NovelToon NovelToon
Di Labrak Selingkuhan Suami

Di Labrak Selingkuhan Suami

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / CEO
Popularitas:18.2k
Nilai: 5
Nama Author: Yam_zhie

Yurinika tak mengira akan di labrak oleh selingkuhan suaminya. bukan hanya sekali tapi berkali-kali selingkuhannya itu datang dan melabrak dia. memintanya meninggalkan sang Suami Abimana. pria bingung itu justru tak mau meninggalkan keduanya.

hingga akhirnya Yuri benar-benar kecewa kepada Abimana dan saat tahu Sandra adalah anak dari atasannya di kantor membuat Yuri memiliki ide untuk memanfaatkannya.

apa yang akan di lakukan Yuri atas rasa kecewa yang dia dapat dari suami yang sudah dia bersamai dari titik nol sampai mereka menikah dua tahun? ikuti terus ceritanya.

dan jangan lupa baca karya othor lainnya dengan mencari nama pena Yam_zhie.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Yurinika 14

Sudah lebih dari satu minggu, pria misterius berkemeja kasual dan berkacamata tipis itu rutin datang ke kedai kopi tempat Yuri bekerja. Tanpa absen, setiap pukul delapan pagi, ia selalu menempati meja sudut favoritnya dekat jendela, memesan Americano panas dan croissant, lalu sibuk dengan laptopnya hingga sore menjelang. Dan jam empat dia akan pulang.

Bagi para pegawai kedai lainnya, kehadiran pria itu kini sudah dianggap sebagai pemandangan yang biasa. Tidak ada lagi bisik-bisik penasaran atau rasa canggung. Mereka bahkan sudah hafal pesanan langganannya.

Namun, hal tersebut sama sekali tidak berlaku bagi Ajeng dan Yuri.

Di balik meja kasir, Ajeng terus melirik ke arah sudut ruangan dengan mata menyipit tajam, seolah sedang mengawasi gerak-gerik seekor musang yang menyamar jadi kelinci.

"Yur, sumpah ya, gue masih nggak tenang," bisik Ajeng sambil menyenggol lengan Yuri yang sedang merapikan toples bubuk kopi.

"Udah seminggu lebih lho dia mangkal di sini tiap hari. Emang dia nggak punya kantor sendiri apa? Pengangguran tapi bawa laptop mahal? Fix, dia itu agen rahasia atau mata-mata tingkat tinggi yang dikirim si Sandra buat ngawasin kamu!"

Yuri menghela napas pelan, mengikuti arah pandangan Ajeng sekilas ke meja sudut. Pria itu tampak tenang, fokus menatap layar laptopnya tanpa sedikit pun membalas tatapan mereka.

"Udah, Jeng, biarin aja," jawab Yuri dengan nada tenang, meski ada kewaspadaan yang tetap ia jaga di dalam hatinya.

"Kalau dia mau duduk di situ seharian sambil beli kopi kita, anggap saja dia pelanggan setia. Yang penting dia nggak bikin keributan."

"Setia dari Hongkong!" gerutu Ajeng gemas.

"Awas aja kalau dia tiba-tiba nyatet gerak-gerik kamu atau ngerekam pakai kamera tersembunyi, aku siram pakai sisa air seduhan espresso beneran ya!"

Yuri hanya tersenyum tipis menanggapi kekhawatiran sahabatnya. Di balik sikap tenangnya, Yuri tahu betul pria itu bukanlah pelanggan biasa. Ada tatapan tajam dan wibawa yang tersimpan di balik senyum ramahnya, sesuatu yang membuatnya tidak boleh lengah, di tengah kemelut rumah tangganya dengan Abimana yang kini bagaikan bom waktu siap meledak kapan saja. Dia menunggu dan sedang mengumpulkan banyak bukti agar bisa terlepas dari keluarga Abimana.

Pintu kaca kedai kopi mendadak terdorong kencang hingga lonceng di atasnya berdentang keras dan kasar. Suara derap langkah sepatu high heels yang menghentak tajam memecah ketenangan pagi di dalam kedai.

Sandra melangkah masuk dengan napas memburu dan wajah yang memerah padam oleh amarah. Riasan wajahnya yang tebal tak mampu menutupi kemurkaan yang meledak-ledak. Matanya meliar memindai seluruh ruangan, hingga akhirnya mengunci pandangannya tepat pada Yuri yang sedang berdiri di balik meja kasir.

"YURINIKA!" jerit Sandra melengking, suaranya menggelegar memenuhi setiap sudut kedai hingga beberapa pelanggan yang sedang menikmati kopi mendadak tersentak kaget.

Ajeng yang berdiri di sebelah Yuri langsung memasang posisi siaga, wajahnya menyipit panik.

"Astagfirullah! Si uler datang lagi, Yur!"

Sandra berjalan melangkah lebar menghampiri meja kasir, menggebrak permukaan kayu dengan telapak tangannya hingga cangkir-cangkir di atas meja berdenting keras.

"Dasar perempuan gatal nggak tahu diri!" bentak Sandra dengan telunjuk yang bergetar tepat di depan muka Yuri.

"Pantesan aja Mas Abi belakangan ini susah dihubungi dan alasan sibuk terus! Ternyata kamu ya yang godain dia lagi?! Kamu itu cuma wanita yang nggak laku, nggak usah sok jadi PELAKOR di antara hubungan aku sama Mas Abi!"

Pengunjung kedai seketika gempar. Bisik-bisik riuh langsung menyebar di antara meja-meja.

Yuri berdiri tegap. Tidak ada raut panik, takut, apalagi air mata. Pandangannya dingin menyengat, menatap Sandra seperti menatap sampah yang mengotori lantainya.

"Pelakor?" ulang Yuri dengan suara tenang namun menusuk, menyunggingkan senyum miring yang luar biasa sinis. "

Kamu bilang saya pelakor? Nggak salah dengar? Istri sah di bilang pelakor? Astaga dunia terbalik ternyata seperti ini!"

"Nggak usah sok suci kamu!" semprot Sandra makin menjadi-jadi, dadanya naik turun meluapkan emosi.

"Mas Abi itu cintanya sama aku! Dia mau nikahin aku! Kamu tuh cuma benalu yang manfaatin uang dia dan halang-halangi hubungan kami! Dasar wanita murah..."

TAK!

Belum sempat Sandra menyelesaikan kalimatnya, Yuri melepas apron hitamnya dan melemparnya ke atas meja kasir dengan gerakan cepat. Tanpa aba-aba, Yuri melompati batas meja bar dan melangkah cepat mendekati Sandra.

"Yur! Yuri, tahan, Yur!" teriak Ajeng panik.

Sebelum Sandra sempat bereaksi atau menghindar, jemari Yuri sudah melesat maju, mencengkeram erat akar rambut Sandra di bagian belakang kepalanya.

"AAAKKKHHH! LEPASIN! SAKIT, GILA!" jerit Sandra histeris saat kepalanya terdongak paksa akibat tarikan kuat Yuri.

"Kurang ajar kamu ya!" desis Yuri tepat di depan wajah Sandra yang meringis kesakitan. Tangannya makin mengencangkan cengkeraman pada rambut wanita itu tanpa ampun.

"Kamu datang ke tempat kerja saya, berteriak-teriak fitnah saya pelakor, padahal kamu sendiri yang jadi gundik dari suami saya?!"

"Awhhh! Mas Abi nggak pernah anggap kamu istri lagi! Lepasin rambut aku, dasar cewek kampungan!" jerit Sandra sambil mencoba mencakar tangan Yuri dengan kuku-kuku panjangnya.

Namun Yuri bergerak lebih cepat. Dengan satu hentakan bertenaga, Yuri menyeret Sandra mundur menuju pintu keluar. Sepatu high heels Sandra terseret kaku di atas lantai keramik, menghasilkan suara decitan yang memilukan bersamaan dengan jeritan melengking Sandra yang tak henti-hentinya bergema.

"Aplikasi hukum dari mana yang nyebut istri sah sebagai pelakor, HAH?!" bentak Yuri keras seraya terus menarik rambut Sandra tanpa memberi celah untuk membalas.

"Kamu yang datang merusak rumah tangga orang, kamu yang membiayai laki-laki parasit itu, terus sekarang kamu datang ke sini ngamuk ke saya?!"

"Lepasin! Sakit, gila! Papa aku bisa hancurin kamu kalau tahu hal ini!" tumpah Sandra sambil menangis menahan sakit di kulit kepalanya yang terasa seperti mau terkelupas.

beberapa pengunjung berdiri dan merakam kejadian itu dengan ponsel mereka, sementara Ajeng menahan napas antara panik dan puas melihat aksi pemberani sahabatnya.

BRAK!

Yuri mendorong pintu kaca dengan kakinya, lalu melempar tubuh Sandra keluar hingga wanita itu tersungkur dan jatuh terduduk di atas lantai semen area outdoor. Rambut tatanan salon Sandra kini berantakan tak beraturan, wajah cantiknya sembab oleh air mata ketakutan dan rasa malu yang luar biasa.

Yuri berdiri di ambang pintu, menatap Sandra dari atas ke bawah dengan pandangan penuh keangkuhan dan kepuasan yang mutlak.

"Dasar wanita gila!" Teriak Sandra penuh emosi.

"Setidaknya aku punya harga diri! Dari pada kamu mengaku wanita berpendidikan tapi kelakuan kamu seperti wanita yang tidak pernah sekolah. Jangan merendahkan dirimu sebagai seorang wanita seperti ini, Sandra!"

"Harga diri? Oke, aku bayar! Berapa harga dirimu jika kamu mau melepaskan Abimana! Seratus juta? Dua ratus juta?"

"Ck! Murah sekali harga diri aku setelah tiga tahun mengabdi kepada suami dan keluarganya!"

"Lalu berapa yang kamu mau?" teriak Sandra.

1
Mundri Astuti
habislah kau Abimana ...diinjak" harga dirimu sama Sandra...pas banget jadi bonekanya Sandra 😛
Ambu Rinddiany Thea
getek pisan duuuhh . hyg ningali s sandra hancur
sunaryati jarum
Berkas perceraian sudah lengkap Sandra tinggal tranfer atau vidio arogan dan mesummu dengan Abimana viral.
sunaryati jarum
Emak segera kasih 5 🌟 jika Abimana sudah hancur dan Sandra transfer 2 M ke Yuri
sunaryati jarum
🤣🤣🤣🤭 Sandra jika kau ingin segera dinikahi Abimana segera transfer ke Yuri.Dan Abimana silakan menikmati hidupmu yang dikendalikan Sandra.
Ilfa Yarni
kalian bakal hancur lebih2 km abimana
Muft Smoker
mantaf kn Abimana ,,
km udh gx bisa keluar dr cengkraman nenek lampir berkedok malaikat mu😏
ryuka
wkwkwkwk.. makan tuhh abimana jabatan manager kamu
Thewie
abiawak 🤣🤣🤣
Muft Smoker
kalo tau yurii lebih berharga buat km ,,
knp km nekat ,, gila gilaan bersama nenek lampir ,, gila gilaan ,, gila gilaan ,,
lama2 km jd gila beneran Abimana😏😏😏
ryuka
mampus kamu abimana
Ilfa Yarni
skr aja kau udah hancur gmn nanti klo Yuri menceraikan km Dan dia akan bahagia dgn adhyaksa gigit jari kau
Adrian
bodoh kamu abimana nanti kau hancur bersama gundikmu itu
ryuka
baguusss.. semangat teruss thoorrr
ryuka
gilaaaa fix ga tau malu sama sekali 🤣🤣🤣🤣
sunaryati jarum
🤣🤣🤣 Sandra mengumbar sifat tidak ntahu malu, tidak punya sopan santun dan murahan.
Ambu Rinddiany Thea
aslina hyg marabkn ka lauk piranha eta s sandra ..
Fitria Syafei
jeng .jeng .. mengkeret kan Abymana kalau tau Yuri deh di samperin Sandra 😏 KK cantik mantaf 😍 terimakasih 🥰
nely_48
yuri ketemu kenzie, mrk saling menguatkan
nely_48
apakah afhiyaksa sang duren anak satu ❓❓
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!