Sebuah cerita cinta yang didambakan oleh semua orang yaitu, berakhir dengan bahagia bersama untuk menua namun tidak dengan pasangan dua sejoli Elnara dan Bobby. Kisah cinta mereka harus berakhir tanpa kepastian , tanpa ada kata perpisahan namun masih menyimpan perasaan satu sama lain.
Sekuat apapun kita bertahan dan berkorban demi seseorang jika memang bukan takdir untuk bersama tidak ada yang bisa mengalahkan ketentuan dari-NYA.
Nara yang memilih untuk pergi meninggalkan Bobby dan harus menikah dengan seorang laki-laki yang tidak pernah ia cintai ditambah laki_laki tersebut sudah memiliki istri dan anak. Nara yang harus rela menjadi istri ke dua, mampu kah Nara bertahan di dalam pernikahan yang didasari dengan keterpaksaan ??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon listi Sabran, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bobby dilema
Tok, tok,tok,,
Terdengar suara seseorang mengetuk pintu kamar kak Bobby, tiba-tiba kak Bobby pun terbangun dari tidurnya dengan mata masih sepet kak Bobby beranjak dari tempat tidur dan segera membuka pintu kamar .
Didepan pintu sudah ada Reyhan yang menunggu .
"Oh, kamu Han ada apa pagi-pagi begini sudah ketok-ketok pintu kamar aku," kata kak Bobby.
" Ya maaf Bob bukan nya aku bermaksud mengganggu tidur enak kamu, tapi aku penasaran dengan wanita yang aku temuin di parkiran kampus kamu itu, waktu aku mengantar Hp kamu yang ketinggalan ."
"Nara maksud kamu?dia itu ade tingkat aku di kampus sekedar ade kakak saja gak lebih Han, kami memang akrab ,"jawab kak Bobby.
"Kamu pagi-pagi bangunin aku cuman mau tanya ini Han? wah kebangetan kamu Han ganggu tidur aku saja.
Sambil tertawa Rehan menggoda Bobby."Sepertinya dia wanita yang polos ya Bob?"
"Iya seperti nya begitu lah Han, kamu percaya enggak kalau dia sudah mengatakan cinta nya ke aku," ucap Bobby.
"Jadi... Nara sudah mengatakan cinta sama kamu?serius Bob?"tanya Reyhan lagi karena kurang yakin dengan ucapan Bobby.
''Iya Han serius, dan aku pun belum jawab sama sekali ."
"Kamu gantungkan dia selama ini? astaga Bob, otak kamu dimana sih kalau kamu tau dia suka dan cinta sama kamu dan kamu juga suka kan? kenapa enggak kamu terima dan jadian saja," ucap Reyhan sambil menggelengkan kepala nya.
"Begini ya Bob, menurut pengalaman aku selama ini wanita itu paling enggak suka dan paling benci kalau digantungkan sama laki-laki dan paling enggak suka menunggu laki-laki yang enggak jelas, contohnya kaya kamu sekarang,"sambung Reyhan.
" Kamu pikir mudah dan segampang itu Han mengatakan cinta sama wanita."
"Kok kamu menyerah duluan ?, kan mudah bagi kamu mengatakan cinta ke dia karena kamu sudah tau dia juga suka sama kamu, kok kamu jadi cemen sih kalah sama Nara, Nara saja berani mengatakan cintanya ke kamu walaupun dia enggak tau kamu punya rasa apa engga sama dia , wahh yang gentleman ini Nara deh bukan kamu Bob,"sambil tertawa Reyhan mengejek Bobby yang sedang dilema.
"Yah,, sekarang hal yang aku lakukan sekarang adalah menunggu waktu yang tepat buat mengatakan cinta sama Nara, kalau untuk sekarang kayanya belum ,Han,"kata Bobby .
" Mau sampai kapan Bob, tunggu Nara di rebut sama laki-laki lain? kamu kenapa jadi orang yang pengecut banget sih, kamu pikir saja ya Bob, mana ada wanita mau menunggu laki-laki yang enggak jelas berlama lama ,yang ada mereka pada kabur cari yang lain kali Bob."
" Ya sudah sini kenalin ke aku saja Bob,"ucap Reyhan sambil menggoda Bobby.
"Ah enggak , enggak ada kenal-kenalan enggak mau ah, aku kenalin kamu sama Nara, kamu kan orang nya gak setia,"timpal kak Bobby.
''Hmmm kamu cemburu kan? kelihatan dari wajah kamu lah Bob."
''Kamu sih Han bikin aku tambah dilema saja, ya sudah lah aku mau lanjut tidur dulu ,"sahut Bobby.
Tiba-tiba Bobby pun kepikiran dengan kata-kata Reyhan.
Dalam hatinya."Benar juga yang dibilang Reyhan, terus aku harus bagaimana?bagaimana kalau yang dibilang Reyhan itu benar, Nara bakal menjauh dan cari yang lain, atau enggak Reyhan curi star duluan mau mendekati Nara? tapi enggak mungkin dia kan sahabat aku.
atau yg bunuh kekasih si Alvian dulu juga Siska haduh ntar Nara juga dibunuh heh benera iblis muka dua tuh