NovelToon NovelToon
Duda Bucin VS Preman Cantik

Duda Bucin VS Preman Cantik

Status: tamat
Genre:Duda / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:503.5k
Nilai: 5
Nama Author: Lena Laiha

Maisya Meylanie atau yang biasa dipanggil Mei adalah gadis yang terlahir dari keluarga sederhana, dia biasa dijuluki sebagai preman cantik karena sehari-hari dirinya bertugas sebagai keamanan di sebuah pasar tradisional di daerahnya tinggal.

Suatu hari Mei menolong seorang wanita paruh baya yang membawanya ke dalam berbagai masalah.

Mulai dari dipaksa menjadi bodyguard hingga dibenci lalu dikejar cinta oleh seorang duda sampai terkena masalah yang sengaja diperbuat oleh mantan si duda untuk menyingkirkan dirinya.

Bagaimana kah kelanjutan kisah Mei si preman cantik?

Apakah dia akan bersatu dengan Darren si duda beranak satu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lena Laiha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 8

Mei segera menyingkir dari atas tubuh Darren karena takut mengundang fitnah! Mei pun berdiri di samping mobil itu dan membiarkan pintu belakangnya terbuka.

Tak lama sebuah mobil berhenti didepan mobil milik Darren dan seorang perempuan turun dari mobil itu dengan diikuti oleh dua orang laki-laki!

"Mei ... jadi kamu yang tadi menelpon saya?" ucap Aryanti yang sedang berjalan kearah nya.

"Bu Aryanti ... iya tadi aye yang menelpon Ibu. Orang ini anaknya Ibu?" ucap Mei.

"Astaga Darren, kenapa sampai pingsan gini."

"Terimakasih ya, sudah menolong kami," ucap Wiliam.

"Gak apa-apa Pak, sudah semestinya kan kita saling tolong menolong."

"Darren! Darren bangun!" Aryanti mencoba membangunkan Darren.

"Kayaknya dia mabuk berat Bu. Tercium dari mulutnya bau banget, tadi dia sempat tersadar tapi cuma beberapa detik itupun tidak sadar sepenuhnya."

"Astaga, Darren. Anak ini makin tua makin nakal."

"Ya udah Bu, kalau gitu aye permisi dulu dah, aye mau pulang."

"Kamu pulang naik apa?" tanya Wiliam.

Mei nyengir kuda dan menampakkan deretan giginya yang rapi dan bersih.

"Sebenarnya aye gak tahu mau pulang naik apaan tapi jalan kaki juga oke-oke aja aye mah."

"Rumah kamu dari sini jauh lho Mei."

"Gak apa-apa Bu, siapa tahu didepan sana ada angkot."

"Kamu pulang sama Kardi aja biar saya nyetir sendiri," ucap Wiliam.

"Tapi Pak ...."

"Jangan nolak Mei, anggap saja ini sebagai tanda terimakasih dari kami." Aryanti yang sedang mengelus kepala Darren pun angkat bicara.

"Ya udah dah aye mau. Terimakasih ya Pak, Bu. Maaf aye jadi ngerepotin."

"Nggak kok."

"Kalau gitu aye permisi ya, Nyak ama Babeh aye pasti udah nunggu."

"Iya, silahkan," ucap Aryanti.

"Kardi, kamu antarkan Mei ke rumahnya ya," ucap Wiliam.

"Siap Pak."

Mei pun langsung naik mobil yang tadi ditumpangi oleh Aryanti dan Wiliam.

"Maaf ya Pak, aye jadi ngerepotin," ucap Mei saat mobil yang ditumpanginya sudah melaju beberapa meter dari tempat semula.

"Tidak apa Mbak, saya tidak repot kok lagian kan saya dibayar jadi saya harus mau melakukan setiap perintah majikan saya."

"Biarpun kerja tapi Bapak kan mempunyai hak untuk menolak."

"Iya Mbak tapi saya tidak berani karena Bu Aryanti dan Pak Wiliam sudah sangat baik pada saya."

**********

Pagi hari sekitar jam delapan pagi, di kediaman keluarga Wiliam.

Darren baru saja terbangun dari tidurnya, perlahan dia membuka matanya, pandangannya saat itu suram dan kepalanya pun terasa pusing dan sedikit sakit.

"Kok aku di rumah?" ucap Darren didalam hatinya.

Darren tak langsung beranjak dari tempat tidurnya, dia tetap terbaring di atas tempat tidurnya dengan posisi terlentang.

Dia mencoba mengingat-ingat kejadian semalam, seingatnya tadi malam dirinya berada di depan Clube malam dengan keadaan mabuk berat dan setelah itu dirinya tidak ingat apa lagi yang terjadi padanya. Hingga saat dirinya terbangun, dirinya tidak tahu siapa yang membawanya pulang.

Setelah kepalanya tidak terlalu sakit, Darren terbangun dan langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk membasuh wajahnya.

*******

"Jangan kebanyakan nolongin orang Mei, lu urus aja hidup lu sendiri," ucap Saroh pada Mei saat Mei selesai makan.

"Maksud Nyak apa sih?" ucap Mei setelah meneguk minimnya.

"Elu tuh ya ... kadang Nyak tuh heran sama lu kenapa terus aja baik sama orang sementara orang aja gak ada yang baik sama lu Mei."

"Heh Saroh, anak berbuat bae lu malah larang. Biarkan aja Mei mau melakukan apa," ucap Rojak yang saat itu sedang mengambil kebutuhannya di gudang yang letaknya tak jauh dari tempat Mei dan Saroh berdiri.

"Kan Nyak sama Babeh yang ngajarin aye untuk berbuat bae. Kenapa sekarang Nyak yang kesel?"

"Bukannya Nyak kesel tapi heran aja gitu. Tadi malam elu sampai pulang larut malam gara-gara nolongin orang yang gak dikenal."

"Berbuat bae salah berbuat jahat juga salah, terus sekarang aye harus apa?"

"Lu cepat cari mantu buat Nyak dah kalau gak nanti Nyak jodohin."

"Et dah, kenapa jadi nyambung ke perjodohan."

"Nyak lu bener Mei, mending lu cepetan cari laki dah biar Babeh gak capek lagi ngurusin angkot-angkot kita," ucap Rojak.

"Jadi pada ngomongin jodoh sih, dah ah aye mau ke pasar dulu. Nanti kalau ada maling di sana, Mei juga yang disalahkan."

Mei pun segera pergi untuk menghindari percakapan seputar jodoh untuknya.

Mei memang paling tidak suka jika kedua orang tuanya membahas tentang pernikahan apalagi perjodohan.

"Tuh Bang, anak Abang tuh kalau diajak bicara serius pasti pergi."

"Lama-lama gue jodohin juga tuh anak sama si Mario anaknya si Jafar."

"Si Mario kan anaknya kayak kura-kura Bang nanti yang ada dibanting sama anak kita kalau mau nyariin jodoh buat Mei ya yang sebanding ama dia biar kalau berantem anak kita gak bisa melakukan kekerasan pada anak orang."

"Terus lu maunya anak kita yang dibanting sama anak orang?"

"Ya gak gitu juga Bang."

"Udahlah, gue mau ganti oli mobil dulu." Rojak pun meninggalkan Saroh yang sedang mencuci piring bekas mereka sarapan.

*******

"Pasti gara-gara Joanna lagi," ucap Sarah pada Darren.

Darren sedang berjalan menuju ruang makan, tiba-tiba Sarah yang sedang menonton televisi, berbicara pada Darren.

"Maksud Nenek?" Darren menghentikan langkahnya lalu menatap Sarah.

"Semalam kamu mabuk sampai kamu tak sadarkan diri, untungnya ada orang baik yang mau nolongin kamu."

"Semalam aku memang mabuk tapi bukan gara-gara Joanna." Darren menyangkal tuduhan Sarah karena tak ingin terlihat lemah dihadapan sang nenek.

"Lalu karena apa? Tidak biasanya kamu menyentuh minuman beralkohol itu."

"Nek, aku sedang banyak pekerjaan dan lagi di kantor sedang ada masalah jadi aku stress."

Sarah menarik nafasnya panjang lalu menghembuskannya perlahan.

"Sarapan dulu sana, udah jam berapa ini? Kamu belum sarapan."

Darren tak berucap lagi, dia langsung melanjutkan langkahnya untuk mencari makanan! Tak bisa, dipungkiri dirinya memang merasa lapar.

*******

"Mei tumben lu baru nyampe," ucap Karen.

"Iya, tadi abis diomelin dulu sama Nyak."

"Kenapa?"

"Biasa. Nyak minta mantu."

"Lu nikah sama gue aja Mei kalau lu gak punya calon," ucap Joni.

"Et dah Jon, mana mau Nyak Saroh punya mantu kayak lu," ucap Dion.

"Maksud lu, gue gak cukup kaya atau gak terlalu ganteng?"

"Kalau kaya iya, secara orang tua lu juragan empang sayangnya lu gak ganteng Nyak Saroh mana mau anaknya yang cantik itu kawin sama lu," ucap Dion sembari tertawa geli.

"Sialan lu. Gini-gini ciptaan Tuhan, jangan diejek."

"Kalian malah bercahaya, aye lagi pusing nih."

"Jangan pusing mending kita keliling sambil cari gebetan kali aja ada pemuda keren yang lu sukai," ucap Karen.

Bersambung

1
Nurwahida Nasar
klu boleh mending yg lain daripada org udah menyakiti mu
Lena Laiha: hmm, tapi cinta kadang aneh
total 1 replies
Neni Rolaeni
jangan bayak" yg jahatyh dh kl bs bahagia sllu jangn ad yg slg mykiti lh pokoyn
sunshine wings
Luar biasa
sunshine wings: 🫰🫰🫰🫰🫰
total 2 replies
Erna
Kecewa
zhelfa_alfira
tak ada lanjutan apa thor..
zhelfa_alfira: padahal penasaran dengan kisah niki dan lain nya..
total 2 replies
Safni Mardesi
yah kok tamat thoor... mp satya dan lintang blm lg.. gmn ekspresi mereka saat tau kalau semua yg terjadi ulah michele..
Lena Laiha: pindah ke si oren yuk. udah rilis novel baru di sana
total 1 replies
Uneh Wee
ahir cerita bahagia selama nya yah
Uneh Wee: iya ka entar
total 2 replies
Wiwik Retno Eni
pepet terus itu bella mario, sapa tau jodoh
Wiwik Retno Eni
dapat rejeki nomplok buat anak nak
Uneh Wee
lanjut ka
Uneh Wee
awas jngn dulu belah duren nanti aja udah sah biar klian kager
Uneh Wee
ahir nya pada menikah mereka seru kaya nya nanti kya tom and jery mereka
Uneh Wee
niki bhghia bisa bertemu dngn kluarga nya ..tp pasti niki berat ninggalin saudara nya ...apa lgi nyak. babeh dan mey ...mereka. yg mn jd pelindung niki ...semoga kluarga baru niki mengerti
Lena Laiha: semoga saja
total 1 replies
Uneh Wee
klau pak rully jd. kk nya niki dia emng beruntung yh didikn mey emng baik
Uneh Wee: jngn donk
total 2 replies
zhelfa_alfira
semangat....
Lena Laiha: selaluu
total 1 replies
Uneh Wee
mey pasti sedih yah akan berpisah dngn niki semoga setalah niki ketemu kluarga nya niki ga lupa diri yah tetap baik
Lena Laiha: amin, semoga saja
total 1 replies
Uneh Wee
hadeuuh tuh empat. org kn jebakn kya kadal dan cicak
Lena Laiha: wkwkwk
total 1 replies
Uneh Wee
aduh niki kaya nya mau ketemu sama ayah ibu nya
Lena Laiha: semoga saja
total 1 replies
Uneh Wee
hahaha satya kna kau ...mmpus sudah kamu ...hati hti niki sama pak rully
Lena Laiha: haha🤣
total 1 replies
zhelfa_alfira
jadi pak gulu kk nya niki....lanjut lah..
Lena Laiha: betul sekali
total 5 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!