seorang gadis cantik berkulit putih berdiri menatap penampilan pada sebuah cermin...
Rambut di kepang dua, mengunakan kaca mata tebal, wajah nya natural tampa riasan make up tebal seperti gadis lainnya....
Bahkan baju yang di kenakannya kebesaran sehingga menutupi body aslinya....
" Satu hari sejuta impian, semangat Jasmine
kamu pasti bisa" gumam nya tersenyum manis
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RalenS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rose Arabella
Setelah pertemuan itu helena semakin yakin untuk menjodohkan William dan Rose...
Di Meja makan keluarga William...
" Wiliam putra ku sayang,ada yang ingin mama katakan" ujar Helena dengan lembut
Smith menatap istrinya sambil menghela nafasnya, karena sudah tau kemana arah pembicaraan ini...
Wiliam menatap ke arah mama dengan tatapan datar...
Helena tersenyum kecil melihat reaksi putra nya...
" Wiliam umur kamu sudah 28 tahun dan tahun depan 29 tahun" ujar Helena
" Aku tahu mah, langsung pada intinya saja" ujar Wiliam...
Bukan tidak menyayangi dan ingin bersikap kasar Pada Helena, tapi Wiliam tau kemana arah pembicaraan ini,sudah sering dan Wiliam tidak menyukai nya...
" mama ingin menjodohkan kamu dengan anak tante bella,kamu ingat tante bella sahabat mama" ucap Helena
Wiliam terdiam jelas dia masih ingat sahabat mamanya itu ..
" Wiliam" panggil Helena Karena Wiliam hanya diam tanpa merespons
" Tante bella memiliki seorang putri bernama Rose Arabella, mereka sekarang sudah kembali ke Indonesia,mama sudah bertemu langsung dengan Rose ,dia gadis yang baik, cantik, berpendidikan tinggi ,dan yang pasti nya di cocok dengan kamu nak"ucap Helena dengan semangat
Wiliam tetap menatap datar tanpa berniat berkomentar...
"Wiliam mama hanya ingin yang terbaik untuk kamu,dan pilihan mama kali ini tidak akan salah,"
" Tapi itu tidak menjamin dia terbaik untuk aku mah dan aku tidak ingin di jodohkan" ujar Wiliam
" Temui dia maka kamu akan tahu sendiri" ujar Helena
" Aku sudah selesai mah pah" ujar Wiliam lalu pergi
" Sayang berhenti mencarikan Wiliam jodoh" tegur Smith
" Jika bukan Rose maka aku tidak akan merestui wanita mana pun untuk dekat dengan Wiliam" ujar Helena langsung pergi...
Smith memijat keningnya yang tiba-tiba terasa sakit, istri dan anak nya sama' keras kepala ...
Wiliam mengemudi mobil nya dengan kecepatan tinggi, pikiran nya kacau
Tiba' bayangan wajah Jasmine muncul dalam pikiran nya, membuat nya refleks berhenti mendadak
" Sial, kenapa wajah si culun itu terus muncul dalam pikiran ku" ujarnya kesal
" Kenapa mama selalu ingin menjodohkan aku,huh menyebalkan" ucap Wiliam
" Rose Arabella" ujarnya lirih
Wiliam tersenyum sinis, mengingat semua perkataan mama nya
" Aku yakin dia sama saja dengan wanita lain,cara licik apa yang di gunakan kali ini sampai membuat mama menyukai nya, Rose aku pastikan kamu sendiri yang akan menolak perjodohan ini" gumam Wiliam tersenyum memikirkan rencana yang akan di gunakan untuk menghindari perjodohan itu
bugh
Dua orang gadis dengan penampilan yang sangat jauh berbeda ,tak sengaja bertabrakan membuat barang milik gadis itu jatuh berantakan
" Maaf nona aku tidak sengaja " ujar gadis berkacamata seraya berjongkok membantu membereskan barang seorang gadis cantik
" Tidak apa-apa aku juga salah karena tidak memperhatikan jalan hehehe" jawab gadis itu membantu membereskan barang nya...
" Terimakasih sudah membantu ku"ucap nya tulus menatap gadis berkacamata di depan nya, walaupun penampilan nya culun tapi gadis ini sangat yakin jika gadis itu adalah orang baik...
" Namaku Rose Arabella kamu bisa memanggil ku Rose " Rose mengulur kan tangannya
" Jasmine Amora, itu nama ku" ucap Jasmine dengan sedikit ragu menerima uluran tangan Rose yang sangat sempurna di matanya berbanding terbalik dengan dirinya...
Ya kedua gadis itu adalah Rose Arabella dan Jasmine Amora
" Kamu mau kemana?" tanya Rose dengan ramah
" Aku ingin mampir ke toko buku itu" tunjuk Jasmine pada toko buku di sebrang jalan sana...
" Em apa aku boleh ikut?, kebetulan aku suka membaca buku" ujar Rose
" Tentu saja boleh rose"
" Terimakasih Jasmine "
Kedua gadis itu berjalan menuju toko buku, dan mereka mencari buku yang mereka sukai
"Apa kamu sudah menemukan buku yang suka Jasmine?" tanya Rose
" Iyah Rose bagaimana dengan kamu?" tanya Jasmine
"Sudah juga" ucap rose menunjukkan buku di tangan nya
Sesampainya di kasir
" Mbak berapa total ke empat buku ini?" tanya Rose
" 250,000 nona" ujar sang pelayan kasir
Rose membayar keempat buku itu,buku nya dan juga milik Jasmine
" Rose jangan aku bisa bayar sendiri" ujar Jasmine merasa tak enak
" Tidak apa-apa anggap saja hadiah pertemanan kita" Rose menyukai Jasmine yang menurut nya berbeda dengan gadis lain yang perna berteman dengan nya..
Keduanya berjalan keluar toko buku itu
" Jasmine mau ku antar?" tanya Rose
" Aku membawa motor rose " jawab Jasmine jujur
" Wah benarkah?, aku sangat menyukai motor tapi momy dan Daddy selalu melarang kata mereka takut terjadi sesuatu di jalanan,kamu tahu Jasmine aku tidak bisa bebas seperti yang lainnya,momy dan Daddy selalu mengawasi ku"
" Coba kamu perhatikan di bawa pohon itu, sebuah mobil berwarna putih terparkir"
Jasmine menoleh dan benar saja dia melihat sebuah mobil yang dikatakan Rose...
"Mereka itu bodyguard yang di minta Daddy untuk selalu menjaga kemana aku pergi" cerita Rose
Jasmine Tersenyum kecil
" Kamu beruntung Rose,itu artinya Mama dan papa kamu sangat menyayangi kamu" ucap Jasmine
" Ya Jasmine tapi terkadang aku juga ingin bebas hehehe" tutur Rose
" Jasmine aku boleh meminta nomor ponsel kamu?" tanya Rose
" Kenapa kamu diam?, apa kamu keberatan aku tidak akan memaksa kok jas,jika kamu tidak ingin memberi " ujar Rose tersenyum
" Rose apa kamu tidak merasa malu jika berteman dengan ku?" tanya Jasmine
" Kenapa aku harus malu,kamu baik dan aku menyukai teman seperti mu" jawab Rose jujur
" Mulai sekarang kita adalah teman " Rose mengulur tangan nya
Jasmine menerima uluran itu dan mereka pun tersenyum senang..
" Sampai jumpa jas,hati' di jalan " ucap Rose saat ingin memasuki mobil yang sudah menunggu nya...
" Kamu juga rose hati' terimakasih untuk hari ini " ujar Jasmine
" Kamu sangat beruntung rose masih memiliki orang tua,dan aku tidak menyangka kamu seorang nona muda mau berteman dengan ku yang hanya orang miskin " gumam Jasmine
Jasmine menyempatkan diri untuk belanja keperluan dapur dan setelah itu bergegas untuk pulang...
Mobil yang di tumpangi Rose akhirnya sampai di sebuah rumah mewah berwarna putih
" Momy" panggil Rose
" Hey ada apa princess,kamu kelihatan nya sangat senang?" tanya Bella menghampiri putri nya
" Mommy aku mendapatkan teman baru,nama nya Jasmine"
" Jasmine nama yang cantik" puji Bella
Rose pun menceritakan semuanya dengan rasa senang
" Syukurlah sayang kamu sudah memiliki teman saat ini" ucap Bella
" Momy jika aku mengajak jasmin kemarin bolehkah?" tanya Rose
" Apapun itu boleh yang penting putri momy senang" ucap Bella
" Momy yang terbaik, terimakasih Momy"ucap Rose memeluk Bella...
Di rumah Jasmine
Tok
Tok
Tok
" Ada apa?" tanya isadora dengan ketus
" Kak makanan nya sudah siap" ucap Jasmine
" Makan saja sendiri " ucap Isadora
Jasmine terdiam
" Tapi kak Dora belum makan " ujar Jasmine
" Memang nya kamu peduli?" tanya Isadora
Jasmine mengangguk-anggukan kepala nya
"Tentu saja aku peduli karena kak Dora adalah kakak ku"
" Gue nggak butuh rasa peduli dari orang yang menjadi sumber gue kehilangan segalanya "
Brakkkk
Pintu itu di tutup dengan keras oleh Isadora membuat Jasmine sangat terkejut...
Jasmine berusaha menahan air matanya....