NovelToon NovelToon
CINTA TAK TERBACA

CINTA TAK TERBACA

Status: tamat
Genre:Teen School/College / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Berondong / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: mama reni

Aluna terpaksa menikahi muridnya bernama Keenan. Seorang siswa yang terkenal nakal di sekolah tempatnya mengajar.

Semuanya berawal saat keduanya kepergok warga ketika berteduh di sebuah gubuk dekat hutan lindung. Aluna dan Keenan dipaksa menikah karena kedapatan berpelukan.

Pernikahan keduanya harus disembunyikan hingga Keenan lulus sekolah.

Bagaimanakah mereka akan menjalani rumah tangga, jika keduanya berbeda prinsip dan gaya hidup?

Jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca. Like dan koment. 💓💓

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9. Kemarahan Keenan

Mendengar tuduhan dari Aluna membuat emosi Keenan kembali tersulut. Dari pagi istrinya itu telah membuat dia emosi. Di tambah lagi tuduhannya.

"Jangan mengambil kesimpulan sebelum mendengar penjelasan Bu Aluna. Tidak selamanya yang terlihat jahat itu yang bersalah," ucap Keenan ketus.

Aluna menarik napas dalam. Sebagai seorang guru BK memang tidak seharusnya dia mengambil kesimpulan tanpa penjelasan terlebih dahulu. Bukankah guru BK bertugas untuk mengetahui dan juga memahami perilaku dan juga memberikan konseling kepada siswa sehingga bisa membantu siswanya dalam mengatasi setiap permasalahan siswa.

Keenan berdiri dari duduknya, menatap tajam ke arah tiga orang teman ceweknya itu. Fanny, Mery dan Desy tertunduk, tidak berani menatap ke arah pria itu.

"Ibu Aluna yang terhormat, ketiga orang cewek ini mengatakan jika ibu adalah simpanan Papi saya. Ibu berdandan seksi dengan memakai rok pendek itu hanya untuk mencari perhatian para pria terutama Pak Bramantyo," ucap Keenan dengan suara lantang.

Aluna terdiam mendengar penjelasan dari murid sekaligus suaminya itu. Padahal Keenan sengaja menambahkan pakaian seksi untuk menyindir wanita itu.

Tanpa menunggu penjelasan dari teman ceweknya yang lain Keenan pergi. Baru sampai di pintu, Aluna meminta Keenan kembali.

"Keen, ibu minta kamu kembali duduk!" perintah Aluna.

Keenan membalikkan tubuh dan menatap tajam ke arah wanita itu. Aluna menganggukan kepalanya seperti memohon. Cowok itu dengan malas kembali duduk.

"Katakan dengan jujur, apa benar yang Keenan katakan tadi?" tanya Aluna berusaha menahan emosi. Dia tidak ingin menjadi bahan omongan, jika seorang guru BK memarahi muridnya.

"Maafkan kami, Bu. Tadi Desy dan Mery melihat Ibu dan Pak Bramantyo bicara di taman. Sepertinya Pak Bramantyo memberi ibu amplop, jadi mereka berkesimpulan jika itu uang buat Ibu sebagai simpanannya Papi Keenan." Fanny menjelaskan semua yang dikatakan Desy dan Mery.

Keenan memukul meja cukup keras, membuat Aluna kaget dan langsung memegang dadanya. Dia teringat saat Keenan marah dan menggunting roknya tadi pagi.

"Makanya jadi orang itu jangan suka gosip. Jika memang Bu Aluna ini simpanan Papi saya, berarti dia cari mati. Memberi uang di sekolah, dan pasti ada yang melihatnya atau mungkin aku sendiri yang menyaksikan itu. Orang jika bersalah akan selalu menyembunyikannya, bukan memamerkan. Lagi pula apa tidak terlalu berisiko jika Aluna menerima uang dari Papiku disekolahan ini!" ucap Keenan dengan suara tinggi.

"Kami minta maaf, Bu," ucap ketiga murid Aluna itu dengan terbata. Mereka takut melihat kemarahan Keen.

Aluna menarik napas dalam sebelum bicara. Dia tersenyum pada ketiga muridnya yang tampak pucat karena ketakutan.

"Sekarang Ibu pengin tanya sama Desy. Kamu tadi yang melihat Ibu dan Pak Bramantyo sedang mengobrol. Apakah kamu mendengar apa yang kami obrolkan?" tanya Aluna.

Desy menjawab dengan menggelengkan kepalanya. Hal itu membuat Keenan kembali emosi. Dia kembali memukul meja. Semua yang ada di dalam ruangan menjadi kaget dan ketakutan.

"Apa kamu tidak bisa bicara? Menjawab hanya dengan anggukan kepala. Kamu pikir yang bertanya ini temanmu. Walau Aluna masih muda, dia tetap guru kamu," ucap Keenan makin emosi dan kembali dia tidak sadar menyebut nama Aluna tanpa Ibu.

"Maaf, Bu. Aku memang salah. Aku tidak mendengar apa yang Ibu dan Pak Bramantyo omongkan. Tidak seharusnya aku berpikiran negatif." Dengan terbata Desy mengatakan semua itu. Dia takut melihat Keenan makin emosi.

"Kalian tahu, bagaimana jika Bapak Bramantyo yang dengar. Dia bisa saja menjatuhkan sangsi pada kalian.Kami tadi bicara juga tidak di tempat sembunyi. Di taman, tempat umum. Lain kali jika melihat sesuatu jangan mengambil kesimpulan sendiri. Apa yang kita lihat kadang tidak seperti yang kita pikirkan. Kalian minta maaf dengan Keenan sebagai anak Pak Bramantyo," ucap Aluna.

Ketiga murid Aluna itu lalu mengulurkan tangan meminta maaf. Setelah itu minta maaf dengan Bu Aluna.

"Lain kali ibu tidak mau mendengar ada lagi murid yang bicara jelek tentang guru. Baik ibu atau guru yang lainnya."

"Baik, Bu." Mereka mengucapkan dengan serempak. Setelah itu mereka diizinkan kembali ke kelas.

Keenan juga ikut berjalan keluar meninggalkan Aluna. Wanita itu memanggil suaminya dan menahan langkahnya.

"Keenan, kamu tinggal sebentar. Masih ada yang akan Ibu katakan," ucap Aluna menahan langkah Keenan yang telah sampai di ambang pintu.

Keenan berbalik menghadap wanita itu. Menatapnya dengan mata tajam.

"Apa lagi yang ingin Ibu katakan?" tanya Keenan dengan penuh penekanan.

Aluna berdiri dari duduknya dan tanpa Keenan duga, wanita itu langsung memeluk pinggangnya dengan erat. Keenan jadi salah tingkah dan tidak tahu harus melakukan apa.

"Maafkan aku. Terima kasih karena telah membelaku," ucap Aluna dengan tangan yang masih memeluk erat pinggang cowok itu.

Tinggi Aluna yang hanya sedada cowok itu, membuat dia harus menunduk agar dapat melihat wajah istrinya. Bertepatan dengan Keenan yang menunduk, Aluna menengadahkan kepalanya sehingga bibir Keenan beradu dengan bibir wanita itu.

Lama mereka terdiam dan saling bertatapan. Tiba-tiba Keenan mengangkat tubuh mungil istrinya ke atas meja. Dia mengukung dengan kedua tangannya. Keenan mendekatkan bibirnya ke bibir istrinya dan mengecup dengan lembut.

Walau usia Aluna telah memasuki dua puluh lima tahun, tapi dia belum pernah pacaran, sehingga tubuhnya terasa panas, jantung berdetak lebih cepat dengan apa yang Keenan lakukan.

Melihat Aluna yang hanya diam, tangannya menahan kepala Aluna. Memegang tengkuk wanita itu. Keenan lalu ******* bibir mungil istrinya. Ciuman yang awalnya hanya biasa saja, akhirnya saling menuntut. Keenan ingin lebih jauh melakukan dengan istrinya, tapi semua terhenti karena mendengar langkah kaki mendekat.

Keenan melepaskan pagutannya di bibir Aluna. Menghapus bibir wanita itu. Dia juga menurunkan Aluna dari meja.

Di saat yang bertepatan Aluna yang telah kembali merapikan pakaiannya, muncul Pak Daniel. Dia tampak sedikit kaget melihat Keenan yang ada bersama Aluna, berdiri begitu dekatnya.

"Maaf, apa aku mengganggu? Ibu Aluna sedang memberikan konseling?" tanya Pak Daniel.

"Sangat mengganggu." Keenan yang menjawab pertanyaan Pak Daniel. Wajahnya terlihat sangat kesal karena di ganggu pria itu.

Pak Daniel membalas dengan menatap muridnya. Terlihat dia kurang senang karena menganggap muridnya lancang menjawab pertanyaan yang dia ajukan untuk Aluna. Keenan tertawa sinis.

"Maaf, Keenan. Bapak bertanya dengan Bu Aluna," ujar Pak Daniel

"Aku mendengarnya, tentu saja aku berhak menjawab," ucap Keenan.

Aluna yang menyadari jika Keenan mulai terbawa emosi, lalu meminta Keenan untuk keluar dari ruangan itu. Namun, Keenan tidak juga bergerak dari tempatnya berdiri.

...----------------...

1
apajalah
🌾🍂🌾🍂🍁🤙🤙👍👍👍🌾🍂🍁🌵
apajalah
🍁👍👍👍🤙🍁🍂🌾🍁🍂🌾
apajalah
👍👍👍🍁🍂🍁🍂🌾🌾
apajalah
👍🍁🍂🍁🍂🍂🌾🌾🌵🌾🍁🍂🍂👍
Asmainiati Pelis
pakek KB kan bisa
djerrih leni
pasti lg ngerancang rencana2 jahaat ya nov n Jack kamu adik n kaka kompak buat ngerebut harta orang...
djerrih leni
ngak salah ya nov... yg licik teriak2 seakan-akan dia yg di sakiti. wkwkwkk
djerrih leni
tinggalin ajaaa istri kayak gitu... ada niat yg tersembunyi mau nikah sama papi kee
djerrih leni
santuy Keen... jangan kalah saing bacain puisinya di depan Aluna dan temen2, biar Aluna tersnjung.. n buat yg lain jd iri
djerrih leni
wkwkwkwk....
djerrih leni
oo... Allah pantesan Ken yg notaben anak sekolahan, tp sikapnya dah lelaki dewasa ternyata dpt ilmunya langsung drNovel masternya Mama Reni ...
Mama Reni: 🤣🤣🤣😭😭
total 1 replies
djerrih leni
surat perjanjian di buat utk di langgar ya Keenan.... lagi2 pak Daniel n pak Daniel yg selalu muncul, kayaknya ngikutin bu Aluna nih...
djerrih leni
author... biasanya dlm rombongan sekolah itu kalau blm lengkap penumpang busnya tdk akan meninggalkan pesertanya, akan di cek pesertanya dan masing2 cek kiri dan kanannya.. ini kok bisa di tinggalin mana bu guru dan murid yg di tinggalkan...
Umi Syafaah
Luar biasa
Bahari Sandra Puspita
Aduh, so sweet banget seh pasangan satu ini, bikin baper aja bawaannya.. 💞💞💞
dari yg awalnya saling menolak tapi harus menikah dg terpaksa, tapi berakhir saling mencintai satu sama lain, bahkan jadi bucin..
happily ever after Keenan dan Aluna, gak ketinggalan Jeca jg..

makasih mama, udah nyuguhin novel ini.
semoga sehat terus ya mam..
tetap semangat dan semoga sukses selalu..
🙏🏻💪🏻😘🥰😍🤩💕💕💕
Qaisaa Nazarudin
Terimakasih thor,Alur Cerita mu bagus banget aku suka,Semoga sehat selalu dan sukses selalu, Teruskan berkarya ya thor ⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐🌺🌺🌺🌺🌺🌹🌹🌹🌹🌹🌹☕☕☕☕☕☕
Mama Reni: Aamiin, Makasih. ♥️♥️
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Lho kan masa Nifas Aluna udah habis,Udah bisa di kunjungi lg tuh..
Qaisaa Nazarudin
Lumayan
Qaisaa Nazarudin
MENYIMPAN RAHASIA KALIAN??? Apa maksudnya?? Bukannya satu sekolah udah tau kalo Ken dan Luna udah nikah,Kan Papinya Ken udah buat pengumuman di Aula skolah di depan murid-murid waktu itu?? Kemana emangnya Daniel saat itu??Gak denger ya pengumuman papinya Ken..🤔🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Nah itu apa yg dikatakan temen mu iru bener,Belom Nikah aja Ken gak pernah mandang kamu,Apalagi setelah Nikah,Kamu aja yg bertepuk sebelah tangan..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!