Dark Romance !!
Bukan untuk anak kecil !!
Black flag man x innocent girl !!
Hubungan toxic !!
Seperti pepatah air susu di balas air ketuban, begitu juga dengan apa yang terjadi pada Dhelpine, sehingga membuat hidup wanita itu berubah menjadi buruk.
Malam itu, Dhelpine menyelamatkan seorang pria yang tak sadarkan diri di tengah badai salju yang begitu mengerikan. Dhelpine memutuskan mengobati dan menyelamatkan pria bernama Enoch itu.
Tanpa mengetahui jika Enoch adalah sosok yang sangat berbahaya. Dia salah satu sindikat pendiri pasar ilegal, dan juga sosok psikopat berbahaya.
Dan peristiwa penyelamatan oleh Dhelpine, justru membuat obsesi tersendiri bagi Enoch pada gadis cantik nan lugu itu, yang berakhir menjadikan Dhelpine sebagai pemuas ranjangnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
1. Menolong
“Astaga, aku lupa untuk membuang sampah.”
Seorang perempuan memakai mantel tebal, memandang ke arah kantong plastik hitam berisikan sampah makanan yang lupa dia buang. Dia lalu memandang ke arah jendela, dan melihat salju turun di sertai angin cukup kencang, hingga udara di dalam rumah juga ikut dingin.
Dhelpine Rose Walter, seorang gadis berusia 20 tahun yang hidup sebatang kara di sebuah rumah kontrakan kecil, yang sedikit jauh dari perkotaan. Sebenarnya dia memiliki pekerjaan sebagai karyawan toko bunga, tapi karena cuaca hujan salju, membuat toko tempat dia bekerja terpaksa libur.
“Ah, ya sudahlah.. Buang saja, daripada nanti menumpuk semakin banyak.” Ujar Dhelpine meraih kantong plastik sampah itu, dengan sarung tangan yang tebal, bahkan dia memakai celana kain tebal, juga kaos kaki, dan sepatu tertutup untuk menghangatkan kakinya.
Terpaksa gadis cantik itu membuka pintunya sedikit, merasakan udara dingin dari luar menghantam wajahnya. Tapi Dhelpine tetap keluar dari rumahnya, sambil membawa kantong plastik, lalu menutup pintunya.
Dia segera berjalan dengan cepat, agar tidak terlalu lama di luar. Saat sampai pada tong sampah besar yang biasa dia gunakan untuk membuang sampah, Dhelpine terkejut melihat seorang lelaki dengan mantel tebal duduk bersandar pada tong sampah itu.
Dhelpine membuang kantong plastik ke dalam tong sampah, dan lalu mendekati sosok lelaki asing itu. Dhelpine membulatkan matanya, melihat wajah sang lelaki begitu pucat dan tidak sadarkan diri.
Merasa kasihan, Dhelpine segera mendekati lelaki itu, meraih tangannya, mengalungkan ke leher dan mengangkat tubuh lelaki itu. Meskipun sedikit kewalahan, karena tinggi badan yang tidak setara juga tubuh yang lebih besar dari Dhelpine, tapi dia tetap berusaha membawanya ke rumahnya.
Semoga saja, dia masih bisa di selamatkan.. Bagaimana dia bisa terjebak di tengah badai salju seperti ini batin Dhelpine berjalan dengan perlahan, sambil mempertahankan tubuh lelaki yang lemah di sebelahnya.
...
Badai salju yang begitu kencang di tambah petir yang terdengar menyambar dari luar, membuat suasana semakin mencekam, tapi beruntung Dhelpine sudah mempersiapkan kayu bakar di tungkunya, jadi dia bisa menghangatkan udara di dalam ruangan.
Dhelpine melihat ke arah pria yang dia tolong tadi, selain mengganti jaket dan pakaiannya, Dhelpine sudah memberikan alat penghangat yang di berikan pada jaket baru yang dia pakaikan di tubuh lelaki asing itu.
Perlahan tubuh lelaki itu bergerak sedikit, lalu jarinya, dan terakhir adalah matanya perlahan terbuka, membuat Dhelpine menatap ke arahnya sambil menahan nafasnya. Pria itu sudah sepenuhnya sadar, meskipun masih dalam kondisi linglung.
“Dimana aku.. ??”
Tanya Pria itu dengan suara serak, dan memandangi langit-langit seakan masih mencoba mencerna apa yang sebenarnya terjadi kepadanya.
“Kau aman di rumahku.”
Suara Dhelpine membuat pria itu menoleh ke arahnya, matanya berkedip beberapa kali menatap ke arah gadis itu.
“Cantik~ Apa aku sudah berada di surga ?? Bagaimana bisa aku bertemu malaikat disini ??” Ujar pria itu berbicara dengan tatapan berbinar dan terpesona, membuat wajah Dhelpine memerah malu.
“Eh ?? Bu.. Bukan !! Aku manusia.. Aku.. Aku menemukanmu di tengah badai salju tadi.” Ujar Dhelpine menjelaskan dengan malu-malu, pria itu terdiam sejenak, lalu tersenyum kecil.
“Enoch Cooper.”
“Eh ??”
“Itu namaku. Terima kasih banyak, telah menyelamatkanku.” Ujar Enoch sembari tersenyum manis, membuat Dhelpine tertegun sejenak.
Pria di depannya sudah tidak muda lagi, tapi wajahnya masih tampan dan manis di sana, bahkan mata pria itu berwarna hijau hazel terlihat begitu tenang menatap ke arahnya.
“Sama-sama.. Bukankah itu tugas sebagai sesama manusia ??” Ujar Dhelpine tersenyum manis, membuat Enoch terlihat menyukai senyuman itu.
Sangat manis dan cantik~ Batin Enoch memandangi wajah indah Dhelpine.
“Oh iya, aku akan siapkan minuman cokelat hangat untukmu, tunggu disini.” Dhelpine bangkit berdiri dan kemudian melangkah ke arah dapur.
Enoch memandang kepergian wanita itu, lalu matanya beralih menelusuri ruang tengah yang memang di lengkapi dengan tungku penghangat tubuh, Enoch bisa melihat tumpukan kayu bakar di sebelah tungku, dan kemudian beberapa boneka lucu dan gantungan unik di sana.
“Maaf menunggu lama..” Dhelpine muncul dengan tangan membawa segelas cokelat hangat, dan berjalan mendekati Enoch yang berbaring di atas sofa.
Enoch segera membangkitkan tubuhnya, dan baru dia menyadari jika jaketnya sudah berganti.
“Eh ??”
“Karena pakaian dan jaket yang kau kenakan basah, jadi aku menggantinya dengan yang kering. Aku takut nanti tubuhmu akan kedinginan, jika memakai baju basah.” Jelas Dhelpine dengan nada lembut dan sopan, membuat Enoch tertegun sejenak, lalu dia tersenyum kecil.
“Terima kasih banyak, aku tidak tahu harus membayarmu dengan apa.”
“Tidak perlu tuan, ini sudah menjadi kewajiban saya untuk menolong orang lain.”
“Siapa namamu ??”
“Perkenalkan, nama saya Dhelpine, tuan.”
“Tidak perlu terlalu sopan, panggil saja namaku.”
“Eh.. Err.. Baik, Enoch.”
Enoch tersenyum kecil, dia merasa senang menatap wajah cantik dan indah di depannya. Tapi tanpa di sadari oleh Dhelpine, tatapan kagum itu berubah sedikit menggelap, entah kenapa ada sesuatu yang akhirnya mengikat Dhelpine dengan tali tak kasat mata, yang di berikan Enoch secara paksa kepada gadis di depannya.
Benar-benar sangat cantik dan menggemaskan, bahkan Linnea tidak secantik dan seseksi ini~ Mulai sekarang, kau milikku, Dhelpine sayang~ batin Enoch dengan menyeringai licik di dalam hatinya saat menatap wajah Dhelpine di depannya. Tapi Enoch hanya menunjukkan senyuman manis di wajahnya.
“Oh iya, Dhelpine.. Apa aku bisa menjadi temanmu ??”
“Teman ??”
Enoch menganggukkan kepalanya, “Aku tidak pernah memiliki teman baik, jadi.. Aku berniat menjadikanmu sebagai temanku, karena aku kesepian.”
Apakah dia tidak memiliki keluarga ?? Padahal aku mengira, dia sudah memiliki anak. Batin Dhelpine dengan bingung, tapi gadis itu menganggukkan kepalanya.
“Tentu saja, Enoch.. Kita bisa menjadi teman.” Ujar Dhelpine dengan senyuman manis, yang justru itu menarik sisi gelap Enoch semakin tertantang.
Akhirnya keduanya saling berbicara satu sama lain, dan Dhelpine mulai menyadari jika sosok Enoch adalah pria yang lucu dan suka sekali bercanda di sana. Beberapa kali, Enoch mengeluarkan lelucon konyol, yang membuat Dhelpine terhibur dan akhirnya tertawa geli akibat ucapan konyol pria di depannya.
Enoch juga ikut tersenyum saat melihat wajah manis dan cantik di depannya tertawa dengan lepas. Entah kenapa, rasanya Enoch tidak akan pernah rela melepaskan wajah cantik di depannya.
...
Tengah malam, seluruh ruangan gelap, termasuk kamar tidur Dhelpine. Tiba-tiba pintu terbuka secara perlahan, memperlihatkan sosok pria masuk ke dalam, tanpa mengatakan apapun atau bahkan sekedar mengetuk pintu, dia langsung berjalan mendekati Dhelpine yang masih tertidur pulas di atas kasurnya.
Lelaki itu.. Enoch, tersenyum miring melihat wajah cantik yang masih bermimpi indah di sana. Lelaki itu menundukkan wajahnya, dan kemudian mengecup kening Dhelpine secara perlahan.
“Mulai sekarang, aku akan mengikatmu sayang~ Jangan harap kau bisa pergi dariku.” Ujar Enoch sembari tersenyum licik, dia bahkan mengecup bibir Dhelpine sekilas.
💚💛💚💛💚💛
Wah, bahaya nih, awal aja si Enoch udah kesemsem sama si Dhelpine 😏😏 mana pakai acara cium-cium segala, aduhh 🤦🤦
Semoga aja, si Dhelpine segera sadar kalau Enoch bukan lelaki sebaik itu 😌😌
Btw selamat datang di kisah Enoch dan Dhelpine ☺️☺️ semoga kalian suka sama dark romance yang satu ini ya 😀😀
enoch ayooo cepet dateng😂
visual nya nya enoch lebih mirip ke per dady an🤣🤣🤣
thor adik nya orion masih hidup gk ?? itu istri nya enoch ???🤔