NovelToon NovelToon
Gadis Manja Tuan Mafia

Gadis Manja Tuan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Action / Cintapertama
Popularitas:17.9k
Nilai: 5
Nama Author: EILI sasmaya

​Niatnya cari pelarian, malah dapet "tuan muda" kematian.

​Alicia kabur ke Italia dan mencari pria paling tampan untuk menghina selera perjodohan ayahnya. Misinya berhasil ia menemukan Dante, pria dengan visual sempurna yang mau diajaknya bermalam bersama.

Tapi keesokan paginya, Alicia baru sadar kalau dia bukan baru saja menaklukkan pria biasa, melainkan seorang predator paling ditakuti di Eropa. Ternyata, merayu bos mafia saat mabuk adalah ide terburuk yang pernah Alicia lakukan seumur hidupnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EILI sasmaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 8

Di dalam mobil yang melaju kencang menuju pelabuhan, Alicia terduduk lemas. Ia menatap gaun merahnya yang kini sudah compang-camping dan kotor. Tangannya gemetar.

"Marcello," panggil Alicia dengan suara serak.

"Ya, Signorina?" jawab Marcello tanpa menoleh dari kemudi.

"Siapa Bambang sebenarnya? Ayahku bilang dia pria biasa."

Marcello mendengus. "Bambang Prakoso adalah agen tentara bayaran elit yang disewa oleh banyak korporat besar di Asia untuk membersihkan masalah. Ayahmu bukan hanya menjodohkanmu, dia menyewa seorang pembunuh untuk mengawasimu. Ayahmu tahu sifatmu yang suka memberontak, jadi dia mengirim seseorang yang bisa memaksamu jika perlu."

Alicia memejamkan mata. Jadi selama ini, tunangan yang ia anggap membosankan itu adalah seorang profesional yang berbahaya. Ayahnya benar-benar tidak mempercayainya sama sekali.

"Dan Dante?" tanya Alicia lagi. "Kenapa dia tidak membunuhku saja saat tahu aku anak Surya Atmadja?"

Marcello terdiam cukup lama sebelum menjawab. "Bos punya banyak musuh. Tapi dia tidak pernah membawa wanita ke rumahnya. Tidak pernah ada yang menyentuh gelasnya dan tetap hidup. Kau adalah pengecualian pertama, Signorina. Dan di dunia kami, pengecualian berarti segalanya."

Mobil sampai di pelabuhan pribadi yang sepi. Sebuah kapal pesiar mewah berukuran sedang sudah menyalakan mesinnya. Alicia dipandu naik ke atas kapal. Di sana, sudah tersedia pelayan dan dokter yang menunggu.

"Bos memerintahkan dokter untuk memeriksamu segera," ucap Marcello.

Alicia masuk ke dalam kabin utama yang sangat mewah. Namun, kemewahan itu terasa hampa. Ia teringat kata-kata Dante tentang 'pewaris'. Jika ia benar-benar hamil, ia akan menjadi pusat dari perang antara klan Vallo dan tentara bayaran ayahnya.

Dua jam kemudian, kapal sudah berada di tengah laut Mediterania, menjauh dari daratan Italia yang membara. Alicia duduk di dek belakang, menatap bulan yang terpantul di air laut.

Tiba-tiba, suara helikopter terdengar mendekat. Alicia berdiri dengan waspada. Helikopter itu tidak memiliki logo, berwarna hitam pekat. Sebuah tali diturunkan, dan seseorang meluncur turun dengan lincah.

Alicia bersiap untuk lari, namun langkahnya terhenti saat ia mengenali sosok yang mendarat di dek dengan gaya yang sangat dominan.

Dante Vallo.

Ia tampak berantakan. Bahunya sudah diperban secara darurat di atas helikopter, dan kemejanya sudah diganti dengan kaos hitam ketat yang memperlihatkan ototnya yang kokoh. Ia berjalan mendekati Alicia, napasnya masih memburu.

Tanpa berkata apa-apa, Dante langsung menarik Alicia ke dalam pelukannya. Ia membenamkan wajahnya di leher Alicia, menghirup aroma gadis itu seolah itu adalah oksigen terakhirnya.

"Aku bilang aku akan kembali," bisik Dante serak.

Alicia tidak membalas, tapi ia juga tidak melepaskan diri. Kehangatan tubuh Dante terasa nyata dan menenangkan di tengah ketakutannya. Namun, ketenangan itu hanya sesaat.

Dokter wanita yang tadi memeriksa Alicia keluar dari kabin dengan wajah serius, memegang sebuah alat tes dan hasil pemindaian cepat dari mesin portabel.

"Tuan Vallo," panggil dokter itu.

Dante melepaskan pelukannya dan menoleh. Alicia menahan napas.

"Hasilnya sudah keluar," ucap dokter itu sambil menatap ke arah Alicia. "Signorina Alicia... dia tidak hamil."

Alicia menghela napas lega yang luar biasa. Baginya, itu adalah tiket untuk bisa lepas dari kegilaan ini. Namun, ia lupa dengan siapa ia berhadapan.

Dante tidak tampak kecewa. Sebaliknya, ia menatap Alicia dengan tatapan yang lebih gelap dan lebih lapar dari sebelumnya. Ia berjalan mendekati Alicia, menyudutkannya ke pagar kapal di bawah sinar rembulan.

"Kau dengar itu, Alicia?" Dante berbisik, jemarinya membelai bibir Alicia yang gemetar. "Dokter bilang kau belum hamil. Artinya, janji kita di penthouse tadi masih berlaku."

"Dante, tunggu... kita di tengah laut!" Alicia mencoba memprotes, namun suaranya melemah saat Dante mencium lehernya.

Dante menyeringai di depan wajah Alicia. "Malam ini Tidak ada pelarian. Hanya ada kau, aku, dan malam yang sangat panjang untuk memastikan dokter itu memberikan hasil yang berbeda besok pagi."

Dante tidak memberinya kesempatan untuk berdebat. Tangan kanannya mencengkeram rahang Alicia dengan kuat, memaksanya mendongak, sementara tangan kirinya mengunci pinggang gadis itu hingga tidak ada celah di antara tubuh mereka. Bibir Dante mendarat di bibir Alicia dengan hantaman gairah yang menuntut, sebuah ciuman yang kasar, lapar, dan penuh kepemilikan mutlak. Ia melumat, menggigit kecil, dan menginvasi mulut Alicia seolah ingin mengklaim setiap jengkal keberadaan gadis itu sebagai miliknya.

Napas Alicia memburu, terhimpit di antara pagar kapal yang dingin dan dada Dante yang bidang dan panas. Perlakuan Dante begitu obsesif, tidak membiarkannya bernapas bahkan untuk sedetik pun. Ciuman itu turun ke leher, meninggalkan tanda merah yang menyala di bawah sinar bulan, sementara tangan Dante bergerak liar di atas sisa gaun merah Alicia, meremas dan menekan dengan dominasi yang membuat Alicia merinding sekaligus terbuai.

Berada di tengah laut Mediterania bersama Dante Vallo ternyata jauh lebih berbahaya daripada terperangkap di area parkir. Karena di sini, tidak ada seorang pun yang bisa mendengarnya berteriak kecuali sang laut yang menjadi saksi dimulainya obsesi yang lebih dalam.

Tepat saat Dante hendak menggendong Alicia masuk ke kabin, sebuah titik merah kecil (laser) muncul di dada Dante.

"Bos, tiarap!" teriak Marcello dari anjungan.

DOR!

Suara tembakan sniper memecah kesunyian malam di tengah laut.

1
~SasMaya ✧
hari ini satu bab dulu ya, bab lanjutannya belum sempet revisi masih banyak typo sana sini 🤭

jika berkenan jangan lupa like di setiap bab-nya yah 🥰

terima kasih dukungannya ✨
putmelyana
next Thor ceritanya 😍
putmelyana
aaaaa gak sabar banget bca cerita selanjutnya 😮‍💨
Amila FM,IG:amilaeditslife
Alicia panutanku 🫰
Amila FM,IG:amilaeditslife
ya kan Dante bener2 dah Lo Dante dante
Tevina Anggita
senenggg bangett denger ekspresi nya si dante🤭🤭
Tevina Anggita
akhhh makinnn seruuuu, semangat up nya thorr 🤭🤭🤭🤭🤭
Mita Paramita
dante ngambek nya awet 🤣🤣🤣
Tevina Anggita
yuhuuuuuu senangnyaaaa,plis sakit mental tu lebih dalam dari pada fisik😭😭😭,semangat up nya thorr👍👍
Seblak mercon..
bagus
putmelyana
next Thor ceritanya
Amila FM,IG:amilaeditslife
makasih kak, melihat alicia yang tidak terpuruk, jadi semangat lagi 💪
putmelyana
mantep lanjut Thor ceritanya banyakin adegan romantis mereka berdua dong Thor dan kelucuan baby leon
~SasMaya ✧: /Bye-Bye/tar yah... kalau mereka udah balik ke amalfi lagi.
total 1 replies
Tevina Anggita
klau Alicia menghilang pas Dante udh memaafkan seru kayaknya 🤣
~SasMaya ✧
📌 Demi mempercepat perkembangan cerita dan menghadirkan alur dari masukan kalian, author akan update 2 bab setiap harinya. ✨

Jangan lupa bantu support dengan like dan komentar yaa~ dan jangan jadi silent reader terus 🤭
Karena dukungan kalian bikin author makin semangat untuk terus melanjutkan cerita ini 🫰🏻
Sheila Aquariana
lagi thoor
~SasMaya ✧: Terimakasih 🥰
total 1 replies
Amila FM,IG:amilaeditslife
sakit bgt bacanya. berasa sakitnya Alicia dan Dante. mungkin biar cepet baikkan ada scene Alicia mengorbankan sesuatu yang bikin Dante merasa menyesal tidak percaya lagi dgn Alicia. bisa juga Alicia harus berkorban menghilangkan jejak demi menyelamatkan Dante dan Leo dan bikin Dante terpuruk dan menyesal
~SasMaya ✧: ok sip kak..
terimakasih dukungan nya 🥰
total 1 replies
Tevina Anggita
kejam banget plis.....,Alicia di buat hilang jejak aja Thor... ngak semua salah Alicia plis..
Tevina Anggita: sippp makasihhh thorrr🤭🤭🤭🤭🤭

setelan pabrik? centill nya kah?
total 2 replies
putmelyana
Thor gaada adegan hot gtu dante Ama Alice KLO GK romantis
~SasMaya ✧: 🤣🤣 sabar yah.. Dante-nya kan masih ngambek 🤭
total 1 replies
Amila FM,IG:amilaeditslife
baik-baik ya Alicia & Dante, jangan pisah 😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!