Kisah seorang anak perempuan yang selalu mendapatkan ketidakadilan dari sang ibu. gadis itu sering di bandingkan dengan saudara saudara nya sendiri. karena tuntutan ibunya, Lusiana harus terjun menjadi wanita malam, di sebuah club ternama di kota.
bagaimana car gadis itu bertahan dari keras nya dunia. apakah gadis itu mampu bahagia, atau malah sebaliknya?? ikuti kisah Lusiana sekarang juga!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putrinw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab.9
Tak lama kemudian, suara ketukan pintu terdengar dari luar. Hal itu membuat Ken langsung menoleh ke arah pintu. Pria itu langsung berjalan menuju ke arah pintu, dan dia sudah tau siapa yang datang. Siapa lagi kalau bukan asisten nya itu, dan dia juga begitu kesal dengan Rendi saat ini.
Lusi yang masih menangis langsung berlari menuju ke kamar mandi. Entah seperti apa nasib nya setelah ini, Dia sudah kotor dan beranggapan tak layak untuk hidup bahagia.
"Hiks...... bagiamana bisa ini terjadi, apa yang telah kau rencanakan tuhan. Apakah ini penderitaan ku yang baru!" ucap gadis itu dengan tersedu seduh saat menangis.
Di luar ken begitu murka dengan Rendi saat ini. tatapan nya begitu tajam, sehingga membuat Rendi meneguk salivanya berkali kali.
"Tuan, maafkan saya." ucap pria itu dengan menundukkan kepalanya dan merasa begitu bersalah kepada tuan nya.
"Bagiamana bisa kau ikut mabuk ren, dan aku berakhir dengan gadis asing sperti ini!" ucap Ken dengan nada tinggi. Sebab dia tak ingat kejadian semalam yang membuat nya berakhir tidur dengan seorang gadis tanpa di kenal.
"Dan kau tau, di dalam minuman ku, ada obat yang membuat hasrat ku naik!"
"Deg..... ucapan tuan nya, membuat Rendi kaget seketika. Sudah dipastikan bahwa ini pasti ulah tuan Jon. Pria tua itu benar benar ingin menjebak bos nya.
tanpa mereka sadari, semua ini sudah di rencanakan dengan matang, oleh mami we. minuman minuman itu adalah ide darinya. tuan Jon hanya perantara bagi we untuk menjalankan niat nya menjebak ken. Dan dia juga sudah menyiapkan gadis malam saat itu, dan ruangan yang penuh dengan cctv, tetapi gadis malam itu, malah berakhir tidur dengan seseorang pria yang yang malah mengganggap bahwa pria itu adalah target nya. Awalnya dia ingin menjebak Lusi dengan Ken. Tetapi saat berpikir ulang, seperti nya Lusi bisa menjadi sumber uang nya dan memberikan gadis itu kepada pria kaya yang butuh penghangat ranjang. Jadi dia mengurungkan niatnya saat itu, dan berakhir menyuruh salah satu anak nya untuk menghampiri mereka ke hotel. Dan bisa memanfaatkan situasi untuk memeras Ken di waktu yang tepat.
"Ah, lelah sekali bermain dengan Bram. pria itu benar benar sangat kuat!" kekeh nya saat melihat tempat tidur yang berantakan karena hasil bercinta nya dengan Bram saat ini.
"Ayo kita liat cctv. Apakah wanita malam itu berakhir tidur dengan target ku!"
putaran pertama menampilkan wajah wanita malam itu, dan terlihat kebingungan saat memperhatikan wajah nya. kemudian hal yang membuat mami we shock adalah wanita itu malah tidur dengan pria yang tak di kenal. hal itu membuat mami we murka dan benar benar tak habis pikir dengan anak anak nya. Bagaimana bisa menargetkan orang yang salah.
"Bodoh;" bentak nya dengan nada tinggi saat melihat hasil rekaman cctv tersebut. padahal bila rencana nya berhasil, dia akan membuat Ken Asta menuruti semua keinginan nya. tetapi semua berantakan gara gara wanita malam itu.
"Seharusnya aku menjebak gadis polos itu, dan juga tuan Ken. Tapi semua sia sia, argh.... Benar benar bodoh. semua rencana ku hancur berantakan!" pekik nya yang tak mengetahui bahwa rencana awalnya untuk menjebak Lusi dan Ken berhasil tanpa sepengetahuan nya.
"Sial!" dia melampiaskan emosi nya dengan memecahkan barang barang yang ada di sana. Tatapan nya benar benar begitu tajam, dan ingin segera memberikan pelajaran kepada wanita malam itu. Karena semua rencana nya hancur berantakan.
Sedangkan di posisi Lusi saat ini, dia merasa bingung, harus bagaimana setelah ini. Tak lama ken datang dengan langkah tegap nya, dan tatapan datar nya itu.
"Ambil ini. Anggap saja apa yang aku lakukan dengan mu lunas dengan cek ini!" ucap Ken yang melemparkan sebuah cek yang berisi nominal uang untuk gadis itu.
"Deg .....Lusi menatap Ken dengan wajah kaget nya. hatinya benar benar hancur saat di nilai rendah oleh pria yang tak dikenal.
"Ting!"
ponsel Lusi berbunyi, dan di sana ada satu pesan dari ibunya.
"Kirim ibu uang lagi. Ayah mu sakit dan butuh biaya pengobatan." tertulis di sana perasaan nya benar benar tak berdaya. Dia harus menerima uang itu, atau mempertahankan harga dirinya sudah di injak injak seperti ini.
"Ambil dan anggap semua urusan ini selesai!" ucap Ken dengan nada berat nya. Nada pria itu benar benar angkuh, membuat Lusi muak dengan pria seperti Ken.
Lusi menghela nafas berat nya, gadis itu benar benar berada di posisi tak berdaya. apakah dia harus menerima uang itu, dengan begini sama saja dia seperti wanita malam. Tapi dia butuh uang itu, sebab Ayah nya sedang butuh biaya pengobatan.
Apa mgkin Lusi putri konglomerat yg di culik waktu bayi..