NovelToon NovelToon
KAMAR KOSONG

KAMAR KOSONG

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri
Popularitas:907
Nilai: 5
Nama Author: Anyue

Murni dan Samsuri beserta ketiga anaknya tinggal di rumah selama bertahun-tahun lamanya tidak pernah tahu kalau ada kamar kosong di rumahnya .

Salah satu anak dari mereka melihat kamar kosong berada di ruang bawah tanah ketika tidak sengaja membuka lemari pakaian di kamarnya saat sedang merapikan pakaiannya .

Kejadian demi kejadian mereka alami setiap malam dan mereka sangat terganggu sehingga setiap malam terjaga .

Apakah yang akan dilakukan satu keluarga tersebut ketika mengetahui adanya kamar kosong di dalam rumahnya ?

Ikuti kisahnya sampai selesai

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anyue, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab Pencurian

Keesokan harinya Murni berangkat bekerja sebelum berangkat ia sudah menyiapkan sarapan buat ketiga anaknya dan suaminya . Murni keluar dari rumah berjalan kaki menuju jalan utama . Mobil jemputan datang murni naik dan duduk , saat mobil mulai jalan ia menoleh ke arah jalan yang ia lalui melihat seseorang berdiri di pinggir jalan dengan melihat ke arahnya sambil tersenyum .

Murni terkejut melihat ekspresi orang itu hatinya tidak tenang . “Kenapa dia menatapku seperti itu , apa yang ia rencanakan terhadap keluargaku atau dia balas dendam , tapi dendam karena apa sedangkan hubunganku dengannya hanya sebatas teman saja batin Murni

"Kamu kenapa Murni ?“ tanya Wanti teman kerja . "Tidak apa-apa," jawab Murni berbohong . "Kenapa wajahmu pucat , apa sedang ada masalah keluarga ?“ tanya Wanti ingin tahu .

"Benarkah , aku baik-baik saja,“ balas Murni mengalihkan pandangannya ke arah depan ."Kalau ada masalah cerita padaku agar tidak menjadi beban pikiran ,“ balas Wanti , Murni tersenyum menyembunyikan sesuatu dari temannya .

"Terimakasih tapi beneran kok tidak apa-apa," Murni kekeh tidak mau bercerita kepada teman kerjanya itu . Sementara orang yang berdiri di pinggir jalan tadi menelpon seseorang.

"Halo bos , ibunya sudah berangkat kerja ,langkah selanjutnya apa yang harus saya lakukan ?“ katanya kepada seseorang di seberang . "Kamu bawa salah satu anaknya yang bernama Abdul awas jangan sampai salah orang aku kirim fotonya ," jawab orang di sebelah yang di sebut Bos .

“Baik bos terimakasih atas infonya . beberapa menit kemudian orang itu bersembunyi di semak-semak.

Ketiga anak Muni sedang sarapan bersama bapaknya . Setelah itu mereka berpamitan , Alif masih di rumah menunggu Ilham yang datang mengajak bareng pergi ke sekolah .

Begitu Ilham datang keduanya langsung berangkat ke sekolah . Alif sempat melihat seseorang sedang melihat ke arah rumah mereka namun ia tidak menaruh curiga . Sedangkan Ilham merasa curiga pada orang tersebut karena Ilham mempunyai insting yang kuat melihat sesuatu yang mengganjal dalam hati dan pikirannya .

Mereka berdua sampai di depan gedung sekolah Ilham memarkirkan motornya lalu berjalan bersama Alif . "Alif , tadi aku lihat ada orang sedang melihat ke arah rumahmu apa dia saudara kamu ?" tanya Ilham .

Alif yang tidak tahu apa-apa terkejut mendengar perkataan Ilham , tapi ia tidak mempunyai pikiran aneh pada orang tersebut . "Lihat , tapi aku sama sekali tidak mengenal orang itu , ibu sama bapak tidak pernah cerita tentang saudaranya ,“ jawab Alif jujur .

Alif memang mempunyai sifat cuek dan tidak peduli dengan urusan yang tidak begitu penting . "Alif ," panggil Seseorang dari belakang mereka . Alif dan Ilham menoleh bersamaan . Ayu menyusul dan berjalan di samping Alif sambil tersenyum kepada keduanya .

“Ayu , kita beda kelas kam !" kata Ilham tidak suka pada perempuan satu angkatan ini . "Memangnya kenapa aku sama Alif satu kampung kok ," sahut Ayu merasa kalau Ilham tidak suka ia berjalan bersama mereka .

"Sudahlah kita kan sama-sama belajar di sekolah jangan ada benci ataupun dendam , itu tidak baik ," Alif berjalan lebih dulu menuju kelas . Di susul Ilham sedangkan Ayu berhenti melihat kepergian Alif dengan berkaca-kaca. "Alif , apa kamu tidak merasa kalau aku menyukaimu ?" batin Ayu kamudian berjalan menuju kelas dengan perasaan sedih .

"Alif , aku merasa kalau Ayu suka sama kamu , apa kamu suka sama Ayu ?" kata Ilham menebak setelah melihat ekspresi wajah Ayu tadi saat berjalan beriringan . Alif terkejut bagaimana Ilham tahu soal perasaan seseorang batin Alif .

"Aku tidak tahu , aku tidak mau membahas soal pacaran aku hanya ingin fokus pada pendidikan sekolah agar kelak bisa membahagiakan kedua orangtuaku ," jelas Alif duduk sambil bersandar .

"Benar juga katamu , aku setuju ," sahut Ilham mengacungkan jempol kepada Alif , tidak lama guru kelas masuk dan memberi salam kepada siswa , pelajaran pun segera di mulai .

          _____________

Di rumah milik Samsuri , seseorang menyelinap masuk , ia mencari barang berharga , semua ruangan di geledah barang-barang berhamburan dan berserakan di lantai .

"Dimana mereka menyimpan barang berharga , sangat aneh sekali padahal semua sudah aku geledah tapi tidak menemukan satu barang berharga pun di rumah ini ,“ gerutu orang itu kesal .

Sebuah notifikasi masuk ia mengeluarkan ponselnya . "Maaf bos barang itu tidak saya temukan padahal semua tempat sudah saya cari tetap saja tidak ketemu ," kata orang itu kepada orang di seberang telepon .

Tanpa ia sadari ada sosok makhluk astral berada di belakangnya lalu mengitari orang tersebut dengan mata menyala merah , tiba-tiba bulu kuduknya berdiri, orang itu merasa ada orang selain dia .

Orang tersebut melihat sebuah cermin di sana ia melihat ada sosok makhluk sedang mengitarinya , seketika ia ketakutan dan keluar dari rumah Samsuri dengan berlari sekencang-kencangnya.

Warga yang melihat orang itu keluar dari rumah Samsuri berteriak maling , tidak lama beberapa orang berlari melihat orang itu sedang berlari mencari perlindungan namun naas warga yang tak jauh berada dari orang itu menangkapnya .

Orang itu di ikat dan di bawa ke rumah Pak RT . Di depan rumah Pak RT banyak warga dan seorang yang terikat memanggil nama Pak RT .

Pak Hasan keluar bersama istrinya merasa heran melihat banyak warga datang ke rumahnya yang lebih mengejutkan lagi seorang dalam keadaan terikat .

"Ada apa ini dan siapa orang ini ?“ tanya Pak Hasan selaku pemilik rumah . "Dia maling di rumah Samsuri ,pak ," jawab Salah satu warga bernama Tarno . Pak Hasan melihat orang tersebut babak belur karena ulah warga sehingga tidak begitu mengenali wajahnya .

"Mana buktinya kalau dia maling ?" tanya Pak Hasan mencari barang bukti . Semua warga mencari barang bukti yang di bawa orang tersebut namun tidak ada . "Tapi saya melihat orang ini keluar dari rumah Samsuri berlari kencang ,pak !" jelas Orang yang bernama Tarno .

Pak Hasan menatap wajah orang itu lalu di suruh masuk untuk dimintai keterangan sebelum diserahkan kepada pihak berwajib .

"Siapa namamu , asalmu darimana , dan motifmu masuk ke rumah Samsuri apa ?" tanya Pak Hasan . Orang itu melihat wajah Pak Hasan tersenyum dalam hati ia pun dengan berbohong agar tidak dimasukkan ke dalam penjara .

“Nama saya Pujianto , saya dari kampung lama di daerah terpencil ," jawab orang itu sambil menunduk pura-pura takut . Pak Hasan tahu kalau orang tersebut berbohong ia segera menelpon pihak berwajib .

Orang itu terbelalak mendengar Pak Hasan memanggil seseorang melalui ponselnya . Sial ternyata dugaanku meleset bagaimana ini nanti kalau aku ketahuan berbohong di kantor polisi melarikan diri tidak bisa batin orang itu ketakutan .

Orang itu mencari cara agar bisa melarikan diri dari rumah itu dengan selamat .

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!