NovelToon NovelToon
Sang Penguasa

Sang Penguasa

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Contest / Mafia / Chicklit / Tamat
Popularitas:535.5k
Nilai: 4.5
Nama Author: ambarayu96

Kisah tentang kehidupan seorang Penguasa Dunia Hitam dan Penguasa Dunia Nyata

.....

VALERIE VALENTINO adalah pewaris asli dari darah mafia NIEL BLOOD. wanita anggun nan cantik tapi memiliki jiwa raja iblis di dalam dirinya.

ALEXANDER J DOMINIC adalah seorang pengusaha sukses dan juga pemimpin dari mafia miliknya yang bernama DEMON BLOOD.

_ _ _

slurrrppp.... ( Vale meminum darahnya sendiri )


" hmmm ... memang benar kata kakek tidak ada yang lebih nikmat dari darah seorang NIEL sejati " ucap Vale sambil tersenyum setelah meminum darahnya sendiri.

" MATA DIBALAS MATA - DARAH DIBALAS DARAH - NYAWA DIBALAS NYAWA "

perkataan yang selalu Vale lontarkan kepada musuh sebelum ia menghabisi nyawa musuhnya itu.


akankah Vale bisa menghabisi seluruh musuhnya dan akan berakhir bahagia bersama dengan Alex ?

ikutilah perjalanan cinta mereka dan lihatlah bagaimana seorang wanita cantik berubah menjadi seorang iblis yang akan memusnahkan setiap musuhnya !


WARNING 21+

IG : ayu.as20

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ambarayu96, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 8 Pertemuan ke 2

" halo " ucap Vale

" hallo Ale sayang " ucap sang penelepon.

kemudian Vale pun beranjak dari duduknya dan menjauh dari tempat itu. sedangkan yang lain menatap kepergian Vale dengan wajah bingung sekaligus penasaran. karena itu pertama kalinya Vale yang bersikap seperti itu.

" siapa tu ? " tanya Daniel pada Angel.

" lah mana ku tahu kak ? tp aku sempat lihat nomor baru " kata Angel. karena handphone Vale tadi diletakkan di atas meja dan Angel duduk di sebelahnya.

" kenapa harus menjauh ? jangan-jangan .... " kata Daniel

" jangan-jangan apa kak ? kenapa kakak kepo sekali ? selidik Angel

" Emang kamu gk curiga ? bukankah yang hanya tahu nomor pribadinya hanya keluarga besar kita saja ? tanya Daniel sambil menaikkan satu alisnya.

" o iya kak ... kenapa aku bisa sampai lupa soal itu ya ?? hehehehe... nanti kita interogasi saja kak " kata Angel sambil terus menatap gerak-gerik Vale yang ada di pintu masuk sambil masih berbicara di telepon.

sedangkan Vale

" apa maumu Al ? tanya Vale ketus

" haha .... jangan jutek-jutek gitu Ale " kata Alex

" tidakkah kau merasa ada barang mu yang tertinggal di sini ? " tanya Alex .

" barang ? " jawab Vale bingung.

ting (1 pesan masuk )

" lihatlah !! bukankah ini punya mu ?" tanya Alex.

kemudian Vale pun melihat pesan masuk tersebut.

" bagaimana bisa tertinggal ? " gumam Vale namun masih terdengar oleh Alex.

" mungkin di saat kamu tadi meni*dihku " jawab Alex santai.

" **** *P AL " bentak Vale.

sedetik kemudian ia baru tersadar dengan suaranya karena di belakangnya ada semua anggota keluarga nya. sedangkan mereka kaget dengan teriakan Vale lalu saling menatap satu sama lain karena penasaran dengan Vale.

" ha-ha-ha calm down baby " ucap Alex

" don't call me baby " geram Vale

" but i like it baby " ucap Alex sambil tertawa.

tutt...tutt (sambungan terputus)

Vale pun mengakhiri panggilan tersebut kemudian memblokir nomor Alex itu.

karena ia sedang bad mood , ia pun langsung berjalan menuju ke kamar.

" aku ke atas dulu ma , pa , kak , ngel " ucap Vale. karena Shaka memang sudah tidak ada disana.

melihat Vale yang terlihat badmood, Angel pun tidak jadi mengintrogasi nya.

.....

- BLUE MOON -

Hari dimana Vale dan Angel yang akan menemui kak Arga pun telah tiba.

waktu menunjukkan pukul 9 malam Vale dan Angel pun kini telah sampai di depan club'BLUE MOON. Ia memang sudah membuat janji dengan kak Arga selaku pemilik dari tempat itu. mereka pun memarkirkan mobilnya tepat di depan club'tersebut.

mereka pun menunjukkan gold card nya kepada penjaga kemudian masuk kedalam sana.

Vale melangkah masuk diikuti Angel dibelakangnya. merekapun menghampiri salah satu bartender yang ada di sana, kemudian membisikkannya sesuatu setelah itu bartender tersebut menunjuk ke salah satu sudut di lantai atas yang terlihat dari bawah.

Vale pun mengikuti arah tersebut kemudian tersenyum melihat kak Arga yang sedang melambaikan tangan kepadanya.

kemudian Vale dan Angel menjauh dari meja bar tersebut dan berjalan menuju ke lantai atas tempat kak Arga berada.

Vale dan Angel berjalan dengan santai ke arah kak Arga yang sudah berdiri di depan sana. setelah lumayan dekat kak Arga pun merentangkan tangannya seketika Vale pun menghampiri dan memeluk kak Arga tersebut.

" halo sayang .... i really Miss you so much " ucap Arga sambil memeluk erat dan mencium kening Vale.

" hahahaha ... i miss you too kak " ucap Vale. lalu mereka melepaskan pelukan itu. kini Arga beralih memeluk Angel.

" i miss you darling " ucap Arga sambil memeluk Angel lalu berputar-putar sebentar.

" i Miss you too kak.... and please stop it aku bisa pusing " ucap Angel. kemudian mereka pun tertawa.

" ayo duduk ... disana sudah ada kakakmu tp kakak lagi ada temen lain juga " ucap Arga seraya mengajak Vale dan Angel menuju ke salah satu tempat duduk yang tadi Arga tempati.

terlihat disana sudah ada kakaknya dan 2 orang lain.

semakin dekat Vale menghampiri mereka semakin terasa jantung nya berdetak kencang. sesampainya di sofa tersebut Vale dan Angel pun bisa melihat kakaknya Daniel sedang berbicara dengan seseorang.

DEG

" kenapa ada dia disini " batin Vale.

seseorang yang sedang berbicara dengan Daniel tak lain adalah Alexander Dominic yang beberapa hari lalu sempat bertemu dengan nya. sedangkan Angel hanya diam karena memang Vale belum cerita apa" dengan nya.

" udah sampai Val, ngel ?" tanya Daniel.

" iya kak " jawab Vale dan Angel. lalu Vale duduk di samping Daniel sedangkan Angel duduk di samping Arga. sedangkan Alex duduk di kursi depan Daniel sehingga ia dan Vale duduk berhadapan.

" o iya Val kenalkan ini Alexander Dominic salah satu rekan bisnis kakak. " ucap Daniel kepada Vale.

Vale hanya tersenyum ke arah Alex sambil menganggukkan kepalanya.

sedangkan Alex hanya bisa tersenyum kepada Vale karena ia tahu Vale berpura" seakan-akan tidak mengenalnya.

" wah .... kamu berpura" tidak mengenal ku ya baby ... awas kau " batin Alex sambil menatap tajam Vale

" oke, jadi apa mau mu Val ? " tanya Arga

" hm.... besok akan ada acara reuni SMA ku disini. dan aku juga akan hadir namun aku merasa sedikit tidak tenang masalahnya musuhku juga ada di sini juga " ucap Vale

" siapa musuh mu ?" tanya Arga

" apa kakak tau model tanah air yang bernama Jessica Kiehl ? " tanya Angel kepada Arga

" tau " jawab Arga

" ya itu orangnya. dia dulu 1 sekolah sama kita dan mereka musuh bebuyutan kita. dan aku yakin pasti dia merencanakan sesuatu." ucap Angel

" hm.... kak panggilkan manager disini " ucap Vale.

" oke sebentar " jawab Arga kemudian ia menelepon seseorang.

" apa dia sehebat kamu Val ? " tanya Daniel penasaran.

" hahaha mana mungkin kak ..... tapi dia sangat licik ". jawab Vale.

" oh .... apa perlu bantuan kakak ? " tanya Daniel

" no thanks kak .... cuma aku merasa dia akan berusaha menjebak ku " ucap Vale.

beberapa saat kemudian datang seorang laki-laki menghampiri mereka.

" val ini manager disini " ucap Arga sambil menunjuk laki" itu

" ada yang bisa saya bantu nona ?" tanya laki"itu sambil membungkukkan badannya.

" apa besok ada orang yang menyewa salah satu kamar disini dengan nama Jessica Kiehl ? " tanya Vale

" ada nona. tapi yang bernama Jessica Kiehl ini memesan untuk 2 kamar VVIP di sini " ucap laki-laki itu.

" see ??? " ucap Vale sambil menatap kearah semua orang yang ada di sana sambil tersenyum tipis.

prokk...prokk...prokk...

" wahh .... bagaimana kamu bisa tahu Val ? aku saja tidak sampai ke arah sana " ucap Angel

" coba aja kamu pikir ngel , dari dulu kan Jessica slalu saja mencari masalah sama kita ... apalagi saat ini acara reuni dilakukan di tempat seperti ini " jawab Vale santai.

" kak, aku mau panggilkan semua waiters yang ada di sini " ucap Vale.

" hm.... anything for you babe " jawab Arga.

kemudian Arga menatap managernya.

" baik tuan " ucap manager itu kemudian ia pergi dari sana.

" kak, aku ingin mengasih pelajaran buat nya " ucap Vale pada Daniel sambil memperlihatkan puppy eyes nya.

" terserah kamu sayang.... " ucap Daniel sambil mengacak rambut Vale.

sedangkan Alex dan Dallas hanya diam memperhatikan apa yang sedang mereka bicarakan.

tak selang waktu lama, terlihat lebih dari 20 waiters sudah ada di sana dan berbaris rapi. kemudian Vale berdiri menatap wajah-wajah para waiters tersebut sambil berjalan mengitari mereka.

" kalian lihat lah orang ini " uap vale sambil memperlihatkan foto Jessica.

" kalian pasti tahu siapa wanita ini !! besok ia akan berada di sini dan ia berusaha menjebak ku " ucap Vale dengan tatapan matanya yang tajam dan aura yang dingin.

" ia pasti akan memberi ku minuman yang sudah di campur dengan sesuatu dan kalau salah satu dari kalian menerima perintah itu aku ingin minuman itu bagaimana pun caranya harus bisa diminum oleh Jessica sendiri. " ucap Vale dengan tegas.

" baik nona " ucap para waiters tersebut.

namun Vale melihat ada salah satu waiters tersebut yang seakan-akan menyepelekan ucapan Vale.

kemudian Vale pun mendekati nya lalu mencekik leher waiters wanita itu.

uhuk...uhuk...

nafas wanita tersebut tercekat karena tangan Vale yang mencek*k lehernya dengan kuat. waiters tersebut kemudian gemetar ketakutan dengan Vale apalagi ekspresi wajah Vale yang saat ini sangat menakutkan. sedangkan waiters yang lain juga mulai ketakutan dengan Vale. mereka pun tidak ada yang berani menatapnya.

" apa kau kira aku tidak bisa melihat mu menyepelekan semua ucapan ku HAHH ? " bentak Vale. kemudian beberapa detik kemudian ia menghempaskan tubuh waiters tersebut hingga ia terjatuh ke belakang kemudian mencoba mengatur nafasnya.

Vale pun berjalan dan kembali berjongkok di depan waiters wanita itu lalu menc*ngkeram dagunya.

" jangan kira aku tidak bisa menghabisi mu saat ini?? " ucap Vale seketika berdiri dan mengambil sebuah pistol yang ia selipkan di punggung nya. ia pun sudah sambil menodongkan pistol tersebut tepat di pelipis wanita tersebut.

" ampun nona .... ampuni saya nona " ucap wanita itu sambil bersujud di kaki Vale.

Daniel dan Arga yang melihat itu diam saja karena mereka sudah tau tabiat Vale kalau sudah marah pasti seperti itu. Angel pun hanya tersenyum tipis sambil geleng-geleng kepala ke arah waiters tersebut.

" ck ck ck .... apa kau tidak tau sedang berhadapan dengan siapa kelinci kecil ? " ucap Angel kepada waiters tersebut.

sedangkan Alex dan Dallas pun terkejut dengan aksi Vale itu. Alex tahu kalau Vale bisa menggunakan pistol karena sudah pernah melihatnya tapi ia tidak tau kalau ternyata Vale semenakut kan ini kalau sedang marah.

" siapa kamu sebenarnya Ale ?" batin Alex.

Dallas pun hanya diam seribu bahasa sambil terus memperhatikan aksi di depannya itu.

" ampun nona ..... ampun nona " ucap waiters terus-menerus sambil sudah menangis tersedu-sedu.

" kak Arga " panggil Vale

" hm... " Jawab Arga sambil mendekati Vale.

" siapa wanita ini ?" tanya Vale datar

" orang biasa " jawab Arga. sedangkan wanita itu hanya menangis sambil terus memohon ampun kepada Vale.

" kamu tau , aku sudah sering mengampuni orang lain tapi pada akhirnya orang itu juga akan selalu menikung ku dari belakang " ucap Vale sambil memainkan pistolnya.

" ampun nona .... saya berjanji tidak akan mengecewakan anda " ucap wanita itu.

DOR

satu tembakan melesat ke salah satu kaki wanita itu.

AKHHHH..... teriakan kesakitan dari wanita itu.

semua orang yang ada di sana pun menatap kearah kejadian itu terjadi. semua orang yang ada di sekitarnya yang sebelumnya asyik dengan urusan mereka kini melihat ke arah Vale dan menyaksikan kejadian itu.

" aku paling muak dengan kata-kata itu " ucap Vale dengan nada meninggi.

" sudahlah Val .... dia hanya orang biasa jangan kamu samakan dengan penjahat di luar sana .... hmm " ucap Arga melembut pada Vale.

kemudian Vale pun yang tadi emosi kini mereda dengan ucapan kak Arga.

Vale memang terlihat pendiam namun kalau sudah jiwa mafianya keluar jangan di ragukan lagi. dia bisa berbuat lebih gila dari apa yang kalian bayangkan. (author juga takut)

" hahh.... kau bereskan saja kak yang jelas besok harus sesuai dengan apa yang kuinginkan " ucap Vale pada Arga.

kemudian Vale pun berjalan kembali ke arah sofa dan melemparkan pistolnya ke atas meja lalu ia menghempaskan tubuhnya ke sandaran sofa dan memijat pelipisnya.

lalu Arga pun menyuruh waiters lain membantu wanita itu pergi dari sana dan menyuruh wanita itu mengobati lukanya lalu memerintah agar besok ia tidak usah menampakkan dirinya di depan Vale.

kemudian Arga pun kembang bergabung dengan lainnya.

" maafkan kelakuan adik saya Alex " ucap Daniel kepada Alex

" hahaha .... tidak masalah Niel ... aku malah pernah melihat lebih dari itu " ucap Alex sambil tersenyum.

seketika Vale yang mendengarnya langsung melotot ke arah Alex.

" maksud mu Lex ? " tanya Arga

" ah tidak apa-apa.... aku hanya teringat dengan seseorang " jawab Alex.

Vale pun mengambil satu gelas minuman yang ada di atas meja dan meminumnya dengan perlahan.

kemudian handphone Angel berdering.

tringgg....tringgg....

Angel pun mengambil handphone nya dan melihat nama yang tertera di sana. lalu ia memperlihatkan kepada Vale.

" val... Nǐ shūshu ( pamanmu ) " ucap Angel.

" kei wo " ucap Vale sambil mengadahkan tangannya. kemudian Angel menyerahkan handphone tersebut.

" wei .... ni Hao shūshu ?? ucap Vale.

" ...... "

" oh Hao ..... Wǒ dài huì zài dǎ kei ni ( nanti saya telepon balik ) " ucap Vale

"..... "

" Hao .... bye bye Zàijiàn " ucap Vale.

Vale pun mengakhiri panggilan tersebut lalu memberikan handphone itu kepada Angel.

" siapa Val kok pake bahasa China ?" tanya Daniel.

" hm.... salah satu pelanggan ku di sana. " jawab Vale

" oh.... begitu... " ucap Daniel.

" hmm " jawab Vale.

" bentar aku mau ke toilet dulu " ucap Vale lalu mengambil tasnya sambil berdiri dan berjalan menuju toilet yang ada di salah satu sudut di lantai itu.

saat ia hendak keluar dari bilik toilet tersebut ada seseorang yang menerobos masuk dan membungkam mulutnya.

" hmm ... hmm " berontak Vale. namun Vale tidak bisa berbuat apa-apa karena tubuhnya dikunci oleh Alex . yah orang yang menerobos itu adalah Alex.

" diamlah kalau tidak mau kakakmu tahu tentang kita " ancam Alex.

Vale pun menganggukkan kepalanya.

lalu Alex pun melepaskan tangannya yang menutup mulut Vale namun tidak dengan tangan yang memegang kedua tangan Vale di belakang tubuhnya itu.

" ap... apa mau mu ? tanya Vale sedikit grogi. wajahnya terlihat sedikit merona.

" aku ? aku hanya ingin ini " ucap Alex lalu mel*mat bibir ran*m Vale dengan rakusnya sambil menekan te*gkuk leher Vale.

Vale pun mencoba berontak namun ia tidak bisa. tenaganya kalah jauh dengan Alex. ia pun menutup rapat mulutnya tapi Alex tidak kehabisan akal, ia pun meng**git bibir bawah Vale sehingga Vale membuka mulutnya kemudian Alex pun tidak menyia-nyiakan kesempatan itu langsung terus mel*mat bibir ra*um itu dan memainkan lidahnya di dalam mulut Vale. Vale yang sebelumnya berontak kini pun terlena juga dengan c*uman Alex yang memabukkan itu.

Alex pun merasakan Vale yang mulai membalas c*uman nya sambil memejamkan matanya sedikit tersenyum seraya terus mel*mat bibir Vale. ia pun melepaskan genggaman tangannya pada Vale dan mulai memeluk pinggang ramping Vale.

lalu Alex pun melepas c*umannya dan menatap wajah Vale seakan bertanya tentang kelanjutan c*umannya dengan kedua matanya . Vale pun juga menatap lekat ke dalam mata Alex kemudian ia menarik te*gkuk leher Alex dan mel*mat bibir Alex itu dengan bergairah. mungkin karena ia sudah tidak pernah lagi merasakan sensasi itu semenjak di tinggal kekasih nya dulu.

Alex pun yang mendapat serangan tersebut semakin bersemangat oleh nya. ia jelas tidak menyia-nyiakan itu. kini keduanya terus saling mel*mat menikmati bibir lawannya. Vale pun melingkarkan tangannya di leher Alex. Alex pun memeluk erat tubuh Vale sesekali mengelus punggung Vale.

kegiatan itu berlangsung lumayan lama hingga handphone Vale bergetar mengganggu mereka.

*Drrrttt.... Drrrttt....

..... TBC* ....

1
Liesdiana Malindu
ceritanya kurang greget, terlalu panjang dan agak monoton, padahal ini masih di awal, dan masih banyak bab kedepan nya, 1 bab aja udah panjang dan separtinya jalan di tempat. bagaimana dgn bab selanjutnya? lama2 bisa jadi bosan, padahal ceritanya bagus menurutku.
IRENSIA YULIA
Kecewa
IRENSIA YULIA
Buruk
Fatma Wati
Jagan bilang denish itu anaknya Daniel
EmiLiano
ceritanya sangat bagus seherusnya ini mendapat ranking
🌹IG : a.ayumie20🌹: terimakasih sudah mampir kakak 💜💜
total 1 replies
Raniah Rahmat
extra part dong Thor🤭🤭
🌹IG : a.ayumie20🌹: Akan ada sekuelnya, Kak 😊
Mohon bersabar ya, masih menyelesaikan kisah para sahabat mereka dulu. Nanti kalau sudah selesai, baru beralih ke anak-anak mereka 😁😁
Sambil menunggu sekuelnya, baca kisah yang lainnya kak, hehehe

Btw terimakasih sudah mampir kakak 💜
total 1 replies
Per Perli
keten
Per Perli
boleh. mampir. gak ya
Zhe Yue
Biasa
Liesdiana Malindu
ku kira David suaminya Renata. 🤭☺️
🌹IG : a.ayumie20🌹: sama namanya kak 🤭 Papa sama mamanya Angela Richard

Terimakasih sudah mampir kakak 🙏
total 1 replies
🌹IG : a.ayumie20🌹
Sangat bagus
Rianda_
plot bagus ceritanya seru bgt semangat terus untuk kaka author
Shofi
baik
Tari Octora
bagus
Tigan Caem
Nathalia nya cmana thor
🌹IG : a.ayumie20🌹: Nathalia nya akan muncul dimasa depan kakak... 😊
Akan ada sekuelnya nanti, tapi belum bisa mastiin kapannya. Doain aja ya kak 😘

Terimakasih sudah mampir kakak 🙏
total 1 replies
ENDAH_SULIS
bener bener sakitnya lebih parah ditinggal pacar meninggal drpd ditinggal pacar pas sayang Sayange selingkuh ...nyesek sampe ke ulu hati
Evi 060989
up
Z Mustfa
pasti hamil..
Z Mustfa
lanjutttty.
Z Mustfa
next..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!