NovelToon NovelToon
Naga Tersembunyi Di Kota Jiangcheng

Naga Tersembunyi Di Kota Jiangcheng

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Dikelilingi wanita cantik / Epik Petualangan
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Tiga tahun lalu, Ye Chen, pewaris tunggal klan misterius terkuat di Yanjing sekaligus penguasa Kuil Naga Langit (Tianlong Dian)—organisasi militer, finansial, dan medis paling ditakuti di dunia—diserang oleh pengkhianat internal hingga mengalami luka dalam yang melumpuhkan meridiannya. Dalam kondisi sekarat dan hilang ingatan sementara di pinggiran Kota Jiangcheng, ia diselamatkan oleh seorang gadis berhati lembut bernama Su Qingxue.

Demi membalas budi sekaligus memulihkan kekuatannya secara diam-diam sesuai petunjuk mendiang kakeknya, Ye Chen bersedia masuk ke Keluarga Su (keluarga kelas tiga di Jiangcheng) sebagai menantu numpang hidup. Selama tiga tahun pernikahan di atas kertas, Ye Chen menyembunyikan taringnya: ia memasak, mencuci pakaian, dan menerima segala hinaan dari ibu mertua yang matre, ipar yang sombong, serta kerabat Keluarga Su yang memandangnya tak lebih dari sampah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23: Penculikan di Senja Hari & Kemarahan Sang Naga!

Keesokan sorenya, langit di atas Kota Jiangcheng mendung pekat, menandakan badai hujan akan segera turun.

Di rumah kontrakan Keluarga Su, Ye Chen sedang berada di halaman belakang untuk memurnikan ekstrak Akar Teratai Salju dan Ginseng Seratus Tahun yang baru saja dikirimkan secara diam-diam oleh Tabib Ilahi Gu Changsheng guna membuat tiga stoples pertama Salep Giok Salju untuk Su Qingxue.

Sementara itu, pukul enam sore, Su Qingxue baru saja keluar dari gedung laboratorium farmasi setelah menyerahkan sampel pengujian bahan, lalu mengemudikan Porsche Cayenne putihnya melewati jalan lingkar selatan menuju pulang.

Saat melewati jalanan sepi di dekat jembatan layang yang sedang direnovasi, tiba-tiba dua buah truk kontainer besar melaju dari arah depan dan belakang, langsung memotong jalur dan mengimpit mobil Porsche Su Qingxue hingga berhenti mendadak!

Ciiittt——!

Su Qingxue terkejut dan menginjak rem dalam-dalam. Sebelum ia sempat menekan tombol panggilan darurat di ponselnya, pintu dari tiga mobil van hitam di samping truk terbuka lebar. Dua puluh preman berbaju hitam dengan topeng wajah dan kapak baja di tangan langsung mengepung mobilnya!

PRANG!!

Kaca jendela samping Porsche itu dipecahkan dengan palu godam baja! Seorang pria berwajah beringas langsung merampas ponsel dari tangan Su Qingxue dan menarik tubuh gadis itu keluar dari mobil!

"Siapa kalian?! Lepaskan aku!!" teriak Su Qingxue berusaha meronta.

Dari salah satu mobil sedan mewah di belakang van, Zhao Tianhao yang tangan kanannya masih digendong perban gips turun sambil tertawa sinis, lalu melangkah mendekati Su Qingxue yang kedua tangannya sudah diikat oleh anak buah Harimau Hitam.

"Su Qingxue, akhirnya kau jatuh ke tanganku juga!" seringai Zhao Tianhao penuh kemenangan sambil menatap wajah cantik Su Qingxue yang pucat karena marah. "Kemarin malam di Klub Royal Gold, bukankah suamimu yang sampah itu hebat sekali waktu mematahkan tanganku?!"

"Zhao Tianhao! Kau melakukan penculikan di jalan raya! Polisi dan Presiden Qin Wan'er tidak akan melepaskanmu!" bentak Su Qingxue tajam.

"Polisi? Presiden Qin?" Zhao Tianhao tertawa terbahak-bahak, lalu mengambil ponsel Su Qingxue dan menekan nomor panggilan cepat ke ponsel Ye Chen. "Malam ini di Gudang Dermaga Tua Nomor Empat, Paman Harimau Hitam sudah menyiapkan seratus petarung bersenjata parang! Kalau suamimu berani melapor polisi atau membawa satu orang saja dari luar, aku akan langsung menyayat wajah cantikmu ini dan melemparmu ke kandang anjing!"

Telepon tersambung.

Dari seberang saluran telepon, terdengar suara tenang Ye Chen: "Halo, Qingxue? Kau sudah di jalan pulang?"

"Ye Chen! Jangan datang! Ini jebakan Zhao Tianhao dan Harimau Hitam—hmph!!"

Mulut Su Qingxue langsung dibekap dengan lakban hitam oleh pengawal di belakangnya sebelum ia sempat menyelesaikan teriakannya.

Zhao Tianhao mendekatkan ponsel itu ke mulutnya sambil berkata dengan nada penuh dendam yang membara:

"Ye Chen! Kau dengar suara istrimu barusan, bukan? Sekarang Su Qingxue ada di tanganku menuju Gudang Dermaga Tua Nomor Empat di pelabuhan selatan! Aku memberimu waktu tiga puluh menit untuk datang ke sana seorang diri! Ingat, pengintai Harimau Hitam ada di sepanjang lima kilometer jalan masuk dermaga. Kalau kami melihat ada satu mobil polisi, pengawal Keluarga Song, atau orang lain yang mengikutimu, yang akan kau temukan di dermaga hanyalah mayat Su Qingxue yang sudah tak bernyawa!"

Tut!

Sambungan telepon diputus secara sepihak.

Di halaman belakang rumah kontrakan Keluarga Su, panci tanah liat tempat meracik obat yang berada di dekat kaki Ye Chen tiba-tiba retak dan meledak menjadi debu akibat gelombang tekanan Qi mengerikan yang terpancar keluar dari tubuh Ye Chen!

BOOM!

Langit mendung di atas Kota Jiangcheng seakan ikut bergemuruh menyahut ledakan amarah sang Penguasa Naga!

Selama tiga tahun ia menahan diri di kota kecil ini, dan selama dua hari terakhir ia masih membiarkan Keluarga Zhao bernapas karena tidak ingin mengotori tangan Su Qingxue dengan darah. Namun hari ini, Zhao Tianhao benar-benar berani menyentuh batas terlarang (reverse scale) seorang Penguasa Naga—menculik Su Qingxue!

Sepasang mata Ye Chen berubah merah darah sedingin neraka lapis kesembilan.

Saat Ye Chen melangkah keluar dari halaman rumah dengan kecepatan bagaikan bayangan hantu, ponsel satelit di sakunya berdering. Panglima Long Wu yang memantau sinyal satelit darurat langsung melapor dengan suara gemetar ngeri:

"Penguasa Naga! Intelijen kami baru saja mendeteksi Nona Su dibawa ke Dermaga Selatan oleh kelompok Harimau Hitam dan Keluarga Zhao! Tiga ratus pasukan Pengawal Darah Kuil Naga Langit dan helikopter tempur sudah siap lepas landas untuk meratakan seluruh distrik selatan dalam lima menit!"

"Tahan pasukan di luar radius lima kilometer agar anjing-anjing itu tidak melukai Qingxue karena panik," suara Ye Chen terdengar begitu dingin hingga membuat Long Wu di seberang telepon menggigil ketakutan. "Aku akan masuk ke Gudang Dermaga Nomor Empat seorang diri terlebih dahulu. Tugasmu malam ini hanya satu, Long Wu..."

Ye Chen menghentikan mobil sport milik bawahan Long Wu yang berjaga di ujung gang, lalu melompat masuk ke kursi kemudi.

"...siapkan peti mati untuk seluruh petinggi Keluarga Zhao, dan bekukan setiap sen aset Grup Zhao malam ini juga! Mulai matahari terbit besok pagi, aku tidak ingin mendengar ada marga Zhao lagi di Kota Jiangcheng!"

VROOOOMMM——!!

Mobil hitam itu melesat membelah hujan deras dengan kecepatan lebih dari dua ratus kilometer per jam menuju Dermaga Selatan.

1
Fajar Fathur rizky
cepat bantai klan murong sampai ke akar akarnya
Fajar Fathur rizky
cepat bantai klan murong sampai ke akar akarnya
yos helmi
🤭🤭🤭🤭🤭
yos helmi
😄😄😄😄😄
yos helmi
🙏🙏🙏🙏🙏
yos helmi
🤣🤣🤣🤣
yos helmi
💪💪💪💪
yos helmi
👍👍👍👍
Fajar Fathur rizky
cepat hancur keluarga murong
Fajar Fathur rizky
cepat bantai keluarga zhao
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!