NovelToon NovelToon
ORANG KETIGA

ORANG KETIGA

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Penyesalan Suami / Cintapertama / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Zian Bachri

Kisah ini hanyalah fiktif belaka. Sekedar untuk hiburan.

***

Ari seorang pemuda tampan penakluk wanita, suatu hari bertemu dengan gadis yang tak mudah ia taklukkan. Ia pun jatuh hati pada gadis polos bernama Vidya. Kesederhaan Vidya telah memikat hatinya dan iapun menikahi sang gadis.

Namun ternyata pernikahan tak mampu menghentikan petualangan cintanya. Ia merasa hambar dengan perasaannya terhadap Vidya. Diana, mantan kekasih terindah yang tak mampu ia hapus dari ingatannya, telah hadir menjadi orang ketiga dalam biduk rumah tangganya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zian Bachri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

'Maling teriak maling'

Aku kebingungan, kalau aku angkat bisa ketahuan ada Diana bersamaku. Pikiranku kalut, secepat kilat otakku memberi ide, aku segera berlari menuju kamar mandi, ku kunci pintunya dari dalam.

"[Halo sayang..]" ucapku.

"[Papa udah selesai meetingnya?]" Muncul wajah istriku dilayar ponsel cerdas ini, dibelakangnya anak-anak riuh berebut ingin berbicara denganku.

Aku melambaikan tangan kearah mereka.

"[Hei..kesayangan papa..papa kangen sama kalian]"

"[Ay tangen uga ama papa]"

"[Kak Aira juga kangen papa]"

"[Papa cepet puyang ya]"

Bergantian Al dan Aira menimpali.

"[Ya udah kita mau solat magrib dulu ni pap..papa jangan lupa solat ya]"

Istriku mengambil alih

"[Iya ini papa mau wudhu' dulu Ma..]" Jawabku.

"[Daaaah papaaaaaaa..Assalamualaikum..]" istriku menutup telfon.

Hufttttttttttttttttttt...... Aku manarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskannya. Kali ini aku selamat lagi.

Ku buka celana kolorku, dan aku menggantungnya pada gantungan baju dibalik pintu kamar mandi ini, aku berjalan menuju bathup, ku putar kran shower sedikit ke sisi kiri, air hangat kuku membasahi kepala dan badanku.

Ahhhhh..aku mendesah pelan untuk melepaskan beban jiwa. aku masih menikmati guyuran air hangat dari pancuran shower, sentuhan air ini lumayan bisa menenangkan pikiranku yang kalut.

Sebentar aku berendam dalam bathup, menenggelamkan tubuhku sampai bagian leher kedalam genangan air yang penuh busa, sesekali kubenamkan wajahku ke dalam air.

Saat terdengar adzan magrib berkumandang diluar sana, aku menyudahi kegiatan berendam di bathup ini, aku mandi besar untuk membersihkan diri dari hadast junub. Lalu aku segera berwudhu karena sunnah hukumnya mengawali dan mengakhiri mandi besar dengan wudhu. Ah entah apakah aku yang kotor dan penuh dosa ini masih pantas membicarakan hukum agama? Pun untuk menunaikan salat magrib, rasanya aku sudah tak layak bersujud kepada sang Khaliq?

kubuka pintu kamar mandi, Diana yang dibalut lingerie transparan berbaring diatas kasur empuk itu sambil memainkan ponselnya.

"Vc dari istrimu???" Ia bertanya sambil tetap fokus pada layar ponselnya

"Iya"

"Bisa diatasi kan?"

"Ya Begitulah" Jawabku sambil merebahkan tubuhku disampingnya.

Tak lama setelah aku rebahan, dia pamit bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan menunaikan hajat. Ponselnya dia geletakkan begitu saja diatas kasur.

Aku meraih remote televisi lalu menyalakannya. Sebuah acara berita kriminal menayangkan seorang pria yang berprofesi sebagai seorang pengusaha kaya, beberapa hari lalu ditemukan tewas di dalam mobilnya di sebuah hutan. Setelah polisi melakukan penyelidikan mendalam, ternyata pria itu tewas dibunuh oleh istrinya sendiri. Tampak kamera menyorot wajah sang istri yang telah tega membunuh suaminya tersebut. Wanita yang wajahnya sangat cantik jelita itu digiring masuk ke dalam mobil tahanan Polisi.

Reporter kemudian menyorot rumah kediaman korban yang tampak ramai oleh pelayat yang datang. Reporter tengah mewawancarai anak pertama korban, yang bernama Ilham.

Anak korban mengatakan bahwa sang Ibu tiri tega menghabisi Ayahnya dikarenakan motif ingin menguasai harta sang Ayah. Disamping Ilham duduk seorang wanita yang wajahnya nampak sederhana tapi meneduhkan. Ternyata wanita sederhana itu adalah Ibu kandung Ilham.

Ibu kandung Ilham menceritakan, sejak suaminya punya hubungan diam-diam dengan seorang wanita cantik, ia diceraikan oleh suaminya karena suaminya lebih memilih menikahi wanita cantik itu. Sejak bercerai ia tidak banyak tau tentang kehidupan mantan suami dengan istri barunya.

"Saat itu saya hanya bisa mendoakan mantan suami agar bahagia hidup dengan istri barunya. Tapi ternyata belum genap dua tahun dia menikahi wanita pilihannya, hidupnya harus berakhir ditangan wanita yang ia cintai. Saya sangat berduka. Sekian puluh tahun saya menemaninya tentu ada rasa kehilangan. Bagaimanpun dia adalah Bapak dari ketiga anak saya"

Oh jadi wanita cantik yang membunuh suaminya itu adalah istri kedua?si pengusaha tadi bermain gila dengan wanita cantik tersebut. Dan si Pengusaha memilih menceraikan istri pertamanya demi bisa menikah dengan wanita cantik tadi yang ternyata malah menjadi orang yang menghabisi nyawanya?

Ha How do you like that

You Gone like that

that..that..that..that..

that..that..that..that..

Lagu Blackpink yang menjadi nada dering diponsel Diana, mengalihkan pandanganku yang tengah fokus melihat berita di televisi.

Aku melirik ponsel itu.

'My Darling, Memanggil'

'My darling?' aku bergumam dalam hati. Mungkinkah itu kekasih Diana??Ya. setauku Diana memang memiliki tunangan. Ya sudah, toh aku juga pria beristri. Untuk apa cemburu!

Panggilan di ponsel itu berhenti karena si empunya sedang ada di kamar mandi. Tak lama muncul pesan diaplikasi hijau.

"[syg kok ga diangkat?dmn?]"

"[Jd ke matos?]"

Dua pesan masuk di aplikasi WhatsApp nya. Aku bisa membaca isi pesannya tanpa perlu membuka ponsel karena muncul notifikasi dibagian atas layar ponsel.

Iseng aku mengambil ponselku, dan kuhubungi Nomer ponsel Diana.

'My First Love, memanggil'

Jadi namaku disimpan dengan nama 'my first love' diponselnya.

Krekkk..

Suara pintu kamar mandi dibuka. Diana keluar dari kamar mandi dengan mengenakan handuk berwarna putih melilit di separuh dadanya hingga diatas paha. Rambutnya tampak basah. Wajah naturalnya tidak semenarik wajahnya setelah dipoles riasan makeup. Bibirnya tampak hitam tanpa sentuhan lipstik.

Ia tampak mengeringkan rambutnya yang basah dengan hairdryer yang dia ambil dari tas ranselnya.

Ha How do you like that

You Gone like that

that..that..that..that..

that..that..that..that..

Ponsel Diana kembali berdering.

aku meriah ponsel itu

"Pacarmu menelfon dari tadi" Ucapku sambil menyodorkan ponsel itu ke arah Diana. Dia tampak kaget menatap ke arahku.

Ragu dia mengambil ponsel itu dari tanganku. sejenak ia diam lalu mematikan hair dryernya yang mengeluarkan suara agak bising.

"Angkat aja gak pa-pa" ucapku

"Bener gak pa-pa?"

"Ya..silahkan. Angkat. Akupun pria beristri dan memiliki dua anak. kita sama-sama pahamlah"

"aku angkat ya?"

Aku mengangguk.

"Halo"

"Iya maap dari kamar mandi barusan"

"nggak jadi sekarang. kan aku bilang besok aja ke matosnya"

"Iyah"

"Yaudah salam aja sama yang lain"

"malam ini pada clubbing?"

"nggak gabung dulu ya, lagi mager"

"Oke, ketemu besok ya. miss you end love you too"

"Iya..iya sayang. dahhh"

"pacarmu yang keberapa?" Tanyaku saat ia sudah menutup telfon dari kekasihnya. Ia kembali menyalakan hairdryer dan mulai mengibas-ngibaskan rambutnya.

"Ihh...rese"

"Kan dari sejak sekolah dulu pacarmu banyak" Ucapku

"Banyakan pacarmu"

"Btw, yang barusan tunangan kamu?" tanyaku.

"Tunangan?" Ia balik bertanya. Matanya tampak menyipit tanda kebingungan sembari ia menyelesaikan kegiatannya mengeringkan rambut. ia kemudian kembali mengenakan lingerinya yang transparan itu.

"Iya, tunanganmu kan? sebelum aku nikah sama Vidya bukannya kamu sudah punya tunangan yang bernama Wahyu?" tanyaku lagi

"Oh, aku udah batalin pertunanganku sama dia. Aku nggak cinta sama dia. Cuma mau duitnya aja waktu itu sih. haha" ucapnya kemudian dia berbaring disebelahku dan ia menyandarkan kepalanya di bahuku.

"Kenapa kamu mau tunangan kalo nggak cinta?dulu waktu kita pacaran, kamu juga sering jalan sama cowok lain, bikin aku cemburu dan membuat aku mencari pelarian hingga aku ketemu Vidya"

"Ya sebenarnya Wahyu itu tampan. rada mirip kamu makanya aku mau. Dia juga Tajir tapi dia duda, aku nggak suka sama anaknya. Dia punya dua anak dari istrinya yang dulu. Males aja sih, ntar kalau aku jadi sama dia, aku jadi Ibunya anaknya, donk? maleslah miara anak orang" ucapnya acuh

"Lebih baik aku nunggu dudamu aja" Bisiknya ditelingaku

"Husshhhh ngarang! Kan sama aja aku juga punya anak, ntar kamu jadi Ibu tiri, kamu siksa anakku?" Aku mengacak rambutnya

"Ya anakmu ikut Ibunya lah jangan sama kita. Enak aja! Aku jelas ogah ngurus anak Vidya" ucapnya

"Ya nggak bisa gitu. Aku tentu sayang sama anak-anakku dan nggak mau jauh dari mereka" Aku menarik tubuhku dari dekapannya. aku duduk menyadarkan punggungku pada HeadBoard.

"Nggak apa aku jadi selingkuhanmu aja udah bahagia. Bisa bersama seperti ini" Diana mengikutiku, ia kembali menyandarkan kepalanya dibahuku.

"Lebih baik kamu nikah dengan pria single, jangan sama aku. Kan kamu punya cowok? yang barusan nelpon!"

"Apa kamu udah gak cinta sama aku lagi?" ia balik bertanya.

"Ini bukan masalah cinta atau gak. Tapi kadang aku berpikir sampai kapan kita seperti ini? aku sih kasian kamu, gimanapun kamu wanita dan umurmu sekarang sudah lebih dari cukup untuk berumah tangga"

Ia menarik nafas panjang.

"Ya kadangkala aku juga terpikir kesana, ingin menikah juga. Aku udah jenuh jadi selingkuhanmu, haha" ia terkekeh lalu mencubit pinggangku.

"Lalu kenapa tidak disegerakan menikah?siapa tadi yang nelpon?"

"Ia dia pacarku, Namanya Kevin tapi dia belum melamarku"

"Mintalah padanya agar segera melamarmu"

"Dia masih kuliah, lagian aku ragu"

"Kenapa ragu?"

"Takut nantinya setelah menikah aku tak bahagia!"

"Kenapa takut terhadap sesuatu yang belum kamu jalani?"

"Banyak hal yang aku takutkan"

"Salah satunya?"

"Takut nanti Kevin mengkhianatiku juga. Daripada aku sakit hati lebih baik seperti ini saja"

"Pemirsa demikian laporan dari kami langsung dari kediaman korban pembunuhan yang ternyata pelakunya merupakan istri kedua korban. Sintya, Maulana,Tvdua, melaporkan. Sampai jumpa"

Begitu suara reporter dari televisi mengakhiri sebuah tayangan berita kriminal.

Aku meraih remot dan mematikannya.

"Nahhhh kannnnnn..itu tuh yang aku takutkan. lakik banyak tingkah banget sih. Udah sukses belagu, selingkuh, nyeraikan istri pertama, lalu memilih nikahin pelakor hanya karena lebih cantik, Mampus tuh di bunuh juga sama pelakor pilihannya"

Diana berapi-api mengomentari acara kriminal yang baru saja tayang itu.

Bersambung

1
Densi dama Yanti
lanjut Thor
Cis Siu
sumpah cerita ini banyak memberiikn kita pelajarannya tentang artii sebuah kesetiaan
Zian Bachri🍁: terimakasih atensinya kakak...support author ya..lg kehilangan ide nih..huhu
total 1 replies
Cis Siu
bagus
Dewi Maqil
sangat bagus cerita nya kena ke hati
angel
alurnya munafik
angel
sy malah gk respek Ama kakaknya ...sok jd kakak yg benar ..gk ada yg benar di dlm ceritan ini bawahan agama Mulu ..munafik
angel
nasehat gk masuk akal ..org bodoh yg mau ikut saran macam gt...hadeeeh pelajaran apa nih
angel
cerai aj kog ribet
angel
bolak balik aj
angel
kenapa sih di cerita novel2 kebanyakkan kaum hawa yg tidak boleh ini itu tp lakinya fine2 aj ngelakuin dan klu sdh gk suka langsung talak ...maaf yaaa sy emang kurang gerti soal agama ...tp di satu sisi si kaum hawa slalu di bilang bawaannya dosa ..gk layani laki dosa ,padahal jelas2 lakinya main celup sana sini dan ...
ine
Luar biasa
momnaz
Udah lama aku cari novel yg kayak gini kisah nya realistis gak halu berlebihan....
Zian Bachri🍁: Tengkyu 🙏
total 1 replies
Della Avista
Sorry author, numpang lapak yah.
Yuk baca karya pertamaku " Aku Seorang Mafia" silahkan cek di profilku. semangat berkarya author ♥️
kavena ayunda
giliran dista dpet karma
kavena ayunda
laki bejat minggat aja sana
dian w
aroma2 ari mau selingkuh lagi.
🌻Ruby Kejora
Q mampir kak dan udah q favorotin karya kk😊
Indah
thor kpan up lg
Rabiatul Addawiyah
wah.. jgn2 vidya dipaksa neh utk terima Seruni jd istr Ari, demi menolong Seruni dr penyakitnya biar bisa sembuh.
Apriyanti
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!