gadis cantik dari keluarga sederhana bernama Ayunda Maharani harus mengalami kenyataan pahit dalam hidupnya saat Ayunda menolak ungkapan cinta dari ayah sahabatnya bahkan gadis itu sampai di keluarkan dari sekolah.
Alfin Bastian laki-laki duda yang sangat terobsesi dengan Ayunda sehingga melakukan berbagai cara untuk mendapatkan Ayunda namun sayang cintanya tetap tak terbalas oleh Ayunda membuat Alfin marah dan gelap mata. dia memperkosa Ayunda dan mengarang cerita seolah-olah Ayunda yang merayunya.
bagaimana nasib Ayunda setelah malam kelam itu? akankah ada keadilan untuknya? yuk kepoin ceritanya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuyun Wanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 9_kembali sekolah
setelah liburan sekolah selama 2 Minggu membuat Ayunda lebih dekat dengan Vina bahkan Ayunda sudah menganggapnya sebagai adik karena usia Vina jauh lebih muda dari Ayunda.
Ayunda memang telat dalam masuk sekolah dasar karena perekonomian keluarganya yang kurang baik waktu itu di tambah sang ayah yang sakit-sakitan membuatnya terlambat sekolah.
hari pertama masuk sekolah Ayunda begitu antusiasnya karena ia tak sabar bertemu teman-temannya.
setibanya di depan sekolah Ayunda bertemu dengan Vina yang baru saja turun dari mobil
"hai Vin"sapa Ayunda
"hai" ucap Vina menghampiri Ayunda
"nanti pulang jam berapa sayang?"tanya Alfin
"seperti biasa Ded"
"hai om, apa kabar?"sapa Ayunda
"sangat baik cantik, nanti pulang bareng Vina ya ay sekalian om mau ajak kamu ma Vina ke mall"
"seriusan Ded"tanya Vina
"serius sayang"
"asik...aku mau beli sepatu baru Ded "
"boleh "
"emmm maaf om sepertinya aku nggak bisa?"
"yahh! ayolah ay ikut"rengek Vina
"emang kamu mau kemana?"tanya Alfin
"aku mau bantu ibu om"
"ayolah ay sekali ini saja mau ya please"bujuk Vina dengan raut wajah kelas dan sedih Ayunda yang melihatnya jadi tak tega
"baiklah"
"yeee...aku bisa beli sepatu baru"
"ya sudah nanti Deddy jemput di jam seperti biasa ya"
"oke Deddy"
"Deddy berangkat kerja dulu"
"ya Ded hati-hati di jalan"
Alfin melajukan mobilnya menuju kantor sedang Ayunda dan Vina menuju kelas dengan jalan beriringan sambil sesekali tersenyum karena candaan mereka
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
jam istirahat sekolah tiba Ayunda meraih bekal yang ia bawa lalu menuju kantin untuk menyusul Vina tadi Vina pergi lebih dulu karena keburu haus dan tak sabar jika harus menunggu Ayunda.
sesampainya di kantin Ayunda melihat Vina duduk lalu menghampirinya
"nih ay minuman kamu"
"makasih Vin"
"hemm"
mereka menikmati makanan mereka tak berselang lama seorang pemuda datang menghampiri tempat duduk mereka
"boleh gabung kan"
"eh kak Zacky dan kak Candra silahkan kan kalau mau gabung" ucap Vina berbinar melihat sang pujaan datang
"terimakasih"
kedua pemuda itu duduk di hadapan Vina juga Ayunda, sejak awal berada di situ Zacky menatap Ayunda yang sedang asik makan bahkan tak terganggu sedikitpun oleh keberadaan kedua pemuda itu
"lahab banget makanya hingga tak mau menengok, makan apa kamu ay? tanya Zacky kepada Ayunda
merasa namanya di sebut akhirnya Ayunda mendongak
"nasi goreng kak"
"buat sendiri atau.."
"buat sendiri"potong Ayunda
"boleh coba?"
"maaf sudah habis" ucap Ayunda dengan cueknya
Vina dan Candra hanya memperhatikan interaksi kedua orang tersebut, ada rasa iri di hati Vina saat sang sahabat di perhatikan oleh pemuda yang di sukainya. Vina tahu sikap Ayunda yang cuek karena ingin menjaga perasaannya tapi tetap saja Vina cemburu padahal ia tak kalah cantiknya dengan Ayunda.
menyadari ada yang tak berkenan untuk sahabatnya Ayunda memilih beranjak dari duduknya dan pergi meninggalkan tempat itu
"Vin aku duluan kembali ke kelas ya" ucap Ayunda berdiri dari duduknya
"iya"
"kok buru-buru si ay jam istirahat juga masih lama"tegur Zacky
"maaf saya ada urusan lain" Ayunda meninggalkan tempat itu
"cukup membuatku penasaran" ucap Zacky dalam hati saat melihat punggung Ayunda mulai menjauh
Vina,Candra dan Zacky Menikmati makanan Meraka sambil sesekali Vina bertanya soal zacky maupun Candra. Vina benar-benar menyukai Zacky sang kakak kelas dan kapten basket di sekolahnya, popularitas sang pemuda membuat banyak wanita terpesona bahkan ingin menjadi pasangannya walau sesaat namun berbeda dengan Ayunda,gadis itu tak pernah sekalipun merespon sikap Zacky sejak awal kelas satu.hal itu membuat Zacky tambah penasaran dengan sikap Ayunda
"Vin apa Ayunda sudah punya pacar?"
"belum kak kenapa?"
"nggak papa"
"kalau kamu?"tanya Candra
"belum kak"
"wah bisa dong aku daftar jadi pacar kamu?"
Vina merasa malu dan hal itu membuat wajahnya memerah
"boleh aku minta no telepon kamu"tanya Zacky
"iya ni kak nomor HP aku"sahut Vina dengan wajah berbinar-binar
"terimakasih nanti kalau aku ingin sesuatu informasi aku bisakan hubungi kamu"
"tentu"
Candra agak tidak suka dengan sikap Zacky karena Candra mulai suka dengan Vina
"kenapa Zacky minta nomor Vina segala si, menyebalkan"gerutu Candra dalam hati
sedangkan Vina begitu bahagia sang pujaan hati mau meminta nomornya Vina berharap hubungannya dengan Zacky bisa lebih baik lagi bahkan mungkin Vina akan berusaha mengejar Zacky walaupun Vina tahu Zacky menyukai Ayunda namun apa salahnya jika ia yang mencoba mendekati Zacky terlebih dahulu sehingga lama-kelamaan Zacky bisa luluh dengan usahanya.
hingga akhirnya meninggakan Jim dan elena dgn mengunci ruangan dari luar.
cakep nih ceritanya 😀👍
makin seru ceritanya jangan lama-lama ya buat updatenya
semangat ya thor.