NovelToon NovelToon
EDITOR GANTENG DARI ALAM BAKA

EDITOR GANTENG DARI ALAM BAKA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Enemy to Lovers / Cinta Beda Dunia
Popularitas:141
Nilai: 5
Nama Author: Na-Hyun

Dori terpaksa hidup bersama arwah sastrawan bernama Matcha yang terperangkap di dalam laptop bekas miliknya.

Awalnya mereka sering berselisih paham karena gaya penulisan Dori dianggap buruk, namun ikatan batin perlahan terbentuk hingga Matcha bisa muncul dalam wujud fisik. Kehidupan mereka yang manis berubah mencekam saat muncul saingan dan organisasi gelap yang mengincar kekuatan mereka.

Rahasia besar akhirnya terkuak saat ingatan Matcha kembali. Ia menuduh Dori sebagai orang yang membunuhnya di kehidupan lampau.

Akankah cinta mereka mampu bertahan menghadapi kenyataan pahit itu, atau mereka harus berpisah selamanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Na-Hyun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Notifikasi Bahagia

KEESOKAN PAGINYA...

"NOTIFIKASI PENTING! EMAIL RESMI MASUK!"

Suara notifikasi dari laptop membangunkan Dori dari tidurnya. Ia bangun terkaget, lalu buru-buru membuka layar.

Di sana, sebuah amplop digital berwarna emas terpampang besar dengan segel resmi.

"SELAMAT! ANDA DIPILIH MENJADI PERWAKILAN WILAYAH DALAM FESTIVAL PENULIS NASIONAL!"

Dori membaca tulisan itu berulang-ulang. Matanya membelalak, lalu ia menjerit kegirangan.

"GILA! BENERAN DAPET UNDANGAN?! AKU BAKAL TAMPIL DI PANGGUNG BESAR?!"

Matcha yang muncul seketika, langsung membusungkan dada penuh kebanggaan. Wajah masamnya hilang seketika diganti senyum menang.

"HA! Sudah kuduga! Karya kita terlalu hebat untuk cuma sekedar numpang lewat! Wajar kalau mereka memanggilmu ke tingkat selanjutnya!"

"Tapi Cha ... aku harus presentasi sendiri lho! Aku harus ngomong depan ratusan orang! Aku yang ngomong, bukan kamu!" Dori menunjuk dada sendiri, kegembiraannya langsung bercampur rasa takut.

"Memang kau yang maju, tapi otak dan jiwa di balik itu adalah aku! Jadi tenang saja, aku akan bisikin jawaban dari dalam sini," jawab Matcha santai dan percaya diri.

Dori menghela napas, lalu mulai membereskan berkas-berkas penting. Kamar yang tadinya biasa saja, kini terasa penuh semangat baru.

"Oke, rencananya begini..." Matcha mulai memberikan instruksi. "Kau pakai baju yang sopan tapi cantik. Bicara pelan, tegas, dan jangan lupa senyum. Ingat, kau adalah penulis hebat!"

"Aku takut salah ngomong ... aku kan biasa cuma nulis, bukan public speaking," keluh Dori sambil memakai sepatu.

"Jangan khawatir. Selama laptop ini nyala dan kau bawa, aku akan selalu ada. Kita tim kan?"

Dori menatap layar, lalu tersenyum mantap. "Iya tim! Tim Dori & Cha!"

Mereka berangkat menuju lokasi acara yang berada di gedung convention center besar di kota.

Sesampainya di sana, Dori langsung ciut.

Ruangannya luas, dingin, dan penuh dengan orang-orang penting. Penulis-penulis terkenal, editor, dan juri dengan wajah serius duduk berderet.

"Waduh ... levelnya beda jauh sama aku yang masih pemula," batin Dori gemetar.

"Tenang ... tegakkan bahu. Jangan terlihat seperti habis mencuri ayam," bisik Matcha lewat pikiran.

"Iya iya..."

Dori mencari tempat duduk, lalu meletakkan laptopnya di meja presenter dengan hati-hati.

Tiba-tiba, seseorang menepuk bahunya dari belakang. "Wah... Dori kan? Gak nyangka kamu juga ikut lomba nih," sapa suara cowok yang sangat akrab.

Dori menoleh. Itu Rio, teman kampus yang dulu sempat bikin Matcha cemburu. Tapi kali ini ada orang lain di sebelahnya.

Seorang pemuda tinggi, tampan, berpakaian sangat rapi dan modern, dengan senyum yang sangat menawan. Namanya Joulle, penulis muda paling sukses saat ini.

"Hai Dori, kenalin ini Joulle. Dia juara tahun lalu. Aku bawa dia biar bisa saling kenal," kata Rio ramah.

Joulle mengulurkan tangan, tatapannya lembut dan mempesona. "Halo Dori. Aku sudah baca novelmu. Gaya bahasanya unik ... agak kuno sih, tapi indah. Salut."

Agak kuno?!

Seketika, suhu di sekitar meja turun drastis.

Layar laptop yang tadinya normal, tiba-tiba muncul garis-garis hitam gangguan. Suara dengungan mesin terdengar keras.

"AGAK KUNO APAAN?! ITU NAMA NYA KLASIK! BEDA LEVEL!"

Suara omelan Matcha terdengar jelas di kepala Dori, penuh amarah yang meluap-luap.

Dori buru-buru menahan senyum canggung, sambil diam-diam menepuk pelan laptopnya. "Eh hehehe ... makasih ya. Aku masih banyak belajar kok."

"Jangan rendah diri dong. Cantik-cantik gitu pasti pinter," goda Joulle santai, lalu ia dengan berani menyandar di meja dekat Dori.

"Kita satu panel nih nanti presentasinya. Semangat ya, cantik." Joulle tersenyum menggoda, lalu pergi meninggalkan Dori yang terpaku.

Begitu dia pergi, Dori langsung menoleh ke layar dengan wajah takut.

Matcha sudah tidak bisa diam lagi. Wajahnya merah padam, matanya melotot nyalang, dan tangannya terkepal kuat.

"SIAPA DIA?! SIAPA YANG BERANI SENYUM-SENYUM GITU KE DIA?! DAN DIA PANGGIL DIA CANTIK?!"

"Tenang Cha ... itu cuma temen doang. Dia juga penulis kok," jawab Dori lemah.

"PENULIS APAAN! GAYANYA KAYAK PLAYBOY! BAUNYA SOK KEREN! DAN BERANI-BERANINYA DIA DEKAT-DEKAT SAMA KAU?!"

Matcha menghentakkan tangannya ke layar, dan seketika kabel charger Joulle yang tercolok di dinding terlepas sendiri dengan keras.

Prank!

"Waduh! Listriknya loncat ya?" Joulle bingung di kejauhan.

Dori melongo. "Gila!"

"Cha ... kontrol diri dong. Jangan rusuh dulu," bujuk Dori.

"AKU TIDAK TERIMA! DIA ITU SAINGAN! BUKAN CUMA SAINGAN NULIS, TAPI SAINGAN CINTA!" teriak Matcha histeris. "Dan dengar ini baik-baik Dori ... hari ini aku tidak akan cuma jadi penonton. Aku akan keluar! Aku akan pastikan semua orang tahu kalau kau milikku!"

"HAH?! JANGAN GILA! DI SANA RAME BANGET!"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!