NovelToon NovelToon
KONTRAK CINTA SANG MEKANIK

KONTRAK CINTA SANG MEKANIK

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Olshop sukses Jaya

Arga Pratama, seorang mekanik tangguh yang hidupnya sederhana namun penuh prinsip, tak sengaja bertemu dengan Clara, wanita cantik pewaris perusahaan besar yang sedang lari dari perjodohan. Karena suatu keadaan terpaksa, mereka harus terikat perjanjian kontrak palsu. Siapa sangka, dari bau oli dan mesin, tumbuhlah benih cinta yang tak pernah disangka-sangka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Olshop sukses Jaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ancaman yang Nyata

Mobil mewah itu melaju kencang meninggalkan area bengkel, meninggalkan debu yang beterbangan dan suasana yang masih tegang. Tuan Wijaya pergi dengan hati yang membara, membawa dendam dan rencana balas dendam yang jahat.

Hening sejenak. Hanya terdengar suara napas memburu dari para preman yang masih meringis kesakitan di tanah, dan suara jangkrik yang mulai bersahutan.

Arga dan Clara masih berdiri mematung di sana, tangan mereka masih saling menggenggam erat. Seolah-olah jika dilepaskan, dunia akan runtuh menimpa mereka.

Perlahan Arga menoleh, menatap wajah Clara yang masih basah oleh air mata. Mata mereka bertemu, menyimpan ribuan kata yang tak terucap.

"Kau gila ya, Clara?" tanya Arga pelan, suaranya terdengar serak namun lembut. "Kau baru saja memutuskan hubungan dengan keluargamu demi orang yang baru kau kenal beberapa hari ini."

Clara menggeleng cepat, air matanya jatuh lagi tapi kali ini ia tersenyum. "Aku tidak gila, Mas. Aku baru saja menyelamatkan hidupku. Dan kau... kau baru saja mempertaruhkan nyawamu demi melindungiku."

Clara memeluk tubuh Arga erat-erat, membenamkan wajahnya di dada bidang pria itu. Ia bisa merasakan detak jantung Arga yang berdegup kencang, sama kencangnya dengan jantungnya sendiri.

"Makasih ya... makasih sudah jadi pahlawanku," bisik Clara di dada Arga.

Arga terdiam, tubuhnya kaku karena terkejut. Perlahan tangannya terangkat, mengelus rambut halus istrinya itu dengan penuh kelembutan. Untuk pertama kalinya, Arga merasa bahwa dirinya bukan lagi seorang diri. Ada seseorang yang membutuhkannya, menyayanginya, dan membela harga dirinya.

"Aku janji, Clara. Selama aku masih ada, aku tidak akan biarkan siapapun menyakitimu. Termasuk ayahmu sendiri," ucap Arga tegas.

Malam itu mereka habiskan dengan membersihkan bekas keributan. Arga mengobati luka-luka ringan di tangannya, sementara Clara sibuk menyiapkan kompres hangat untuk memar di pipi Arga.

"Maafkan aku ya Mas, jadi bikin kau terluka," kata Clara sedih sambil mengusap lembut memar di sudut bibir Arga.

"Sudah biasa. Luka di badan bisa sembuh. Tapi kalau harga diri yang diinjak, itu yang susah sembuhnya," jawab Arga santai. "Lagipula tadi kau keren banget. Berani bangat lawan ayahmu."

Clara tersenyum malu. "Karena ada Mas Arga yang bikin aku berani."

Hari berganti pagi, namun kebahagiaan mereka tidak berlangsung lama.

Pukul sembilan pagi, ketika Arga baru saja akan membuka bengkel, beberapa orang berpakaian rapi namun berwajah dingin datang menghampiri. Mereka membawa surat-surat resmi.

"Maaf, ini bengkel milik Bapak Arga Pratama?" tanya salah satu dari mereka.

"Iya, betul. Ada apa?" tanya Arga curiga.

"Kami dari pihak pengadilan. Ini surat perintah penyitaan. Tanah dan bangunan ini sekarang menjadi jaminan hutang atas nama Tuan Wijaya. Karena beliau menarik agunannya, maka tempat ini harus kami tutup dan disegel mulai hari ini juga."

BRAAKK!!!

Palu segel ditempelkan di pintu bengkel dengan keras.

Wajah Arga pucat pasi. Bengkel peninggalan ayahnya... disegel?!

Belum sempat Arga memproses apa yang terjadi, HP-nya berdering. Pihak bank menelepon memberitahu bahwa rekeningnya dibekukan. Bahkan listrik dan air di rumahnya pun diputus secara sepihak.

Clara yang melihat kejadian itu langsung menangis. Ia tahu persis siapa dalang di balik semua ini.

"Ini ulah Ayah... Ayah benar-benar mau menghancurkan kita," isak Clara. "Dia menggunakan kekuasaannya untuk membuat kita menderita!"

Arga mengepal tangannya kuat-kuat hingga buku-buku jarinya memutih. Matanya memancarkan amarah yang luar biasa.

"Bagus... sungguh bagus," ucap Arga dengan nada dingin yang menusuk. "Dia pikir dengan melakukan ini kita akan menyerah dan minta ampun? Dia salah besar!"

Arga menatap Clara, matanya berbinar tegas dan penuh semangat.

"Dengar ya Nyonya Pratama, kita mungkin kehilangan bengkel, kehilangan uang, dan kehilangan tempat tinggal. Tapi kita tidak kehilangan nyawa dan kita tidak kehilangan satu sama lain."

Arga menggenggam kedua bahu Clara.

"Ayahmu ingin melihat kita jatuh? Kita buktikan padanya. Bahwa meski kita hidup di jalanan sekalipun, kita bisa bahagia dan sukses tanpa bantuan sepeser pun dari dia!"

1
Susana Sari Sari
menarik Ceritanya yg penting dibuat simple Jln Ceritanya Jgn yg ber tele²
rindu_takdir: "Terima kasih banyak Bu Susana sudah membaca dan memberi like ❤️. Senang sekali ceritanya dianggap menarik dan simple. Tenang saja Bu, alurnya akan kami jaga agar tetap seru, lancar, dan tidak bertele-tele sampai tamat. Mohon dukungannya terus ya Bu 🥰🙏"
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!