangan keceplosan kalo anak itu bukan anak kandung Norman 😜🤣
Oma Gavin
wkwkwk koplak yg Norman bilang ngga ada hubungan yg mona bilang saling mencintai 🤣🤣🤣
Dew666
Lanjuttttt
Ma Em
Grace sdh tuntaskan dan bongkar saja semua langsung bahwa Grace sdh tau tentang hubungan Norman dgn Mona , jgn ditunggu lagi lalu Grace berpisah dgn Norman .
mery harwati
Jangan² si Edmund ketua Turner juga tukang selingkuh 😜
Akan bahagia klo video perselingkuhan Edmund juga juga viral 🤣
Adinda
mona selingkuhan hanry dan jacob🤣🤣🤣
Ma Em
Rekaman siapa itu punya Norman atau Alison yg sdh terpampang dilayar .
Ma Em
ayo cepatlah Grace hancurkan Norman dan selingkuhan nya .
Adinda
kevin jodohmu grace🤣🤣🤣
Ma Em
Semoga saja Kevin tdk membocorkan siapa yg telah meneror Norman dan tdk mengatakan nama Grace pada Norman .
Adinda
kevin berpihak pada grace biar mampus norman🤣
Ma Em
Ayo Mona kasih tau Grace bahwa kamu dan Norman punya hubungan bahkan sampai punya anak agar Grace gampang gugat cerai Norman .
mery harwati
Mona Mona tak sadar kalo kau dimanfaatkan Grace untuk membongkar kebusukan keluarga besar Turner 😜
Mona yang haus status Turner hingga tak sadar bahwa Mona membuka jalan untuk keruntuhan Turner sekeluarga 🤣
mery harwati
Curiga sama Julian Sinclair? Apakah Eva salah satu anak buah Sinclair yang dikirim untuk membantu Grace?
Ma Em
Itu kebenaran Norman dan keluarganya yg cuma pencitraan agar terlihat baik Dimata orang padahal kelakuan nya bejad semua dan sdh jelas Grace ketahui semuanya , Ayo Grace buat Norman dan keluarganya pusing dan stres
mery harwati
Penuh intrik & rahasia keluarga Turner 🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!