NovelToon NovelToon
Unperfect Wedding

Unperfect Wedding

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:851.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: D'wie

Sequel Pesona Mantan Istri yang Disakiti dan [NOT] Beautiful Wedding.


Ibarat lepas dari mulut buaya, masuk ke mulut harimau, itulah yang dialami Ayesha Salsabila seorang putri penguasa kerajaan bisnis Angkasa Grup. Calon CEO muda berbakat.

Siapa sangka, terlepas dari jebakan sang mantan, ia malah terjebak dengan lelaki tak dikenal hingga tanpa sengaja melakukan one night stand. Ayesha yang hangat dan ceria seketika berubah menjadi dingin. Terlebih saat ia mengetahui kejadian itu telah menghasilkan sesuatu di dalam rahimnya.

Ya, Ayesha hamil!

Lantas, apa yang akan ia lakukan?

Dan siapakah lelaki itu?

Mungkinkah mereka akan kembali bertemu?

Selamat membaca kak! ☺️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon D'wie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch.8 Melihat

Brakkk ...

"Hai nona CEO! Kayaknya sibuk banget nih!"

"Bisa nggak datang nggak pake keributan? Kayaknya kamu emang doyan banget buat keributan," ketus Ayesha sambil memutar bola matanya jengah. Bagaimana ia tak kesal, Tisya masuk ke ruangannya dengan mendorong pintu kasar hingga menimbulkan suara super berisik. Untung saja jantung nggak punya kaki. Kalau punya, pasti ia langsung berlari kencang karena terkejut.

Bukannya merasa bersalah, Tisya justru terkekeh membuat ayah sekian jengah.

"Nona CEO makin galak aja. Jangan galak-galak, Bu! Entar jauh dari jodoh lho! Mau apa jadi perawan tua," tukas Tisya dengan ekspresi mengejek.

Wajah Ayesha kian masam diejek seperti itu.

'Perawan tua dari Hongkong. Ini aja udah nggak perawan lagi gara-gara si Ramon breng-sek. Semoga dia impoten, biar tahu rasa!'

"Udah ih, bikin aku bad mood aja," kesal Ayesha.

Ayesha sebenarnya sedang sangat lelah. Seminggu menjabat sebagai CEO, tak disangkanya pekerjaannya begitu banyak. Tenaganya benar-benar terkuras. Bukan hanya karena harus meneliti tumpukan berkas yang seolah tiada habisnya, tapi ia juga harus menghadiri meeting yang nyaris setiap hari ada. Belum lagi peninjauan proyek ke luar daerah. Huh, sungguh melelahkan!

"Loe lagi badmood? Gimana kalau kita shopping aja? Aku dengar-dengar, Tiffany & Co ngeluarin set perhiasan baru sama jam tangan limited edition, gimana? Loe mau?" tawar Tisya antusias.

"Ck ... shopping terus kerjaannya, tapi ... it's good idea. Sebenarnya aku nggak minat belanja, tapi anggap aja cuci mata. Siapa tahu ada yang aku suka. Aku lagi suntuk banget nih soalnya!" tukas Ayesha dengan wajah cerahnya.

"Hahaha ... Tisya gitu lho. Gue tahu apa yang bisa mood loe balik lagi," ucapnya jumawa.

Ayesha pun segera mengambil tas dan kunci mobilnya. Lalu ia keluar dari ruangannya bersama Tisya.

"Def, aku nggak ada schedule lagi kan siang ini?" tanya Ayesha setelah membuka pintu ruangan Defri.

Merasa namanya dipanggil, Defri pun mendongakkan kepalanya.

"Ah, nona! Sebentar. Saya periksa dahulu," ucap Defri yang segera membuka tab miliknya. Lalu ia melihat jadwal Ayesha siang hingga sore ini. "Jadwal siang hingga sore hari ini hanya meninjau proyek di Kalibata city, nona," imbuh Defri setelah melihat jadwal Ayesha di tablet miliknya.

"Tolong reschedule aja! Saya ada urusan."

"Baiklah, nona. Akan saya atur ulang jadwal Anda."

"Ah, baguslah! Kalau begitu, saya pergi dulu. Kalau papi saya nyariin, bilang aja saya pergi di Tisya," ucap Ayesha setelah itu ia pun segera berlalu dari sana.

"Asisten loe cakep juga," celetuk Ayesha setelah berada di dalam lift. "Bisa tuh loe jadiin gebetan daripada jomblo seumur hidup," seloroh Tisya seraya terkekeh.

Tukkk ...

Ayesha memukul pundak Tisya dengan tasnya seraya mendelik tajam.

"Enak aja. Stroberi, mangga, apel, coklat, sorry ya gue nggak minat," sahut Ayesha. "Kayak yakin aja aku bakal jomblo seumur hidup," sanggahnya sambil mengibaskan rambutnya membuat Tisya terkekeh.

"Iya ya, kayaknya loe nggak bakal jadi jomblo seumur hidup soalnya entar loe bakal langsung diajak kawin," seloroh Tisya.

Ukhuk ... ukhuk ... ukhuk ...

Ayesha tiba-tiba tersedak akibat ucapan Tisya. Lalu ia melotot tajam membuat Tisya mengerutkan keningnya.

"Kenapa? Apa kata-kata gue salah?" tanya Tisya dengan memasang wajah polos.

"Salah bego', nikah aja belum langsung aja diajak kawin. Tapi aku udah dikawinin duluan sebelum dinikahin. Huhuhu."

"Ooops ... sorry! Salah ding. Hahaha ... " Tisya tergelak sendiri membuat Ayesha geleng-geleng kepala.

...***...

"Pakai mobil aku aja, Sya!" ujar Ayesha sembari berjalan menuju mobilnya yang ada di tempat parkir khusus petinggi perusahaan. Tisya hanya mengangguk lalu segera masuk ke kursi di samping kursi pengemudi. Tak lama kemudian, mobil Ayesha pun meninggalkan pelataran parkir Angkasa Grup menuju Angkasa Mall untuk hunting sesuatu yang bisa menjadi moodbooster kedua perempuan muda itu.

Setibanya di Angkasa Mall, Ayesha dan Tisya langsung melangkahkan kakinya ke Tiffany & Co. Kebetulan sekali Ayesha ingin membeli jam tangan couple dengan ibunya, Luna.

Kini Ayesha sedang melihat-lihat jam tangan keluaran terbaru dari Tiffany & Co. Ayesha lebih menyukai model yang simple tapi tetap terlihat elegan. Sedangkan Tisya sibuk melihat-lihat anting-anting. Setelah mendapatkan apa yang mereka inginkan, mereka pun segera keluar untuk menjelajahi store yang lain.

"Sha, makan yuk! Laper nih!" ajak Tisya yang diangguki Ayesha.

"Makan apa?" tanya Ayesha sambil melihat ke sekeliling. "Makan masakan Jepang gimana?" tawar Ayesha.

"Sushi?" tanya Tisya memastikan yang diangguki Ayesha. "Not bad. Yuk!" Lalu keduanya pun melangkahkan kakinya menuju ke restoran Japanese food yang ada di lantai 2 Angkasa Mall.

Kini keduanya telah berada di dalam restoran makanan khas Jepang. Tak lama kemudian, seorang pramusaji datang dan mencatat semua pesanan Ayesha dan Tisya. Mereka memesan curry miso ramen, chicken karage, spicy chicken roll, salmon maki, Kappa maki, dan tak lupa minumannya iced sweet lychee tea dan sparkling passion fruit tea serta air mineral.

Tak butuh waktu lama, makanan yang mereka pesan pun telah terhidang. Dengan mata berbinar, mereka pun mulai menyantap makanan itu dengan lahap. Apalagi saat ini mereka sedang sangat kelaparan membuat mereka tak butuh waktu lama untuk menandaskan semua menu itu.

"Alhamdulillah, kenyang banget. Yah, perut gue sampai kembung gini. Hahaha ... " Tisya tergelak sendiri seraya mengusap perutnya yang terasa begah karena kekenyangan.

"Kamu tu Sya, laper apa doyan? Makan nggak kira-kira," ejek Ayesha seraya mengusap mulutnya dengan tisu yang telah tersedia di meja.

"2 2 nya. Hahaha ..." seloroh Tisya masa bodoh dengan wajah Ayesha yang cemberut lantaran Tisya yang tak henti-hentinya tertawa.

"Kayaknya lagi seneng banget nih!" celetuk seseorang membuat Ayesha dan Tisya seketika menoleh ke arah sumber suara.

Tisya yang awalnya ceria seketika berubah ekspresi menjadi masam. Kenapa juga orang ini ada di sini pikirnya. Padahal kalau dipikir lagi, restoran ini kan tempat umum jadi suka-suka orang dong mau makan di sana atau di tempat lain.

"Eh, kak Kian! Sendirian?" sapa Ayesha ramah.

"Nggak. Sama adik sepupu. Tapi dia lagi ke kamar kecil. Kebelet katanya," ujar Kiandra seraya terkekeh. "Kenapa ni wajah mendadak ditekuk? Kayak nggak senang ketemu pacar sendiri," cibir Kiandra yang semudah menarik kursi di samping Tisya dan mendudukinya.

"Pacar, pacar, terpaksa jadi pacar, iya," sinis Tisya membuat Ayesha terkekeh seraya menutup mulutnya.

"Kita gabung di sini, boleh kan?" tanya Kiandra meminta izin.

"Udah duduk baru nanya." Tisya mendelik tajam membuat Kiandra kian ingin mengganggunya.

"Awww ... sakit!" pekik Tisya dengan nada suara manja saat Kiandra mencubit pipinya.

"Gemes tahu."

"Gemes-gemes, emang aku boneka."

"Kamu kan emang boneka kakak, Sya. Boneka kesayangan."

"Kesayangan dari Jonggol," debat Tisya.

"Ghif, sini!" panggil Kiandra seraya melambaikan tangan kepada seseorang. Lalu orang itupun segera mendekat.

"Gue cariin kirain duduk dimana loe, bang. Tahunya lagi pdkt," cibir seseorang yang dipanggil Ghif itu.

"Namanya juga pacar, Ghif. Kenalin nih, calon kakak ipar loe, Tisya," ujar Kiandra seraya memperkenalkan. "Nah, Sya, kenalin ini adek sepupu kakak, namanya Ghiffary," imbuh Kiandra.

"Kakak ipar kepala lu," sanggah Tisya. Lalu Tisya mengalihkan pandangannya pada Ghiffary. Tisya sempat mematung dengan mata memicing sebentar lalu ia mengulurkan tangannya pada Giffary. "Tisya," ujarnya.

"Ghiffary Ramadhan," ucap Ghiffary.

Lalu Kiandra hendak memperkenalkan Ghiffary dan Ayesha. Tapi baru saja tubuhnya berbalik ke arah dimana Ayesha tadi duduk, matanya celingukan.

"Lho, Saya, Yesha tadi kemana? Kok tiba-tiba ngilang?" tanya Kiandra bingung.

"Lha, iya ya! Dia kemana? Kok pergi nggak ngomong lagi sih?" omel Tisya yang ikut celingukan mencari keberadaan Ayesha yang entah sejak kapan telah menghilang.

Ghiffary menoleh ke arah pintu keluar. Sebenarnya ia tadi sempat melihat bagaimana Ayesha tiba-tiba pergi saat melihat kedatangannya. Ghiffary menghela nafas panjang sadar akan apa alasan kepergian Ayesha yang tiba-tiba dan terburu-buru.

...***...

...Happy Reading 🥰😘🥰...

1
Zahraputri Putri
oo.. disini jelita udh meninggal ya kk
scarlet
👍👍👍
Nur Wakidah
Luar biasa
Novano Asih
suaminya yg datang 😀😀
Jumi Eko
Luar biasa
yudi yudi
👍👍
yunna
Luar biasa
Eka Nur Aisah
👍👍
Shyfa Andira Rahmi
mantan yaaa nick, aq ingatkan...malah udah talak 3 lgi😁😁
Shyfa Andira Rahmi
👏👏👏
Shyfa Andira Rahmi
🤣🤣🤣suaminya x ya yg dteng...sukurin lah klo perlu seret tuh perempuan...
Shyfa Andira Rahmi
👍👍👍
Shyfa Andira Rahmi
/Heart//Heart/
Shyfa Andira Rahmi
lahhh ko bisa🤔
Rahmawati
bagus ceritanya
Akun Maisarah
Bagus ceritanya .👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻 ketik bintang kirain mau bilang bagus.kok malah jadi buruk sih 😪😪😪
Mariani SPd
yah cepat kali selesai nya thor
Mariani SPd
aman Thor.....udah dibaca semua tuh
Mariani SPd
ngopi dulu Thor sayang....
Mariani SPd
Ghiffari anaknya Kentaro kali ya
aulia siagian: Sepemikiran kita Kak 😄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!