NovelToon NovelToon
SUAMI BRONDONGKU YANG SANGAT POSESIF

SUAMI BRONDONGKU YANG SANGAT POSESIF

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Nikahkontrak / Berondong / Tamat
Popularitas:989.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: shafrilla

"Aku mohon akan, kuberikan kan seluruh kekayaan kami. asalkan kau menikah dengan Putra kami." ucap seorang wanita tua seorang ibu dari pria yang bernama Haikal.

"Ibu jangan seperti itu Aku tidak bisa menikah dengan Putra Ibu." jawab seorang gadis bernama Vivian.

Apa yang terjadi dalam kehidupanmu jika kau seorang wanita berusia 25 tahun harus menikahi pria yang lebih muda dari umur 5 tahun. walaupun dia kaya namun terasa sedikit menggelikan jika dipandang dari usia yang terpaut 5 tahun, akankah Vivian bisa menyelamatkan Haikal yang sedang sekarat. pernikahan kontrak pun harus diterima oleh Vivian demi menyelamatkan nyawa dari Haikal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pameran

Hari ini acara yang diadakan oleh Haikal benar-benar sangat meriah. begitu banyak para pengusaha yang terpesona dengan hasil karya dari Haikal, seorang pemuda yang akan memasuki usia 21 tahun.

"Anda benar-benar sangat hebat Haikal!" seru salah satu pengusaha kepada Haikal.

Pria itu tersenyum sembari menjabat tangan seorang pengusaha yang bernama Tuan Adijaya. salah seorang wanita yang tadi terlihat mendatangi Haikal saat mereka berjalan-jalan, wanita itu kembali mendekati Haikal kembali sambil tersenyum padanya.

"Hai Mas Haikal!" seru Amrita kepada Haikal. tatapan mata Haikal menatap gadis muda itu, Haikal kembali tersenyum. mungkin faktor usia bisa dikatakan membuat Haikal sedikit memiliki kesamaan dengan Amrita.

Haikal tiba-tiba meninggalkan Vivian yang berada di tempat pameran itu, Vivian yang tidak terlalu suka dengan keramaian membuat wanita itu hanya menatap keberadaan sang suami yang tiba-tiba pergi darinya.

Vivian bingung, wanita itu mencari keberadaan sang suami yang tiba-tiba meninggalkannya.

"Kemana tuh brondong, Masa dia tiba-tiba ninggalin aku." ucap Vivian yang kemudian mencari keberadaan Haikal.

"Hai cantik, Kamu mau kemana!" seru salah seorang pengusaha muda yang seumuran dengan Vivian.

"Maaf saya sedang mencari seseorang." jawab Vivian.

"Kamu kemana, Lihatlah perhiasan ini sangat cantik!" seru pria itu yang kemudian menarik tangan Vivian hingga membuat Vivian langsung mendorong pria itu.

"Maaf ya Tuhan, anda jangan sampai kurang ajar, kalau tidak jangan salahkan jika salah satu high heels saya ini melayang ke wajah anda!" seru Vivian. tatapan mata pria itu menatap Vivian yang begitu garang,

"Cantik, menarik," ucap seorang pengusaha yang telah melihat kepergian Vivian.

"Apa yang Anda lihat, Tuan Andreas?!" seru sekretaris pribadi Andreas kepada dirinya.

"Siapa wanita itu, Toni?" tanya Andreas kepada Tony.

"Wanita yang mana?" tanya Tony.

"Wanita yang tadi bersama saya." jawab Andreas.

"Tatapan mata Toni menatap wanita yang dibicarakan oleh atasannya itu, tidak terlihat batang hidung seorang wanita yang seperti dikatakan oleh pria itu.

"Tidak ada ada wanita itu, Tuan." jawab Tony.

"Sudahlah, kamu ini..." jawab Andreas yang kemudian mencari keberadaan Vivian namun tidak ditemukan.

Sesaat kemudian terlihat Vivian merasakan sesak di tempat yang sangat ramai seperti itu, tatapan matanya menatap para pria yang terus tersenyum padanya.

"Dasar brondong brengsek, Kemana dia." ucap Vivian yang terus mencari keberadaan suaminya.

Sesaat kemudian terlihat Haikal bersama 2 orang wanita dan 4 orang laki-laki seperti seorang pengusaha. Vivian mendekati Haikal, wanita itu berharap kalau suaminya itu akan segera mengajaknya kembali.

"Haikal..." ucap Vivian sambil menarik salah satu lengan Haikal. Haikal menoleh menatap Vivian. pria itu tersenyum sembari menatap beberapa pengusaha yang ada di sampingnya.

"Haikal..." ucap Vivian kembali.

"Ada apa?" tanya Haikal.

"Tolong antar aku kembali ke kamar." ucap Vivian.

"Sebentar.. aku sedang berbicara dengan salah satu pengusaha ini." jawab Haikal.

"Haikal..." ucap Vivian kembali.

"Aku minta kau minta tolonglah kepada salah satu pelayan yang ada di sini, Untuk mengantarkan mu kembali ke kamar terlebih dahulu." ucap Haikal.

"Tidak mungkin." jawab Vivian. Haikal seperti tidak menggubris istrinya itu, tatapan mata Vivian benar-benar sangat tidak menyukai kebisingan ini.

Vivian langsung meninggalkan Haikal, terlihat suami brondongnya itu masih sibuk berbicara dengan para pengusaha. Vivian begitu marah, wanita itu langsung meninggalkan Haikal tanpa mengucap satu katapun.

Beberapa saat kemudian tatapan mata Haikal mencari keberadaan sang istri, terlihat disana Vivian sedang terduduk di salah satu kursi pojok tempat pameran.

"Haikal mendekati sang istri, tatapan matanya menatap Vivian yang wajahnya agak memucat. Haikal ingin menyentuh wajah istrinya itu, namun Vivian langsung menangkisnya.

"Tinggalkan aku!" seru Vivian.

"Maaf aku tadi sedang berbicara dengan salah satu pembisnis itu." ucap Haikal.

"Berikan aku kartu kredit mu, aku akan segera kembali ke Jakarta. kau urus lah pameran mu ini!" seru Vivian.

Sesaat kemudian terlihat Amrita mendatangi Haikal,

"Haikal orang-orang itu terus mencarimu, ayolah kita ke sana!" seru Amrita yang kemudian menarik tangan Haikal.

Vivian benar-benar sangat marah, hari ini ingin rasanya Dia pergi meninggalkan tempat keramaian ini. wanita itu berdiri sembari menghela nafasnya sangat kasar.

"Kau mau kemana?!" seru Haikal yang memegang tangan Vivian.

"Lepas!" seru Vivian yang kemudian menghempaskan tangan Haikal. wanita itu benar-benar marah, tatapan matanya begitu terlihat menakutkan.

"Pergilah dengan wanita itu dan temuilah para pengusaha itu, biarkan aku sendiri!" seru Vivian yang kemudian berjalan meninggalkan Haikal. pria itu merasa bersalah dengan semua keadaan ini, Haikal mengejar sang istri. namun Amrita langsung mencekal tangan Haikal.

"Maaf, aku harus mengejar istriku?" seru Haikal yang kemudian mengejar Vivian yang sudah keluar dari ruang pameran tersebut.

"Sayang-sayang!" seru Haikal yang berteriak saat melihat Vivian. tidak menghiraukannya.

"Aku sudah bilang jangan pernah mengejarku, pergi sana!" seru Vivian.

Entah mengapa hatinya begitu sakit saat Haikal mencampakkannya.

"Aku akan mengantarkanmu!" seru Haikal.

"Tidak perlu, aku masih bisa berjalan sendiri. aku tidak perlu bantuanmu." jawab Vivian yang kemudian pergi meninggalkan Haikal. namun suaminya itu tetap membuntutinya, Vivian tidak ingin menggubris keberadaan Haikal. wanita itu bahkan tidak melihat suaminya yang terus membuntutinya seperti seorang bayi yang takut ditinggalkan oleh ibunya.

** bersambung **

1
Nana Niez
walah,, siapa lagi itu alex,,, bukan Andreas kah?
Nana Niez
kok jdi Arthur?
Nana Niez
ngapain dipanggil mas juga,, hrsnya kan tuan rehan bisnis kok manggil mas
Nana Niez
lhaa, bknnya sdh mengenaskan masih blm ngaku juga
Nana Niez
emang sdh tau kl buang keroknya pria?????
Nana Niez
sinetron banget deh,, gemes ah
Nana Niez
hrsnya sbg cowok dia lbh dewasa,, dia sdribyg pgn dinikahi tpi istrinya di anggurin
Nana Niez
panggilannya berubah trs,,, yg konsisten donk please,, biar yg bc g bingung
Nana Niez
kok ssh manggil ibu aja,, g ada keterangan nya
solehatin binti rail
💪💪💪💪😘
solehatin binti rail
aku suka ceritanya tapi kenapa nama pemerannya selalu salah sebut💪
Anik
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
uci umami
kok jadi artur bukan Andreas
uci umami
Samsul oy...Samsung mah merk hp 🤣😭🤭🤦
uci umami
sekutu? apa security-nya
uci umami
menggombal keles bukan mengimbau
uci umami
bego emang Luh...baru sadar
uci umami
dasar egois Haikal ....bini lu hampir dibawa cowo lain juga gue jitak sini biar sadar
uci umami
seharusnya tuan aja jangan Tuhan x yah
Witri Yanti
mantap Thor ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!