NovelToon NovelToon
Benih Cinta Sang Dokter

Benih Cinta Sang Dokter

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Romansa Fantasi
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: @Caramel_Machiato

Raisa dan Adit keduanya sudah menikah selama 2 tahun, namun sampai saat ini keduanya belum dikaruniai seorang anak.

Hingga Raisa pun mendatangi seorang dokter untuk program kehamilan, namun tanpa disangka dokter itu adalah mantan kekasihnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Caramel_Machiato, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 9

Hari ini Adit kembali menemui Sherly untuk memeriksa kandungannya, Adit mencoba melupakan masalahnya sejenak dengan Raisa.

Adit mengantri bersama dengan pasien lainnya, entah kenapa kali ini Adit merasa sedikit gelisah.

" Kamu kenapa sih Mas Adit ? Ko kayaknya gelisah banget "

" Engga, engga apa apa ko sayang "

Nama Sherly pun mendapatkan panggilan, segera ia pun masuk kedalam bersama dengan Adit.

" Selamat pagi dokter Bayu "

" Selamat pagi Ibu Sherly, silahkan duduk "

Sherly dan Adit pun duduk bersama, sang dokter mulai memeriksa kondisi Sherly.

" Apa ada yang dirasa Bu Sherly ? "

" Cuma mual aja sih Dok "

" Itu wajar ko Bu Sherly, banyak banyak minum air putih ya Bu "

" Baik dok "

" Oiya Bu Sherly dan Pak Adit, Bu Sherly harus menjalani tes darah untuk mengetahui apakah ada penyakit serius yang Bu Sherly hadapi atau tidak. Sekaligus kita akan melakukan tes "

" Tes apa ya Dok ? " tanya Adit penasaran

" Test kecocokan, jadi nanti kita akan test apakah darah anak bapa sama ibu itu sama dengan anak yang ada di kandungan"

" Maksudnya dokter test Dna ? "

" Ya semacam itu bisa dibilang "

Wajah Sherly mendadak pucat, sedangkan Adit ia pun dengan santai mengiyakan ucapan sang dokter.

" Kayaknya nanti aja deh dok "

" Loh kenapa sayang ? Justru lebih cepat itu lebih baik kan "

" Ya tapi aku tuh trauma gitu sama jarum suntik "

" Cuma sebentar aja ko sayang, ga apa apa "

Bayu membuka ponselnya, mengirimkan pesan singkat kepada Rangga.

" Tapi Mas Adit —"

Ucapan Sherly berhenti begitu saja saat mendengar suara ketukan pintu.

" Permisi Dokter Bayu, maaf menganggu "

" Oya Dokter Rangga, silahkan "

Adit dibuat terkejut dengan sosok yang ia lihat saat ini, ia mencoba untuk memalingkan wajahnya namun sialnya Rangga mengenal dirinya.

" Pak Adit ? "

Adit hanya diam saja, hal itu semakin membuat Rangga memanas.

" Ini siapa Pak ? "

" Ini Sherly Pak Rangga, istri dari Pak Adit "

" Istri ? bukannya istri Pak Adit itu, ibu Raisa ? "

Adit bangun dari kursinya, ia berdiri berhadapan dengan Rangga.

" Dokter ga usah ikut campur rumah tangga saya ya "

" Saya ga ikut campur, saya cuma bertanya saja. Kemarin kan kalian berdua yang datang bersama untuk melakukan pengecekan "

" Ya memang, dan hasilnya istri saya itu mandul kan ? "

" Hmm kata siapa pak ? "

" Raisa, dia sendiri yang bilang kalau dia ga bisa kasih anak berarti artinya mandul kan ? "

" Bagaimana kalau ternyata maksud dari Ibu Raisa adalah Pak Adit yang bermasalah atau mandul ? "

" Jangan sembarang bicara kamu ya, kalau saya mandul ga mungkin dia hamil anak saya. Sher, kamu harus buktiin ke mereka kalau itu anakku "

" Iya ini anak Mas Adit ko "

" Berarti anda berselingkuh dari Ibu Raisa ? "

" Jangan salahkan saya kalau saya selingkuh, anda pikir saya tidak butuh "

" Oke kalau begitu "

" Oya dokter Bayu, Pak Adit minta untuk pemeriksaan apakah benar anak ibu Sherly itu anaknya "

" Mari Bu Sherly ikut saya "

Sherly menggelengkan kepalanya, ia takut jika kebohongannya akan terbongkar.

" Saya belum siap "

" Belum siap apa ? Saya cuma ambil darah ibu sedikit ko "

" Ya kalau saya bilang belum siap ya belum siap Dok, jangan maksa gitu dong "

" Kamu itu cuma diambil darahnya aja, kamu harus buktiin kalau anak yang di kandungan kamu itu anak aku "

" Mas Adit ko jadi ga percaya gitu sih sama aku ? "

" Bukan Mas ga percaya, tapi Dokter Rangga ini butuh bukti "

Sherly meneguk Salivanya kasar, ia pun akhirnya setuju untuk melakukan pengetesan.

Rangga kembali keruangannya, disana masih ada Raisa yang.

" Gimana hasilnya ? "

" Dia takut untuk test "

" Aku akan bikin Mas Adit hancur, aku pulang ya "

" Pulang ? Ngapain Sa ? "

" Aku harus siapin semua berkas, aku mau mengajukan cerai dengan segera "

" Aku temani ya ? "

" Engga usah Rangga, aku pulang dulu ya "

Rangga hanya mengangguk, segera Raisa keluar dari ruangan Rangga dan pergi menuju rumahnya.

....

Sherly sudah selesai mengambil sample darah, ia pun dan Adit kembali menunggu hasil test darah.

Saat ia menunggu, Adit melihat Rangga yang keluar dari ruangannya.Segera mungkin Adit menghampiri Rangga.

" Dokter Rangga, saya perlu bicara dengan dokter "

" Silahkan, mau bicara apa ? "

" Tolong rahasia kan Sherly dadi Raisa "

" Saya tidak ingin ikut campur rumah tangga kalian atau urusan percintaan kalian, saya merasa ga penting juga untuk saya "

" Tapi satu hal yang perlu Pak Adit tau, Pak Adit sudah menyia-nyiakan sebuah berlian "

Rangga pun pergi begitu saja meninggalkan Adit, sedangkan Adit ia hanya diam menatap punggung Rangga yang sudah menjauh.

.....

Adit pulang kerumahnya setelah selesai menggantar Sherly, ia langsung mencari kebenaran Raisa dirumah nya

" Raisa.. Sa Raisa "

Tak ada jawaban dari istrinya itu, saat Adit pergi ke kamar mereka kamar itu nampak kosong tak ada Raisa disana

Adit mencoba menghubungi Raisa, namun sayangnya Raisa tak menjawab panggilan tersebut.

" Sial dimana wanita itu "

Adit langsung keluar dari rumah, ia berniat untuk pergi kerumah ibu mertuanya mencari keberadaan Raisa.

....

Raisa menyewa sebuah apartemen untuk sementara, ia sudah membawa surat surat yang ia butuhkan nantinya.

Raisa tak percaya, hubungan yang sudah ia dan Adit bangun selama dua tahun ini harus berakhir begitu saja.

Adit yang dulu berbeda dengan Adit yang Raisa kenal sekarang, bahkan Raisa tak pernah menyangka jika Adit selingkuh dibelakang dirinya.

" Gue salah apa sih ? Kurang gue apa sampai harus diginiin " ucap Raisa

Raisa harus mengubur semua kenangannya bersama dengan Adit, bahkan sepertinya menyebut nama Adit saja membuat Raisa merasa jijik.

....

Adit sampai dirumah ibu mertuanya, ia pun langsung mencari keberadaan Raisa.

" Assalamualaikum Bu " ucap Adit

" Waalaikumsalam Dit, loh sendiri ? Raisa mana ? "

" Raisa, ga ada disini Bu ? "

" Engga ada, kenapa ? Kalian bertengkar? "

" Saya dan Raisa sempat bertengkar kecil Bu "

" Kenapa ? apa yang membuat kalian bertengkar ? " ucap Sang Bapa mertua yang baru saja datang

" Raisa tidak bisa memberikan saya keturunan, dokter menyatakan kalau Raisa mandul "

" Apa ? Mandul ? Engga ga mungkin nak Adit "

" Tapi itu kenyataannya Pak Bu "

" Sekarang dimana Raisa ? Katakan dimana ? "

" Saya sendiri engga tau Pak Raisa dimana "

" YaAllah Pak, Raisa pak "

" Cari anak saya, bawa pulang"

" Iya pak, saya akan cari Raisa. Kalau begitu saya pamit dulu ya Pak Bu "

Segera Adit pun pergi dari rumah ibu mertuanya, ia kembali mencari keberadaan Raisa

1
Rian Moontero
lanjoootttt👍👍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!