NovelToon NovelToon
Lelahnya Seorang Istri

Lelahnya Seorang Istri

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Angst / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:200.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: roliyah

Kinanti Larasati, seorang ibu rumah tangga yang sudah memiliki 2 orang anak. Kesehariannya hanya mengurusi urusan rumah dan buah hatinya.


Sebagai seorang istri, Kinanti ingin diperlakukan manis oleh sang suami, tapi nyatanya, suaminya itu tidak peduli. Yang ada, suaminya itu selalu mengomel dan menuntut setiap apa yang dikerjakan oleh Kinanti.

Hingga suatu hari, Kinanti lelah dengan sikap suaminya yang tidak memperdulikannya dan juga kedua anaknya.

Follow Ig dan FB othor.
- Ig : Roliyah579
- FB : Roliyah Roliyah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon roliyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 8

Yoga mengerjapkan matanya karena terkena terpaan sinar matahari yang menyilaukan.

Yoga menatap sekeliling kamar yang tampak asing baginya.

"Ssstt ... Aku ada dimana?" Gumam Yoga, sambil memegangi kepalanya yang terasa pening.

Kemudian Yoga mendudukkan dirinya dan menyandarkan punggungnya ke kepala ranjang, sambil memijat kepalanya.

Tiba-tiba pintunya terbuka dan masuklah seorang wanita cantik menghampiri Yoga.

"Sudah bangun. Aku bawakan teh madu buat kamu, biar pening nya berkurang." Kata wanita itu, meletakkan gelasnya di atas nakas.

"Kamu siapa?" Tanya Yoga bingung.

Sebentar. Perasaan dirinya semalam pulang ke apartemen Danu seorang diri, tapi kenapa sekarang ada seorang wanita di apartemen Danu? Atau wanita ini wanita panggilan Danu.

"Perkenalkan nama ku Dita."

"Kamu siapa nya Danu? Terus Danu nya mana?" Ucap Yoga.

Bukannya memperkenalkan diri, justru Yoga menanyakan Danu. Pertanyaan Yoga, membuat Dita bingung.

"Danu siapa ya? Aku nggak kenal yang namanya Danu," sahut Dita bingung.

Yoga pun mengernyitkan dahinya. Kalau Dita nggak kenal, lantas sekarang dirinya berada di apartemen siapa?

"Semalam tuh, anda tertidur di depan apartemen ku, karena aku nggak tahu dimana apartemen mu terpaksa aku bawa kamu masuk," terang Dita menjelaskannya.

"Ini apartemen kamu?" Yoga terkejut mendengarnya.

Dita mengangguk.

"Argh ... Sial ! Gara-gara mabuk, aku salah datangi apartemen Danu." Yoga merutuki kebodohannya di dalam hatinya.

"Aku minta maaf, karena aku sudah merepotkan mu," ucap Yoga tak enak hati.

"Nggak merepotkan kok, justru aku senang menolong anda," ujar Dita tak mempermasalahkannya.

"O ya, di minum dulu teh madunya," sambung Dita menyerahkan minuman tersebut.

"Iya, terima kasih," jawab Yoga, sambil menerima minuman tersebut.

"Kalau gitu aku keluar dulu. Jika anda mau mandi handuk dan bajunya sudah ada di lemari itu." Tunjuk Dita ke arah lemari.

"Iya, terima kasih," jawab Yoga sambil tersenyum.

Dita pun segera keluar dan Yoga meminum teh madu buatan Dita, setelah itu Yoga kembali merebahkan tubuhnya di atas ranjang. Untung saja hari ini hari minggu, jadi Yoga tidak harus memikirkan pekerjaan.

*

Yoga sudah selesai mandi dan menggunakan pakaian yang disiapkan Dita, lalu Yoga keluar dari kamar. Yoga tengok kanan kiri mencari Dita. Karena tidak menemukan Dita, Yoga melangkah ke arah sofa dan duduk di sana.

Yoga ingin berpamitan, dan mengucapkan rasa terima kasihnya karena Dita sudah berbaik hati membiarkan dirinya tidur di apartemennya.

Pintu kamar satunya lagi terbuka dan Dita keluar dari sana.

Yoga tercengang melihat penampilan Dita, yang memakai dress mini dengan bagian dadanya sedikit terbuka, sehingga belahan dadanya terlihat. Jujur, sebagai lelaki normal Yoga terhipnotis dengan penampilan Dita yang terlihat cantik dan seksi.

Dita tersenyum manis dan mendekati Yoga.

"Ayo makan dulu. Aku udah masak buat anda," ucap Dita.

"I-iya," jawab Yoga gagap.

Yoga pun segera mengikuti Dita ke arah meja makan. Yoga tidak bisa menolak ajakan Dita untuk sarapan bersama. Dita segera menyiapkan sarapan buat Yoga dan dirinya.

"Terima kasih," ucap Yoga, yang di jawab dengan anggukan kepala.

Yoga dan Dita sarapan bersama.

Sesekali Dita melirik Yoga, yang pagi ini terlihat lebih tampan.

"Ngomong-ngomong kamu tinggal sama siapa di sini?" Tanya Yoga.

"Aku tinggal sendiri," jawab Dita.

Yoga manggut-manggut.

"Aku belum tahu siapa nama anda?" Ucap Dita pura-pura. Padahal Dita sudah tahu nama Yoga dari name tag nya.

"Aduh! Aku sampai kelupaan." Yoga tepuk jidatnya. "Nama ku Yoga."

"Aku Dita."

Selesai sarapan Yoga dan Dita bercengkrama membicarakan keseharian keduanya. Yoga merasa nyambung dan klik bersama Dita, walau baru kenal Yoga sangat suka dengan Dita yang humoris dan apa adanya.

Tanpa terasa hari pun semakin siang, tapi Yoga dan Dita semakin akrab. Yoga kemudian melihat jam di tangannya dan Yoga harus segera pergi ke apartemen Danu.

"Aku pulang dulu ya dan terima kasih sudah membiarkan aku tidur di sini," ucap Yoga.

"Iya, sama-sama. Justru aku senang mas Yoga tidur di sini," sahut Dita sambil mengelus lengan Yoga.

"O ya, mas ... Aku boleh minta nomor telepon mu."

"Tentu saja," jawab Yoga dan menyebutkan nomor telepon nya.

"Nanti aku telpon kamu boleh?"

Yoga mengangguk. "Boleh dong. Kapan pun kamu telpon, aku pasti akan mengangkat nya."

Dita tersenyum senang, karena Yoga mulai masuk ke dalam permainannya.

"Aku pergi dulu," pamit Yoga.

"Iya...."

Yoga pun keluar dari apartemen Dita dan melangkah cepat menuju apartemen Danu.

***

Di tempat yang berbeda, Kinanti sangat mencemaskan Yoga yang tak pulang-pulang. Walau Kinanti marah kepada Yoga, tapi tak bisa dipungkiri kalau ia sangat mencemaskan nya dan takut kalau Yoga sampai kenapa-kenapa.

Kinanti sudah berapa kali menelpon Yoga, tapi nomornya tidak bisa dihubungi. Kirim pesan pun masih centang satu.

Kinanti membuang napas panjang dan berusaha mencoba untuk berpikir positif. Walau sebenarnya hatinya tak tenang.

"Kamu pergi kemana sih, mas ...." gumam Kinanti resah.

Kinanti kemudian melangkah keluar rumah dan menunggu Yoga pulang.

"Ma, adek mau jajan." Sasa mengadahkan tangannya meminta uang.

Kinanti mengambil dompet kecil di saku dasternya. Kinanti menatap lesu melihat uang yang tinggal dua puluh dua ribu lima ratus. Kinanti mengambil uang yang dua ribuan dan memberikannya kepada Sasa. Dan Sasa menerimanya tanpa protes.

"Terima kasih, ma. Adek jajan dulu," seru Sasa sembari berlari ke depan.

"Iya, tapi jangan lari-lari!" teriak Kinanti, melihat Sasa berlari.

Cukup lama Kinanti duduk di teras rumah, pada akhirnya Kinanti memilih masuk saja ke dalam, dan tidak lama Yoga datang.

"Akhirnya kamu pulang juga, mas," lirih Kinanti bernapas lega mendengar suara mobil Yoga.

"Mas...." Sapa Kinanti lembut, ketika Yoga masuk ke dalam rumah.

Yoga hanya menatap dingin wajah Kinanti, bahkan untuk menyahutinya pun enggan. Yoga lebih memilih melangkah ke kamar.

Kinanti menata sedih sikap suaminya.

"Kapan hati mu bisa melembut, mas? Aku kangen kamu yang dulu, yang selalu memperhatikan ku dan sikap mu yang lembut," ucap Kinanti lirih.

Kinanti pun ikut melangkah masuk ke dalam kamarnya.

Kinanti menatap heran melihat Yoga yang tengah senyam-senyum sendiri dengan ponselnya. Tak biasanya suaminya senyam-senyum dengan ponselnya.

Ingin rasanya bertanya, tapi Kinanti takut jika suaminya akan marah.

Kinanti duduk di tepi ranjang dan menatap Yoga dengan tatapan sendu.

"Mas ... Semalam kamu kemana? Dan tidur dimana?" Tanya Kinanti sangat hati-hati.

Yoga melirik Kinanti sekilas. "Kemana pun, itu bukan urusan kamu!" Jawab Yoga dingin.

Kinanti mendesah samar mendengar jawaban Yoga.

"Sana-sana keluar, aku mau istirahat!" Yoga mengusir Kinanti dengan mengibaskan tangannya.

Kinanti mengangguk kecil dan keluar dari kamar dengan perasaan sedih.

1
Sri Muryati
Luar biasa
Andriyati
nah kerja di perusahaan besar pasti gaji besar, biaya makan dan perawatan istri aja kikir,, aneh kamu,, mw istri cantik tapi dana sulit,, cihhh
Andriyati
sok banget kamu,, ngasih uang seuprit nuntut nya sak gunung kamu
kkha1010
Luar biasa
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
jujur paling ngak suka sma org hamil minta yg ngak², syukurin ada uang buat beli tiket pesawat..
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
Mulutnya Kevin ember bangat..,mereka pisah atau ngak seharusnya Kevin ngak bisa ngomong kayak gitu ama anak²..
harwanti unyil
semoga cepet sehat dn bisa berkumpul sama" lagi
Wongkito Galo
Kecewa
Wongkito Galo
Lumayan
Fitri Oktaviyani
hmmmmmmm ceritanya beda dri yg lain biasanya pengkhianatan berakhir perceraian tp ini beda ending nya bikin bahagia banget 😄😘
Soraya
mksh y thor karyanya🙏👍
Soraya
jejak vote satu
Dewi Dama
bagus bangat end nya..jln ceritanya juga..bagus..tdk ber tele2..terimksih thoorrr...
Soraya
buat nraktir mkn perempuan ada uang buat anak istri gak ada
Soraya
lima ratus buat sebulan, dh gitu masaknya diblg ga kreatif, dia milih mkn diluar, pdhl klo dia mkn diluar bsa hbis lima puluh ribu, sedangkan istri nya diksh lima puluh ribu buat dua minggu, pdhl kerja suami nya dipertambangan, 🤔
Dewi Dama
cerita nya bagus...padat dan singkat...
Soraya
permisi numpang duduk dl ya kak
Ra2_Zel
yang punya aplikasi F I z z O mampir yuk ke novel ku. Judulnya Bitter Wedding ( Dendam & Cinta )
kurnia rahayu
👍👍👍❤❤❤
Dinda
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!