NovelToon NovelToon
MY AFFAIR BE MY HUSBAND (R&R)

MY AFFAIR BE MY HUSBAND (R&R)

Status: tamat
Genre:Romantis / Selingkuh / Tamat
Popularitas:6.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Mariene

Judul sebelumnya RUBY & REGA
Warning 18++
Bijaklah dalam membaca...

Budayakan meninggalkan jejak setelah membaca....

Ini adalah cerita tentang hubungan terlarang antara Ruby dan Rega. Mereka sudah mempunyai pasangan masing-masing dengan permasalahan rumah tangga mereka yang rumit. Tapi rasa cinta dan sayang tumbuh di hati mereka. Bagaimana dengan pernikahan mereka?

Yuks baca ceritanya... !!!!

Cerita ini di tulis untuk dijadikan pelajaran bahwa bagaimana pun yang namanya selingkuh itu sangat tidak dibenarkan. Dan curhat dengan lawan jenis setelah menikah itu adalah sebuah kesalahan.

HAPPY READING......
❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️

Follow my ig @its.mariene

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mariene, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

R&R 9

Lagi, air mata Ruby kembali jatuh dan semakin deras. Dunia seakan runtuh menimpanya.

Seharian ini di isi Ruby dengan menangis, Marni mengerti dengan kondisi majikannya saat ini dan menjaga Sean dengan baik walaupun Sean menjadi sangat rewel dari biasanya.

“Bu, kalau ibu merasa suntuk coba cari udara segar keluar. Atau pergi ke taman atau kemana saja yang bisa membuat ibu tenang, biar Sean saya yang jaga karena memang sudah menjadi tugas saya,” ucap Marni memberikan saran pada majikannya yang sedari tadi selalu saja terlihat menangis.

Ruby hanya tersenyum paksa mendengar saran dari Marni. Tapi dipikir lagi Marni ada benarnya juga, pikirannya tertuju pada Rega. Karena setiap kali ia sudah bercerita dengan Rega hatinya selalu tenang dan bebannya berkurang.

Akhirnya Ruby menyetujui saran Marni, kemudian ia mengirimkan pesan BBM pada Rega.

Ruby : Jam makan siang bisa ketemu?

Rega : Bisa, ketemu dimana?

Ruby : Di café simpang di dekat jalan melati.

Rega : Oke.

Ruby segera bersiap karena jam dinding sudah menunjukan pukul sebelas siang. Lalu ia menitipkan Sean pada Marni.

Sampai di café Rega sudah datang terlebih dulu, Ruby berjalan ke meja dimana Rega sedang duduk disana.

Karena matanya yang bengkak Ruby menutupinya dengan memakai kacamata. Tapi tetap saja itu tidak dapat menyembunyikannya dari Rega.

“Kamu kenapa?” tanya Rega setelah Ruby duduk di hadapannya.

“Aku ingin cerita,” jawab Ruby suaranya serak dan matanya sudah berlinang seakan ingin cepat menumpahkan airnya.

“Kita cari tempat lain untuk bicara. Jangan menangis disini. Nanti dikira orang aku apa kan kamu lagi,” Rega tidak mau melihat Ruby menangis di café.

Rega pergi ke kasir untuk membayar kopi yang sudah di minumnya. Lalu kembali ke Ruby meraih tangannya dan menggenggamnya sampai masuk mobil.

Perlakuan Rega yang hangat, penuh kasih sayang, dan perhatian membuat Ruby nyaman bersamanya.

Rega membawa Ruby ke sebuah apartement miliknya yang lokasinya agak jauh dari rumah mereka jadi menurut Rega, aman membawa Ruby kesana.

Sampai di apartement Ruby duduk di sofa dan Rega mengambilkannya minum.

“Terimakasih,” ucap Ruby lalu meminumnya.

“Mau cerita apa? Mata kamu sampai bengkak begitu,”

Ruby menceritakan permasalahannya pada Rega sambil sesekali ia menjatuhkan air mata. Rega mendengarkan dengan seksama dan cerita Ruby kali ini membuatnya senang tapi sedih. Entah mengapa Rega berharap Ruby berpisah dengan suaminya.

"Aarggghh pikiran macam apa itu." rutuk Rega dalam hatinya merutuki dirinya sendiri karena sudah berpikir terlalu jauh.

Rega tidak dapat menahan rasa ingin memeluk wanita yang sedang menangis di hadapannya itu. Ruby menangis dalam pelukan Rega melepaskan kesedihannya. Rega memeluknya erat seakan tak rela Ruby terlepas darinya.

"Jangan sedih ada aku disini, aku akan selalu mendengarkan cerita mu. Aku akan selalu berada di sisi mu. Tapi kalau sekarang kamu ingin menangis, menangis lah sesuka hati mu. Tapi setelah itu kamu harus tersenyum!" ucap Rega dengan sungguh.

Ruby mengangguk mendengar ucapan lelaki yang sedang memeluknya itu.

Lama mereka saling berpelukan, Ruby merasa sesak karena Rega memeluknya begitu erat hingga ia kesulitan bernafas. Ruby menggeliat berusaha terlepas dari pelukan tubuh kekar Rega.

"Ga, aku tidak bisa benafas," ucapnya dengan tersengal-sengal.

"Oh iya maaf," melepaskan pelukannya dan membiarkan Ruby menghirup udara.

Kruyuk,,,, kruuyuukk,,,

Suara perut Ruby yang sedari pagi belum makan berteriak minta di isi makanan terdengar oleh Rega dan membuatnya tersenyum.

"Kamu mau bantuin aku masak tidak?"

"Masak apa?"

"Kita lihat di kulkas ada apa ya,,,?

Rega membuka kulkasnya hanya ada telur, makanan kaleng, dan makanan beku.

"Cuman ada ini," menunjukan isi kulkas pada Ruby.

Ruby ikut melihat isi kulkas.

"Ada beras tidak?"

"Ada,"

Ruby berjalan ke dapur dan memeriksa tidak ada bumbu apapun di sana. Lalu Ruby mengambil pulpen dan kertas di tasnya menuliskan sesuatu disana.

"Kamu keluar ya beli ini, aku mau masak nasi buat kita makan," menyodorkan secarik kertas pada Rega.

"Okey, aku keluar dulu ya." Ruby mengangguk.

Ruby mulai mencuci beras dan memasukannya ke ricecooker yang ada di samping kulkas.

Beberapa telur dan kornet ia keluarkan dari dalam kulkas. Satu per satu telur ia pecahkan dan di masukan ke dalam mangkuk dan mengocoknya.

Selang beberapa lama Rega kembali dengan membawa belanjaan pesanan Ruby.

"Pesanannya sudah datang," seru Rega.

Ruby segera mengecek belanjaan yang ia pesan dan semuanya komplit.

"Bagus, kamu bisa bukain ini tidak?" menyodorkan kaleng kornet pada Rega.

"Iya sini aku bukain," dengan cepat Rega membukanya dengan alat pembuka kaleng.

"Ini sudah, ada lagi yang bisa aku bantu?"

"Mmmm, ini kamu cuci terus di iris ya," memberikan daun bawang yang tadi di beli Rega.

Rega mengambilnya dan melakukan apa yang Ruby katakan.

"Ada lagi?" tanya Rega selesai mengiris daun bawang.

"Sudah. Siapkan saja piring untuk kita makan." pinta Ruby.

"Siap laksanakan Tuan Putri," ucapnya berusaha membuat Ruby senang.

Setelah masak-masakannya selesai Ruby menghidangkannya ke piring dan meletakannya di atas meja.

Dan tidak lama dari itu nasinya pun matang, mereka makan bersama dengan perasaan saling mengagumi satu sama lain.

Ruby sedikit melupakan masalah rumah tangganya. Bersama Rega ia merasa ada yang mengerti dirinya dan berbagi semua hal.

"Ga, aku harus pulang," ucap Ruby ketika melihat jam tangannya sudah menunjukan pukul tujuh malam.

Rega berharap Ruby tidak mengatakan itu, Rega berharap mereka tidak pernah berpisah. Tapi apa daya mereka dekat tapi terpisahkan oleh tembok yang sangat tebal dan itu adalah pernikahan mereka.

"Aku antar kamu ya," dengan berat hati.

"Iya, antar aku ke rumah orang tua ku,"

Mereka bersiap. Ruby membawa tasnya dan memakai kacamatanya.

Saat berjalan ke pintu tiba-tiba Ruby memeluk Rega, tentu saja membuat Rega kaget dan juga senang. Sejenak Rega membiarkan Ruby memeluknya.

"Tidak jadi pulang?" ucap Rega menyembunyikan keterkejutannya.

"Terimakasih untuk hari ini," ucap Ruby sambil memeluk Rega.

"Iya sama-sama,"

Ruby melepaskan pelukannya.

"Yuk anterin aku pulang,"

"Eh kirain tidak jadi pulang,"

"Itu mau mu,"

Rega tertawa.

Sampai di rumah orang tuanya Ruby keluar dari mobil dan langsung masuk ke dalam.

Di dalam ada Marni dan Bi Inah yang sedang menonton tv.

"Mamah, papah belum pulang, Bik?" tanya Ruby pada Bi Inah.

"Belum Neng, katanya besok baru pulang," jawab Bi Inah sopan.

"Sean kemana?"

"Udah tidur, Buk," jawab Marni.

"Marni, terimakasih sarannya," menepuk bahu Marni kemudian masuk kamar.

Sean sedang tertidur pulas, Ruby menciumi wajah Sean yang tertidur.

"Maafkan Bunda ya sayang,"

NEXT >>>>>>>>>

1
surya cempaka
ninggalin jejak
Surati
bagus ceritanya 👍🙏🏻 semangat thor 💪👍
Rena utami
selain kerja, Rega punya usaha laundry bbrp cabang yg berhasil..makany bs biayai gaya hidup istrinyabyg selangit...sayangnya istrinya ga mau ngurus suami, anak dan rumab tangga yaa
Diah Hastuti
Kecewa
Diah Hastuti
Buruk
Maya Ratnasari
brankar thor
Maya Ratnasari
iya thor, itu realita yg sering terjadi sehari hari, kamu keren bisa menuangkannya di atas kertas dgn apik.
Shifa Burhan
contoh sifat novelis dalam membuat novel berkonflik perselingkuhan
*novelis berhati lembut, novel perselingkuhan, dia buat tokoh selingkuh menyesal, berjuang, memperbaiki kesalahan dan akhirnya dapat kesempatan kedua

* novelis tegas dan keras, dibuat tokoh selingkuh dapat balasan, dan binasakan tidak akan diberi kesempatan kedua

* novelis berjiwa selingkuh, akan membuat novels selingkuh dan dia akan membela dan membenarkan perselingkuhan itu dengan berbagai alasan munafik (biasa nya novelis nya wanita dan yang dia benarkan adalah perselingkuhan pemeran utama wanita alias itu cerminan dirinya sendiri)
Nursina
seru lanjut
Ria Dardiri
sukaaa
Tety Boreg
jeny lah kan jeny yg rekan
Ana Susana
👍
Nia Zidane
lanjut
Alby Raziq
kok ga ada penyebab lumpuh
Imas Maela
ampun menjual mobil demi tas...
Imas Maela
tega y adnan
Imas Maela
agak panas y muka ku...
Imas Maela
lanjut
Imas Maela
aduh"
Imas Maela
jgan jgan suami y punya yng lain
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!