Calia Averie Katarina, seorang model berbakat yang selalu disebut sebagai figuran.
Pengkhianatan yang ia terima dari sang kekasih membuat Calia terikat dalam sebuah pernikahan bersama pria yang baru saja ia kenal, Ronan Lysander. Pria sederhana berprofesi sebagai kurir yang mendapatkan pengkhinatan yang sama dari tunangannya.
Namun siapa sangka, pria yang selalu melakukan pekerjaan sebagai kurir itu menyimpan rahasia besar.
Ketika Calia menunjukkan kepada publik bahwa ia bisa menjadi model sesungguhnya, Ronan menunjukkan identitas aslinya dan membuat rahasia dibalik pernikahan mereka terungkap. Lalu, bagaimana dengan nasib pernikahan mereka?
Ikuti kisah mereka....!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FT.Zira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
8. Pernikahan Kilat
"Bacalah!" ucap Ronan seraya menyodorkan sebuah berkas kepada Calia.
"Ini apa?" sambut Calia.
"Perjanjian pernikahan," jawab Ronan.
Kedua mata Calia membulat, menatap lekat pria yang kini duduk di depannya. Sesaat kemudian, pandangannya beralih pada berkas di tangannya, membaca semua poin yang tertulis dengan sebuah materai yang siap untuk di tandatangani.
"Kamu bisa mengganti poinnya jika itu terasa tidak nyaman untukmu,"
Calia membaca tiap poin yang tertulis dengan hati-hati dan tidak menemukan satu poin pun yang merugikan dirinya. Sebaliknya, semua poin itu justru memberinya keuntungan. Satu hal utama yang harus ia lakukan untuk Ronan adalah berpura-pura memiliki hubungan manis di depan Ayah serta Nenek Ronan.
Calia bahkan segera menyadari tiap poin tertulis di buat dengan cermat dan teliti, cukup untuk membungkam media yang kini tengah membicarakan dirinya bahkan membalik keadaan.
"Kamu yakin dengan semua poin ini, Ro?" tanya Calia.
Ronan tersenyum tipis, entah mengapa hatinya merasa senang mendapatkan panggilan berbeda dari wanita di depannya untuk pertama kali.
"Aku tidak ingin menempatkanmu dalam situasi sulit," ucap Ronan.
"Kalau begitu, ijinkan aku mengatakan sesuatu," sahut Calia.
"Jika itu tentang semua beritamu yang sudah menyebar, aku sudah mengetahuinya dan aku bersedia membantumu untuk meredam berita itu," ucap Ronan.
"Tapi, itu akan terasa seperti aku_"
"Memanfaatkanku?" potong Ronan cepat.
"Tak masalah, kamu bisa menjadikan aku sebagai bonekamu selama pernikahan ini masih terjalin," imbuhnya tanpa beban.
Calia diam, hatinya menolak gagasan untuk memanfaatkan seseorang untuk kepentingan pribadinya, akan tetapi kalimat yang Ronan ucapkan selanjutnya membuat ia terjebak.
"Pikirkanlah! Mereka menganggap kamu di campakkan dan menjalin hubungan dengan aku yang sudah Retha buang. Kamu hanya perlu membalik keadaan dengan mengatakan pada semua orang bahwa itu salah paham dan kita sudah memiliki rencana untuk menikah sejak awal,"
"Tentang pernyataan Retha saat malam ulang tahunnya, serta tentang kamu yang menjalin hubungan dengan direktur mesum itu, katakan saja bahwa itu hanyalah latihan peran,"
"Direktur mesum?" ulang Calia setengah mengernyit, bahkan berusaha menahan tawa.
"Apa namanya jika bukan mesum? Tangan dan bibirnya bahkan tidak diberi pendidikan dengan benar dan main ke sarang orang tanpa melihat keadaan," ketus Ronan.
"Pft,,, ha ha ha"
Calia gagal menahan tawanya. Ia tidak menyangka jika pria yang ia nilai lembut akan mengeluarkan kalimat yang bahkan tidak pernah ia pikirkan.
"Apakah semua orang akan percaya?" tanya Calia setelah tawanya mereda, suaranya menyiratkan keraguan.
"Retha memiliki ini untuk menyerangmu lagi." kata Ronan seraya menunjukkan sebuah video di ponselnya.
Calia menerima ponsel yang di sodorkan, memutar video berdurasi sepuluh menit di mana Calia menarik Ronan masuk ke dalam ruangan waktu itu dan tidak keluar dalam waktu lama.
"Dari mana kamu dapatkan video ini?" tanya Calia dengan mata melebar.
"Aku meminta bantuan seseorang untuk meretas ponsel Retha, dan menemukan video ini tersimpan di ponsel Retha," jawab Ronan.
"Itu artinya, dia ingin menghancurkanmu dalam berkarir. Akan tetapi, jika kita mengikuti saja alur dari semua tuduhan itu, semua berita miring tentangmu juga akan memudar karena kamu bersama calon suamimu sendiri,"
Tidak ada kalimat sanggahan yang dapat Calia ucapkan selain membenarkan apa yang Ronan katakan. Selain itu, ia juga bisa membuktikan pada semua orang termasuk pada Max bahwa dirinya bisa menjadi model sekaligus penyanyi di agensi lain serta membangun kembali hatinya yang telah Max khianati.
Kesepakatan pun terjadi, Calia menandatangani surat perjanjian itu begitupula dengan Ronan.
Yang tidak Calia duga adalah, tanggal pernikahan itu akan berlangsung tidak lama lagi dan semua persiapan sudah Ronan atur tanpa cela.
...>>><<<...
"Saya, Ronan Lysander. Menerima engkau Calia Averie Katarina sebagai istri satu-satunya dan sah di dalam Tuhan, untuk memiliki dan menjaga mulai hari ini dan seterusnya, baik dalam keadaan suka maupun duka, sehat dan sakit, kelimpahan maupun kekurangan, untuk saling mencintai dan menyayangi sampai maut memisahkan,"
Suara tegas Ronan menggema, sesaat membuat Calia terpana dengan kesungguhan yang Ronan perlihatkan saat mengucapkan janji suci tanpa keraguan seolah itu adalah pernikahan yang pria itu harapkan.
Janji suci yang sama Calia ucapkan di depan sang Imam yang menikahkan mereka berdua sesaat setelah Ronan selesai dengan janji sucinya.
"Hiduplah menurut janjimu, hayati-lah tugas dan tanggung jawabmu, dan terimalah berkat Tuhan_,,,,"
.
.
Pesta pernikahan itu digelar secara terbuka, beberapa orang yang Calia kenali sebagai desainer fashion terkenal, fotografer dan beberapa orang penting yang ia ketahui menjadi bagian dari Kyler Corp turut hadir dalam acara pernikahannya bersama Ronan. Termasuk Max dan Retha serta beberapa karyawan Silvester Group yang mengenal Calia.
Berita pernikahan mereka bahkan disiarkan secara langsung oleh beberapa awak media hingga dalam sekejap tersebar ke seluruh kota.
Apa yang diduga Ronan pun terjadi, di mana Retha dengan sengaja menayangkan video saat Calia menarik Ronan masuk ke dalam sebuah ruangan sesaat setelah pengucapan janji suci dilakukan. Menyertakan kalimat pedas yang mengatakan Calia juga menjalin hubungan bersama dua orang sekaligus.
Namun, Ronan dengan cepat membalik keadaan dengan menunjukkan sebuah foto dan video tentang kedekatan hubungan mereka hingga membuat siapa saja yang melihat mereka berempat akan memberikan pendapat yang sama.
Bertukar pasangan dalam sudut pandang candaan.
"Wah,,, sungguh tidak disangka. Ternyata kedekatan Anda bersama direktur hanya sebuah pertemanan. Sepertinya kami semua benar-benar telah salah paham," ujar wartawan diakhiri tawa.
"Bagaimana perasaan Anda setelah Anda akhirnya menikah?" wartawan lain bertanya.
"Tentu saja bahagia," sahut Calia tersenyum manis.
"Ro adalah pria terbaik yang saya cintai." imbuhnya melingkarkan tangannya di lengan Ronan.
"Tetapi, apakah benar pasangan Anda adalah seorang kurir," wartawan bertanya lagi.
"Itu benar," jawab Calia tanpa ragu.
"Siapa saya hari ini tak lepas dari uluran tangannya. Dia yang selalu ada, membantu apa saja yang saya butuhkan bahkan rela bekerja siang malam hanya untuk memastikan saya dapat mengapai impian saya,"
"Dan kalian bisa melihat, apa yang sudah saya capai," lanjutnya sembari melirik sekilas ke arah Retha.
Calia berusaha untuk tidak menyemburkan tawa saat melihat wajah Retha merah padam, tersindir sepenuhnya dengan setiap kata yang Calia ucapkan.
'Breng*sek,,, awas kau Calia, aku akan membalas penghinaan ini,' batin Retha menggeram kesal.
Rencana untuk mempermalukan Calia gagal total.
"Tetapi, mengapa saat di acara pesta ulang tahun Retha Agatha kalian pergi?" wartawan kembali bertanya.
"Ah,,, keadaan itu sebenarnya sedikit rumit," Calia menjawab.
"Saya minta maaf karena tidak bisa menjelaskan lebih baik. Tetapi, sesaat setelah kami pulang, kami kembali menemui Retha dan Max untuk meminta maaf, dan berakhir dengan menertawakan tingkah konyol kami,"
Max tidak bisa mengelak, begitu pula dengan Retha lantaran video itu jelas ditayangkan di depan semua orang.
"Lalu, mengapa Anda mengundurkan diri dari Silvester Group?"
"Karena istriku ingin mengembangkan diri di agensi berbeda, terutama setelah semua kontrak dengan Silvester Group berakhir," Ronan menjawab.
"Jika dia terus di sana, sudut pandang orang akan mengatakan Istriku ada di sana karena bersahabat dengan Max," imbunya.
"Tapi, bagaimana jika hal ini justru membuat Anda di tolak agensi lain dengan alasan sudah menikah?" tanya wartawan lain.
"Kami akan membicarakan ini secara privasi," sahut Ronan.
Keduanya kini saling pandang, tersenyum penuh cinta yang membuat para wartawan mundur teratur.
Acara pesta berlangsung lama, menyapa dan membalas setiap sapaan yang diberikan sampai Ronan melingkarkan lengannya di pinggang Calia dan menuntun wanita itu menuju mobil yang terparkir bersama supir yang akan mengantar mereka ke hotel yang telah Ronan pesan.
...>>><<<...
"Siapa kamu sebenarnya, Ro?"
. . . .
. .. .
To be continued...
pen kasihan tapi ngakak liat Retha /Facepalm//Facepalm/
huft😮💨😮💨