NovelToon NovelToon
Siapa Jodohku?

Siapa Jodohku?

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Perjodohan / Patahhati / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Anita R

Siapa yang bisa melawan takdir Tuhan?
Manusia hanya bisa berencana, tetapi Tuhan-lah yang menentukan segalanya. Baik itu soal rezeki, umur, maupun jodoh.

Zayn dan Amira yang telah bersahabat sejak kecil, menerima perjodohan mereka karena memang saling mencinta. Satu minggu setelah bertunangan, Zayn dikabarkan tewas dalam kecelakaan pesawat terbang. Amira terpuruk Tak lagi yakin ada cinta sejati untuknya.

Namun siapa sangka, di tengah keterpurukannya itu hadirlah sosok laki-laki yang mampu membangkitkan semangat hidupnya dan mampu membuatnya tersenyum kembali.

Siapakah sosok laki-laki itu? Apa Zayn benar-benar tewas ataukah ada lelaki lain yang hadir dalam hidup Amira?

WARNING!!
Banyak mengandung bawang.
Siapkan tisyu dulu yah sebelum membaca!
Budayakan tekan LIKE di tiap eps sbg bentuk dukunganmu utk penulis dan novel ini... TQ 🙏

Follow Ig Author @_anita.rai

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anita R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keputusan Zayn

Zain Bastian Anggara

Laki-laki muda berusia 24 tahun yang memiliki wajah tampan dengan lesung pipit di kedua pipinya. Setiap kali tersenyum, banyak cewek yang klepek-klepek dibuatnya. Amira salah satunya. Selain memiliki wajah yang tampan, Zayn juga memiliki kulit yang putih bersih dengan postur tubuh yang tinggi, tegap, dan berotot. Tak heran jika Zayn menjadi salah satu idola cewek-cewek di sekolah maupun di kampusnya.

Namun sejak masih sekolah sampai kuliah, Zayn tidak pernah pacaran. Mungkin karena belum ada satu perempuan pun yang berhasil menggetarkan hatinya. Selain itu, Raffi dan Esha juga melarang Zayn untuk pacaran.

Setiap pulang sekolah ataupun kuliah, Zayn hanya berkutat dengan laptop dan buku-bukunya. Sampai-sampai teman-temannya menjulukinya 'si Kutu Buku'.

Setelah lulus kuliah, Zayn bekerja di kantor papanya. Dia ingin belajar lebih dalam lagi tentang ilmu bisnis dari sang ayah. Karena suatu hari nanti, Zayn lah yang akan mengambil alih Anggara Corporation menggantikan Raffi.

***

Ruangan itu hening seketika. Semua mata tertuju pada Zayn seolah menanti jawaban dari laki-laki muda yang ada di hadapan mereka saat itu. Zayn pun menatap wajah mereka satu per satu lalu mulai membuka suaranya.

"Pa, Ma, Om, Tante, kalau pernikahan Zayn dan Mira bisa membuat kalian semua bahagia. Insyaallah Zayn siap menikahi Mira."

"Alhamdulillah," sahut semua yang ada di ruangan itu. Raffi, Esha, Amar, dan Aulia merasa lega karena akhirnya Zayn setuju untuk menikah dengan Amira.

Ternyata Amira sejak tadi menguping pembicaraan mereka dari balik pintu kamarnya yang sedikit terbuka. Amira dapat mendengar dengan jelas pembicaraan mereka karena jarak antara kamarnya dengan ruang keluarga hanya beberapa meter saja.

Amira bukan main senangnya. Dia benar-benar tidak menyangka kalau Zayn akan setuju untuk menikah dengannya. Amira pun mencubit lengannya sendiri untuk memastikan kalau itu semua bukanlah mimpi belaka.

"Aww ... sakit!" pekiknya sambil meringis kesakitan.

Berarti ini semua bukan mimpi? Oh my God, kak Zayn benar-benar setuju menikah sama aku? gumamnya dalam hati. Kebahagiaan pun terpancar dari wajahnya.

"Yesss! Alhamdulillah ya Allah," seru Amira sambil melonjak-lonjak kegirangan saking senangnya.

"Miraaa!" teriak Amar memanggil putrinya yang masih bersembunyi di dalam kamar. Mendengar teriakan papanya, sontak Amira menghentikan aktivitasnya.

"Miraa ... sini Sayang!" Kini giliran Aulia yang berteriak.

"Iya Pa, Ma, bentar lagi Mira keluar," sahut Amira dari dalam kamarnya.

Sebelum keluar kamar, Amira bergegas duduk di depan meja riasnya. Sambil melihat cermin, dia pun merapikan make up, rambut dan juga baju yang ia kenakan. Amira ingin tampil sempurna di hadapan Zayn dan juga calon mertuanya.

Setelah penampilannya dirasa cukup sempurna, Amira pun beranjak keluar dari kamarnya. Amira mengayunkan langkahnya perlahan sambil menundukkan kepala.

Amira bisa merasakan jantungnya berdetak seratus kali lebih cepat dari biasanya. Amira merasa gugup karena harus berhadapan dengan Zayn di saat laki-laki pujaannya itu sudah mengetahui isi hatinya. Amira pun menghirup nafas dalam-dalam dan menghembuskannya lewat mulutnya untuk mengurangi ketegangannya.

Ya Tuhan, kenapa aku jadi nervous gini sih? tanyanya dalam hati.

"Mira, duduk sini Sayang!" ucap Aulia sambil menepuk sofa yang ada di sebelahnya, memberi isyarat agar Amira duduk di sampingnya. Dengan masih menunduk, Amira pun duduk di samping ibunya. Dia tidak berani menatap wajah Zayn dan juga calon mertuanya.

"Sayang, Zayn sudah setuju menikah sama kamu. Om Raffi dan tante Echa juga sudah merestui kalian berdua," ucap Aulia sembari mengukir senyuman di bibirnya.

"Gimana Mira? Kamu mau kan menikah sama Zayn? Tante akan senang sekali kalau kamu mau menjadi menantu tante," tanya Esha.

"Emh ... Mira ... Mira sih terserah mama sama papa aja, Tante," jawab Amira masih dengan menundukkan wajahnya.

"Kalau begitu kita resmikan saja hubungan mereka berdua," tukas Raffi.

"Ide yang bagus, Fi. Gimana menurut kalian Zayn, Mira?" tanya Amar.

"Terserah kalian saja Om, Pa, gimana baiknya," sahut Zayn.

"Bagaimana dengan kamu Mira? Apa kamu siap untuk menikah?" tanya Amar.

Amira perlahan mengangkat wajahnya lalu mulai menjawab pertanyaan Amar. "Terserah Papa aja."

"Baiklah, kami akan mencari hari yang baik untuk melamar Mira secara resmi," kata Raffi. Mereka semua pun tersenyum bahagia.

Amira memberanikan diri untuk menatap wajah Zayn. Lalu tiba-tiba saja Zayn mengalihkan pandangannya ke arah Amira.

Deg! Jantung Amira berdebar tidak karuan saat pandangan mereka bertemu. Amira pun cepat-cepat menundukkan wajahnya.

"Zayn, Mira, papa mau cerita sama kalian. Dulu waktu Mira baru dilahirkan, papa sempat mau menjodohkan kalian berdua," ucap Raffi.

Zayn dan Amira terkejut mendengar ucapan Raffi. Mereka pun sontak menatap ke arah Raffi. "Masak sih Pa?" Zayn mengerutkan dahi. Dia seolah tidak percaya dengan ucapan papanya itu.

"Iya Zayn, tapi waktu itu mama sama tante Lia nggak setuju. Masak bayi baru lahir mau dijodoh-jodohin. Kami ingin setelah kalian dewasa, kalian bisa menentukan masa depan kalian masing-masing," Esha menimpali.

"Tapi kami benar-benar nggak nyangka, sekarang impian kami akan menjadi kenyataan. Sebentar lagi kalian akan menikah tanpa harus dijodohkan. Papa senang sekali karena kalian berdua ternyata saling mencintai. Akhirnya kita semua akan jadi satu keluarga," imbuh Amar.

"Mungkin ini semua sudah kehendak Allah," sahut Aulia.

Mereka pun melanjutkan obrolan sampai akhirnya Aulia teringat pada Wildan.

"Oh ya Sha, Willy apa kabar?" tanya Aulia kemudian.

"Willy alhamdulillah baik. Dia masih kuliah di Amerika. Kalau nggak ada halangan, insyaallah tahun depan dia lulus," jawab Esha.

"Apa Willy nggak pernah pulang ke Indonesia? Sudah lama sekali kami nggak bertemu dengannya. Pasti sekarang anak itu sudah tumbuh besar," tanya Aulia lagi.

"Willy hanya pulang setahun sekali Lia, saat liburan akhir semester. Itu pun hanya beberapa hari saja. Kalian sih selalu sibuk syuting, jadi nggak ada waktu untuk bertemu dan ngumpul sama kami," sahut Esha.

"Maafkan kami Sha. Jadwal kami memang sangat padat," sahut Aulia.

"Nggak pa-pa Lia. Aku ngerti kok dengan pekerjaan kalian. Mudah-mudahan pas acara pertunangan Zayn dan Mira, Willy bisa pulang ke Indonesia dan bertemu dengan kalian semua."

"Ya harus dong Sha. Masak kakaknya mau tunangan, dia nggak pulang sih?"

"Iya Lia, nanti aku akan menelponnya. Kamu tenang saja ya! Aku akan pastikan kalau Will akan pulang di hari pertunangan Zayn dan Mira."

Mereka asyik mengobrol sampai tak terasa hari sudah semakin sore. Terdengar suara azan menggema dari masjid yang terletak tidak jauh dari rumah Amar. Mereka semua pun bersiap-siap untuk menunaikan salat Asar bersama-sama.

.

.

.

.

.

BERSAMBUNG...........................

Wajib tekan LIKE, berikan vote dan komentarnya juga setelah membaca! Mohon dukungannya ya.. makasii.. 🙏

1
Andariati Afrida
Lanjut thor
Andariati Afrida
Kasian Zayn😭
Hilman damara
hadir kak
Anita R (Ig @_anita.rai): terima kasih, kak 🙏😊
total 1 replies
Hera sasuwe
bagus ceritanya
Rikaa Thriia
haduh thor, kenapa ngupas bawangnya disini siih. kan jadi bikin nangis pembacanya
Anita R (Ig @_anita.rai): terharu aku, masih ada yang mau baca cerita ini 😭
total 1 replies
ig : @uzryanty
yg baca eps terahir di tahun 2022 👆
Evan Lutfya sanum
thoorr... cerita ini udh gk ada lanjutannya kah.... penasaran inih....
Anita R (Ig @_anita.rai): udah tamat kak.. 😁
total 1 replies
Nawangsih
bungkus....thor
Nawangsih
bisa2 rebutan amira deh
Akang Rin
cerita ya gk seru gk usah bc bikin kcewa aj
Anita R (Ig @_anita.rai): terima kasih sudah mampir 😊
total 1 replies
Ima Kalibaru
mudah mudahan Zayn dapat jodoh yg luar biasa
Ima Kalibaru
author bikin pembaca panas dingin 😂😂😂
Ima Kalibaru
💔💔💔💔💔 🤦🤦🤦🤦
Ima Kalibaru
🙏ya author kok q enggak rela Zayn sama Yasmin kalau bisa cari jodoh yg lain aja yg lebih sempurna yg penting bukan janda bolong😂😂😂🤫🤫
Rohad™: Awkowkwok, kayaknya Zayn bukan MC, jadi dikasih janda 😆
total 1 replies
Ima Kalibaru
aku salut sama Zayn manusia hanya bisa berencana tapi Allah yang menentukan tak semua cinta berjalan mulus 💪💪💪 author karyamu patut di acungi 👍👍👍 👍
Ima Kalibaru
sesuai dengan judulnya . siapa jodohku 👍 author menang best
Ima Kalibaru
q sukanya sama Willy . lebih👍👍👍 lanjut 💪💪💪 author
Nhur Aj Hasna
ceritanya kayak sinetron ya😁 tpi aku suka thor 💪💪
Eka Liana
thor kok g up lagi kan msh adakan kelanjutannya
Anita R (Ig @_anita.rai): ada kak di apk kuning Nov3lm3. Follow aja IG ku kak utk info karya2 ku yg lain..
total 3 replies
Ami💞4hy🥀
Thor gak buat cerita lagi gitu disini😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!