NovelToon NovelToon
Bawang Merah Yang Terluka

Bawang Merah Yang Terluka

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / CEO / Antagonis / Percintaan Konglomerat / Cintamanis / Romansa
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mami Al

Celina Andreas dijuluki sebagai bawang merah begitu tergila-gila dengan seorang pria sehingga berbagai cara ia lakukan buat menaklukkan hati sang pria incarannya. Meskipun pria itu mencintai adik tirinya.

Berhasilkah Celina menjadi istrinya atau cintanya hanya bertepuk sebelah tangan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mami Al, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 8

Dua hari pasca pernikahan...

Celina dan Azka memutuskan tinggal di rumah milik ibunya Celina. Kediaman dengan 2 lantai itu tampak lebih berwarna karena Celina merenovasinya sejak 1 tahun lalu.

Pagi ini Celina menyiapkan sarapan buat dirinya dan suaminya, meskipun ada 2 orang pelayan yang membantunya mengurus rumah tetapi Celina berusaha menyediakan makanan khusus untuk suaminya dari tangannya sendiri.

Sarapan telah tersaji di meja, Celina lalu memanggil suaminya di kamar mengajaknya sarapan bersama. Kebetulan masih libur jadi Celina tak perlu buru-buru membersihkan dirinya.

Ketika hendak memegang gagang pintu, suaminya keluar dari kamar dan sudah berpakaian rapi. "Kau mau ke kantor?" tanya Celina memandangi pria dari ujung kepala hingga kaki.

"Ya, hari ini aku mau ke kantor," jawab Azka seraya mengancingkan jas kerjanya.

"Bukankah kau masih cuti?" tanya Celina lagi.

"Buat apa aku cuti? Pernikahan ini juga keinginanmu, tidak ada waktu liburan atau bulan madu. Karena kau 'kan cuma menginginkan status resmi dari hubungan ini!" jawab Azka ketus.

"Memang benar, tapi kedua orang tuamu telah memberikan tiket liburan buat kita. Tak mungkin dibatalkan," kata Celina menjelaskan.

"Kau saja yang pergi, masih banyak pekerjaan yang tertunda karena persiapan pernikahan sialan ini!" singgung Azka.

"Kau yakin mengizinkan aku bepergian sendirian?" tanya Celina menatap suaminya.

"Ya," jawab Azka.

"Hmmm, baiklah aku akan berangkat liburan sendirian. Lagian sudah sangat lama aku tidak bepergian ke luar negeri," ucap Celina yang memang benar begitu kenyataannya. Terakhir dia pergi ke Benua Eropa 4 tahun lalu, itupun karena diajak oleh keluarga besar ibu kandungnya. Selebihnya bepergian dalam rangka urusan pekerjaan dengan jangka waktu singkat.

"Aku juga tidak peduli kau mau pergi kemanapun, bahkan menghilang dari negara ini!" Azka kemudian berlalu.

"Kau yakin tidak menyesal?" Celina sedikit berteriak.

Azka menoleh sebentar lalu berkata dengan suara sedikit keras, "Tidak."

"Hmm... baiklah kalau begitu, aku juga tidak masalah pergi sendirian. Lagian siapa juga yang mau tinggal sekamar dengannya!" gumam Celina. Sejak mereka resmi menjadi sepasang suami istri, keduanya tidur di kamar terpisah.

-

Perusahaan milik keluarganya Angga Brawijaya..

Azka muncul membuat beberapa karyawan heran karena biasanya jika ada karyawan yang menikah diberikan cuti satu minggu. Apalagi Azka pejabat tinggi di perusahaan, tentunya waktu cuti panjang juga tak masalah karena mereka akan menghabiskan waktu ke luar negeri buat liburan bulan madu.

Angga baru saja keluar dari lift melihat putranya memasuki ruang kerjanya, gegas menghampirinya.

Azka membalikkan badannya ketika mendengar suara pintu terbuka. "Papa!"

"Kenapa kamu di sini?"

Azka mengernyitkan keningnya mendengar pertanyaan sang papa.

"Kamu tidak pergi liburan dengan Celina?" tanya Angga.

"Biarkan saja dia yang pergi, aku malas," jawab Azka dengan santainya.

"Azka, kalian baru saja menikah. Apa salahnya menikmati waktu liburan berdua biar kalian semakin dekat dan akrab," kata Angga.

"Aku tidak menyukai dan mencintai Celina, percuma kami pergi liburan bersama takkan mengubah perasaanku padanya!" ujar Azka.

"Buka mata dan hatimu, Azka. Lihat Celina saja, jangan memandang yang lain!" kata Angga mengingatkan. "Dia sekarang istrimu, bangun rumah tangga kalian!"

"Papa tidak bisa memaksaku, menikahinya saja itu sudah termasuk baktiku kepada kalian. Jadi, jangan harap aku dapat mencintainya!"

"Kau akan menyesal, Azka."

"Aku sama sekali tidak akan pernah menyesal!" Azka menegaskan ucapannya.

Angga yang tak tahu lagi harus menasehati putranya memilih meninggalkan ruang kerja Azka tanpa suara.

***

Sore harinya, Azka tidak pulang ke rumah. Ia berencana menghabiskan waktunya hingga malam hari di sebuah kafe. Tentunya dia tidak sendirian melainkan bersama Elma.

Celina yang mendapatkan informasi bahwa Azka bertemu Elma gegas menghampiri keduanya.

Tak sampai 15 menit Elma tiba di kafe, Celina pun muncul. Kehadirannya membuat keduanya heran dan bingung.

"Kenapa dia bisa ada di sini?" Azka bertanya kepada Elma dengan nada suara pelan ketika Celina masih berada di parkiran kafe.

"Aku juga tidak tahu," jawab Elma. "Pasti kau yang sudah memberitahu dia kalau di sini?" tudingnya.

"Sama sekali aku tidak memberitahunya," sangkal Azka.

"Terus dia kenapa tahu kita di sini?" tanya Elma yang ketakutan.

"Entahlah," jawab Azka.

Celina kini sudah berada di dekat meja keduanya. "Apa aku boleh bergabung dengan kalian di sini?"

1
army julianto
aku binci ceritanya MC perempuannya idih najis bnget
army julianto
Thor jangan biarkan azka dg Celina bersatu plisss ceraikan mereka, aku paling tidak suka cerita kek gini TPI unjuknya tidak bisa cerai dan akan saling cinta, idih najis mkan cerita kaya bgini 🙏🙏🙏
falea sezi
kapan cerai nya
falea sezi
kn licik bngt si Elma buruan cerai aja biar. aja mlih Elma yg sok. polos cocok. aska sampah ma. Elma. sampah
falea sezi
bodoh kau celina
falea sezi
jangan ngemis celina
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!