NovelToon NovelToon
The Goblin

The Goblin

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Epik Petualangan
Popularitas:146
Nilai: 5
Nama Author: Nash

Kebangkitan goblin yang akan menjadi kuat dan akan melampaui semuanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nash, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 09.

Setelah berhasil menundukkan para hogoblin, akhirnya ia memutuskan untuk memasuki wilayah Orc. Goblin tidak langsung berjalan ke pemukinan mereka karena ia tahu itu terlalu berbahaya.

Goblin berjalan melewati pepohonan dengan hati-hati, merendahkan tubuh lalu berhenti di balik sebuah pohon besar, dari sana ia melihat pemukiman orc, lebih dekat dari sebelumnya.

Rumah-rumah para orc terlihat jelas, beberapa terbuat dari kayu, beberapa menggunakan batu, ada tempat penyimpanan makanan, ada tempat pembuatan senjata.

Di tengah pemukiman ada sebuah bangunan besar yang mengeluarkan cahaya merah dari dalam dan itu adalah pandai besi.

TING!

TING!

Suara palu masih terdengar meskipun hari mulai sore, goblin memperhatikan semuanya, tidak seperti hogoblin, tempat ini jauh lebih tertata dan goblin ingin mengetahui lebih banyak tentang mereka dengan cara mengamati.

Namun goblin tidak menyadari kalau dirinya itu terlalu dekat.

Satu Orc berjalan keluar dari pemukiman, tubuhnya besar, tingginya kurang lebih tiga meteran, mengenakan armor kulit tebal dan membawa tombak panjang, Orc itu berjalan menuju perbatasan.

Goblin langsung bersembunyi di balik pohon, Orc berjalan beberapa langkah kemudian berhenti, goblin ikut berhenti, beberapa detik berlalu goblin mengira dia sudah pergi.

Saat goblin mengangkat kepalanya mata mereka bertemu.

Goblin terdiam, begitupun dengan Orc juga terdiam saling memandang.

Kemudian ekspresinya berubah, tangannya menggenggam tombak "GRR..." goblin juga langsung menggenggam pedang taringnya.

Orc itu menunjuk ku dengan tombaknya "Jangan bergerak!"

Goblin menyipitkan mata dan tidak mengerti dengan maksud si Orc tadi yang menyuruhnya jangan bergerak, meskipun tidak sepenuhnya mengerti tapi goblin tetap tidak mengendurkan kuda-kudanya.

FWISH!

Goblin melesat dan membuat Orc sedikit terkejut.

CLANG!

Senjata mereka bertabrakan, lalu orc mundur satu langkah "..Cepat!" ucap orc dalam hatinya, goblin tidak memberinya kesempatan dan kembali menyerang.

SLASH!

Tombaknya cepat menangkis tebasan goblin, dan goblin kembali menyerang lagi dari kiri lalu dari kanan dengan cepat, satu serangan lurus menusuk dari goblin, tapi orc lagi-lagi berhasil menangkisnya.

"Kau kuat!..." Orc.

Goblin tidak merespon ucapannya dan terus kembali menyerang.

CLANG!

DUAKH!

SWISH!

Goblin berhasil mendaratkan tendangannya ke perut orc dan membuatnya terdorong kebelakang bebrapa langkah, tiba-tiba tombaknya melewati atas kepala goblin dengan cepat, beruntung goblin mampu menghindarinya tepat waktu.

Pertarungan kembali berlanjut dan terlihat semakin sengit, keduanya sama-sama kuat dan cepat, bahkan goblin merasa kalau si orc itu setara dengan goblin slayer.

Akhirnya goblin serius dan mengerahkan seluruh kecepatan dan kekuatannya.

SLASH!

Pedang taring hampir berhasil menebas leher orc itu, serangannya hanya berhasil menggores pipinya saja.

Orc menyentuh luka di pipinya, melihat darah di ujung jarinya lalu ia menatap goblin dengan ekspresi tersenyum "...Menarik!" sambil menurunkan tombaknya "Ku akui kau bukan goblin biasa!"

Goblin tetap waspada, lalu orc mengangkat satu tangannya "Turunkan senjatamu.. Tenang saja, aku tidak akan menyerang lagi" orc itu meletakkan tombaknya ke tanah "Aku ingin bicara..."

Goblin menyipitkan matanya "Bicara?... Bicara padaku?" kemudian goblin menurunkan senjatanya tapi tidak melepaskannya.

Orc tersenyum "Bagus..."

Akhirnya mereka berdiri berhadapan tanpa menyerang, Orc pun bertanya "Siapa kau sebenarnya?" goblin diam "Kenapa seekor goblin bisa ada di wilayah ini?"

Goblin terus diam tak menjawabnya, lalu orc mengatakan "Aku bertanya serius.." akhirnya goblin menjawab "Aku hanya tersesat..." jawabnya yang berbohong.

Orc mengerutkan kening "Tersesat?" goblin mengangguk "Ya.."

"Bagaimana bisa goblin kecil sepertimu bisa masuk sejauh ini?..." orc itu memperhatikan dari ujung kepala sampai ujung kaki goblin.

Goblin tidak menjawab dan hanya diam saja.

Orc kembali bicara "Kau bisa melukaiku.. Kau bergerak dengan cepat.. Bagaimana bisa goblin melakukan sejauh itu?"

Goblin berfikir sejenak dan tidak mungkin memberitahunya tentang parasit atau adaptasinya yang cepat, lalu goblin menjawab dengan jawaban sederhana "Aku berlatih..."

Orc terdiam "..Berlatih?"

Goblin mengangguk "Ya"

"Hanya itu?"

"Ya"

Orc masih tidak percaya dan memandang goblin beberapa saat. Goblin merasakan ada keraguan di wajah sii orc itu "Kau ingin mengatakan bahwa kekuatan seperti itu hanya dari latihan?.. Itu mustahil"

Goblin tidak peduli dan tetap menjawabnya dengan sederhana "Ya"

Orc itu menghela nafas "Jawabanmu sungguh mencurigakan.."

Goblin tetap tak peduli, tiba-tiba terdengar suara banyak langkah kaki, orc langsung menoleh ke arah pemukimannya dan muncul beberapa orc.

Salah satunya berdiri paling depan, tubuhnya hampir sama besar dengan orc yang bersama goblin sekarang, namun ada sesuatu yang berbeda, orc itu mengenakkan armor yang lebih baik, di pinggangnya terlihat ada pedang.

Goblin melirik perbedaan diantara mereka, dan bisa langsung tahu kalau orc yang bertarung dengannya tadi adalah orc penjaga, sedangkan yang baru datang itu seperti orc prajurit atau orc yang lebih kuat.

Goblin sedikit panik karena ada beberapa orc di sini dan terlihat akan melakukan sesuatu, tapi orc penjaga itu menenangkannya "Tenang saja, aku akan menjelaskan semuanya pada mereka.."

Mereka melihat goblin dan orc tadi "Apa yang terjadi di sini?"

Orc itu menjawab "Aku bertemu goblin ini di perbatasan"

"Lalu?.." sambil menatap goblin.

Orc yang bersama goblin menjawab lagi "Dia masuk ke wilayah kita dan aku mencoba menghentikannya"

Orc prajurit melihat ada luka di pipinya orc penjaga "Kau terluka?"

Orc penjaga menjawab "Iya, sedikit"

Orc prajurit kembali menatap goblin "Sedikit?" lalu tertawa "Kau terluka melawan seekor goblin kecil ini?" kembali tertawa.

Kamudian orc prajurit itu menatap goblin dari atas sampai bawah, goblin bisa merasakan tatapannya itu seperti sedang mencari sesuatu yang salah atau apa "Aku tidak percaya dengan ocehanmu tadi.." lalu kembali bicara "Seekor goblin tidak mungkin bisa menandingi Orc!.. Dan itu mustahil!"

Orc penjaga mengangkat suara "Kalau tidak percaya, kau bisa bertarung dengannya sendiri"

Orc prajurit itu berhenti tertawa, kemudian senyumnya berubah, bukan lagi meremehkan, tapi senyum seorang petarung yang menemukan sesuatu yang menarik, lalu ia mencabut pedangnya.

SHING!!

Suara logam keluar dari sarungnya, goblin paham dan langsung menggenggam pedang taring dengan erat dan memasang kuda-kudanya.

Orc prajurit mengangkat pedangnya "Aku hanya ingin membuktikan satu hal" sambil menatap goblin "Kalau kau benar-benar sekuat yang dia katakan..." mengarahkan pedangnya pada goblin "...Maka tunjukkan!"

Goblin diam, angin berhembus melewati pepohonan, daun-daun berguguran diantara kami, beberapa orc penjaga mulai berkumpul di belakang dan ingin menyaksikan langsung.

Goblin dan orc prajurit saling menatap tajam, goblin tidak tahu seberapa kuat orc prajurit itu, satu hal yang pasti orc prajurit itu lebih kuat, lebih cepat dan berbeda dari orc penjaga tadi, goblin sudah bisa merasakan atmosfirnya.

"...Baiklah!" Orc itu tersenyum lalu mengambil posisi bertarung, begitupun dengan goblin yang sama-sama mengambil posisi bertarung.

Orc menarik nafas, goblin menurunkan tubuh.

Hening.

Satu detik, dua detik, tiga detik dan kemudian mereka berdua maju secara bersamaan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!