NovelToon NovelToon
Kekasih Kontrak Ceo

Kekasih Kontrak Ceo

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / CEO / Romansa Fantasi
Popularitas:739
Nilai: 5
Nama Author:

Bianca berjalan seorang diri menyusuri taman yang mulai sepi pengunjung. Taman yang biasanya ramai lalu lalang orang-orang berolahraga lari ataupun jalan santai. Suasana dingin mulai menusuk kedalam jiwanya, Ia menengadahkan wajahnya ke langit yang terdapat beberapa bintang. Sesekali ia mengasihani dirinya sendiri, "Pekerjaan bagus,pendidikan bagus semua berjalan sesuai keinginan,tapi entah kenapa rasanya semua hampa.." gumamnya. "Bugh bugh bugh.." Terdengar suara pukulan tak jauh dari tempatnya berdiri,ia segera berlari sembunyi di salah satu pohon besar. "Aku ga salah denger kan,kaya ada yang sedang dihajar.." bathinnya dengan perasaan was-was. Hampir 10 menit ia duduk bersandar dibawah pohon tersebut,merasa aman dengan keadaan ia berjalan keluar sedikit berlari. "Tolonggg aakuuu.." Ucap seseorang dibalik semak-semak tak jauh dari tempat ia bersembunyi. "Astaagaaa.." "Kenapa ini..apa yang terjadii.." ucap bianca meraih tangan seseorang pemuda yang berjalan gontai menghampirinya. Pria tersebut langsung jatuh kepelukan bianca, Darah yang menetes dari sudut bibirnya menetes mengenai sisi bahu bianca.

Bab 9

"Jo..apa maksudmu baju pengantin.."

"Dan kenapa harus aku.."

"Bianca.."

"Aku harus memaksamu..aku ga mau setiap hari dipenuhi rasa bersalah atas kejadian yang aku lakukan malam itu.."

"Aku sudah berkali-kali meminta maaf.."

"Ok aku maafkan,ayo kita pulang.." bianca memotong ucapan jonathan lalu beranjak berdiri.

"Engga bi..semuanya udah aku siapin.."

"Kamu tinggal menerimanya.."

"Kamu gila..aku ga bisa menikah denganmu begitu saja.."

"Bagaimana orang tuaku.."

"Kakaku.."

"Saudara-saudaraku yang lain.."

"Semuanya sudah ku atur..kita nikah dihadiri keluarga inti saja.."

"Dan kalau kamu masih belum mau menerimaku kita bisa gunakan ini.."

Jonathan mengeluarkan secarik kertas dan memberikan untuk bianca.

"Hah.."

"Kontrak perjanjian.." ucap bianca memicingkan matanya sembari membaca isi surat perjanjian.

"Ini ga bener..aku ga setuju.."

"Kita bisa jalanin dulu bi.." tegas jonathan.

"Lalu apa..bagaimana kalau sampai di akhir perjanjian aku masih tidak mau menerimamu.."

Bianca menyerahkan kembali surat yang sudah bertanda tangan tersebut.

"Aku yakin,aku pasti bisa membuatmu menerimaku..sekalipun harus dengan paksaan.."

Hari berlalu.

Suasana disebuah gedung gereja yabg tenang sepasang manusia berhadapan didepan pastur.

Dress serba putih dengan beberapa payet dan bordir.simpel tapi tetap terlihat elegan.

Begitu juga elegan.

"Bianca syafira permata. saya memilih engkau menjadi istri saya.

Saya berjanji setia kepadamu dalam untung dan malang, di waktu sehat dan sakit, dan saya mau mencintai dan menghormati engkau seumur hidup" Ucap jonathan dengan tegas.

"Di hadapan imam dan para saksi saya,bianca syafira pratama, menyatakan dengan tulus ikhlas, bahwa jonathan asgara, yang hadir di sini mulai sekarang ini menjadi suami saya"

"Saya berjanji setia kepadanya dalam untung dan malang, dan saya mau mencintai dan menghormatinya seumur hidup"

"Demikianlah janji saya demi Allah dan Injil suci ini"

Ntah darimana bianca belajar,sontak kata-kata itu keluar begitu saja membalas janji jonathan terhadapnya.

Tepuk tangan yang meriah saling menyambut.

Orang tua dari jonathan dan bianca yang saling pandang dari jarak yang tak terlalu jauh.

Sesi foto bersama seluruh keluarga tampak serasi,tidak ada mimik wajah seperti paksaan atau adanya tekanan.

Semuanya nampk natural penuh kebahagiaan.

Pov : jonathan

"Untuk beberapa hari kedepan saya mengambil cuti dengan alasan urusan keluarga.."

"Sedangkan untuk soraya..manfaatkan sisa cutinya yang masih banyak itu.."

"Lagian heran banget,cuti banyak tapi jarang sekali di ambil.." gerutu jonathan di hadapan riana.

"Tapi pak..bu bianca belum mengajukan cuti tersebut.." ucap riana yang kebingungan karna dimintai untuk membuatkan surat cuti.

"Kebetulan tadi saya papasan dibawah,dia memintaku menyampaikan itu kepadamu.." jonathan berbohong.

Jonathan pun meminta orang suruhannya untuk berkunjung kekediaman orang tua bianca dengan maksud melamar.

Awalnya orang tua bianca menolak,tapi jonathan sangat berusaha meyakinkan mereka bahwa keduanya telah sepakat menikah,beralasan ingin memberi kejutan untuk bianca.

"Tentu saja kami sebagai orang tua tidak menolak lamaran dari tuan.."

"Tapi masalahnya..apa bisa lamaran seperti ini.."

"Bahkan bianca saja tidak pernah bercerita perihal hubungan kalian.." ucap ayah bianca.

"Begini om,tante.."

"Sebenarnya kita belum terlalu lama berhubungan.."

"Tapi mengingat bianca sangat cantik dan saya sangat takut apabila ia di goda orang lain.." ucap jonathan dengan nada bercanda.

"Nak jo ini bisa saja.."

"Justru saya sendiri juga takut kalau nanti diluar sana nak jo tertarik dengan perempuan lain yang lebih menarik.."

"Saya sudah mentok di bianca om.."

"Saya sudah tertarik sejak pertama kali bertemu dengannya.."

"Oh iyaa kebetulan saya bekerja di perusahaan yang sama dengan bianca.."

"Oh yaa.."

"Mmm jadi apa kamu..eh maksud saya apakah kamu..."

"Iyaa tante..kebetulan saya menjadi salah satu wakil pemimpin disana.."

"Ohh yaayaya maaf sebelumnya bukan maksud.."

"Saya mengerti tante..dan saya berjanji kepada kalian bahwa saya akan mencukupi segala kebutuhan bianca.."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!