Helena berjuang untuk mendapat hati Edgar, tetangganya. Mencuri perhatian saat pria itu menjadi dosen tamu di kampus, bertingkah lucu saat weekend, atau mencoba melakukan segala cara agar bisa berbicara dengan pria itu.
Apakah Edgar akan luluh?,
Tapi, kenyataan pahit harus diterima Helena. Saat mengetahui bahwa Edgar adalah mantan ibunya.
Bagaimanakah Helena menata Hati saat merelakan Edgar menikahi ibunya.
Helena memilih kuliah di luar negeri, sampai suatu saat kembali...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sweet and dream, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 20
Alex kini tersenyum di ruang kerja nya. Dia mengirimkan pesan pada Helena. Selama dua tahun ini bukan Bram yang mengirimkan video, melainkan Alex.
Flashback On
Dua tahun lalu, Alex ke Belanda. Pria itu memiliki urusan disana. Memastikan sendiri info yang ia dengar dari orang terpercayanya bahwa Bram Xavier meninggal..
"Padahal aku ingin membunuhmu, kamu mempermudahnya kali ini" ucap Alex yang berada di pemakaman Bram.
Bram Xavier adalah kakak Alex. Alex tak memakai nama Xavier tapi memakai nama. belakang ibunya. Ayah Alex meninggalkan ibunya saat sedang mengandungnya. Sang Ibu berstatus selingkuhan bebab dibohongi pria yang mengaku belum menikah. Ayahnya memilih istri nya, ibu Bram Xavier.
Sandra adalah wanita yang pernah ia cintai, dan masih ia cintai. Awalnya dia mencoba merelakan Sandra pada Edgar, sahabatnya. Tapi, saat tahu bawah Sandra menikah dengan Bram Xavier kakak beda ibu. Dia tidak rela.
Dia akan membuat pria itu merasakan bagaimana ditinggalkan orang yang dicintai. Ibunya di bunuh oleh istri dari pria yang menjadi ayahnya. Maka itu, dia ingin membunuh Bram Xavier dengan tangannya sendiri. Untuk membalas perlakukan ayahnya Saka Xavier.
Dia telah mempermainkan Sandra, dengan menjadi selingkuhan wanita itu. Membuat Bram menceraikan Sandra. Pertemuan mereka malam itu, bukan tanpa sengaja seperti yang dikatakan oleh Alex. Melainkan karena mereka biasa menghabiskan waktu bersama. Dan Ia ingin memperlihatkan sifat buruk Sandra pada Helena.
HP Helena yang dicuri, video yang terkirim melalui chat, perselingkuhan nya dengan Sandra. Adalah bagian dari rencana Alex. Sedang Edgar yang tiba-tiba kembali ke negara itu, membuat Alex harus lebih berhati-hati.
Flashback off
Pedesaan Belanda
Di Pedesaan Belanda, kini Gina dan Sandra memanjakan lidah mereka dengan makanan khas Belanda yang disajikan kedua psangan muda itu. Mereka saling mengobrol.
"Makanan ini begitu lezat melebihi menu restaurant dan hotel yang pernah kami cicipi" ucap Sandra memuji masakan Fiona.
"especially Apple tart. this wil be my favorite" pujian keluar dari bibir Gina
"Kalian terlalu berlebihan, ini hanya makanan rumahan" jawab Fiona merendah
Mereka saling melontarkan senyum. Mereka. melanjutkan obrolan mereka di ruang tamu. Malam di sini agak dingin karena dekat area pegunungan. Mereka berempat berselimut tebal, juga Smith telah menyiapkan perapian yang sempurna untuk menghangatkan badan.
"Kami tak punya perapian di negara kami" ucap. Gina
"Benarkah? kudengar disana terdapat dua musim? " tanya Smith
"Ya.. sangat panas,.. atau sangat banjir" jawab Gina membuat mereka semua tertawa
"Beruntung kalian datang di. musim semi, bunga-bunga bermekaran. Cuaca juga bagus" Ucap. Fiona
"Aku benar-benar akan membeli rumah disekitar sini, dan kita. akan jadi tetangga" Gurauan. Gina membuat mereka tersenyum
"Jangan mu bertetangga dengan Mam. Gina, Dia terlalu berisik" Jawaban Sandra membuat suasana semakin hangat.
"Apa Bram bahagia disini? " tanya Sandra, membuat semuanya terdiam.
"Dia orang baik, sangat baik. Kamu. beruntung bisa menikah dengannya" Jawab Smith mengingat kebaikan-kebaikan Bram.
Flashback on
"Dasar anak bodoh" Ayahnya Smith melemparkan botol minuman keras.
Mempunyai ayah kaya raya, dan ibu seorang penyanyi terkenal. Membuat Smith hidup nyaman, bersekolah di sekolah bergengsi. Sampai ayahnya bangkrut, dan pemabuk. Reputasi buruk ayahnya ikut berdampak pada ibunya yang seorang ternama di dunia artis.
Ibunya stress tak kunjung mendapat kerja, adiknya yang masih kecil meninggal karena kelalaian orang tuanya, Gizi buruk.
Smith menjadi korban pembully an, dikeluarkan dari sekolah karena membalas saat di bully. Smith berusaha mencari pekerjaan untuk membelikan adiknya susu, ayah dan ibunya tak peduli pada mereka berdua.
Dia menjual es jeruk di depan rumahnya saat musim panas, Bram menjadi pelanggan setianya. Bram tak hanya membeli jeruk tapi juga memperhatikan bagaimana lebam baru telah muncul sebelum luka lebam sebelumnnya sembuh
"Ini untuk adikmu" Bram lain hari membawakan beberapa susu Formula dan snack untuk bayi.
"aku akan membayar nya" ucap Smith
"Tidak, anggap saja aku sedang merindukan anakku jadi aku berikan ini padamu" jelas Bram
Mereka berdua duduk di kursi depan stan jualan Smith, dia menjual itu di depan rumahnya. Stan sederhana,. Meja, Blender, buah jeruk, tidak ada botol
"Terima kasih Uncle, kau begitu baik" Smith mulai menghapus air mata Haru yang tiba-tiba keluar
"Kupikir kau tahan banting, dengan melihat luka lebam ini" ucap Bram melhat Smith terisak
Bram membeli beberapa beberapa gelas lalu dimasukkan ke botol refill. Pria itu melanjutkan olahraga menggunakan sepeda.
Sekitar dua minggu lamanya, Smith tak berjualan. Rupanya Adik kecilnya meninggal karena kelaparan.
Smith mencoba mencari pekerjaan paruh waktu setelah berhasil mengumpulkan uang hasil jualan jus untuk kebutuhannya selama sebulan sampai mendapatkan gaji pertama pekerja an paruh waktunya sebagai pelayan.
Adik kecil yang dijaga oleh ibunya, meninggal. Uang untuk beli susu dan keperluan satu bulan, digunakan ibunya untuk membeli narkoba.
Smith bertemu dengan Bram saat Smith sedang berada di pemakaman. Smith selalu berada disitu sepulang kerja paruh waktu. Sedangkan Bram mengurus suatu keperluan di pemakaman itu.
"Hei Smith ku dengar adikmu meninggal. Saya turut berduka cita" ucap Bram.
Smith tampak kacau, pakaiannya lusuh. Bram mengajaknya makan di restaurant yang cukup jauh dari lokasi mereka saat itu. Bram mengendarai mobilnya, kali ini ditemani oleh pria muda itu.
Bram menawarkan tempat tinggal pada Smith, sekaligus membantunya merawat kebun dan rumah. Sebagai bayaran, Bram akan menggajinya tiap bulan dan menyekolahkan nya sampai kuliah.
Beberapa tahun bersama. Bram, Smith sangat mengenal pria itu. Bram menceritakan tentang istri dan anaknya. Juga sandra adik ipar yang menjadi istri karena perminntaan istri yang ia cintai.
Pria itu digerogoti rasa sakit, hingga memerlukan. seorang perawat yang memeriksa kesehatannya setiap pekan. Dialah Fiona.
Flashback off
Smith menceritakan pertemuannya dengan Bram, dan betapa Bram sangat menyayangi Helena.
"Bram ada meninggalkan video untuk Nona Helena, lalu kuberikan pada temannya karena dia. bilang mengenal anda, Ny Sandra. " jelas Smith
"Kalau tidak salah namanya Alex, itu sekitar 2 tahun yang lalu" jawaban Fiona membuat Gina menatap pada Sandra.
Mereka berdua saling menatap
"O iya saya lupa, Alex sudah memberikan video itu ke saya" Ucap Sandra seolah telah mengetahui
Gina hanya berusaha mencerna tentang entah video apa itu.
"Iya, Bram sudah menyiapkan video itu jauh hari" lanjut Smith lagi
"Dia ayah yang baik" ucap Fiona.
Setelah itu, Smith dan Fiona memutuskan tidur lebih awal
"Maaf tidak bisa menemani kali mengobrol, dokter bilang harus tidur cukup" ucap Fiona
"iya, ibu hamil memang perlu istirahat cukup" ucap Sandra
"bagaimana... kamu? " tanya Fiona. Padahal mereka belum memberi tahu kan apa-apa tentang kehamilan
"Melihat bagaimana Smith memperlakukanmu, lalu kamu sedikit mual saat mencium bau daging," Sandra dan Gina tersenyum
"Iya, dia terlalu protektive sejak kehamilan pertama ku gagal" ucap Fiona
"Sehat-sehat ibu hamil, maaf telah membuatmu lelah karena harus menyiapkan makan malam untuk kami" ucap Gina
"Tidak apa, aku suka sekali memasak. hobiku" jawab Fiona .
Mereka berdua berlalu ke kamar, dengan Smith memegangi Fiona seolah rapuh.
"Jadi pengen hamil lagi" gumam sandra
"ah.apa? " tanya Gina, tak percaya dengan ucapan yang Sandra gumamkan. setahunya Sandra tak pernah mengandung. Setahu Gina begitu
"Bukan apa-apa, sudahkah ayo kita makan pie nya. ini enakk apalagi dibuat oleh oerang Belanda. di Belanda lagi" ucap Sandra tersenyum hangat.
Kehamilannya adalah fakta yang telah ia sembunyikan sejak lama.
"
🤭
Bintang lima untuk mu. Semangat