NovelToon NovelToon
Heavenly Earth

Heavenly Earth

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Tamat
Popularitas:6.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: nenengsusanti

Jika Atap ibadah saja sudah berbeda, lalu bagaimana kita bisa menjalani hubungan yang sama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nenengsusanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 8

💕💕💕💕💕💕💕💕💕

Usai makan malam keduanya memilih untuk pulang setelah mampir kerumah Utama untuk menjenguk Oppa yang sedang sakit, kesehatan Tuan besar Rahardian itu akhir akhir ini sering kali kambuh meski tak harus sampai masuk rumah sakit.

"Oppa sakit apa lagi?" tanya Yayang saat keduanya sudah masuk kedalam mobil karna seingatnya baru tiga Minggu kemarin ia menjenguk Oppa bersama Cahaya.

"Biasalah, namanya udah berumur" jawabnya sambil terus fokus pada jalan di depannya.

"Gak apa-apa kita dateng malem-malem begini? aku takut ganggu istirahat oppa" ucap Yayang Setelah melihat jam di pergelangan tangannya.

"Kita justru penyemangatnya Oppa, yang sayang" jawabnya sambil tersenyum membuat hati Gadis itu menghangat.

"Tapi ga lama ya, aku kuliah pagi besok" pintanya.

"Siap tuan putri"

Bumi terus melajukan kereta besi mewahnya itu menunju rumah utama, bangunan megah bagai istana itu banyak menyimpan kenangan masa kecilnya.

Rumah yang tak pernah berubah meski di huni sedari Reza masih anak anak dan nyatanya kini sudah di wariskan kepada Langit, anak angkat keluarganya.

Mobil masuk ke dalam garasi setelah melewati pagar hitam yang menjulang tinggi mengelilingi rumah tersebut.

"Yuk, turun" Ajak Bumi setelah melepas setbelt.

Pasangan berbeda umur dan keyakinan itu pun langsung turun dan masuk kedalam rumah utama, rasa hangat kekeluargaan bisa dirasakan siapapun yang datang, itu Karenanya Kahyangan kadang merasa betah berada di sini.

"Oppa dimana?" tanya Bumi pada satu pelayan yang datang menyambut mereka.

"Ada dalam kamarnya, Tuan" jawabnya sambil menunduk.

Bumi yang masih menggenggam tangan kekasihnya itu langsung masuk kedalam kamar Oppa yang memang berada di lantai bawah.

TOK..TOK..TOK.

Bumi mengetuk pintu berwarna coklat itu dengan pelan, kedatangannya bersama dengan Kahyangan memang sudah di ketahui karena Oppa lah yang meminta keduanya berkunjung.

CEKLEK.

Pintu langsung di buka oleh Omma, wanita baya yang masih terlihat cantik meski rambutnya nyaris putih semua.

"Akhirnya Kalian datang juga, Oppa sudah belasan kali menanyakan Kalian" ucapnya dengan senyum khas keibuan.

"Maaf, kami makan dulu tadi" jawab Bumi.

Setelah berpelukan dan saling bertanya kabar, kedua nya langsung menghampiri Oppa yang terbaring di tempat tidurnya.

Mata sendunya tertutup dengan dengkuran halus yang keluar dari mulutnya.

"Oppa udah tidur ya, Omma?" tanya Bumi saat sudah berdiri di tepi ranjang.

"Sepertinya iya, padahal tadi baru saja menanyakan kalian" jawab Omma.

"Ya sudah, kita keluar aja ya, takut ganggu" ucap Kahyangan yang takut pria baya itu terbangun.

Bumi hanya mengangguk, melihat wajah Oppa yang begitu tenang tentu ia pun tak tega jika harus mengganggu.

Ketiganya kini keluar dari kamar menuju ruang tamu.

"Ada yang mau Oppa bicarakan dengan kalian" ucap Omma setelah menarik nafasnya dalam-dalam.

"Ada apa? ada masalah kah?" tanya Bumi penasaran.

"Tidak, sayang" kekeh Omma yang merasa gemas melihat wajah Panik cucu kebanggaannya itu.

"Lalu apa?, gak biasanya Oppa mau ngomong serius sama kita" tanyanya lagi yang sudah mulai resah, ia sedang mencoba menolak pikiran buruknya apalagi saat gadis Cantiknya itu mulai mengeratkan genggamannya.

"Jika kalian memang benar berjodoh, Oppa ingin melihat kalian menikah secepatnya"

DEG...

"Omma, Omma tau kan?" lirih Bumi, ia kemudian mendesah kesal.

"Tau, Kami tau dan sangat paham dengan hubungan kalian" ucap Omma lagi, ia pun merasa serba salah mengutarakan keinginan sang suami yang mungkin ini permintaan terakhirnya.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Aku belum cerita apapun ke mama!

♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️

Rapet banget ya keluarga kalian jaga rahasia.

Ampe Melisa belom tau 🤭🤭🤭

Tau gitu gue bisikin dari kemaren 😂😂😂

Kali aja dapet cium lakinya kalo mereka berantem

1
Rista Awwalina
keren
mommy neng
aku baru mampir baca ini thor.. setelah baca judul lain2nyaa heehee
pipi gemoy
👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼🙏🏼
SNN 💠
/Good/
SNN 💠
Sombong...
Maritanias
😘
Desi Lestari
cerita Mitha dan Iqbal ada gak
Amelia suhartono
aku selalu suka karya mu,singkat, padat,suka suka pokok nya😊
Jumi Eko
Bagus
kalea rizuky
ne nanti ibunya samudera bukan sih
kalea rizuky
waduh yusuf murtad demi merlyn
Dewi Utami
asli buat nguras air mata saat baru baca.
sempat hampir menjalin hub dgn yg beda agama, tapi aku langsung mundur karna imanku tak sekuat itu. sebelum perasaan terlalu dalam lebih baik mundur teratur.
Hardiana Rahim
gila berjamaah ini mah😂😂😂
Hardiana Rahim
bahas apaa sih🤔😁
Sipora Ira
Luar biasa
Sipora Ira
Buruk
ibeth wati
ya Alloh kok bisa nangis ya AQ wlo ini hny cerita novel ada rasa haru dan bahagia
Lulu embul
Astaghfirullah mak othor 🫣🫣😂😂
Lulu embul
jiplakan bumi banget 🤪🤪🤪
Lulu embul
Ngalahin bapaknya Oey..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!