NovelToon NovelToon
My Sexy Hot, Pak Tentara

My Sexy Hot, Pak Tentara

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:2.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Mom Olla

Novel kedua

Adulth Romance

Seorang gadis remaja menargetkan lelaki dewasa untuk menjadi suaminya hanya karena insiden yang tak disengaja.
Berbagai cara dirinya mencoba untuk mendekati pria pujaannya tersebut namun usahanya sia-sia, karena pria pujaannya ternyata sedang menjaga hatinya untuk wanita lain.

Mampukah gadis tersebut menahlukkan hati tetangganya sekaligus berprofesi sebagai Kapten disalah satu Batalyon dan sayangnya memiliki sifat yang dingin dan datar jika berada didekatnya?

Ikuti terus perjalanan cinta antara gadis remaja dan Kapten Tentara...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom Olla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 9

Happy Reading🤗🤗🤗

Pliss....like, vote and gift for my novel😁😁

Tristan masih menautkan bibirnya seakan tak rela untuk melepaskannya entah sengaja atau tidak dirinya secara perlahan menggerakkan bibirnya mengikuti insting yang ada dengan kedua tangan besarnya menangkup wajah gadis kecil.

Tak ada balasan apapun dari lila sebab dirinya masih dalam mode terkejut dan ini adalah kali kedua bibirnya disentuh oleh orang yang sama namun sekarang bibirnya malah dilumat oleh orang tersebut berbeda pada saat yang pertama hingga tiba-tiba aliran darahnya memanas seketika, apalagi ciuman ini penuh dengan kelembutan.

Cup.

Tristan mengakhiri ciumannya dan merenggangkan kepalanya dan hanya beberapa senti.

"Tolong aku, berpura-pura lah menjadi calon istriku untuk saat ini".

Ucapnya pelan dengan sedikit memohon mengabaikan rasa yang bercampur menjadi satu, sebab dirinya pun sadar bahwa kini mereka berdua menjadi pusat perhatian disekitarnya dan beruntungnya pengunjung diresto tersebut tidak terlalu banyak pengunjung.

Lila yang masih syok dengan peristiwa barusan hanya mampu mengedipkan kedua matanya hingga nampak menggemaskan di mata lelaki yang saat ini masih menangkup wajahnya.

Cup.

Tristan seketika mengecup kembali bibir mungil lila agar menyadarkannya dari lamunan.

Aciecie....nyosor aja mah sikulkas, udah ngerasain enaknya bibir perawan nyuri-nyuri kesempatan terus🤣🤣🤣🤣

"Please"....

Ucapnya kembali dengan sedikit rengekan.

Lila yang sudah kembali kedunia nyata langsung menganggukkan kepalanya perlahan membuat tristan menerbitnya senyuman tipisnya, sangat tipis hingga lila tak dapat melihat senyum itu.

Tristan lantas melepaskan tangannya dari wajah lila dan menegakkan tubuhnya, ya... tubuh lila hanya sebatas dadanya saja padahal saat ini lila tengah memakai heels 7 cm tapi ya tetap saja hanya naik sedikit, jadi saat dia mencium tadi tristan harus menundukkan wajahnya hingga bisa menggapai bibir mungil nan seksi milik tetangganya.

Entah apa yang mendasarinya menggunakan heels padahal biasanya dia seolah enggan untuk menggunakan benda yang sulit membuatnya jalan itu.

Diletakkannya tangan besarnya dipinggang ramping lila dan ditariknya pelan hingga tubuh mereka semakin terlihat mesra didepan para pengunjung dan wanita yang saat ini tengah memendam kekesalan setengah mati melihat pria yang dikejarnya tengah menggandeng mesra seorang gadis dan lebih muda jika dilihat dari raut wajahnya.

"Erika, kenalkan ini calon istri ku".

Ucapnya saat sudah berada didepan meja dimana ada erika dan dony.

"Honey".

Panggilnya mesra sambil memandang lila dengan tangan yang berada dipinggang lila mencengkeram sedikit pertanda drama dimulai.

"Oh...maaf my sun".

Cengirnya sambil menatap balik wajah tampan tristan.

"Halo kak, kenalkan nama aku Lila".

Ucapnya ramah sambil tersenyum dengan tangan terulur.

Erika masih memperhatikan gerak-gerik dari sepasang manusia disebrangnya ini, namun tak urung juga akhirnya dia menerima uluran tangan yang tristan akui sebagai calon istrinya wanita muda dan bahkan masih terbilang belia.

"Erika".

Ucapnya singkat dan langsung berlalu meninggalkan mereka bertiga tanpa sepatah kata lagi yang terucap seolah sedang memendam seluruh gejolak yang ada didalam hatinya, ya dia sengaja langsung pergi begitu saja namun siapa yang tahu apa yang sedang direncanakan kedepannya.

"Okey, makasih bantuannya, kamu boleh pergi".

Ucapnya pelan namun datar saat erika sudah jauh dari pandangannya dan melepaskan belitan tangan yang bertengger manis dipinggang lila.

Degh.

Ahhh rasanya lila ingin sekali memukul kepala pria ini ibarat kata habis manis sepah dibuang.

"Wah...om, bener-bener keterlaluan ya, ckkk... tapi ya sudah lah, senang bisa membantu, tapi lain kali jangan main cium sembarangan jika hanya butuh bantuan".

Decaknya kesal setengah mati seolah dirinya sebagai gadis gampangan bahkan selama ini tak ada yang berani kurang ajar padanya walaupun dirinya memiliki sahabat laki-laki setelah mengucapkan hal tersebut lila langsung berlalu meninggalkan tristan dengan mood yang bener-bener buruk.

Tristan yang tak menggubris ucapan gadis itu langsung saja kembali duduk ketempat semula sedangkan dony masih terbengong-bengong dengan apa yang barusan terjadi.

"Lu waras tan?".

Tanya dony sambil mengarahkan punggung tangannya ke arah kening tristan.

"Nggak panas".

Ucapnya lagi sambil menarik tangannya kembali.

"Ckkk apa sih lu, emang gua sakit".

Ucapnya malas.

"Kalo mau bahas soal barusan, stop jangan bahas apapun".

Titahnya dengan raut wajah yang sangat menyebalkan bagi dony.

"Ya...ya...ya terserah lu".

Jawabnya sambil memutar bola malas.

Sedangkan lila kembali keluar dari restoran dengan hati yang dongkol.

"La...Lilaa...".

Panggil seseorang yang dia hapal dengan suaranya.

Seketika lila menghentikan langkah kakinya dan langsung berbalik tepat dipintu masuk restoran.

"Apa".

Jawabnya sambil bersedekap dengan bibir yang di majukan.

"Kok lu malah pergi sih, baru juga disuruh tunggu bentaran ini, papi sama mami dah otw kesini tau"...

Ucap Nino saat sudah berada didekat lila.

"Ayo, kita kembali".

Ajaknya dan langsung menggandeng tangan lila untuk menuju tempat dimana papinya sudah membooking sebuah ruangan khusus untuk mereka berempat.

Ya saat mereka berdua berada dirumah, papi menelpon nino agar mereka berdua menyusul ke restoran yang telah di booking oleh papi nino, dan disini lah mereka berada disebuah restoran hingga nino meninggalkan lila sebentar untuk ketoilet dan menyuruh lila masuk sendiri hingga lila tiba-tiba dicium seseorang yang ternyata dia mengenalnya.

Semua interaksi mereka berdua tak luput dari tatapan tajam seorang pria yang tengah memainkan ponselnya, hingga objek yang sedang di pandangnya menghilang di sebuah ruangan yang dikhususkan untuk di booking.

"Tan, Lu kenapa sih?".

Tanya dony.

Tristan hanya menggelengkan kepalanya pelan dan meletakkan ponselnya.

Mereka menikmati makan siang sambil sesekali mengobrol, ya tristan type orang yang tak banyak bicara tidak seperti dony sahabatnya.

Setelah selesai makan siang mereka berdua keluar dari restoran bersama.

"Gua duluan".

Ucapnya saat sudah berada didepan mobilnya.

"Oke".

Jawabnya singkat.

Tristan menjalankan laju mobilnya dengan kecepatan rata-rata dan bingung harus kemana lagi sebab ini weekend dan dia tak mempunyai pasangan.

"Ckkk...pulang aja lah".

Decaknya pelan sambil mengarahkan mobilnya menuju kerumah barunya.

Kurang lebih 30 menit kemudian mobilnya telah sampai di rumahnya yang baru dan langsung saja dirinya bergegas keluar dan langsung masuk kedalam rumah yang saat ini sepi, mungkin sedang tidur siang, pikirnya.

Setelah sampai dilantai atas segera dirinya melepas jaket, kaos serta jelana jeans panjangnya, ya kebiasaan tristan jika sedang ingin mengistirahatkan tubuhnya dengan melepas semua yang ada dan hanya meninggalkan boksernya yang saat ini berwarna hitam.

Direbahkannya tubuh besar diatas ranjang king size dengan sprei berwarna abu-abu itu.

"Aera, aku kangen".

Lirihnya sambil menatap langit-langit kamarnya.

"Akankah kita bisa berjumpa kembali".

Gumamnya dan setelahnya memejamkan mata tajamnya untuk masuk kedalam mimpi, ya begitulah tristan menghabiskan waktunya jika tak ada tugas dadakan.

Dibelahan bumi lainnya, seorang wanita tengah melakukan pemotretan di sebuah pulau dengan hanya memakai pakaian khas pantai, dengan menggunakan baju renang one piece, wanita itu tengah melenggak-lenggokkan tubuh indahnya didepan kamera, ya sudah hampir 5 tahun ini dirinya menggeluti pekerjaan sebagai model dewasa, meninggalkan tanah airnya demi materi semata hingga dia meninggalkan cintanya tanpa pamit, meninggalkan segalanya dan untuk saat ini dirinya hanya fokus dengan tujuan kesuksesannya agar tetap berada diurutan no 1 sebagai model.

"Oke cukup".

Ucap seorang fotografer.

Anggap aja pake bahasa inggris ya readers🤭🤭🤭

"Hello, sweety".

Sapa seorang laki-laki yang saat ini tengah memeluk tubuh ramping model tersebut, sedangkan kru yang lainnya tengah meninggalkan lokasi saat kedatangan pria yang usianya sudah tak muda lagi itu.

"Miss me?".

Ucapnya dengan sensual dan langsung membalikkan badannya.

"Ya...sangat".

Balasnya dan langsung saja menyergap bibir seksi tersebut, dilumatnya dengan penuh gairah seakan tak ada orang disekitarnya.

"Aahhh....darl...".

Desahnya saat ciuman pria itu berlabuh di salah satu aset kembar miliknya membuat dirinya menekan kepala pria tersebut karena saat ini gairahnya telah bangkit akibat sentuhan di salah satu asetnya, apalagi mulut pria tersebut tengah memainkan sesuatu yang tengah mengeras.

"Kita lanjutkan di kamar honey".

Ucapnya dengan nafas memburu dan langsung membawa wanita tersebut ke sebuah resort tak jauh darinya dengan menggendong ala koala.

HADIAH...MANA HADIAH...😔😔😔

LIKE, VOTE DAN SELALU DUKUNG🌷🌷🌷

1
Siti
hati hati yang jomblo jangan sampai pikiran kotor baca ini novel ini maaf 🤣🤣🤣🤣😄😄
@Al**
/Good/
Nia nurhayati
mampir momm
Lala Kusumah
😭😭😭😭😭
Si Memeh
Luar biasa
Yulia
Lumayan
Yulia
bagus cerifanya
Nay
lila jangan agresif
Qaisaa Nazarudin
Ciihh beginilah seseorang saat tau diri nya di selingkuhin,Baru mau menerima yg baru sebagai apa? Pelarian kah? Lila juga kenapa sih gampang banget memaafkan dan menerimanya,Ckk gak seperti Ekspektasi yg aku harapkan..kecewa deh..
Qaisaa Nazarudin
Tapi aku mau Lila jual mahal dulu,Biarkan Tristan berjuang,Jangan gampang banget memaafkan Tristan..
Qaisaa Nazarudin
Pasti ini Tristan kan..Gila ya,Segitu nekat nya dia sekarang,Hanya dengan sebuah penyesalan sanggup melakukan apapun utk memiliki Lila kembali,Ckck...
Qaisaa Nazarudin
Tuh kan,Pasti itu yg jadi salah satu alasan gak bisa move on,harusnya Lila udah nikah dgn pria lain..tapi nyatanya,Pasti hujung2 nya Nikah ama Tristan juga..
Qaisaa Nazarudin
Kan masih hidup aja dia..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Alah kabur bertahun2 gitu, Hujung2 nya pasti bertemu lagi dan setelah itu bersatu dan hidup bahagia, Kalo gitu ngapain pake drama kabur kaburan segala..Udah biasa Alurnya kek gini..😂
Qaisaa Nazarudin
Udah 5 tahun aja berlalu,Apakabar tuh dgn cewek nyosor? Udah nikah Atau masih nunggu Tristan juga? Udah jadi ANDARTU=ANak DARa TUa dong dia sekarang,Udah umur berapa tuh cewek nyosor sekarang ya..
Qaisaa Nazarudin
Cewek gampangan,Pasti udah bolong nih,Cuman cewek yg udah bolong aja yg terlalu agresif dan gak punya urat malu,main nyosor aja..
Ati Rohayati
Luar biasa
Shantyka Kusuma
audio nya dong Thor please
Meilia Dahliani
Luar biasa
An
dan dibelakangnyabaku mengikuti langkah om tantan smbil tertawa bahagia,,&bicara dlm hati "mom to the push "/Grin/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!