NovelToon NovelToon
TWINS BABY

TWINS BABY

Status: tamat
Genre:Anak Genius / Tamat
Popularitas:853.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Lili Anti

"Sayang sakit " ucap Aqeela menahan sakit, bahkan dia sampai menggenggam erat tangan suaminya.

"Tidak ada yang tidak sakit sayang kecuali membuatnya, enak " bisik Werren vulgar, mampu membuat wajah Aqeela bersemu merah.

"Nyonya sudah saat nya anda mengejan " ucap dokter memberikan instruksi.

"Aaaaarrrrrrggggggg " Teriak kan pertama gagal, padahal Aqeela sudah berusaha tapi masih gagal.

"Nyonya, sekali lagi " instruksi dari dokter .

"Baby pasti bisa, demi bayi kita " ucap pria yang di samping Aqeela, dan tidak lupa dia mengecup seluruh wajah istrinya.

"Aaaaarrrrrrggggggggggg " teriakan yang tidak sia-sia akhirnya.

Oek Oek Oek Oek

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lili Anti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 9

Setelah izin berpamitan Meraka langsung kembali ke kamar mereka untuk istirahat, tapi tidak dengan dua bocah kecil yang merengek seakan mengerti jika mereka akan di tinggal sang Daddy tercinta.

"Hiks,,, Daddy ingin peyuk Daddy " rengek Fiona kecil, bahkan matanya sudah menahan kantuk yang melanda.

"Felix nak juga " sang Kaka tidak kalah cerewet dari sang kembaran, biasanya Felix sangat mudah tertidur tapi tidak untuk kali ini.

Padahal jam sudah menunduk pukul 23.30 menit, waktu yang singkat belum lagi sang istri yang kewalahan menghibur dang buah hati.

Bagaimana dia tidak tega melihat itu, dia juga tidak ingin berpisah dengan orang kesayangan nya, tapi dia sudah meminta waktu yang cukup lama biar orang kepercayaan yang handle di sana.

"Sayang, ini sudah larut ayo bobok " bujuk Aqeela.

"Tidak, mau Didi " teriak Fio kecil.

"Sayang ayo kita tidur bersama, biar sayang peluk " ucap Werren langsung masuk dalam selimut yang sama dan memeluk ketiga orang kesayangan nya.

Pelan-pelan mata sang buah hati mulai meredup saat merasakan hangatnya dakan pelukan sang Daddy.

"Sayang tidur lah " ucap Werren pelan, apa lagi Sekarang sudah pukul 23.50 WIB, sepuluh menit lagi dia tidak bisa melihat memeluk sang suami tercinta.

Cup

"Baby tidurlah jangan buat suamimu merasa bersalah " Aqeela langsung memeluk tubuh suaminya, merasakan hangatnya tubuh sang suami.

Cup ...

"Maaf membuat mu sedih " ucap Werren lagi.

"Sayang janji akan kembali setelah selesai " samar-samar terdengar suara pesawat yang mau tak mau Werren harus melepaskan pelukan sang istri.

"Tidurlah, sayang akan pergi sekarang " Werren langsung bangun dari duduknya tapi pakai tidurnya di tahan oleh seseorang, siapa lagi jika bukan istri cantiknya.

"Ikut " rengek Aqeela, luruh sudah air mata nya, apa lagi terdengar pesawat yang sudah berputar di atas genteng mereka.

"Iya nanti, tidak sekarang jangan menangis nanti baby bangun, mau ikut ke lantai atap " dengan cepat Aqeela mengangguk, walau berat Karna di tinggal setidaknya bisa mengantar kepergian sang suami.

"Ayo " sebelum itu, Werren mencium kedua buah hatinya.

"Good night baby, tunggu Daddy kembali " setelah mengucapkan selamat tinggal mereka langsung keluar menuju lantai atap di mana pesawat yang sudah menjemput nya.

Selama di dalam lift, Aqeela tidak pernah melepaskan pelukannya mencium aroma khas tubuh suaminya yang menjadi candu untuk ya, dia akui akhir-akhir ini dia sangat posesif lada suaminya.

Pintu lift terbuka, Werren langsung berjalan menuju pintu yang akan membawa mereka ke atas atap, pintu nya tidak di kunci dan .

"Mommy " ucap mereka, ia Ara sudah duduk di sana entah sejak kapan dengan jaket yang terpasang rapi di tubuhnya untuk mengusir dingin nya malam masuk dalam tubuhnya.

"Sudah ingin pergi " tanya Ara, dan di anggukkan kepala oleh werren.

"Aqeela sini sama mommy sayang " dengan terpaksa Aqeela melepaskan pelukannya, dan langsung memeluk tubuh snag mommy sebagai gantinya.

"Mom memiliki sesuatu untuk mu " Ara menyerah sebuah koin perak pada Werren, Werren langsung menerima nya dan menyimpan di saku celananya.

Benda apa itu ? entahlah hanya sang Queen yang tahu.

"Tuan " teriak seseorang di pesawat jika sekarang sudah saat nya snag tuan berangkat.

"Mommy Werren titip Aqeela dan baby kembar " ucap Werren sedikit teriak biar sang mommy bisa mendengar apa yang dia katakan.

"Tentu saja mereka putri dan cucu mommy, pergilah dan pastikan pulang dengan kondisi Yang sama " Ara tak kalah berteriak.

"Sayang, aku pergi, cup " setelah itu Werren langsung berlari dan melihat sebenar ke arah wanitanya yang menangis.

"Ayo tuan sudah saatnya berangkat " teriak anak buah Werren, Werren langsung naik dan saat itu pintu pesawat tertutup dan langsung membawa terbang sang suami.

"Huaaaa,,,sayang aku mau ikut " teriak Aqeela histeris melihat kepergian snag suami.

"Sayang ayo kita masuk ini dingin nak " Ara langsung melepas jaket nya dan langsung dia berikan pada sang putri sambil membantu Aqeela bangun dari duduk nya.

"Ayo nak, percaya pada mommy " orang tua mana yang tidak rapuh melihat anak mereka bersedih.

"Sayang ayo " Suara berat khas bangun tidur ikut membantu Aqeela untuk bangun.

"Mas " ucap Ara, entah sejak kapan snag suami sudah di sini.

"Ayo kita masuk " pelan-pelan pandangan Aqeela mulai gelap dan tiba-tiba dia ambruk di dekapan sang mommy.

Bughhhh ...

"Aqeela " pekik Ara, Devan langsung dengan sigap mengendong sang putri yang sudah pucat.

"Ayo dad " Meraka langsung membawa Aqeela masuk kembali di dalam mansion.

***

Sedangkan Werren melihat jelas istrinya yang terduduk lemas saat melihat pesawat yang membawa pergi, dia ingin memeluk tubuh istrinya tapi dia tidak bisa.

"Tuan, ini pakaian anda " mendengar asisten bicara Werren langsung menghapus air matanya dnegan cepat.

Detik terendah sisi Werren yang terkenal kejam, dingin adalah sang istri dan buah hatinya, maka dia akan dengan mudah menetaskan air mata.

"Bagaimana kondisi di sana " tanya Werren setelah menormalkan hati nya.

"Maaf tuan kondisi semakin tidak terkendali " jelas asisten nya, Werren langsung menghembuskan nafas dalam.

Menjadi orang terpandang dan berpengaruh di negara mereka membuat Werren harus kuat, dan sekarang dia paham kenapa snag Daddy mendidiknya keras Karna ini semua orang menginginkan nyawanya, biar bisa menggeser posisi mereka.

Rambut boleh hitam tapi hati tidak sama bersih, baiklah mereka yang memulai maka siap-siap perang di mulai.

Izin nafas dulu ya, dan di lanjut part selanjutnya, sorry 🙏

happy reading 😊

1
Erina Munir
iyaa ga afa thoor
Erina Munir
yaah thor naura g d ceritain thor
Erina Munir
hahaaaaa...lucu banget fio
Erina Munir
akhiirrtnyaas
Erina Munir
ga ketemu aku thor single.mom nya
Erina Munir
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Erina Munir
aya2 waee bocaah...nyontek laah😄😄😄😄
Erina Munir
critanya sang cucu jdi penguasa..
🤣🤣🤣🤣
Erina Munir
fio...fioo...😄😄😄😄😄
Erina Munir
hahaa...jebakan aja dri warren...mna mau dia main2 lgi ga.mungkin...ini supaya s abderson kapok aja main3 sm warren dia ga tau apa warren siapa
Erina Munir
Aqeela hamilnya kelebayaan
Erina Munir
🤣🤣🤣🤣🤣...d kerjain sm orang hamil...udh thor aku udh cari tpi ngga ketemuu😔
Erina Munir
😄😄😄😄😄😄
Erina Munir
hamil Aqeela
Erina Munir
seruu niih
Erina Munir
deg degan thoor akuuh
Erina Munir
semoga tdk terjadi yg mebahayakan warren
ahyuun.e
girl thor bukan gril 😭😭😭 dikira mau bbq-an apa 😅
Erlina Ibrik
Low profile *
Erlina Ibrik
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!