NovelToon NovelToon
Mariana'S Doll House

Mariana'S Doll House

Status: tamat
Genre:Horor / Kutukan / Hantu / Tamat
Popularitas:7.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ayano Kaname

Rumah boneka yang selalu dimainkan oleh gadis kecil bernama Mariana merupakan malapetaka bagi sang sepupu, Lucas Nova dan sang adik, Keane Nova.

Kejadian itu dimulai saat keduanya diminta oleh paman dan bibi mereka untuk menginap selama liburan sekolah dan menemani sang gadis kecil bermain.

Liburan untuk menemani Mariana berubah menjadi bencana karena teror dari rumah boneka kecil dan makhluk halus yang mencoba membunuh mereka.

Apakah liburan itu akan menjadi hari kematian ketiganya yang harus terjebak dengan teror dan kutukan dari rumah boneka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayano Kaname, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Teror yang Dimulai

Keane menyalakan smartphone miliknya dan merekam semua yang ada di ruangan tersebut. Namun saat dia melihat kameranya untuk merekam rumah boneka, dia melihat sesuatu yang sebenarnya tidak terlihat dari sudut matanya.

“Lucas!!” teriaknya.

Lucas melihat Keane dengan ekspresi panik, “Ada apa Keane?”

Dengan posisi kamera di smartphone yang masih menyalah, Keane berteriak sambil keluar ruangan. “Kita…kita ke atas sekarang!!”

Lucas yang ikut panik dengan ucapan sang adik hanya bisa mengikutinya.

**

Di dekat kamar Mariana, sosok Lucas dan Keane sudah dekat dengannya. Mereka terlihat berdarah, penuh dengan luka dan tidak baik-baik saja.

“Mariana…” kata Lucas yang ada di depan pintu kamar gadis itu.

Mariana kecil tertidur, namun membuka sedikit matanya saat dia mendengar suara yang memanggil.

Sosok keduanya tiba-tiba sudah ada di depan mata gadis kecil itu. Saat ini, yang terlihat di depan matanya sekarang telah berdiri dengan senyum dan darah. Keane yang terlihat penuh dengan darah di tangannya juga memanggilnya.

“Mariana, kamu sudah bangun. Apa kamu lapar?”

“Eh?”

Saat Mariana sudah mendapatkan kembali kesadarannya, dia terkejut karena kedua remaja di depannya terluka.

“Kyaaa!! Lucas, Keane!”

Mariana mencoba memegang tangan keduanya. Namun saat dia memegangnya, salah satu tangan Lucas yang dipegangnya putus dan mengeluarkan darah.

Gadis itu tidak mungkin bisa tenang. Jelas yang terdengar adalah suara teriakan keras dan dia langsung membuang tangan yang ada dipegangnya.

“Kyaaa!!! Tidak!!! Aaaaah!!”

Saat Mariana mencoba melarikan diri ke sudut ruangan, dia sempat melihat ke belakang. Yang terlihat saat ini adalah kepala Keane yang terlihat robek hingga nyaris putus.

Gadis itu ketakutan pada dinding kamar.

“Mariana…”

Air mata gadis itu mulai keluar dan dia hanya bisa menangis.

“Hiks…Lu–Lucas…kalian bukan…hiks…”

Dari luar, suara teriakan lainnya memanggil. “Mariana!!!”

“...!!!”

Mariana menutup matanya karena ketakutan dan sosok pemuda masuk ke kamar tempatnya berada.

“Mariana!!!” Keane berteriak dan masuk ke kamarnya.

Ketika Keane  tiba, dia tidak melihat apapun. Namun, Mariana sudah gemetar dan duduk di pojok ruangan sambil menutup matanya dan menangis.

Dengan cepat, remaja itu memeluknya.

“Mariana!!”

Mariana masih ketakutan dan mendorong Keane.

“Tidak! Jangan sentuh aku! Pergi dari sini!”

“Ini aku! Kenapa?! Apa kau terluka?!”

Mariana masih mendorong Keane tanpa membuka matanya karena takut. Lucas akhirnya masuk dan melihat Keane dan Mariana di sudut ruangan. Tidak ada apapun atau apapun di ruangan tersebut.

Ekspresi Lucas masih terlihat panik karena sang adik juga terlihat aneh saat hendak merekam rumah boneka milik gadis itu.

Keane masih berusaha menenangkan gadis kecil itu, “Apa yang terjadi? Mariana, siapa yang datang?”

“Tidak!! Menjauh dari Mariana!!”

Karena tidak ada cara lain, Keane memeluk erat gadis itu.

“Mariana!! Ini aku, Keane! Tenanglah! Maaf sudah meninggalkanmu saat sedang tidur! Kami tidak akan pergi kemanapun!”

Pelukan itu membuat Mariana memberanikan dirinya untuk melihat sosok yang mendekapnya. Kemudian, dia menangis keras.

“Huwaaaa! Mariana…hiks…Mariana melihat kepala…kepala Keane putus!”

“Hiks…itu…itu mimpi yang seperti nyata dan Mariana…hiks…Mariana takut…”

Keane terdiam mendengar penuturan gadis kecil itu. Kalau hanya mimpi, tidak akan membuatnya seperti ini. Dia mungkin hanya akan berteriak, namun yang ini tidak. Dia menolak untuk didekati dan menolak untuk disentuh.

Jelas itu bukan mimpi.

Pemuda itu mencoba menenangkan sepupu kecilnya dan menggendongnya kembali ke tempat tidur.

Lucas berusaha menenangkan gadis itu juga dengan mengambilkannya air yang ada atas meja kamar tersebut.

“Mariana…sudah tenang sekarang? Jangan menangis. Minumlah dulu.”

Gadis itu meminum airnya dan mencoba menenangkan dirinya. Dia berusaha tenang dan melihat kedua remaja yang ada di dekatnya. Senyum aneh yang dilihatnya beberapa waktu lalu kini tampak berbeda.

Di depannya, hanya ada dua pemuda yang tampak pucat dan khawatir. Dia tau bahwa yang sekarang di depannya adalah sosok sepupunya yang asli.

Gadis itu mulai mengeluarkan air matanya lagi dan memeluk keduanya.

“Hiks…Mariana ingin bertemu ayah dan ibu saja. Kenapa bisa ada Lucas dan Keane yang kepala dan tangannya putus. Hiks…”

“...!!” kedua remaja itu terlihat syok.

Tapi tampaknya, Keane tidak terlihat terlalu kaget.

Hal itu karena saat dia baru merekam rumah boneka milik gadis itu, di layar kamera smartphone miliknya terlihat ada dua sosok boneka mengerikan penuh darah dan tanpa kepala berdiri di ruangan yang mirip dengan kamarnya.

Di dalam rumah boneka yang denahnya persis dengan kediaman sang paman, Keane menyadari bahwa yang terlihat pada layar smartphone miliknya berbeda dengan apa yang terlihat pada kenyataan. Itulah alasan dia berteriak dan naik ke atas untuk kembali ke kamarnya. Namun sang kakak belum mengetahui hal tersebut.

Lucas hanya bisa mengusap punggung sepupu kecilnya.

“Mariana, mungkin…itu hanya mimpi.”

“Mimpi bagian mananya?” Keane balik bertanya.

Lucas jadi bingung karena niat awalnya dia ingin menenangkan sepupu kecilnya.

“Keane, aku berusaha menenangkan Mariana di sini.”

“Itu bukan cara yang bagus, kakakku.” Keane memberikan smartphone miliknya dan menunjukkan video yang disimpannya.

“Kau lihat dan katakan bahwa itu adalah mimpi setelah ini.”

Dengan cemas, Lucas melihat video yang hanya berdurasi 15 detik. Namun dalam 15 detik itu, dia tau bahwa dia harus menarik ucapannya kembali.

**

Di ruang tamu, rumah boneka itu terlihat mulai berubah. Di setiap ruangan yang ada di dalam rumah boneka itu mulai mengeluarkan darah, terdapat lebih dari lima boneka baru yang tiba-tiba muncul.

Mereka terlihat mengerikan, bahkan ada sosok boneka lain yang memegang sesuatu seperti kapak di tangannya.

Pada bagian dinding rumah boneka tersebut mulai memunculkan tulisan dari darah.

[Hi hi hi. Ayo main dengan kami]

[Kami akan membuatmu bahagia]

Dan bersamaan dengan itu, dinding di ruang tamu dan sepanjang koridor milik rumah Mariana mulai memunculkan tulisan berdarah dan cap telapak tangan.

Hal itu, tentu belum diketahui oleh ketiganya dan kini…mereka mungkin akan merasakan hal menakutkan mulai datang.

...\=\=\=\=\=\=\=***\=\=\=\=\=\=\=...

1
@Xiao Han (GG) ୧⍤⃝🍌
Udah tamat aja /Scare/.
Ayano: ada lanjutannya Wak. lagi otw cuma mikir mo di up kapan 🤭
total 1 replies
Ndhit🌵🏡s⃝ᴿ
Denial banget, ishhh!!! 😮‍💨
Ayano: Aku pinjemin pentungan wak biar dia gan denial
total 1 replies
Ndhit🌵🏡s⃝ᴿ
Nah, kan. Kalau ini film, aku dah ancang² nutupin muka pake bantal. 😆
Ayano: nanti pas nutupin muka pake selimut, ternyata pas dibuka tau tau di depannya muncul hayooo🤣
total 1 replies
Ndhit🌵🏡s⃝ᴿ
Menarik ndasssmu!
Ayano: siapa tau menarik beneran 🤣
total 1 replies
🍁𝐌𝐚𝐡𝐞𝐬𝐰𝐚𝐫𝐢💃❣️
waahh.. seru.. seru...
Ayano: Arigatou
total 1 replies
🍁𝐌𝐚𝐡𝐞𝐬𝐰𝐚𝐫𝐢💃❣️
oohh orang itu.. eh orang apa bukan sebenarnya dia ya?
Ayano: Masih jadi misteri
total 1 replies
🍁𝐌𝐚𝐡𝐞𝐬𝐰𝐚𝐫𝐢💃❣️
what❓ apa kutukannya blm hilang?
Ayano: Mungkin masih tapi....ada deh
total 1 replies
🍁𝐌𝐚𝐡𝐞𝐬𝐰𝐚𝐫𝐢💃❣️
tapi siapa orang yang memberikan rumah boneka tsb? apa maksud dan tujuan nya memberi rumah boneka terkutuk itu?
Ayano: Itu untuk nanti 🤣
soalnya masih akan ada ke depannya 🤣
total 1 replies
🍁𝐌𝐚𝐡𝐞𝐬𝐰𝐚𝐫𝐢💃❣️
yang penting semua selamat
Ayano: Tapi tau dah yang selanjutnya selamat kagak 🤣
total 1 replies
🍁𝐌𝐚𝐡𝐞𝐬𝐰𝐚𝐫𝐢💃❣️
misteri apa lagi itu?
Ayano: rahasia 🤣
total 1 replies
🍁𝐌𝐚𝐡𝐞𝐬𝐰𝐚𝐫𝐢💃❣️
jangan2 mereka sengaja meninggalkan anak dan keponakan nya 😅
Ayano: Mungkin. Apakah itu mungkin 🤣
total 1 replies
🍁𝐌𝐚𝐡𝐞𝐬𝐰𝐚𝐫𝐢💃❣️
mungkin meleleh 😅😅
Ayano: melebur seperti kenangan mantan wak
total 1 replies
🍁𝐌𝐚𝐡𝐞𝐬𝐰𝐚𝐫𝐢💃❣️
wa ini seru.. pendeta vs iblis
Ayano: kadang yang gelap yang.....aduh rahasia
total 1 replies
🍁𝐌𝐚𝐡𝐞𝐬𝐰𝐚𝐫𝐢💃❣️
nah .. percaya kau kan sekarang pak?
Ayano: baru percaya kalo udah ngalamin sendiri wak
total 1 replies
🍁𝐌𝐚𝐡𝐞𝐬𝐰𝐚𝐫𝐢💃❣️
buruan pak penyidik.. hal lain pikir nanti😅
Ayano: Kalo ampe mereka kenapa napa, didemo! bilangin wak
total 1 replies
🍁𝐌𝐚𝐡𝐞𝐬𝐰𝐚𝐫𝐢💃❣️
napas dulu wak.. tegang amat 😅😅
Ayano: tau nih. tegang bener wak 🤣
total 1 replies
🍁𝐌𝐚𝐡𝐞𝐬𝐰𝐚𝐫𝐢💃❣️
syukur lah mereka sdh datang ayo cepat 2 keburu mati
Ayano: panggil damkar wak
total 1 replies
🍁𝐌𝐚𝐡𝐞𝐬𝐰𝐚𝐫𝐢💃❣️
baru juga ide mau bakar rumah.. malah kebakaran 😅
Ayano: 🤣🤣🤣 kejadian sebelum direalisasikan artinya alam merestui wak
total 1 replies
🍁𝐌𝐚𝐡𝐞𝐬𝐰𝐚𝐫𝐢💃❣️
apa ini waktu rumah bonekanya diguyur air sakti?
Ayano: harus panggil pemburu hantu sih
total 1 replies
🍁𝐌𝐚𝐡𝐞𝐬𝐰𝐚𝐫𝐢💃❣️
waduuuh keburu kehabisan darah si Keane
Ayano: Nooo!!!!
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!