NovelToon NovelToon
SISTEM OJOL PEMBASMI KORUPSI

SISTEM OJOL PEMBASMI KORUPSI

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Action / Penyelamat
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Na-Hyun

Hidup Bang Jack berubah drastis setelah memasang aplikasi asing. Ia mendadak memiliki kekuatan fisik luar biasa dan akses misi rahasia negara.

Jack harus melawan jaringan mafia yang berkolusi dengan penguasa. Bukti dikumpulkan, kejahatan diungkap, dan pelaku diamankan.

Mampukah ia mengantarkan keadilan agar selamat sampai di tujuan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Na-Hyun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Skill Baru Kecepatan Kilat

Suara komandan konvoi terdengar lantang melalui radio komunikasi.

Bang Jack tersenyum miring. Ia tidak merasa takut sedikitpun. Justru semangatnya membara.

Dorr! Dorr! Dorr!

Hujan peluru mulai menghujani posisi Bang Jack dari mobil pengawal. Namun Bang Jack tidak bergerak mundur. Ia malah memutar gas motornya perlahan.

"Sistem, aktifkan mode kecepatan maksimal. Tunjukkan apa yang kalian bisa."

[SKILL KECEPATAN KILAT AKTIF. REAKSI TUBUH DIPERCEPAT 10X LIPAT.]

Seketika dunia di sekitar Bang Jack terasa berubah menjadi sangat lambat. Peluru-peluru yang melaju kencang kini terlihat bergerak pelan di udara. Bang Jack dengan santai memiringkan tubuhnya ke kiri dan ke kanan. Setiap peluru meleset hanya beberapa milimeter dari kulitnya.

"Apa yang terjadi? Kenapa dia bisa menghindari peluru semudah itu?"

"Jangan diam saja! Tembak terus sampai habis pelurunya!"

Bang Jack mulai bergerak maju. Motornya melaju bagai bayangan hitam yang tak tersentuh. Ia membelah formasi konvoi dengan kecepatan yang menyilaukan mata.

Satu per satu ban mobil pengawal jebol terkena Akutan tajam dari sayap motor.

Brak! Brakk!

Mobil-mobil itu oleng dan menabrak satu sama lain. Jalanan menjadi kacau balau dalam hitungan detik.

"Hei truk besar! Jangan berharap bisa lewat dari sini!"

Bang Jack memacu motornya mendekati truk paling depan. Ia melompat tinggi dan mendarat tepat di atap kabin supir.

"Hentikan kendaraan ini sekarang atau aku hancurkan atapnya!"

Supir truk terlihat sangat panik melihat sosok misterius di atasnya.

"Siapa Kamu?! Jangan ganggu kami! Kami hanya menjalankan perintah!"

"Perintah mencuri dan meracuni anak-anak? Itu kejahatan besar!"

"Turunkan truk atau rasakan akibatnya!"

Bugh!

Bang Jack memukul atap truk dengan satu tangan saja. Besi setebal itu langsung penyok.

"Ya ampun! Kuat sekali! Oke oke Aku turunkan! Jangan marah!"

Truk besar itu akhirnya menepi dan berhenti total. Bang Jack melompat turun dan berlari menuju truk kedua dengan kecepatan tinggi.

Gerakannya kini begitu cepat hingga meninggalkan bayangan sisa di udara. Orang-orang yang melihat hanya bisa terpaku tak percaya.

"Dia manusia atau hantu? Gerakannya tidak wajar!"

"Itu kecepatan di luar batas akal sehat!"

Bang Jack tidak peduli teriakan mereka. Fokusnya hanya satu.

Hentikan semua truk dan amankan makanan sebelum sampai tujuan. Tiba-tiba sebuah mobil sport merah melaju kencang dari arah berlawanan. Mobil itu berhenti mendadak tepat di hadapan Bang Jack. Jendelanya turun. Seorang pria tampan dengan kacamata hitam tersenyum sinis.

"Wah wah wah. Hebat sekali gerakanmu Bang Jack. Luar biasa cepat."

"Kamu siapa? Bagian dari kelompok mereka juga?"

"Bukan. Aku hanya penonton yang tertarik dengan pertunjukan ini."

"Namaku Bayu. Dan aku datang membawa pesan penting untukmu."

Bang Jack waspada penuh. Pria ini memberikan aura yang berbeda.

"Apa pesannya? Cepat bicara atau aku tabrak mobilmu."

"Sabar dong. Pesannya sederhana. Jangan terlalu sombong dengan kekuatan barumu. Musuh yang sesungguhnya belum muncul. Kamu baru bermain dengan anak kecil."

"Maksudmu? Siapa musuh yang sesungguhnya itu?"

"Namanya Komandan Titan. Dia pemimpin pasukan elit Sarang Hitam. Dia punya kekuatan setara denganmu. Bahkan mungkin lebih kuat. Dan dia yang akan memburu kamu mulai hari ini."

Bang Jack mengepalkan tangannya mendengar nama itu.

"Biarkan dia datang. Aku tidak takut pada siapa pun."

"Bagus. Aku suka mentalmu. Tapi ingat kata-kataku. Kecepatanmu memang hebat, tapi dia punya kekuatan yang bisa menghancurkan segalanya."

Pria bernama Bayu itu menaikkan kaca jendelanya dan pergi meninggalkan Bang Jack.

Situasi kembali hening. Hanya tersisa suara mesin truk yang masih menyala.

[NOTIFIKASI SISTEM.]

[MUSUH BARU TERDETEKSI: KOMANDAN TITAN.]

[TINGKAT BAHAYA: MERAH. WASPADA TINGGI.]

Bang Jack menarik napas panjang lalu mengembuskannya perlahan.

"Tapi sebelum dia datang, aku harus selesaikan urusan kalian semua dulu!"

Bang Jack kembali menaiki motornya dan menatap barisan truk yang tersisa. Tiba-tiba dari arah belakang terdengar suara jeritan meminta tolong.

"Tolonggg! Jangan bunuh kamii!"

Itu suara petugas distribusi yang ikut dalam konvoi. Mereka disandera. Jeritan putus asa itu terdengar jelas dari dalam bak truk terakhir.

Bang Jack segera berlari mendekati sumber suara dengan langkah lebar. Di sana, terlihat lima orang petugas distribusi sedang diikat dan ditendang. Mereka dikelilingi oleh belasan preman bersenjata tajam dan pentungan.

"Berhenti! Jangan sentuh mereka!" teriak Bang Jack dengan suara lantang.

Semua mata tertuju padanya. Para preman itu terlihat kaget namun tidak mundur.

"Wah, ada pahlawan kesiangan nih. Berani sekali Kamu menghalangi kami."

"Lepaskan mereka sekarang. Kalian sudah kalah."

"Kalah katanya? Kalau Kamu maju selangkah lagi, kami tikam mereka!"

Seorang preman besar mengacungkan pisau dapur ke leher salah satu petugas. Wajah petugas itu pucat dan tubuhnya gemetar hebat.

"Jangan lakukan itu! Kalian manusia atau binatang?!"

"Kami orang yang dibayar mahal untuk membereskan masalah. Jadi minggir!"

Bang Jack menghentikan langkahnya. Ia tidak bisa bertindak gegabah. Nyawa orang tak bersalah sedang dipertaruhkan di sini.

"Sistem, analisis posisi musuh. Cari cara selamatkan sandera."

[ANALISIS SELESAI. GUNAKAN KECEPATAN TINGGI DAN GANGGUAN VISUAL.]

"Bagus. Lakukan sekarang!"

Bang Jack tiba-tiba menekan tombol klakson motornya berulang kali dengan keras.

Tet! Tet! Tetttt!

Suara bising itu membuat semua orang reflek menutup telinga.

"Sial! Suara apa itu?"

"Sekarang!"

Dalam sepersekian detik, Bang Jack bergerak bagai angin badai. Ia melesat melewati barisan preman dengan kecepatan maksimal.

Sret! Sret! Sret!

Tali pengikat tangan para petugas putus bersamaan dengan cepat. Belum sempat para preman sadar, Bang Jack sudah berdiri di belakang mereka semua.

"Apa... apa yang barusan terjadi? Kenapa tali kami putus?"

"Kalian aman sekarang. Cepat lari cari tempat aman!"

"Lari semua! Jangan lihat ke belakang!"

Para petugas itu langsung bangun dan lari tunggang langgang menjauh.

"Hei! Berhenti kalian! Jangan biarkan mereka kabur!"

"Terlambat. Mereka sudah aman. Sekarang giliran kalian yang kuhajar!"

Bang Jack mengambil sikap bertarung dengan kedua tangan terkepal kuat.

"Dasar bocah sialan! Kalian semua serang dia! Hancurkan dia!"

Belasan preman itu menerjang maju bersamaan dengan teriakan keras. Pisau dan pentungan diayunkan ke segala arah dengan liar. Namun bagi Bang Jack yang memiliki kecepatan kilat, gerakan mereka sangat lambat.

Bang Jack menghindar, menangkis, dan membalas dengan gerakan presisi.

Bugh! Brak! Aww!

Satu per satu musuh tumbang dengan satu kali serangan saja.

Tidak ada yang mampu menyentuh bahkan ujung bajunya sekalipun.

"Gila! Orang ini setan ya? Kenapa tidak bisa kena?"

"Kalian terlalu lemah. Latihan lagi 100 tahun juga belum tentu bisa menang!"

Dalam waktu kurang dari dua menit, seluruh preman sudah tergeletak di tanah. Mereka meringis kesakitan dan tidak sanggup bangun lagi. Bang Jack berjalan tenang menuju pintu bak truk dan membukanya lebar-lebar.

Bau menyengat langsung menyeruak keluar. Campuran bau busuk dan bahan kimia.

"Ini dia! Makanan yang mau disebar ke sekolah-sekolah."

Bang Jack melihat tumpukan kotak makan siang yang sudah dibuka isinya. Makanan yang seharusnya segar kini terlihat berubah warna dan berlendir.

"Jahanam! Mereka benar-benar mencampur makanan baru dengan sisa sisa sisa makanan busuk. Ini bisa menyebabkan keracunan massal kalau sampai dimakan anak-anak."

Tiba-tiba ponsel Bang Jack berdering. Panggilan dari Pak Herman.

"Halo Pak? Aku Bang Jack."

"Bang Jack! Bagaimana situasi di sana? Tim kami sedang dalam perjalanan."

"Sudah aman Pak. Semua truk berhasil dihentikan. Para penjahat sudah dilumpuhkan. Dan yang paling penting, semua petugas distribusi berhasil Aku selamatkan."

"Ya Tuhan, terima kasih banyak Bang Jack. Kamu benar-benar penyelamat kami."

"Tugas Aku Pak. Tapi lihat ini Pak. Isinya sangat mengerikan."

Bang Jack mengarahkan kamera ponselnya ke dalam tumpukan makanan.

"Waduh! Itu daging sudah membusuk dan sayur layu."

"Mereka berniat membunuh generasi penerus bangsa demi uang. Kejam sekali."

"Benar Pak. Aku sudah dokumentasikan semua sebagai bukti tambahan."

"Bagus Bang Jack. Simpan baik-baik. Ini akan jadi barang bukti utama."

"Oh iya Bang Jack, ada kabar penting yang harus Kamu ketahui."

"Apa itu Pak?"

"Video pertarunganmu tadi terekam kamera warga dan sudah menyebar luas."

"Sudah ditonton jutaan kali dalam waktu singkat. Netizen memberimu julukan baru."

"Julukan apa Pak?"

"Mereka memanggilmu. 'DEWA OJOL!"

Bang Jack tertegun mendengarnya. Ia tidak menyangka aksi nya jadi viral secepat ini.

"Dewa Ojol? Hmm, terdengar keren juga ya."

"Tapi hati-hati Bang Jack. Ketenaran ini punya dua mata pisau. Musuh pasti makin gerah dan akan mengirim pasukan lebih kuat lagi."

"Aku mengerti Pak. Aku siap menghadapi apa pun."

"Baiklah. Kami sampai di sana sebentar lagi. Jaga diri baik-baik."

Telepon dimatikan. Bang Jack menatap sekeliling lokasi kejadian. Matahari sudah mulai tinggi menerangi bencana yang baru saja dicegah.

[MISI PENYELAMATAN SELESAI. POIN +5000. REPUTASI NAIK DRATIS.]

[NOTIFIKASI: ANDA KINI DIKENAL LUAS. STATUS: PUBLIK FIGURE.]

"Bagus. Semakin banyak orang tahu, semakin sulit mereka menutup kasus ini."

"Tapi ... perasaan Aku tidak enak. Ada bahaya besar mendekat."

Tiba-tiba angin berubah arah. Suara mesin berat terdengar dari langit. Bang Jack mendongak ke atas. Sebuah helikopter hitam tanpa tanda pengenal melayang rendah.

Pintu samping helikopter terbuka. Seorang pria raksasa dengan baju tempur lengkap melompat turun.

Brak!

Tanah bergetar hebat saat pria itu mendarat tepat di hadapan Bang Jack. Wajahnya garang, penuh tato, dan matanya menatap Bang Jack dengan penuh kebencian.

"Halo setan. Aku yang akan mengakhiri hidupmu hari ini."

1
Fajar Fathur rizky
cepat bongkar kebusukan musuhnya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!