.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tuanzero, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 7
Isabella masih berjalan perlahan di belakang pria itu, Ia takut suara dari sepatunya membuat pria itu menjadi risih. Mengingat pria di hadapannya memang kurang menyukai dirinya saat pertama kali bertemu.
Ada apa dengan wanita ini, bahkan untuk bekerja sekalipun ia menggunakan baju yang kumal. Entah sudah berapa tahun baju itu belum di gantinya, heh! bagaimana mungkin tak membuat orang lain curiga. Bahkan dari penampilannya saja sangat tak cocok untuk bekerja di Girald Grub. Pria itu membatin karena tak menyukai pakaian yang dikenakan oleh Isabella.
"Silahkan masuk nona, di dalam akan ada orang yang menunjukkan jalan untuk anda. Kalau begitu saya permisi," Pria itu berucap dengan nada dingin lalu pergi tanpa menunggu jawaban Isabella.
Huh! sebegitu menjijikan nya kah aku di mata mu? aku tahu apa yang kau pikirkan pria berkumis tebal. Kau sudah menilai orang lain tanpa menilai diri mu sendiri, kau tahu? aku bahkan sudah mual melihat wajah berbulu monyet mu itu!
Isabella mengendus kesal sebab tatapan sinis dari pria berkumis itu, dia terlihat sangat menjijikkan di mata pria berambut panjang dengan berewok yang menutupi wajahnya itu.
"Tunggu saja kau pria berbulu monyet, akan ada waktunya dimana aku membalaskan penghinaan mu itu! hahaha," Gumam Isabella sambil tertawa sendirian, dia memang kerap membuat cita-cita aneh agar menjadi pacuan dirinya untuk melangkah maju.
Para karyawan yang tidak sengaja lewat sedikit merinding dengan apa yang dilakukan oleh Isabella, mereka semua mengira Isabella adalah orang gila tak di undang yang akan mengobrak-abrik seisi perusahaan.
Mereka mulai mempercepat langkahnya untuk menjauh sejauh mungkin dari Isabella, orang seperti sebelah tak seharusnya didekati karena hanya akan membuat masalah. Begitulah pikir mereka pada saat itu.
Mengapa mereka semua menatap ku seperti itu? Apakah ada yang salah dengan diri ku? Isabella memperhatikan pakaiannya dari atas sampai bawah mencari kejanggalan yang membuat orang-orang menatapnya dengan aneh.
Namun ia sama sekali tak menemukan keganjalan pada dirinya, Isabella memilih untuk tidak terlalu menghiraukannya dan melanjutkan langkahnya.
"Maaf... apakah saya bisa berbicara dengan sekertaris Zai?" Tanya Isabella kepada seorang receptionis perusahaan.
"Maaf sebelumnya nona, ada keperluan apa anda mencari sekertaris kami? dan sepertinya hari ini sekertaris kami tidak memiliki janji kepada siapapun."
"Aku di sini untuk melamar pekerjaan, dan sekertaris Zai sendirilah yang mengundang ku secara langsung beberapa waktu yang lalu," Kata Isabella menjelaskan.
Secara langsung? bagaimana bisa secara langsung? kau bahkan hanya memakai baju usang itu. Apakah benar kau memiliki kemampuan sampai bisa membuat pak Zai tertarik? sungguh sulit di percaya.
"Baiklah nona, silahkan menunggu di ruang tunggu, saya akan memberitahukan kedatangan anda kepada sekretaris kami," wanita itu terlihat mulai menyambungkan telponnya.
Kemudian Isabella berjalan ke ruang tunggu dan duduk di sofa yang ada disana, dia mengambil cermin dari dalam tasnya sambil memeriksa apakah penampilannya sudah cukup baik.
Setelah dirasanya sudah rapih, ia kembali memasukan cerminnya ke dalam tas. Isabella duduk manis sambil menunggu pria itu datang menemuinya.
Dia berusaha duduk seanggun mungkin agar dapat terlihat profesional oleh para karyawan yang lalu-lalang di sekitarnya. Namun bukannya kagum dengan kepribadian Isabella, mereka malah seperti membicarakan dirinya, entah itu hal baik atau malah sebaliknya ia pun tak mengerti.
Beberapa menit pun berlalu namun Zai belum kunjung datang menemuinya, detik demi detik mulai berlalu dan pria itu tatap tak kunjung datang menghampirinya. Isabella tetap berusaha memasang senyuman se - anggun mungkin agar mendapatkan kesan yang baik di mata karyawan lainnya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
JANGAN LUPA MELUANGKAN WAKTU 1 DETIK UNTUK MENGKLIK TOMBOL LIKE.
KARENA DARI SANALAH SEMANGAT TUAN BERKOBAR UNTUK KALIAN SEMUA.
BELUM LIKE EPISODE SEBELUMNYA? PUTER BALIKKK DONK, HEHEHE.
"—KITA SALING SUPPORT YA... (ᵔᴥᵔ)—"
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
SaLaMnOlNoL (⌐■-■)
dan Justin gimana ceritanya??
mudah-mudahan ga terlambat
jangan lupa like dan comment
terimakasih
Gmn mau ks like & vote klo ceritaNya putus2...
Autor hy bikin yg baca jd penasaran..