NovelToon NovelToon
Jerat Cinta Pak Dosen

Jerat Cinta Pak Dosen

Status: tamat
Genre:Dosen / Nikahmuda / Duda / Romansa / Tamat
Popularitas:480.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: AYi

Shaila gadis cantik berusia 18 tahun, baru saja menjalani aktivitasnya sebagai seorang mahasiswa di sebuah universitas swasta di Jogjakarta. Hari-harinya selama di bangku kuliah selalu dibuat kesal oleh salah satu dosen di kelasnya.

Arshaka, 23 tahun, dosen muda yang tampan dengan status duda beranak satu, merasa tertarik pada mahasiswanya. Dia melakukan berbagai cara untuk menarik perhatian si mahasiswa. Mulai dari memberikan tugas yang berlebih hingga perhatian yang tidak wajar.

Akankah Arshaka bisa mendapatkan Shaila dengan mudah? Ikuti ceritanya hanya di Jerat Cinta Pak Dosen

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AYi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8

"Pokoknya Mama tidak mau tahu, kamu nikahi gadis ini sebelum kejadian empat tahun lalu terulang lagi!"

"Kami tidak melakukan apa-apa, Ma. Lagian dia itu anak didik aku. Kami tidak punya hubungan khusus, Ma!" bantah Arshaka, walaupun dia menyukai Shaila tetapi dia tidak ingin menikah secepat ini. Dia ingin mereka mengenal lebih dekat terlebih dahulu.

Shaila hanya diam tanpa bisa berkata apapun. Gadis itu malah penasaran dengan kisah empat tahun lalu tentang dosennya sehingga dia membayangkan versi dia sendiri. Tanpa memedulikan perdebatan ibu dan anak yang disaksikan oleh pak RT.

Mama Nenti menghubungi suaminya karena sang anak tetap pada keputusannya belum mau menikahi gadis yang tepergok bersama dia tadi. Wanita usia empat puluh lima tahun itu merasa cemas, takut sang anak mengulang kesalahan yang sama dan membuat malu keluarga. Tak lupa juga meminta Shaila menghubungi sang ayah.

Mereka menjalankan ibadah sholat Maghrib sambil menunggu kedatangan Pak Damian Mandala. Setelah selesai sholat Maghrib, Azka malah lengket pada Shaila. Bocah itu tidak mau berpisah dengan anak didik sang ayah.

Ternyata bukan hanya Damian yang diminta datang ke rumah dosen muda itu, Nathan, ayah Shaila pun ikut diundang oleh Mama Nenti. Wanita jelita (jelang lima puluh tahun) itu sangat khawatir dengan anak didik yang kini ada di rumah anaknya. Dia takut gadis itu dilecehkan oleh sang anak.

Damian dan Nathan datang secara bersamaan. Keduanya saling menyapa dan bersalaman sebelum memasuki rumah minimalis modern milik Arshaka Mandala dengan mengucapkan salam terlebih dahulu.

"Sebenarnya ada apa ini, Ma? Kenapa semua orang dikumpulkan di sini?" tanya Damian bertubi-tubi karena rasa penasaran yang menumpuk sejak tadi.

Nathan sudah duduk di dekat pak RT mendengar percakapan suami istri di depannya. Dia juga bingung karena tiba-tiba sang anak memintanya datang tanpa menjelaskan untuk apa dia datang ke rumah ini.

"Shaka, Pa! Dia bawa anak gadis orang ke rumah ini, mana anak itu berani meluk dari belakang lagi. Duh, Mama pusing Pa. Takut kejadian itu terulang lagi," jelas Mama Nenti dengan emosi yang berkobar.

"Shaka sudah besar. Lagian bagus dong, kalau dia sudah mau buka hati buat perempuan lain dari pada memikirkan masa lalu terus. Bagus move on, bukan begitu bapak-bapak?"

"Masalahnya anakmu itu buaya! Tidak bisa lihat daging segar di depan mata, habis jadi santapannya. Mam ...."

"Masak Mama tidak percaya anak sendiri? Shaka sudah berubah Ma, sudah tobat. Nggak bakalan ngulang kesalahan lalu." Arshaka memotong ucapan sang mama dengan pertanyaan karena kesal diremehkan oleh wanita yang melahirkannya.

"Mama percaya kalau Nak Shaila bisa menjaga dirinya, tapi Mama tidak bisa percaya sama kamu! Gadis lugu dan polos kek Nak Shaila ini harus Mama lindungi. Bahaya kalau buaya sudah masang perangkap."

"Shaka sudah berubah, Ma. Apalagi saat ini Shaka menjadi seorang pengajar, masak mau kasih contoh jelek sih, Ma? Percaya Shaka, Ma," kata Arshaka dengan wajah memohon, tidak ada kebohongan dalam matanya.

Setelah mendengar keributan antara ibu dan anak itu, Nathan bisa menyimpulkan bahwa sang anak memiliki hubungan khusus dengan dosennya. Dokter spesialis penyakit dalam itupun bertanya pada sang anak tentang hubungannya dengan sang dosen.

Jawaban Shaila tidak berbeda jauh dengan apa yang dikatakan oleh dosen galak tapi ganteng itu. Namun, gadis cantik nan cerdas memanfaatkan kesempatan ini untuk mengadukan perilaku sang dosen selama ini. Penjelasan Shaila membuat orang tua Arshaka semakin murka.

"Apa maksud semua ini, Shaka?" tanya Damian, sang ayah.

Dosen muda anak satu itu menunduk dalam karena kehilangan wajah di hadapan orang tuanya juga orang tua anak didiknya.

"Jawab, Shaka! Jangan jadi pengecut kamu!"

Arshaka langsung mengangkat wajahnya begitu dikatakan pengecut oleh sang ayah. Harga dirinya merasa direndahkan.

"Shaka tertarik pada Shaila, Pa. Shaka ingin lebih dekat padanya," jawab Shaka tenang.

"Bodoh! Kalau inging mendapatkan cinta seorang gadis itu harusnya dengan cara baik-baik, bukan malah bikin orang ilfil sama kamu," cecar Mama Nenti kesal.

"Kalau suka, ya langsung datangi orang tuanya. Minta restu terus dilamar, Mas! Begitu saja kok susah," celetuk pak RT.

Mendengar kata-kata dari pak RT, Arshaka langsung mengalihkan pandangannya pada ayah Shaila. Tanpa menunggu diberitahu dan diejek lagi. Laki-laki itu langsung menyampaikan apa yang ada di dalam pikirannya.

Dengan suara tenang dan jelas, Arshaka mengutarakan isi hatinya disaksikan oleh para orang tua yang ada di ruangan itu. Tidak hanya sampai disitu, bahkan laki-laki itu dengan gagah berani melamar anak dokter sekaligus pemilik sebuah rumah sakit swasta terbesar di Jogja.

Mama Nenti yang langsung jatuh cinta sejak pertama kali melihat Shaila pun membujuk gadis itu agar mau menerima lamaran itu. Wanita jelita itu, bahkan mengiming-imingi sesuatu agar pujaan hati anaknya itu mengiyakan keinginannya.

"Maaf, saya tidak memiliki hak untuk menjawab karena yang menjalani pernikahan adalah Shaila. Jadi, jawaban itu saya serahkan pada dia," ucap Nathan dengan lugas.

"Umur Shai baru delapan belas tahun. Shai masih ingin sekolah, Dad. Lagian belum ada pikiran Shai untuk membina sebuah hubungan kecuali persahabatan," jawab Shaila dengan kepala tertunduk karena takut pada sang ayah.

"Daddy dan mommy tidak akan marah jika kamu menerima lamaran Arshaka. Selagi kamu bertanggung jawab dengan apa yang kamu putuskan. Kami hanya bisa mendukung saja," ungkap pak Dokter yang masih terlihat muda di usia setengah abad.

"Owalah, Mbak! Nikah itu gak harus sudah berumur. Buktinya banyak kok yang nikah muda langgeng pernikahannya. Semua itu tergantung sama yang menjalani. Kalau seseorang yang menikah mau bersikap dewasa dan saling mengalah pasti bahagia," kata pak RT ketika melihat keraguan di mata Shaila.

Shaila tetap menolak karena belum siap untuk berumah tangga. Gadis itu masih ingin menikmati masa mudanya dengan bebas tanpa terikat hubungan. Itulah alasan dia tidak mau pacaran, apalagi tunangan dan menikah.

"Tunangan saja dulu, Nduk. Satu bulan ini dijalani bersama, kalau cocok langsung nikah. Tidak ada kecocokan ya pisah," saran pak RT asal.

Mata Mama Nenti langsung berbinar mendengar saran dari pak RT. Dia sangat setuju dengan saran itu. Tidak sampai sebulan, wanita jelita itu akan membuat Shaila menerima anaknya sebagai suami. Ada senyum licik Mama Nenti agar anaknya dan Shaila bisa secepatnya menikah.

"Sangat setuju sekali!" sahut Mama Nenti bahagia, sementara para bapak menunggu persetujuan orang yang nanti akan menjalani pernikahan.

"Ck! Yang jalani bukan Mama. Kenapa Mama yang jawab sih?" protes Arshaka pada sang ibu.

*

*

*

1
lia rahma
extra part dong kak
Tamirah Spd
Shania wanita yang kurang dewasa, selaku seorang kakak seharusnya intropeksi diri. Mantan pacar sdh nikah dgn adiknya,dia jg sdh menikah,kok masih berharap pada adik iparnya untuk menjalin kasih....wes angellllll.
Tamirah Spd
Walau tidak ada rasa cinta dan pernikahan karena situasi darurat izab Kabul Sudah terucap,ya siapa yg gak sakit hati, apa lagi kalau tahu cinta pertamanya adalah kakak nya sendiri..... sakitnya tuh disini.
Tamirah Spd
Mama Nenti tidak sadar membuka aib anaknya sendiri.Tentu saja membuat Shaila berfikir kalau dosen status duda itu nikah nya karena kekasih nya hamil dulu.,!!!
Tamirah Spd
Mama Nenti sama saja membuka aib anaknya sendiri, tentu saja
Tamirah Spd
Nama duda kalau sdh jatuh cinta sudah gak jaga image,apa jatuh cinta nya sama mahasiswa sendiri,ada aja alasan untuk ngerjain biar dekat.
Istifada
Luar biasa
Jҽʅιƚα
👍👍👍
Nurina Ningrum
Luar biasa
Nurina Ningrum
Buruk
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwkwk mampos kau PELAKOR,Udah liat sendiri.kan gimana Arshaka memperlakukan Shaila,Masih aja berharap.Kok.mau jadi Pelakor adek sendiri,Gila nih Cewek..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa ke dua puteri dokter Nathan di sukai oleh Dosen2 mereka..gak Shaila gan Shania..🤣
Qaisaa Nazarudin
Biasa
Qaisaa Nazarudin
Buruk
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣🤣🤣 Ternyata Dosen pintar tapi Kudet ya..
Qaisaa Nazarudin
Lha masa ya gitu doang langsung di Nikahkan?
Qaisaa Nazarudin
Gen Bapaknya menurun ke anaknya..🤣
Qaisaa Nazarudin
Kasian si anak,Bapaknya malah sibuk ngintilin cewek..
Qaisaa Nazarudin
Menurut ku Shaila ini terlalu ceroboh..
Qaisaa Nazarudin
Gila aja,Kalo aku mah jangan harap..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!