Di usia 23 tahun, Clev adalah pendiri D&D Company, sebuah konglomerat raksasa yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari logistik, real estate, hotel dan resor, apartemen, restoran, energi, hingga investasi. Saat memutuskan membangun pusat bisnis barunya di kota Drep, ia mendapati kota itu telah lama berada di bawah kendali organisasi mafia yang mengakar di setiap sudut.
Clev tinggal di sebuah kediaman mewah di sudut utara Kota Drep bersama adiknya, Derina (19 tahun), serta orang-orang kepercayaannya: Maria dan suaminya Garry,Lenny, Mira,Thomas,serta Leo kepala keamanan yang memimpin dua anggota penjaga rumah.
Sementara itu, di pusat kota Drep, berdiri megah gedung D&D Company sebagai simbol dimulainya era baru. Di balik kemegahan perusahaan tersebut, tak seorang pun menyadari bahwa sang pendiri memiliki tujuan yang jauh lebih besar daripada sekedar bisnis, tujuan itu adalah menghancurkan organisasi mafia yang sudah lama menguasai kota Drep.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon General Blast, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 9 - Mata dalam bayangan
Malam harinya di rumah kediaman Clev di Utara kota Drep.
Clev pulang kerumahnya dan saat masuk kerumah Maria menyambut
"Anda terlihat lelah hari ini ,Clev" senyum wanita paruh baya itu sambil membukakan jas hitam Clev
"Saya sedikit harus banyak berpikir hari ini.." ujar Clev tertawa pelan
kemudian Lenny berbicara dari ruang makan
"kalau begitu anda membutuhkan tenaga untuk mengisi kembali bensin anda ,Clev" ujar Lenny semangat.
Tanpa menjawab Clev berjalan ke ruang makan dan duduk di kursinya,lalu Lenny segera menyiapkan makanan nya untuk Clev.
"Derina sudah tidur?" tanya Clev ke Maria
Sambil menuangkan minuman jus untuk Clev,Maria menggelengkan kepalanya
"tidak..dia hanya menonton film di ruangan bioskop bersama ,Mira" jelas Maria
"anda ingin saya memanggil,Derina?" tanya Maria
"tidak usah..biarkan mereka bersantai" senyum saya
Lalu Lenny sudah mempersiapkan makanan nya dan Clev langsung memakannya, kemudian Maria dan Lenny duduk juga untuk mengobrol dengan Clev.
Keduanya,Maria dan Lenny memang selalu berperan sebagai orang tua dan kakak saya ketika saya dirumah,hal yang sama juga mereka lakukan kepada Derina.
Diruangan menonton terlihat Derina dan Mira sedang menikmati tontonan mereka
"Lihat sudah kubilang wanita ini tak bisa dipercaya.." ujar Derina sambil menunjuk seorang aktris yang sedang berperan di dalam film tersebut kepada Mira
Mira mengangguk
"Tapi ini semua belum selesai,Derina.." jelas Mira tanpa mengalihkan pandangan nya dari tontonan mereka
"Aku berani bertaruh dia akan jadi pelakunya" ujar Derina
"Sssstt..diam dan menonton lah" sahut Mira
Sementara itu jauh dari utara kota Drep, tepatnya di perbatasan wilayah timur Drep dan pusat kota Drep.
"jadi disini tempat tinggal pemimpin Mafia Karibia.." ujar seseorang dari kegelapan dengan suara pelan
saat dia mengambil telepon selulernya, tiba-tiba 2 mobil mewah datang dan masuk ke dalam rumah itu.
Dari kegelapan ,pria itu melihat wajah yang familiar yang berada di kursi belakang di mobil kedua,
"kalau tidak salah itu kepala kepolisian bagian timur kota Drep.." bisik pria di kegelapan itu.
"Jadi , Karibia sedang merencanakan sesuatu dengan kepolisian ya" tambahnya
Tak lama pria itu menghilang di kegelapan.
Lalu di pelabuhan wilayah timur kota Drep ,gudang D&D Company terjaga dengan ketat oleh 3 penjaga anggota Blackbird berpakaian biasa dan 3 lagi yang menyebar di sekitar gudang menyamar sebagai security pelabuhan dan pekerja di pelabuhan serta penjual makanan dan minuman di sekitar pelabuhan.
"mobil yang sama terus melewati jalan di dekat gudang kita,itu terlihat sudah sekitar 4x hari ini" ujar saya satu anggota Blackbird yang menjaga gudang melalui sambungan transmisi di balik kerah nya.
"saya melihat nya.." ujar salah satunya yang menyamar sebagai pekerja pelabuhan,
"mobil sedan putih kan? Mereka berhenti di area penjualan makanan, sepertinya mereka ingin beristirahat" jelas anggota Blackbird yang menyamar sebagai penjual makanan dan minuman
"salin setiap kata yang mereka bicarakan" ujar anggota yang berada di gudang
"tentu saja.." jawab yang menyamar sebagai penjual makanan dan minuman
Setelah beberapa saat 2 orang keluar dari sedan putih itu dan menghampiri anggota Blackbird yang menyamar sebagai penjual makanan dan minuman,
"2 kopi dan 4 Donat" ujar seseorang yang berbadan besar kepada anggota Blackbird yang menyamar itu
anggota Blackbird yang menyamar menjadi pedagang itu lalu tersenyum ramah kepada kedua orang itu
"ingin tambahan topping?.." senyum anggota Blackbird itu
kedua anggota mafia Karibia tersebut mengangguk kemudian duduk.
Kedua orang tersebut tidak tahu bahwa senyuman pedagang itu adalah sebuah senyuman keberhasilan penyamaran dari unit Blackbird, tanpa mereka sadari mata dan telinga D&D sudah ada di hadapan mereka.