NovelToon NovelToon
SAKIT

SAKIT

Status: tamat
Genre:Selingkuh / CEO / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:31k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

"Sakit, Mas! Apa yang kamu lakukan ke aku itu sangat menyakiti hatiku! Gimana bisa kamu ngelakuin ini ke aku, dan itu adalah adikku sendiri. Lalu kamu, kenapa kamu tega sama kakak mu ini haah!!"

Suara Swastamita bergetar hebat ketika berkata demikia kepada suaminya, Erdio Rasmaluyo.

Betapa tidak bergetar, rasa sakit di hatinya sangat nyata. Suami yang memintanya untuk melepaskan karinya demi menjadi ibu rumah tangga seutuhnya ternyata malah berselingkuh dengan adik tirinya.

Yang lebih mengejutkan adalah, perselingkuhan yang dilakukan Erdio dan Medini itu diketahui oleh sang ibu.

Sakit hati Swastamita ketika mengetahui bahwa di rumah itu hanya dirinya yang tak tahu apa-apa.

Adik tiri yang sangat ia sayangi melebihi dirinya sendiri tega menjadi duri dalam daging pada rumah tangganya. Dan suami yang ia jadikan imam, malah menorehkan luka yang begitu dalam.

Bagaimana Swastamita menghadapi rasa sakit yang dirasakannya tersebut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Khilaf? 08

"Kenapa kamu buat aku sesakit ini Mas, kenapa??"

Teriakan Mita melengking dengan keras. Malam yang sunyi itu menjadi saksi, dan mungkin juga teriakan Mita terdengar oleh para tetangganya.

Kota Magelang merupakan sebuah kota kecil di salah satu provinsi Jawa Tengah. Kota yang masih terasa dingin saat malam dan juga terasa sepi. Jika ada suara maka akan sangat gandhang yang bermakna keras atau nyaring.

Percayalah jam sembilan malam di kota magelang sudah terasa begitu sepi di wilayah-wilayah pinggir. Tentu saja berbeda dengan kawasan ramai seperi alon-alon atau pusat perbelanjaan.

Dan di rumah Mita ini, suasana sepi yang mendominasi. Sehingga jika ada keributan, pasti bisa terdengar oleh tetangga.

"Sayang, nggak gitu. Aku bukan orang yang ngehamilin Medi. Bukan aku Mit, beneran bukan aku."

Erdio meraih tangan Mita dan menggenggamnya erat sambil menggelengkan kepalanya. Dia mengelak dan tidak mengakui tentang apa yang saat ini terjadi.

Melihat Erdio yang mengelak dan menampik fakta yang ada, Medi jelas tidak terima. Dia tidak terima ditolak begitu saja oleh Erdio.

"Kamu kok gitu sih Mas. Dari tadi kamu ngelak terus. Aku hamil, ini buktinya. Ini hasil testpack dan pemeriksaan dokter yang aku lakuin. Aku hamil Mas, aku hamil anak kamu!!" pekik Medi. Sekali lagi, dia tidak mau ditolak.

"Jangan ngada-ngada kamu Med. Memangnya kamu yakin kalau itu anak aku? Emang beneran kamu cuma ngelakuin itu sama aku? Bisa aja kan kamu main-main di luar sana sama banyak laki-laki."

Plak!

Bukan Medi yang menampar melainkan Mita. Tapi tamparan yang dilakukan Mita juga bukan karena dia membela Media tas ucapan Erdio. Tamparan itu sebagai luapan emsoi Mita.

Perkataan Erdio yang baru saja kepada Medi menjelaskan semuanya. Tanpa laki-laki itu sadari, dirinya sedang mengaku bahwa ia dan Medi melakukan hubungan badan.

"Gila, kalian semua sudah sangat gila. Bisa-bisanya kalian bermain di belakang ku kayak gini. Dan Ibu, kenapa Ibu cuma diem aja hah! Bu, Med, aku salah apa sama kalian sampai kalian nyakitin aku kayak gini. Erdio, salah ku opo sama kamu Mas. Aku salah opo Mas?"

Air mata Mita seolah kering. Dia yang tadi sudah menangis kini tak lagi menangis. Rasa sakit yang dirasakan oleh hatinya sangat dalam sehingga dirinya tak bisa lagi mengeluarkan air mata.

Sakit dan kecewa. Bagaimana bisa orang-orang yang disayanginya melakukan hal seperti ini terhadapnya. Orang-orang yang kepada mereka Mita bahkan bisa berkorban apapun, tapi mereka dengan mudah dan entengnya menusuk dirinya dari belakang.

"Kalau kalian mau buat aku gila, kalian bener-bener sukses ngelakuinnya. Sekarang jawab Mas, udah berapa lama kamu menjalin hubungan sama dia?"

"Mit, aku khilaf Mit. Aku minta maaf sama kamu. Aku nggak akan ngulangin lagi Mit. Aku mohon maafin aku,"ucap Erido. Dia mengabaikan pertanyaan Mita dan bahkan sekarang dirinya berlutut di kaki sang istri.

Medi yang melihat pemandangan itu nampak tidak suka. Tangannya mengepal dengan erat. Dan Mita bisa melihat semuanya itu.

Mita menyeringai, dia tahu bahwa Medi tak akan meminta maaf karena wanita itu tidak merasa bersalah barang sedikit pun.

"Haah percuma ya. Lagian nggak ada gunanya juga aku nanya sejak kapan. kalau sampai hamil begini, berarti hubungan kalian udah lama. Hahahah, gobloknya aku karena nggak pernah tahu hal ini. Saking cintanya aku sama suami dan juga adikku sampai aku dianggap kebo yang plonga plongo. Dah lah, Mas aku mau kita cerai. Dan kalian semua, keluar dari rumahku. Bawa barang kalian dan tinggalkan barang berharga yang kalian pakai. Emas, hape dan barang berharga lainnya silakan tinggalkan. BB Curve yang kemarin baru aku beliin sebagai hadiah kelulusan mu, juga bawa sini. Dan Erdio bawa semua barang mu semua dari rumah ini. Kita akan ketemu di pengadilan."

Erdio dan Medi terkejut. Medi terkejut karena ponsel BB yang baru saja dimilikinya harus ditinggalkan bersama semua perhiasan yang ada di tubuhnya. Sedangkan Erdio, dia tidak pernah menyangka akan di usir oleh Mita malam ini juga.

"Aku beri waktu satu jam. Barang-barang kalian sudah harus bersih dari rumah ini. Inget, jangan bawa apapun barang yang bukan milik kalian. Dan kamu Erdio, aku akan balikin mas kawin yang kamu berikan ke aku. Jadi pakailah itu untuk menikahi wanita itu."

MIta seolah tak sudi menyebut nama Medi dengan mulutnya. Dia masuk lebih dulu ke kamar, mengambil mas kawin yang diberikan oleh Erdio ketika pernikahan mereka dan mengembalikannya langsung kepada orangnya.

Tak hanya itu, Mita juga menghubungi orang tua Erdio. Ya Mita menghubungi ibu Erdio.

"Dingapunten (mohon maaf) Bu. Saya mengembalikan Mas Erdio kepada Ibu dan Bapak. Sekarang kami bukan suami istri lagi. Untuk lebih jelasnya, Ibu bisa tanya kepada anak ibu langsung. Mohon maaf selama jadi menantu, saya masih jauh dari kata sempurna. Dan mohon maaf karena belum bisa memberi ibu cucu. Tapi ndak lama lagi, Ibu akan dapat cucu kok. Sudah ya Bu, selamat malam."

Mita mengakhiri panggilannya. Dia tahu bahwa keluarga Erdio sangat terkejut. Namun Mita enggan menjelaskan tentang apapun. Biarlah mereka bertanya langsung kepada Erdio saat nanti kembali ke rumah.

"MIta, aku mohon Mit maafin aku. Aku nggak mau pisah sama kamu. Aku cinta sama kamu. Aku juga sayang sama kamu Mit."

Erdio masih bertahan masih bertahan dengan posisinya bersimpuh di lantai. Tapi Mita sama sekali tidak peduli. Dia tidak peduli dengan permohonan dan air mata Erdio.

"Sekarang kalian pergi lah dari sini. Aku minta maaf Bu, karena ndak bisa jadi anak yang berbakti. Aku ndak bisa membiarkan Ibu tetap tinggal di sini. Dan hubungan kita, berakhir di sini. Selamat tinggal semuanya. Terimakasih untuk rasa sakit yang luar biasa ini. Aku, akan mengingatnya sampai akhir hidupku. Dan kamu Erdio. selamat menjalani hidup baru dengan wanita itu dan anakmu."

Erdio bangkit dari duduknya dan terpaksa melenggang pergi. Namun dirinya tak kunjung meninggalkan rumah itu. Erdio masih berdiri di depan pintu rumah dan mengetuknya. Ia terus memanggil nama Mita meski tahu bahwa wanita itu tak akan mungkin keluar.

"Mit, aku nggak mau pisah sama kamu. Maafin aku Mit. Aku khilaf Mit, aku beneran minta maaf Mita. Tolong ampuni aku MIt."

Suara Erdio jelas terdengar sampai ke dalam rumah. Mita yang ada di kamar juga bisa mendengarnya dengan sangat jelas. Meski saat ini dirinya menangis dan berteriak tanpa suaran.

Mita yang tadi tegar, kini ketika hanya sendiri, dia mengais meraung-raung.

"Sakit, rasanya sakit banget Ya Allah. Kenapa, kenapa mereka tega sama aku Aku salah apa sampai mereka membohongiku bareng-bareng kayak gini. Cinta? Sayang? Semua yang kamu katakan cuman palsu, Erdio. Kalau kamu cinta dan sayang sama aku, kamu nggak mungkin tidur sama Medi."

TBC

1
ElHi
tarik ulur nih🤣🤣
dewi rofiqoh
Siap2 aja mit! Kamu pasti bakal dapat kejutan dari lingga 🤭🤭
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
ga tau ajh km lingga LG menyusun strategi
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
beeeeuuuuhhh dah mulai posesif nih
Iffanaya 😽
pas awal denger suara aneh di kamar adek nya knp dobrak aja sih greget bgt 😠 ibu nya jg gila
ElHi
🤣🤣🤣🤣🤣
ElHi
coba dl lah gpp .ditolak yaa ntar maju LG.....gada ruginya 🤣🤣
ElHi
mau mulainya drmn ya Lingga???🤣🤣
ind@h
langsung tembak aja pak lingga 🤭🤭 jgn lama²..keburu mita buka hati buat yg lain..
Dew666
Betul betul betul
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
lebih baik mencoba daripada g tau kmn arahnya
ElHi
kebakar ya om Lingga🤣🤣🤣🤣
ind@h
boleh minta dbl up g sih. 🤭🤔
Muft Smoker
deg deg an dy mit ,, masa km gx peka siiih 😂😂😂😂
Ilfa Yarni
emang aneh masak ga tau klo hati nya menyukai mita hadeeeh oon jg ternyata lingga
dewi rofiqoh
Sepertinya bari dan Wilson sudah memulai aksinya buat bikin lingga dekat terus dengan mita 🤔🤔
cinta semu 2
mending kuliah yg pinter terus cari krj itu baru bener ...medi malah salah tujuan lulusan sarjana malah jadi pelakor..apes tenan 🤣🤣🤣
Muft Smoker
karma di bayar lunas med ,, bukan ny sadar ,, malah makin jdi ,,
Ilfa Yarni
karma itu pasti ada semacam hutang ga sama dia sama kerutunannya
ElHi
udah di sekolahin.....di biayain hidupnya...eh berkhianat...skrg msh gak ngerasa kalo salah....seolah2 kyk gada apa2..dgn pedenya yakin diterima ...kamu ini turunan jin iprit ato Dajjal???
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!