NovelToon NovelToon
Risalah Hati

Risalah Hati

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: ARyanna

WARNING!!
Cerita Dewasa, tak baik dibaca oleh anak dibawah umur!

"Menikahlah denganku," ucap Soraya memohon, berlutut di hadapan lelaki yang baru ditemuinya dalam waktu hitungan jari.

Ada apa dengan Soraya, hingga bertindak demikian? Kita ikuti saja kisahnya...




Tpe 23-12-2019

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ARyanna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 7

Johns Hopkins Hospital New York.

Sudah tiga hari Rudi berada di Baltimore Maryland (USA). Panggilan telpon beberapa hari lalu mengharuskan ia berada disini.

Pandangannya menatap arah luar dari balik kaca jendela. Bukan sekali dua kali ia berada disini, bisa dibilang ia sering mendatangi tempat ini.

"Pulanglah, jangan khawatirkan Ibumu. Keadaannya sudah membaik," ucap Aluna. Wanita yang juga berasal dari Indonesia, namun memilih menetap tinggal di Amerika. Karena ia sudah merasa nyaman serta memiliki pekerjaan yang tetap sebagai dokter di rumah sakit ini. Ia adalah teman sekaligus keluarga bagi Rudi, sebab semasa Rudi tinggal dan kuliah disini Aluna lah yang paling banyak membantunya.

"Kalau bukan tanggung jawabku, aku akan memilih untuk tinggal disini."

Aluna terkekeh, "Lalu bagaimana dengan perempuan yang selalu kamu ceritakan?."

Rudi merubah posisinya menatap Aluna yang berdiri bersejajar namun masih berjarak. "Kemarin aku bertemu dengannya," ucap Rudi.

"Lalu?"

Rudi menghela nafas dan kembali menatap arah luar jendela. "Sepertinya dia enggan menemuiku."

"Kenapa?," tanya Aluna ingin tahu lebih.

"Saat aku memanggilnya, dia justru pergi."

"Hanya memanggilnya?"

Rudi mengangguk.

"Bodoh!, wanita itu butuh penjelasan. Seharusnya kamu harus bersikap agresif, ajak dia bicara bila perlu tarik dia, paksa. tigabelas tahun bukan waktu yang sebentar, mungkin bila dia tahu alasan kamu pergi, bisa saja dia mau memaafkanmu. Apa perlu aku ajari?" tawar Aluna yang seakan membangkitkan semangat Rudi.

Rudi terlihat mengulas senyumnya, "Tidak perlu, aku akan melakukannya sendiri."

"Baiklah. Good luck!" ucap Aluna mendekat lalu menepuk pundak Rudi. "Harus aku akui, aku kalah dari wanitamu, yang sudah terlanjur mengisi hatimu," sambungnya berlanjut mengarahkan jari telunjuknya tepat pada dada Rudi.

"Aku yakin, kamu akan mendapatkan pria yang jauh lebih baik dan lebih daripada aku"

Sudut bibir atas Aluna terangkat dan terkesan mencibir. "Rasanya aku bosan mendengar kalimat itu."

"Apa perlu aku carikan?" goda Rudi.

"Tidak, karena tak akan ada yang sepertimu," ucap Aluna."

Alis sebelah Rudi terangkat, lalu Aluna kembali berucap, "Aku hanya bercanda."

"Kamu sudah seperti keluargaku. Ka—"

"Aku tahu, dan aku tidak bisa ataupun tidak boleh berharap lebih," Aluna menunduk, ucapannya memotong perkataan Rudi yang belum selesai.

Dengan segera Rudi mendekat dan membawa tubuh Aluna masuk dalam pelukannya. Tak bisa dipungkiri selama berpisah dari Amaira perasaannya tak ada yang berubah sedikitpun. Justru jarak, waktu yang membelenggu membuat hatinya kian membatu.

Bukan hanya Aluna saja yang menaruh hati padanya. Ada beberapa wanita yang kerap mendekat namun seakan nama yang tertulis dihatinya belum ada yang mampu menggantikannya.

"Pulanglah," cicit Aluna disela segukannya.

"Kamu mengusirku, hmm?"

"Iya. Untuk apa kamu disini kalau hanya untuk menolakku," ucap Aluna yang melepas pelukan Rudi. "Kembalilah, kejar dia. Aku akan menunggu kabar baikmu."

"Kalau begitu aku titip Ibuku. Kabari aku bila terjadi hal-hal buruk."

Aluna mengangguk menanggapi ucapan Rudi.

Rudi kini berjalan mendekat ke arah Ibunya, dilihatnya Ibunya yang masih berbaring tidur karena pengaruh dari obat bius yang beberapa jam lalu diberikan. Ia mengelus lembut jemari Ibunya berlanjut mengecup keningnya.

Wanita yang masih terlihat cantik dimatanya. Gurat kerut samar terletak diwajahnya. Rambut hitam yang di selingi beberapa uban. Rasa enggan seakan meninggalkan Ibunya di pembaringan rumah sakit, namun tugas dan tanggung jawab yang di amanatkan dari kakeknya untuknya seakan menjadi pilihan sulit untuk yang tak bisa dipilih.

Sebab Prasetyo Nugroho selaku kakeknya, yakni pemilik rumah sakit swasta tempatnya bekerja, sudah mengamanatkan bahwa ia akan menggantikan tugas dan tanggung jawab yang diemban dalam memimpin rumah sakitnya.

**

Kepulangannya ke Indonesia kini tidak sendiri, sebab ia membawa bersama harapan yang sudah ia rancang dari hari lalu. Karena setelah perbincangannya dengan Aluna, ia dengan tekad akan mencari dan mencoba kembali mendekati wanitanya.

Salah satunya ia mencari tahu dari pihak rumah sakit, ia mencari daftar pasien dari hari bertemu dengan wanitanya. Usaha tak akan menghianati hasil. Setelah mendapatkan nomornya kini Rudi bergegas mengirim pesan, dan sekarang ini hatinya berharap agar pesannya segera mendapat balasan.

To be Continue

1
Ruswa 123
kereeen thor
falea sezi
lebih senang karakter soraya daripada amaira yg kayak anak kecil soraya lebih dewasa
Pasikah CwElosbes
luarbiasa
Holid Heryadi
kok gitu sih cara kerjanya awalnya enak di baca kok jadi ada adegan gak enak yaah
Rohana Juhari
aku mampir ya
kafa ainshod
aku balik lagi... gara gara gak bisa move on... bolak balik profil ArRyana ga ada novel baru...
kafa ainshod
ihhh... pede banget... aku balik lagi thor... kangen sama bang Icang alias babang rudi... lupa sudah berapa kali saya baca ini
Ely
Hallo thor.....baru baca.....🙏
Nancy Sirapandji
bagus ceritanya..menarik tdk bertele2..tdk terlalu bnyk konflik yg tak berarti..eps jg pas ngga terlalu panjang bngt jd tdk membosankan..🙏🙏😋😋
Erni Fitriana
mampir thorr
Irawati Danubrata
watak soraya terlalu lemah,mungkin sekian lamanya ia di doktrin oleh ebgel n tantenya shg dia tdk bisa memenage dirinya sndiri😭😭
Irawati Danubrata
masa seorang dktr spesialis tdk ada alat medis n obat dirmhnya?wkwkwk
Irawati Danubrata
soraya n rudi malukah?sakting kedyanya🤭🤭
Muajidah Firdausi
wajah Indo lebih enak dipandang Thor.
Muajidah Firdausi
Kok yg periksa dokter lain. Rudi kan dokter juga.
Muajidah Firdausi
untung ada Jenny
Yus Gerin
knapa tidak di beri tahu siapa yg menjebak soraya sama produser itu......
Yus Gerin
oh ....ternyata kevn dan soraya satu bapak lain ibu....
Yus Gerin
p
Donna Armen
🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!