NovelToon NovelToon
Musuh Jadi Candu

Musuh Jadi Candu

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Balas Dendam / CEO / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: DF_14

Sebuah pernikahan yang begitu megah, suatu hal yang selama ini diimpikan oleh Devina, tiba-tiba dihancur begitu saja oleh seseorang yang selama ini sangat dia benci.

Bukan hanya pernikahannya, tapi perusahaan keluarganya pun mengalami kehancuran.

"Aku sanggup membuat perusahaan ayahmu kembali berjalan, tapi dengan satu syarat, kamu harus menikah denganku!"

Itulah yang diucapkan oleh Abian Pratama, seorang CEO dingin dan kejam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

"Karena kamu sudah berani mengerjaiku. Jangan salahkan aku jika aku membalasnya dengan caraku sendiri," ucap Abian dengan nada dingin. Kedua tangannya menahan kedua sisi tubuh Devina, mengunci pergerakan gadis itu.

Seketika, Devina menelan saliva saat mendengar perkataan Abian.

Apa yang akan dilakukan oleh pria itu padanya?

"Tapi..."

Devina seketika terdiam, dia terbelalak saat Abian tiba-tiba menautkan bibir mereka, lalu melu-matnya dengan ganas, seolah sedang melampiaskan semua rasa kesal yang dia rasakan karena ulah gadis itu.

Ini untuk kedua kalinya, pria itu mencium bibirnya tanpa permisi.

Ciuman itu begitu menuntut, membuat Devina hampir kehabisan nafas. Dia langsung mencubit pinggang Abian, membuat pria segera melepaskan ciumannya, sambil meringis menahan rasa sakit.

"Kenapa kamu selalu menciumku tanpa izin? Apa mungkin sebenarnya kamu naksir padaku?" tanya Devina dengan penuh percaya diri.

Devina pun tertawa kecil. "Ah, sekarang aku mengerti, mengapa tiba-tiba kamu memaksaku untuk menikah denganmu. Itu karena sebenarnya kamu diam-diam jatuh cinta padaku. Aku tidak menyangka, ternyata kamu sebucin itu padaku."

Abian malah menyeringai. Dia langsung menjentikkan jari tepat di kening Devina. "Jangan geer. Siapa juga yang jatuh cinta padamu. Aku sengaja menciummu karena aku tahu kamu tidak ingin disentuh olehku. Dan apapun yang tidak kamu kehendaki, justru akan aku lakukan."

Devina mendengus kesal. Alasan Abian sungguh tak masuk akal.

Abian semakin mendekat, mengikis jarak diantara mereka berdua. Tatapan matanya tajam menembus tepat ke manik mata Devina. "Karena itu jangan bertingkah. Jangan berani mempermainkanku lagi. Karena aku bisa melakukan lebih dari ini."

Jantung Devina berdebar-debar tak karuan, sampai nafasnya tertahan, karena jarak mereka sangat dekat sekali.

"Mumpung kita masih cuti, aku ingin kamu membereskan seluruh mansion ini," perintah Abian dengan nada datar.

Devina langsung menolak. "Apa kamu bilang? Kamu menyuruhku untuk membereskan mansion sebesar ini? Kenapa tidak menyuruh pelayan saja?"

Abian malah tersenyum smirk dengan tatapan menggoda. "Kenapa? Kamu keberatan? Atau... kamu memang lebih tertarik dengan hukuman yang tadi."

Setelah berkata begitu, Abian memiringkan wajahnya, hingga bibir mereka hampir bersentuhan kembali. Devina langsung menempelkan jari telunjuknya diantara bibir mereka sebagai penghalang.

"O-oke, lebih baik aku bersih-bersih dan melakukan apa saja, daripada dicium olehmu lagi," ucap Devina dengan nada terbata-bata. Wajahnya mulai memerah.

Abian pun segera menjauhkan wajahnya, tampak puas melihat kepatuhan gadis itu, meskipun dengan cara terpaksa. "Bagus. Jadilah istri yang penurut."

"Pokoknya aku gak mau tahu, hari ini juga seluruh mansion ini harus bersih. Jangan ada satu titik pun debu yang tertinggal," sambung Abian dengan penuh penekanan.

Setelah berkata begitu, Abian segera berbalik badan dan berjalan pergi meninggalkan Devina.

Devina mendesis kesal, memandangi punggung Abian yang semakin menjauh darinya. Dia pun langsung mengumpat dengan pelan sambil menggerakkan kakinya ke udara, seolah sedang menendang bayangan pria itu.

"Dasar cowok brengsek! Cowok paling menyebalkan di dunia!"

Karena terlalu terbawa emosi, tanpa sadar dia mengangkat kakinya terlalu tinggi dan mengayunkannya dengan keras, hingga high heels yang dia pakai langsung terlempar ke depan.

Buk!

High heels itu pun jatuh, tepat menghantam bagian belakang kepala Abian, membuat pria itu langsung menghentikan langkahnya.

Devina tersentak kaget, dia langsung menutup mulutnya sendiri dengan kedua tangan.

"Ups!"

1
Resna Wati
lumayan bagus suka. karakter abian
widha risman
tambah donk up nya 2 episod aja bagus soalnya...
kebahagiaan nya tambah thor
A.R
itulah ada sebabnx dia mengajar cwok lohh semasa sekolah dlu,mungkin ada perkataanx tidak baik
Sri Wahyuni
terimakasih kak 🙏👍
Sri Wahyuni
hai kak 👋👋👋👋👋
Rohimatul Amanah
bagus
Annisa
🤣🤣🤣🤣
Ririn Nursisminingsih
wah gak seru Thor gak ada es batunya🤣🤣
Ririn Nursisminingsih
nag gercep gini dong devina
Ririn Nursisminingsih
es nya mna thor🤣🤣
Ririn Nursisminingsih
ayolah Devina jadi cewek yg cerdass
Ririn Nursisminingsih
ayolah Devina jg bodoh elliano tu jahat ayo Thor bikin Devina liat devano dan jihan
Ririn Nursisminingsih
tumben Thor gak pakai es😄😄😄
Ririn Nursisminingsih
ayo Thor kasih tau Devina biar tau kelakuan elliano
Ima Kristina
Yach sudah tamat kan baby nya belum launching
Ima Kristina
makin seruuu
Ima Kristina
semuga Robert bisa diselamatkan
Ima Kristina
Robert kok bodoh sudah tahu punya penyakit jantung parah cukup menjebloskan penjara duo lampir menamparkan kan bisa dipending dulu
Ima Kristina
Baguslah ... Robert akhirnya tahu kebusukan istri dan anak tirinya
Ima Kristina
Syukurlah Abian datang disaat yang tepat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!