NovelToon NovelToon
Nikah Paksa, Cinta Tak Terduga

Nikah Paksa, Cinta Tak Terduga

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Romansa Fantasi / CEO / Tamat
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: ayu gerimis

Demi melunasi utang keluarga dan menyelamatkan ayahnya dari kehancuran, Laras terpaksa menerima pernikahan yang dipaksakan—menjadi istri Arga Pratama, pewaris konglomerat yang dingin, angkuh, dan memandang pernikahan ini sekadar kewajiban bisnis semata. Tidak ada restu hati, tidak ada janji manis; hanya kesepakatan: hidup bersama, tapi tak perlu saling mencintai.

Awalnya, rumah tangga mereka bagai dua kutub yang bertabrakan. Arga bersikap dingin bagaikan es, sementara Laras berusaha menjaga harga diri di tengah cemoohan lingkungan dan tekanan keluarga besar. Namun seiring berjalannya waktu, di balik sikap kasarnya, Laras mulai melihat sisi lain Arga—rasa tanggung jawab, perlindungan diam-diam, dan luka masa lalunya yang tersembunyi. Sebaliknya, ketulusan serta ketabahan Laras perlahan mencairkan hati beku Arga.

Apa yang dimulai dari keterpaksaan dan permusuhan, perlahan berubah menjadi getaran rasa yang tak terduga. Ketika ancaman luar dan rahas

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayu gerimis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23: Langkah yang Berbeda

...Perjalanan cinta Arga dan Laras telah usai dengan kebahagiaan abadi. Namun kisah ini belum berakhir. Warisan ketulusan dan keberanian mereka kini diteruskan ke tangan generasi baru—menghadapi dunia yang berbeda, dengan jalan cerita yang tak kalah menyentuh hati....

... ...

Matahari pagi menyinari halaman luas kediaman Pratama, namun suasana di sana tidak lagi sepenuhnya sama seperti puluhan tahun silam. Dulu tempat ini dipenuhi kesibukan urusan bisnis besar dan pertemuan penting, kini lebih tenang—namun tetap terasa hidup dengan kenangan yang tak pernah pudar.

Di bangku kayu tua yang berdiri kokoh di sudut taman, duduk seorang gadis berusia sembilan belas tahun bernama Laras Pratama. Ia memiliki senyum lembut dan tatapan mata yang tajam persis seperti nenek moyang yang namanya ia sandang. Di pangkuannya terbuka sebuah buku kulit tua yang berisi catatan perjalanan hidup Arga dan Laras.

“Masih membaca buku itu lagi, Lar?”

Suara lembut itu terdengar dari belakang. Laras menoleh dan tersenyum melihat kakeknya, Arga Muda, berjalan mendekat sambil memegang dua gelas teh hangat.

“Iya, Kek. Setiap kali kubaca, rasanya selalu ada hal baru yang kupahami. Tapi kadang aku juga bertanya-tanya… apakah aku sanggup membawa nama ini dengan baik? Dunia sekarang sangat berbeda dengan zaman dulu.”

Arga Muda duduk di samping cucunya, menatap pohon-pohon besar yang menjadi saksi bisu perjalanan keluarganya.

“Kau tidak perlu menjadi persis seperti mereka, Nak. Kau hanya perlu menjadi dirimu sendiri, namun tetap memegang nilai yang sama. Dulu Arga dan Laras dipersatukan karena keadaan yang berat. Kalian mungkin tidak akan mengalami hal yang sama persis, tapi setiap hati pasti punya ujiannya masing-masing. Itulah jalan yang harus kau tempuh dengan caramu sendiri.”

Laras mengangguk pelan, namun keraguan masih tersisa di matanya. Ia tumbuh dengan segala kemudahan dan nama yang harum, tapi hal itu justru sering membuat orang melihatnya hanya sebagai “anak orang kaya”, bukan melihat siapa dirinya yang sebenarnya.

Siang itu, Laras berangkat menuju kampus tempat ia menempuh pendidikan jurusan sosial. Ia ingin belajar bagaimana cara membantu orang lain dengan cara yang benar, persis seperti yang selalu diajarkan keluarganya. Namun baru saja ia melangkah keluar dari gerbang kampus, sebuah kejadian tak terduga terjadi.

Sebuah mobil hitam melaju kencang namun tiba-tiba berhenti tepat di depannya. Pintu terbuka, dan seorang pemuda berwajah dingin keluar dengan tergesa-gesa. Tanpa banyak bicara, ia menarik tangan Laras dan memaksanya masuk ke dalam mobil.

“Maaf, aku butuh bantuanmu sebentar. Tidak ada waktu untuk menjelaskan sekarang,” ucapnya singkat, suaranya tegas namun terdengar tertekan.

Laras sempat terkejut dan hendak melepaskan diri, namun saat melihat tatapan mata pemuda itu—yang menyembunyikan kekhawatiran besar—ia justru teringat pesan nenek moyangnya: “Terkadang takdir datang menyamar sebagai kesulitan, tapi seringkali itu adalah jalan menuju kebaikan yang tak terduga.”

“Siapa kau? Dan kemana kau akan membawaku?” tanya Laras tenang, meski jantungnya berdegup kencang.

Pemuda itu menoleh sekilas, menatap mata Laras dengan pandangan yang sulit diartikan.

“Namaku Daffa Aditya. Dan aku berjanji akan mengantarkanmu kembali dengan selamat setelah urusanku selesai. Tapi kumohon, percayalah padaku sebentar saja.”

Laras terdiam. Entah mengapa, meski pertemuan mereka begitu tiba-tiba dan aneh, hatinya tidak merasa terancam. Ada sesuatu pada diri pemuda itu yang mengingatkannya pada kisah yang baru saja ia baca—seseorang yang tampak keras di luar namun menyimpan beban berat di dalam hati.

“Baiklah. Aku ikut,” jawab Laras akhirnya.

Mobil itu pun melaju membelah jalanan kota, membawa mereka menuju sebuah pertemuan yang akan mengubah seluruh rencana hidup Laras. Ia belum tahu, bahwa langkah yang ia ambil hari ini adalah awal dari perjalanan panjangnya sendiri—dimana cinta tidak lagi datang dari paksaan orang lain, melainkan dari pertarungan hati, pilihan, dan keberanian untuk memahami seseorang yang berbeda dunia dengannya.

Dan di kejauhan, seolah-olah dua sosok tua yang penuh kasih tersenyum melihatnya, berharap kisah baru ini pun akan tumbuh menjadi sesuatu yang indah pada waktunya.

 

(Bersambung ke Bab 24) ✨

1
Sunflower_6520
intinya kunci dr semua ini adalah saling percaya
Sunflower_6520
Ya elah, gue dari tadi mesem" sendiri baca nih cerita... Rasanya pengen salto 🤗 wkwkwk
Sunflower_6520
Nak, kamu belum cukup umur mengetahui kisah cinta bapak ibumu... intinya, banyak masalah yang mereka lalui bersama, sampai akhirnya mereka langgeng sampai sekarang...
Sunflower_6520
maklum calon bapak baru, protektifnya nauzubillah 🤣
Sunflower_6520
Ini yang dinamakan takdir gak ada tau... ditambah sama ketulusan dan ketabahan Laras selama ini, semoga ini bukan bahagia yang singkat ya...
Sunflower_6520
launching juga Arga Junior 🤣
Sunflower_6520
Selamat menjadi gelandang~🤗
Sunflower_6520
Trus kalau emang gak salah, kenapa harus teriak panik gitu... malahan ini yang bikin curiga...
Sunflower_6520
NGAKU AJA LO KAN EMANG DR AWAL PERBUATAN KALIAN! JANGAN LEMPAR BATU SEMBUNYI TANGAN LAH!
Sunflower_6520
Emang lo goblok Ar, percaya sama bukti palsu sampai nyakitin istri lo... Hebat sih (dengan nada sarkas)
Sunflower_6520
Ayolah terbongkar, biar diusir mereka berdua😤
Sunflower_6520
LAH EMANG PALSU ARGA!! LO HARUS MINTA MAAF KE LARAS SOALNYA SEMPET NUDUH DIA!! MAKANYA JADI ORANG JANGAN CEPET PERCAYA SAMA KENYATAAN YANG BELUM JELAS...
Sunflower_6520
Kita liat siapa yang bakal dibuang? Laras? atau justru kalian berdua?
Sunflower_6520
MASUK AJA KALIAN KE NERAKA SANA! GREGET 😤
Sunflower_6520
Saran aja, langsung ditanyain langsung sih dr pada... diem gini, masalah gak kelar, tp pikiran negatif trus bermunculan
Sunflower_6520
Jangan percaya sama bukti itu Arga... mereka pengen membuat kalian pisah
Sunflower_6520
Semoga rencana mereka gagal... Baru aja Arga Laras bahagia sebentar, masa mau dipisahkan?
Sunflower_6520
Kenapa harus denger nasehat Bibi? bibi bukan orang penting di hidup Arga? lagian sekarang, Arga udah punya istri nasehat utama yang harus di dengar ya... Istrinya
Sunflower_6520
Gong! Akhirnya... Langgeng ya kalian, jangan biarkan Mak Lampir itu mengganggu 😤
Sunflower_6520
Arga beruntung dapet Laras? Tapi gimana Laras? maksudnya perasaan dia? Apakah Laras juga akan sadar tentang perasaannya?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!