WARNING ⚠️⚠️⚠️⚠️
BIJAKLAH DALAM MEMBACA!!
"Jika kau membuat kesalahan maka aku akan menghukum mu dengan membuatmu berteriak memanggil namaku saat berada di bawahku. Mengerti, Sayang?"
"Tidak ada yang boleh menyakiti Sabrina-ku, bahkan hanya seujung kuku!"
"Aku akan menembak tanganmu hingga hancur jika kau berani menyentuh gadisku!"
"Aku bisa mengukir namaku sendiri di tubuhmu agar kau tahu jika kau adalah milikku."
Jeff Maverick, di kenal sebagai mafia dingin dan kejam yang di takuti oleh musuhnya. Hidupnya selalu tentang bagaimana dia bisa hidup tanpa kata 'kekalahan.' Namun tanpa sengaja dia jatuh cinta pada seorang gadis yang pernah menolongnya. Berbagai cara Jeff lakukan agar bisa mendekati gadis itu yang sudah membuatnya tergila-gila.
Bahkan obsesinya di luar dugaannya sendiri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DeviPuspitaSari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
delapan
...Sabrina tampak termenung sembari menunggu pelanggan lainnya. Dia memikirkan perkataan Thea tadi yang memintanya agar mencari tahu tentang sosok Jeff Maverick. Entah apa yang Sabrina pikirkan saat itu hingga dia juga terlibat oleh ide gila Thea....
..."Sabrina, kamu sakit?" Tessa melambaikan tangannya di depan wajah Sabrina yang tadi sempat melamun....
...Sabrina langsung tersadar dengan kehadiran Tessa....
..."Ah, tidak. Aku hanya sedang memikirkan sesuatu."...
...Tessa mengambil kursi untuk duduk di samping Sabrina. "Ada apa? Apa mereka menindas mu lagi?" Yang Tessa maksud adalah keluarganya....
..."Tidak. Aku sedang memikirkan perkataan Thea tadi."...
...Tessa mengernyit penasaran. "Thea? Apa yang bocah itu katakan padamu? Apa dia mengajarimu hal buruk lagi?"...
...Sabrina terkekeh. "Tidak begitu. Kita hanya sedang berdiskusi tentang tugas kuliah tadi. Oh iya, apa kamu Sabrina membacanya dengan seksama dan tidak melewatkan sedikitpun....
..."Dia benar-benar menyiksa musuhnya tanpa belas kasihan?" Sabrina menggigit ujung jarinya karena merasa merinding membaca beberapa kasus korban Jeff Maverick....
...Sabrina bahkan tidak sadar jika dia sudah membaca artikel itu selama lima belas menit. Sabrina tidak tahu mengapa dia betah mencari tahu lebih dalam lagi tentang orang itu. Yang pasti karena rasa penasaran yang membuatnya mengambil langkah itu....
..."Mengapa polisi tidak menindaklanjuti kasusnya? Dia juga termasuk orang kriminal, bukan?" Sabrina masih sama dengan posisi duduk di atas ranjangnya dengan laptop di pangkuannya....
...TOK TOK TOK...
...Suara ketukan itu membuat Sabrina mengalihkan pandangannya dari laptopnya. Tatapannya tertuju pada pintu balkon yang memang suara itu berasal dari sana. Sabrina meletakkan laptopnya di atas ranjangnya dan beranjak dari atas ranjang untuk melihat suara apa itu....
..."Siapa?" Sabrina berjalan perlahan karena hawa di dalam kamarnya tiba-tiba berubah. Mungkin karena Sabrina membaca beberapa artikel tentang Jeff Maverick yang sangat menyeramkan baginya....
...Dengan perasaan takut, Sabrina membuka pintu balkon kamarnya. Dan dia terkejut saat melihat seorang pria berdiri di balkon kamarnya dengan melambaikan tangannya pada Sabrina....
..."Hai," bisik pria itu dengan tersenyum ke arah Sabrina...
...Yang terkejut....
..."Astaga! Apa yang kamu lakukan di sini, Jeff?" Dia adalah Jeff, entah bagaimana pria itu naik ke atas balkon dan malah mengetuk pintu balkon Sabrina....
...Jeff mendorong tubuh Sabrina agar dia bisa masuk ke dalam kamar gadis itu. Sabrina yang melihat itu tidak bisa melakukan apa-apa karena dia masih mencerna apa yang terjadi....
..."Jeff, apa yang kamu lakukan di sini?!" Sabrina mengikuti langkah Jeff yang menerobos masuk ke dalam kamarnya....
...Jeff dengan santainya malah duduk di tepi ranjang Sabrina. "Aku hanya berkunjung. Kemarin kamu tidak menawariku untuk mampir sebentar, jadi tadi aku kebetulan lewat di sini dan ya aku mampir saja ke rumahmu."...
...Sabrina ternganga mendengar itu. "Berkunjung? Orang gila mana yang berkunjung ke rumah orang pada tengah malam begini?" tanya Sabrina tak habis pikir....
..."Aku, aku orangnya. Tapi aku tidak gila." Jeff mengarahkan pandangannya pada laptop Sabrina yang masih menyala. Ia mendekatkan wajahnya pada layar laptop itu dan membaca apa yang tertera di sana....
..."Jeff, kamu tidak bisa melihatnya tanpa persetujuanku!" Sabrina segera naik ke atas ranjang dan menutup laptopnya. Lalu dia memeluk laptop itu dan membawanya....
...Jeff hanya diam. Dia sudah membaca apa yang Sabrina cari di pencarian. "Kenapa kau mencari nama itu? Apa kau tahu sesuatu?" jeff menyipitkan matanya menatap Sabrinayang berdiri di dekat meja nakas....
...Sabrina menggelengkan kepalanya. "Itu tidak ada urusannya denganmu. Sekarang kamu pergilah, ini sudah malam dan aku harus tidur." Sabrina benar-benar tidak tahu mengapa Jeff bisa pergi ke rumahnya. Apalagi tengah malam begitu....
..."Kau belum menjawab pertanyaanku. Apa yang membuatmu mencari nama itu, apa kau tahu sesuatu?"...
..."Jeff, tolong segera pergilah. Kamu tidak bisa masuk ke kamar gadis tengah malam begini. Apa kata orang nanti?"...
...Jeff hanya diam. Sepertinya Sabrina juga tidak mau bercerita padanya....
..."Kita hanya bertemu dua kali dan kamu tiba-tiba masuk ke dalam kamarku. Itu tidak benar, Jeff."...
...Jeff menghela napasnya. "Kalau begitu ayo berteman. Apa setelah berteman nanti aku bisa berkunjung ke rumahmu?"...
...Kini Sabrina yang terdiam. Bagaimana dia menjawabnya? Jika Sabrina mengatakan iya maka Jeff akan menganggap Sabrina setuju....
..."Jeff, kamu harus segera pergi."...
...Jeff yang mendengar itu malah tersenyum. Lalu dia mulai merebahkan tubuhnya di atas ranjang Sabrina yang membuat gadis itu semakin kesal....
..."Jeff!" Sabrina menarik ujung kemeja Jeff agar pria itu bangkit. Namun karena tubuh Jeff sangat berat, sekarang malah Sabrina yang kehilangan keseimbangannya hingga akhirnya jatuh ke depan dan hampir menindih tubuh Jeff....
...Jeff menatap Sabrina yang begitu dekat dengannya....
...Bahkan tangan gadis itu berada di atas dadanya. Sabrina juga tiba-tiba membeku menatap wajah pria yang begitu dekat dengannya. Ini kali pertamanya dia begitu dekat dengan pria....
...BRAKK...
...Pintu Sabrina di tendang dari luar. Hal itu membuat ke duanya terkejut dan menoleh bersamaan....
..."Kecilkan suaramu itu, sialan! Jika aku masih mendengar suara berisik dari kamarmu maka aku akan memadamkan listrik di kamarmu! Bukannya tidur malah menonton film!" Terdengar suara Sherly yang begitu kesal....
...Sherly mengira jika Sabrina sedang menonton film, beruntungnya dia tidak tahu jika di dalam sana ada seorang pria....
..."Siapa itu?" tanya Jeff sedikit berbisik....
...Sabrina segera bangkit dari posisinya yang hampir menindih tubuh Jeff. "Ya, maafkan aku. Aku akan mematikannya!" teriak Sabrina dari dalam....
...Jeff tampak bingung. Apalagi saat mendengar bagaimana orang itu berbicara pada Sabrina. Apalagi dengan menendang pintu kamar Sabrina dengan keras....
...Apakah hal itu sudah biasa, pikir Jeff. Sabrina melihat Jeff yang terdiam. Dia tahu pasti Jeff bingung dengan apa yang terjadi dan bertanya-tanya siapa itu....
..."Jeff, aku mohon kamu pergilah. Ini sudah malam dan aku sangat lelah. Biarkan aku istirahat karena besok harus berkuliah." Sabrina menarik tangan Jeff dengan sekuat tenaganya. Dan Jeff pun akhirnya menurut dan bangkit dari posisinya....
..."Aku akan pergi jika kamu mau berteman denganku."...
...Jeff memang bangkit dari tempat tidur Sabrina, namun pria itu ternyata masih keras kepala....
...Sabrina menghela napas berat. "Baiklah, kita berteman." Akhirnya dia terpaksa mengiyakan itu agar Jeff segera pergi dari sana....
...Terlihat Jeff yang tersenyum mendengar Sabrina mau berteman dengannya. "Oke. Kalau begitu aku pergi dulu, teman. Selamat malam." Jeff segera keluar dari kamar Sabrina lewat balkon. Bahkan kali ini Sabrina tak perlu memaksanya lagi. Jeff segera melompat dari balkon itu dan Sabrina pun langsung menjatuhkan dirinya di atas ranjangnya....
..."Huh, kenapa dia bisa masuk ke sini?" Sabrina memejamkan matanya yang sudah berat....
aku suka
aku suka🥰